Raihana seorang gadis dari keluarga yang berada kedua orang tuanya protektif terhadap pergaulan putrinya sehingga dia masukkan kepesantren.setiap bulan kedua orang tuanya selalu datang menyambangi anak bungsunya Raihana biasa disapa Hana memiliki seorang adik laki Haikal namanya mereka saling mengasihani namun kebahagiaan itu tak berjalan lama ketika suatu hari kejadian yang sangat memilukan itu terjadi dimana mobil orang tuanya mengalami kecelakaan yang menyebabkan seluruh keluarganya harus berpulang kepangkuan ilahi dan itu tentu membuat batin Hana sangat terpukul.
Namun sahabat ayahnya Ridwan beserta istrinya datang merangkul Hana yang saat itu sangat terpukul dan kedua sahabat ini dulu pernah berencana menjodohkan anak mereka suatu hari nanti. Bagaimanakah kelanjutan dari perjodohan ini? kita simak cerita selengkapnya. Cerita ini akan sedikit menguras emosi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ichag, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mengikuti ujian
semua murid mengerjakan soal ujian dengan serius begitu juga dengan Hana dia mengerjakan dengan teliti dia ingin lulus dan mendapatkan nilai yang memuaskan. setelah dua jam bel tanda berakhirnya ujian pun berbunyi semua murid keluar dari ruangan
"kekantin yuk laper nih !" ajak Mila
"Ayuk kebetualan tadi pagi nggak sempat sarapan" Hana menimpali. kemudian mereka berdua pergi menuju kantin. sampai disitu sudah ada Yuli dan Yuni yang terlebih dulu sampai di kantin.
"Hana..! mil ... sini..! seru Yuli mereka pun menuju meja Yuni dan yuli
" eh gimana tadi pas ujian bisa nggak ?" Mila mulai membuka percakapan
" wah pusing aku ngerjain soalnya sulit banget" sambung Yuli
" alah itu karena dirimu nggak belajar makanya sulit !"Mila menimpali
"tapi ya sih lumayan sulit juga kau ada beberapa soal yang sedikit kesulitan menjawabnya" kata ha
"kita berdoa saja semoga nanti hasilnya memuaskan" lanjut Hana
" aamiin" Yuni
"aamiin" Mila
"aamiin. Yuli
"ayo pesen makanan aku udah laper banget nih" mila mulai memegang perutnya kemudian Yuli bangun memesan makanan
mereka memesan nasi uduk dan es teh untuk sarapan mereka yang agak terlambat
beberapa menit kemudian makanan yang mereka pesan pun datang
mereka pun mulai menyantap makanan mereka kerena mereka belum sarapan dari tadi pagi saking tegangnya sehingga mereka nggak selera mau sarapan
"ngomong ngomong setelah selesai kalian mau melanjutka kemana ?" tanya Mila
klo aku sih insya Allah tetep dipondok soalnya orang tuaku nggak ngijini aku kuliah diluaran" kata Mila
"wah sama mil aku juga kuliah disini kata ibuku kuliah disini biayanya lebih murah" Yuli menimpali
" klo aku sih insya Alloh di kota malang, aku sudah lama banget pingin kuliah dimalang" kata Yuni
" klo kamu Han ?" tanya Mila
" aku insyaallah kuliah kotaku sekalian aku pingin belajar mengelola perusahaannya perusahaan ayahku" kata Mila lirih
" wah kamu bakal jadi bisnis women dong !
nanti klo kamu sudah jadi pengusaha sukses jangan lupa Ama kita kita " kata Mila
"ya nggak lah nggak mungkin aku lupa Ama kalian, kalian kan teman baikku" kata Hana lagi sambil memeluk teman temannya dan mereka pun saling berpelukan.
setelah merasa kenyang mereka pun kembali ke ruangan masing masih karena hari ini ada dua mata ujian yang diujikan. setelah selesai mengerjakan. semua siswa pun keluar dari kelas dan kembali ke pesantren.
begitulah Hana dan teman temannya mereka mengikuti ujian Nasional selama empat hari dan ini sangat menguras tenaga mereka.dan semua siswa melakukan sujud syukur karena sudah selesai mengikuti ujian Nasional
****
sementara dikediaman pak Ridwan
" pa kayaknya hari ini Hana sudah selesai mengikuti ujian Nasional. apa kita telp aja?" kata Bu Fitri.
. Bu Fitri pun mengambil hp nya dan menekan nomor telp pesantren dia bermaksud untuk menanyakan bagaimana hasil ujiannya
Tut..Tut....
" assalamualaikum ! " petugas telp pesantren
" waalaikum Salam ! maaf mba bisa bicara dengan raihana dari kota S ? tanya Bu Fitri
" baik Bu tunggu sebentar ! "
kemudian Hana pun dipanggil karena memang dipesantren tidak diperbolehkan membawa hand phone .
beberapa menit kemudian Hana pun mengangkat telpon
"assalamualaikum" Hana
" waalaikum Salam Hana ya ? Tante Fitri
" iya Tante tumben nelp ada apa tan? (Hana )
" nggak Tante cuman kangen aja. Giman ujianmu sukses ?" (Tante Fitri )
.