NovelToon NovelToon
Mendadak Nikah

Mendadak Nikah

Status: tamat
Genre:Tamat
Popularitas:5.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ikha dito

Masih sekolah dan menikah.
"Tidak ada angan sama sekali dalam pikiranku untuk melakukannya, apalagi menikah dengan laki - laki yang seusia dan tanpa cinta, haruskah aku menerima takdir yang telah Engkau tuliskan untukku ya Allah....", Tita Andriana.

"Harusnya aku menikah dengan gadis kecil impian gue, bukan cewek asal comot dari bunda. Dan lagi gue masih remaja, masih hura - hura, bukannya bertanggung jawab menghidupi anak gadis orang" Kennan Wijaya Atmadja.

Pernikahan di usia remaja yang masih labil akan ada banyak kesalahpahaman diantara mereka. Mampukah Tita bertahan dengan sikap Kennan yang dingin dan sulit ditebak. Ataukah Tita akan memilih ikhlas meninggalkan Kennan.....

Diusahakan sering update, dukung author dengan vote, like n komen ya...
Masih sering proses revisi.🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Tengyu so much readers😍😍😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ikha dito, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Kencan Mendadak Lanjut

Kennan membuka pintu mobilnya dan masuk.

Loh gadis itu mana, kok gak ada..... batinnya kaget. Kemudian dengan kesal membuka pintu, keluar lagi untuk mencari Tita.

"Ta....Tita...kamu dimana sih?!, Kennan berseru sambil celingak celinguk memindai gadis yang telah sah menjadi isterinya itu.

Sesaat Kennan menghembuskan nafas gusar saat matanya menemukan gadis bersweater maroon dan berhijab coklat muda sedang berjinjit diantara jejeran orang yang sedang berdiri di pinggir jalan.

Kennan menyusul dengan langkah lebar.

"Ta.....ngapain sih......dicar - cari juga!" Kennan berseru sambil menepuk pundak Tita pelan.

Si empunya nama menoleh, "Eh....Bang_ke....Nnann...," tergagap Tita menyadari kalo dia hampir salah ucap menyebut panggilannya ke suami tampannya itu.

Eh....dia panggil aku apa...??!! Efek deket Naura ini. Tapi Kennan tak ambil pusing, dia mengabaikan. Percuma juga marah gak terima, soalnya kondisi bising banget.

Seeettttt.....

Tita tanpa takut menggandeng pergelengan tangan Kennan kemudian menuntun pemilik lengan kokoh itu untuk mendekat ke pinggir jalan.

"Sini Bang....lihat ini bentar ya. Ada parade tarian massal nih",Tita tanpa peduli kalau yang dilakukannya membuat Kennan mendelik menatap sekilas tangan mereka yang telah bergandengan. Sedikit kaget namun tetap mengekori Tita ke arah pinggir jalan raya.

Rupanya hari ini adalah uji coba bebas kendaraan bermotor di sepanjang jalan malioboro, suasana menjadi lengang tanpa kendaraan bermotor.

Satu satunya kendaraan bermesin yang melewati jalan itu adalah Trans Jogja .

Bahkan di pinggir jalan sepanjang jalan malioboro tidak ada penjual angkringan maupun PKL ( Pedagang Kaki Lima ) yang berjualan, mereka libur.

Uji coba ini dilakukan untuk mewujudkan kawasan pedestrian di kawasan wisata tersebut.

Tita berhenti setelah mendapatkan spot untuk menikmati parade tarian massal itu dengan jelas tanpa melepaskan genggaman tangannya dari Kennan.

Sekarang mereka berada diantara kerumunan orang yang sedang berjejer di pinggir jalan untuk menikmati tontonan tersebut yang ternyata adalah Flashmob Tarian Tradisional yang biasa diselenggarakan pada hari selasa wage di sepanjang jalan malioboro.

Sejenak mereka menikmati Flashmob di depannya.

Tangan kanan Kennan melepaskan pegangan tangan Tita pada pergelangan tangan kirinya, seketika membuat Tita tersentak menyadari kelancangannya menggandeng tangan Kennan.

"Ma....aff...", cicit Tita.

"Hemm....", Kennan seolah tak peduli kemudian bersedekap menikmati flasmob yang bergerak melewatinya.

Jika biasanya flashmob dilakukan oleh sekelompok orang dengan tarian tarian modern, berbeda dengan yang dilakukan oleh penari di Malioboro.

Mereka di sini menampilkan tarian tradisional yang dikemas secara modern.

Bukan hanya untuk menghibur para wisatawan yang sedang berkunjung ke jalur pedestrian malioboro ini, melainkan flashmob juga merupakan upaya untuk pelestarian seni budaya.

Berbeda dari flashmob yang biasanya, hari ini flashmob mempertunjukkan tarian tradisional yang menceritakan sebuah pertarungan. Dilihat dari kostum yang dipakai adalah pakaian adat ala raja dan ratu serta sebagian besar kelompok memakai baju kasual putih polos yang memakai topeng hanoman.

Para penari bergerak dengan lincah sambil berjalan menyusuri jalanan pestrian malioboro.

Tanpa disadari Tita pun begerak mengikuti dengan Kennan di belakangnya.

Rombongan flashmob kembali berhenti tepat di jalanan depan mall malioboro, mereka membuat pola setengah melingkar untuk menunjukkan jalan cerita dari tarian yang digelar.

