Prasetya Ramadhan menikahi Anisha wanita bercadar namun ia tak pernah melihat wajah dibalik cadar itu dan ia menyimpan perasaan pada wanita yang entah dimana keberadaanya .
Dihari pernikahan.....
"gua gak akan nyentuh lo sedikit pun, jangan mimpi lo".
Namun Pras menyentuhnya karena obat perangsang dan membuat Anisha hamil.
Bagaimanakah kisah mereka apakah harus berakhir buruk atau kah baik dan dimanakah sebenarnya wanita yang dicintai oleh Pras....
Dan siapakah Anisha itu sebenarnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ulva rivana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 11
" Apa kalian sudah dapat berita tentang kecelakaan 8 tahun yang lalu ". Tanya Pras.
" Maaf Bos, sepertinya kasus itu sudah lama di tutup apa lagi 8 tahun yang lalu, kami tidak menemukan data apapun, kecuali kalo 3 tahun lalu masih bisa". Ucap Han.
" Dasar kalian semua gak guna...kalian sebanyak ini kenapa gak ada yang becus sih nemuin satu gadis aja gak bisa". Ucapnya geram sambil melempar gelas kaca yang berisi air.
Seketika mereka semua terdiam dan tak satu pun yang berani menjawab perkataan Pras yang tengah emosi, dan tiba tiba saja penglihatan Pras memburam dan akhirnya tak sadarkan diri, membuat mereka semua kahawatir dan segera membawa ke klinik yang terletak diatas Camp mereka.
" Tania buka pintu.....". Ucap Black.
" Hah..tumben kak Black mampir ". Ucapnya dalam hati sambil membenarkan rambut dan make upnya.
" Iya tumben datang kesini mau ap..a?, Tuan ada apa dengan tuan mengapa ia bisa begini? apakah Tuan Pras minum-minuman lagi?". Ucapnya Tania Dokter pribadi.
" Tidak usah banyak omong periksa Bos dulu cepat". Ucap Black.
" Huh... kebiasaan dech kak Black jadi cowo dingin banget kek kulkas, tapi masih mending sih dari pada tuan Pras mengerikan". gumamnya.
Tania pun memberikan resep obat penenang pada Pras, karena hanya itu saja yang bisa mencegah gejala stres yang Pras alami.
Tak lama kemudian Pras siuman dan dengan sigap memberi obat dan air putih kepada Pras, akan tetapi Pras langsung memghempasnya dari tangan Black dan meminta Black untuk mengantarnya kerumah sakit, bagaimanapun istrinya sedang dirumah sakit dan sudah beberapa hari ia tak mengunjunginya setelah membawanya kerumah sakit.
" Baik Bos!". Ucap Black membantu Pras bangun.
Sesampainya dirumah sakit Pras tidak langsung masuk kedalam hanya melihat Anisha dari luar yang sedang tidur akan tetapi ia menyuruh Black masuk dan menaruh buah-buahan yang ia beli sebelum sampai rumah sakit, kemudian ia pergi begitu saja.
karena hampir seminggu ia tidak pulang ia memutuskan untuk pulang, sesampainya dirumah ia dikejutkan bahwa adik kembarnya yang menurutnya merepotkan itu berada dirumah nya.
" Loh , ngapain kalian dirumah gue?". Ucapnya sambil memegang kepalanya.
" Ya ampun, kakakku yang tampan ini kok malah nanya gitu sih, kami kan mau tinggal disini". Ucap salah satunya yang Bernama Rara.
" Yap, betul sekali!". Sahut satunya lagi yang bernama Riri.
" Apa? ,nginap? ,disini?, aduh kepalaku makin pecah ini ada duo ceriwis''. Ucapnya kesal.
Pras memutuskan untuk tak memperdulikan itu dan ia pun langsung menuju kekamarnya untuk berbaring, namun baru saja ia ingin menenangkan dirinya untuk menghilangkan peningnya otu terdengar keributan dari bawah tak lain adalah suara dari duo ceriwis adiknya tersebut.
Karena kesal ia pun turun dan membentak mereka, dan memperingatkan mereka agar tidak melakukan hal yang membuat nya kesal, atau ia akan melakukan hal yang mbuat mereka tidak berani menatapnya sama sekali, namun mereka mengacuhkanya.
Pras sangat geram dan murka akhirnya ia meminta salah satu pelayannya yang bernama Darmi berdiri dihadapanya, Darmi dengan ragu ragu menurutinya, dan menyuruh Parman suami Darmi mengambil pecut yang berada di gudang, Pecut tersebut milik Alm. Dianto Anjasmara kakek Pras.
Lalu Pras menyuruh Darmi berdiri di atas kursi dan mengangkat roknya hingga diatas dengkul, tanpa belas kasih Pras mencambuk Darmi beberapa kali hingga terkelupas dan darahnya menetes, melihat itu kedua adik nya sangat ketakutan akan sikap sadis kakak laki-lakinya tersebut , dan seketika tak berani berbicara sepatah katapun dihadapan Pras
banyak novel yg sdh saya baca tp crt novel ini yg pling parah paling gak jls dan gak nyambung berantakan bener bener hancur ceritanya kemana jadi gk mutu... 🙏🙏