Dendam seorang Bos mafia pada musuhnya amat mendalam karena kematian sahabatnya. ketika ia tengah mabuk ia hendak membunuh musuhnya itu, tetapi ia tidak bisa menemukannya. namun ia menemukan seorang Wanita yang sedang tertidur pulas di dalam rumah musuhnya itu dan menculiknya. Karena tengah mabuk berat ia membuat wanita itu hamil.
Sebulan kemudian Wanita itu pun hamil. dan di ketahui oleh suaminya bahwa yang melakukannya adalah musuhnya. Ia pun menyuruh wanita itu pergi kepulau dan membesarkan anaknya seorang diri.
setelah lima tahun. wanita itu kembali ke ibu kota dengan dua anak kembarnya yang sangat pintar. Salah satu anak kembarnya itu berhasil mengembangkan sebuah aplikasi bernama Revenge System yang dapat membalas dendam kepada orang lain secara digital.
Dengan Aplikasinya itu anak kembar ibu berusaha untuk menyatukan ibunya dengan ayah kandungnya yang merupakan bos besar mafia yang berada diurutan 10 besar.
update setiap hari
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Youngmew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Trauma
Arka pulang ke rumah Tora, sedangkan Aya masih di villa. Aya masih memusuhi Mikael begitupun Mikael yang masih memusuhi semua orang. Karena sebenarnya Mikael tidak pernah percaya pada siapapun lagi ketika kehilangan sahabat baiknya itu.
Mikael memikirkan membuat kontrak yang sangat menguntungkan baginya, tetapi Aya tau itu sehingga ia terus menolak setiap kontrak yang di buat Mikael berkali-kali.
"Sebenarnya Apa yang kau inginkan? bukankah kau hanya ingin menjaga Arka dan Arya saja?"
"Bukan begitu aku paling tidak suka jika ada kontrak yang hanya menguntungkan untuk pihak pertama saja. Aku juga ingin untung, Dasar egois!"
"Egois katamu!? Hey tuan putri sadar diri, kau juga kali ini menumpang di rumahku."
"Hey gembel, siapa suruh aku kan tidak minta. Orang yang menahan ku disini siapa sebenarnya. Kalau mau menahan orang jangan perhitungan. Sudah resikonya kau memberi makan dan pakaian pada tahanan mu."
"Siapa juga yang ingin menahan mu disini. kalau bukan karena Arka aku sudah membiarkanmu dan anak-anak mu dibunuh oleh pria busuk itu."
"Siapa yang kau bilang pria busuk hah!?"
"Mantan suamimu!"
Aya langsung meninju perut Mikael yang tengah lengah itu. Sebenarnya keluarga Dirgantara adalah keluarga yang terkenal memiliki Dojo yang hebat, entah bagaimana ahli beladiri nya kali ini hanya diturunkan pada keluarganya saja.
Mikael kesakitan dan kesal dengan perlakuan Aya, sehingga iapun memilih untuk keluar dari kamar Aya. Sedangkan Aya yang teringat kembali dengan Zen itu merasa sedih dan kesepian sehingga ia memilih membuka pintu jendelanya sambil menatap keluar.
Menghayati terpaan Angin segar yang membelai wajahnya, Aya menutup matanya. Ponsel Mikael tertinggal di kamar Aya sehingga ia harus mengambilnya kembali di kamar Aya. namun saat Mikael membuka pintu.
Mikael melihat Aya yang tengah menikmati udara segarnya di depan jendela. Angin yang menerbangkan rambut dan pakaiannya itu membuat Mikael teringat seseorang yang sangat ia kenal. Melihat siluet Aya Mikael yakin dengan apa yang ia lihat.
Tiba-tiba Mikael teringat dengan kejadian kecelakaan hebat yang terjadi pada enam tahun silam. Dimana detik-detik terakhir sahabatnya tewas dalam kecelakaan itu. Siluet sahabatnya yang selalu menghantuinya kini terlihat jelas dimatanya ketika melihat Aya.
Mikael tiba-tiba merasakan dadanya teramat nyeri yang luar biasa. Tangisnya yang selalu ia tahan masih terasa mengganjal di kerongkongan. Ia ingat betul ketika sahabat baiknya itu meninggal didepan matanya sendiri ia tidak bisa melakukan apa-apa. Ingin berteriak pun suaranya tidak mau keluar. Air mata yang mengalir deras tanpa suara. Membuatnya terasa sangat sesak sekali.
