" Jangan pernah membiarkan seorang wanita masuk dan tinggal di rumah yang sama dengan mu dan suami mu jika kamu tak ingin sesuatu yang buruk terjadi pada pernikahan kalian "
Mengabaikan nasehat itu yang akhirnya menjadi penyesalan terbesar Ayesha karena kini rumah tangganya berada dalam masalah yang hanya ada dua jalan keluar, diam meski sakit atau melepas tapi berat.
Dimana suami yang iya harapkan menjadi imam yang baik di pernikahannya malah membawa wanita lain yang tak Ayesha kenal dan memintanya untuk menerima wanita itu tinggal bersama dengan mereka tapi menyembunyikan rahasia besar di baliknya.
Apa yang akan terjadi pada pernikahan Ayesha dan Fitra ? dan akankah Fitra mengatakan yang sebenarnya siapa dan bagaimana wanita itu harus ada bersama dengan mereka ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nekad
Tidak ada seorang anak pun yang akan diam saat ibunya di fitnah apalagi di cap pembohong dan penyebar fitnah seperti yang Khaira tuduhkan sejak tadi.
" kenapa kamu terus menuduh ibuku seolah kamu tau dan mengenal baik ibu ku " ucap Ayesha penasaran.
" mungkin aku tidak mengenal ibu mu secara langsung tapi apa yang aku katakan itu sebuah fakta dan kamu pasti akan merasa malu saat tau siapa ibu mu sebenarnya " ucap Khaira semakin membuat penasaran tapi Fitra yang sudah lelah dengan semua perdebatan yang ada sejak dirinya kembali bersama dengan Khaira.
" tidak bisa kah kalian berdua diam ?"
" aku sangat lelah dan aku ingin istirahat " ucap Fitra yang merasa perdebatan ini tak akan ada akhirnya.
" maaf " ucap Ayesha yang merasa sejak Fitra kembali dari rumah kerabatnya sikapnya terasa berubah.
Fitra pun meninggalkan Ayesha dan Khaira tanpa menjawab ucapan maaf Ayesha sedangkan Khaira memilih masuk ke dalam kamarnya seolah ini memang rumahnya, tinggal Ayesha yang terduduk di ruang keluarga meratapi awal pernikahan nya yang ternyata tak seindah yang iya bayangkan sebelumnya.
" sebenarnya apa yang terjadi padamu mas ?"
" kenapa sikapmu berubah bahkan dalam waktu semalam ?"
" dan ada hubungan apa sebenarnya kamu dengan Khaira sampai kamu bersikeras agar dia tetap tinggal bersama dengan kita " ucap Ayesha pada dirinya sendiri karena tak dapat di pungkiri jika Ayesha pun meragukan semua yang Fitra katakan tadi tapi Ayesha tak memiliki bukti apapun untuk memperkuat firasatnya.
Sejak masuk ke dalam kamar yang akan iya tempati Khaira tersenyum bahagia karena Fitra lebih berpihak padanya dan itu cukup membuat dirinya percaya diri jika tak butuh waktu lama untuknya memisahkan Fitra dengan Ayesha.
" ternyata cinta kalian tidak sedalam itu dan aku tak harus berusaha payah untuk bisa menghancurkan pernikahan kalian " ucap Khaira sambil merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.
" aku memang tidak mencintai Fitra tapi aku ingin menghancurkan pernikahan kalian seperti yang pernah ibu mu lakukan pada pernikahan ibu ku " ucap Khaira sambil tersenyum penuh misteri.
Lain dengan yang terjadi pada Fitra yang benar benar terlelap dalam tidurnya saat ini tanpa memikirkan perasaan Ayesha yang terluka oleh setiap ucapan dan tindakannya yang lebih membela Khaira tanpa memikirkan perasaan Ayesha.
Hingga tak terasa waktu bergulir begitu cepat dimana hari sudah menunjukkan pukul dua siang baru lah Fitra terbangun dari tidurnya dan alangkah terkejutnya Fitra saat melihat Khaira sedang duduk tepat di samping tempat tidurnya.
" Khaira, apa yang kamu lakukan di kamar ini !" tanya Fitra yang langsung terduduk di atas tempat tidur sedangkan Khaira masih dengan santainya duduk di samping Fitra.
" aku hanya ingin membangunkan mu " ucap Khaira santai.
" dimana Ayesha ?" tanya Fitra yang langsung teringat pada istrinya sambil mengelilingi kamarnya mencari sosok istri yang iya nikahi kemarin pagi.
" dia tidur di sofa ruang keluarga " ucap Khaira santai.
" ayo keluar sebelum Ayesha bangun dan menyadari jika kita ada di dalam kamarnya " ucap Fitra yang malah di salah artikan oleh Khaira.
" baiklah, ayo kita ke kamar ku saja " ucap Khaira sambil menggandeng tangan Fitra dan mengajaknya keluar dari kamar Fitra dan Ayesha.
" apa yang kamu katakan ?" tanya Fitra tapi tetap mengikuti langkah Khaira yang masing menggenggam lengannya.
" kita akan berada di kamar agar kita bebas melakukan apapun " ucap Khaira tanpa rasa malu.
" apa yang kamu katakan ?"
" apa kamu sadar dengan apa yang kamu katakan ?" tanya Fitra yang merasa Khaira sudah salah mengartikan dirinya.
" Khaira sadar dan bahkan Khaira masih ingat jika kita suami istri jadi sangat wajar jika kita menghabiskan waktu berdua di dalam kamar "
" jadi ayo kita di kamar agar istri mu tak mengganggu kita "
✍🏻✍🏻✍🏻 akan kah Fitra mengikuti kegilaan Khaira dan ataukan Ayesha akan menggagalkan keinginan Khaira ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘 😘 😘