Rasa sesak yang selama enam tahun itu menghilang kini kembali lagi. Mikael tidak bisa menahan sakit di dadanya membuatnya terjatuh dengan nafas tersengal-sengal. Suara keras ketika jatuhnya pun terdengar jelas oleh Aya.
Mata Mikael mulai kabur, semua penglihatannya sudah mulai buram. kesedihannya yang amat mendalam itu membuatnya sangat menderita. Aya yang melihat Mikael yang sudah terkapar di lantai segera menelpon dokter.
Karena tahu dokter itu membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa datang ke villa tersebut. Aya memutuskan untuk membantunya dan membopong Mikael ke kamarnya, yang letaknya tepat bersebelahan dengan kamar Aya.
Mikael terus meringis kesakitan, hingga tidak lama dokter yang di panggil Aya langsung memeriksa keadaan Mikael. Dokter itu hanya panik sesaat, kemudian berkata dengan nada menenangkan.
"Kau tidak perlu khawatir, dia cuman sedikit trauma. Jadi dia harus banyak beristirahat saja sudah cukup. untuk beberapa gejalanya muncul lagi saya akan memberikan beberapa obat untuk dia minum.
Aya sempat berpikir bahwa ini adalah saatnya ia kabur dari sana. Ketika hendak meninggalkan kamar Mikael. Mikael terus-menerus merintih, seluruh tubuhnya berkeringat dingin. Mikael terus mengucapkan kata Jangan dan tidak. Aya sangat iba melihat Mikael yang sepertinya memiliki trauma yang sangat mendalam.
Aya pun memilih untuk menemaninya karena Aya seperti melihat dirinya saat kecil.Dimana ketika ibunya menyiksanya sebelum ia pergi bersama selingkuhannya ke luar negeri. Siksaan yang berat itu membuat Aya, harus dilarikan ke RSJ oleh Ayahnya. tetapi para saudaranya tidak setuju, memilih untuk pengobatan di rumah. hingga akhirnya Aya sembuh.
Aya menggenggam tangan Mikael ketika itu. Mikael berhasil berhenti mengigau. Saat Aya memegang tangan Mikael, Aya merasakan bahwa tangannya juga berkeringat. Aya pun mengusap tangan Mikael menggunakan tangan kirinya mengatakan kata-kata lembut dan menenangkannya.
Akhirnya Mikael berhasil tidur dengan nyenyak. Aya pun melepas tangannya tapi Mikael kembali mengeluarkan Air mata walaupun matanya tengah tertutup. Aya pun mengambil kursi dan menemani Mikael di sebelahnya.
Aya memerhatikan Mikael yang begitu tampan dan kekar itu, melemah seperti itu dihadapannya. Padahal sebelumnya sikap arogannya itu sempat membuat Aya kesal, karena telah menyinggung nama Zen di hadapannya sambil menjelek-jelekkannya.
Padahal menurut Aya Zen adalah laki-laki paling baik, sebelum ia hamil oleh orang yang ada di hadapannya. Awalnya Aya sangat membenci Mikael tapi setelah melihatnya begini Aya juga tidak tega.
Aya terus memperhatikan wajah Mikael, ia jadi teringat kata-kata Arka tentang tipe idamannya. Aya teringat masa mudanya ketika ia senang mengoleksi foto orang tampan yang dingin di kampusnya. Aya pun tersenyum-seyum sendiri saat mengingat keanehan yang dia lakukan ketika saat itu.
Tidak lama akhirnya, Aya pun tertidur di kursi sebelah Mikael dengan lelap. Hingga akhirnya ia melupakan niatnya untuk kabur dari Villa itu. Pelayan yang ada di dalam Villa itu melihat Aya yang begitu merawat tuannya. Mendukung mereka untuk bersatu, secara umum Mikael sudah menginjak umur 31 tahun dan dia belum kunjung menikah dengan siapapun. karena masih mencari adik dari sahabatnya itu.
Pelayan yang melihat aya pun membawakan selimut agar Aya tidak kedinginan meletakkannya di punggung Aya. Pelayan itu khawatir Aya akan terkena flu. Mereka pun mematikan AC dalam ruangan itu. lalu kembali pergi meninggalkan mereka berdua.
Sedangkan saat itu Mikael sedang bermimpi buruk mengingat kejadian sepuluh tahun silam ketika bersama dengan sahabat baiknya.