Tita memilih sebuah tiang lampu yang ada di jalur pedestrian untuk menyandarkan tubuhnya menikmati keindahan flashmob di depannya.

Sedangkan Kennan berdiri di samping kanan Tita dengan jarak dua jengkal, tidak menempel bergelayut mesra layaknya pasangan anak - anak SMA yang sedang berpacaran.

Penampilan para penari flashmob itu mengundang decak kagum para pengunjung malioboro. Banyak yang mendokumentasikan dengan memfoto maupun memvideokan.

Banyak yang memuji, mengagumi kelincahan dan ketrampilan para penari yang mencintai seni budaya lokal tersebut.

Pola dan gerakan ditampilkan dengan apik dengan menggabungkan art modern yang disukai anak anak muda.

Gerakan gerakan lincah melompat ke sana ke mari para penari yang berdandan ala hanoman tak urung membuat pengunjung terkaget dan tersenyum.

Saat salah seorang penari berlari lari kemudian sedikit meloncat layaknya gerakan menirukan kera menghampiri Tita, dia terkaget membuatnya terhuyung kebelakang.

Sreeettt.....

Sebuah lengan kokoh menahan tubuh Tita agar tidak terjatuh ke tanah.

"Hiisshhh....kek anak kecil wae...ati - ati dong!! Tar kalo jatuh ada yang luka, gue juga yang dimarahin Bunda". sungut Kennan sambil membantu Tita berdiri tegak.

Dengan masih terkaget, " Ma..af",Tita menunduk merasa bersalah.

Kennan tak menyahut, memasukkan kedua tangan ke dalam saku celana kembali menikmati flashmob di depannya. Sejujurnya Kennan tidak terlalu paham dengan cerita yang diperagakan para penari, namun terpaksa menonton. Toh sudah sangat jauh mereka melangkahkan kaki mengikuti para penari.

Tunggu...mata Kennan menyipit, jauh juga kita jalan ya!! sedikit berpikir. Parkir mobil mereka jauh di depan kedai ujung jalan sana. Sedangkan sekarang mereka sudah berada di depan pedestrian mall malioboro.

Gimana mereka nanti pulangnya...ahh nantilah... toh Tita masih asyik menikmati tontonannya.

Sebenernya Kennan ingin mengajak Tita segera pulang namun melihat gadis itu terlihat menikmati flasmob dengan senyum cerah ceria urung Kennan melakukannya, tak tega.

Mengingat biasanya Tita hanya menampakkan wajah datarnya, itu sepengetahuan Kennan. Namun sejak awal mengantar Kak Vina ke terminal tadi, Kennan mulai menyadari kalo senyum Tita itu manis, semanis gula jawa.

Kok bisa Kennan tau...., iyalaaahhh...

Kennan kan mengamati Tita lewat kaca spion mobil sepuasnya.

Sekarang tau kan kenapa Kennan menyuruh Tita pindah ke bangku depan...?!!

Karena Kennan sudah mulai menyukai senyum manis itu😊

Ohho...hoo...Kennan menyukai senyum manis Tita yang cerah ceria dan semanis gula jawa.

"Bang...Bang....", Tita menyenggol pelan siku Kennan.

"Hemmm....", menengok ke arah Tita.

" Boleh gak Tita pinjem ha..pe?", harap Tita dengan senyum manisnya.

"Hiss...buat apa sih?", Kennan

"Tita mo foto di depan situ Bang.... depan rombongan penari....", sahut Tita menunjuk arah rombongan flashmob dengan telunjuknya.

" Pakek hapemu ndiri kenapa...?!" , Kennan balik bertanya tanpa mau memberikan hapenya.

Tita sedikit menunduk sambil mengerakkan kaki kanannya selalu membuat setengah lingkaran, "Gak bawa..."

"His... dasar manja, merepotkan". Kennan merogoh hape di kantong celana panjangnya.

Tak tega melihat Tita yang sempat memperlihatkan puppy eyesnya, "Nih..."

Kennan menyodorkan hape ke depan wajah Tita, "Awas aja kalo lecet!!!"

Tita menerima hape Kennan dengan tak lupa senyuman manisnya, "Makasih Bang....Abang cakep deh..." Seraya berlari kecil menjauhi Kennan.

Ceklek...ceklek....ceklek....

Tita mengabadikan gambar sesuai keinginan nya, tak lupa dia mengambil foto selfi dengan latar flashmob yang masih berlangsung.

Setelah puas Tita mengembalikan Hape berlogo apel tergigit itu ke pemiliknya.

"Bang...makasih ya. Emmm...nanti tolong fotonya dikirim ke Tita ya", Tita.

"Hemm". Kennan menerima kemudian memasukkan ke dalam saku celana jeansnya.

"Kita pulang", Kennan menggenggam jemari Tita sedikit menyeretnya.

Tita menurut. Dia tidak mau membuat Kennan marah, walaupun sebenernya Tita masih ingin menikmatinya.

Kennan dan Tita berjalan cukup jauh untuk menuju mobil. Tita tidak mengeluh walaupun mereka berjalan cukup jauh, dia sudah terbiasa.

Berbeda halnya dengan Kennan yang sesekali mendesah dan sedikit menyeret gadis di belakangnya. "Dasar gadis lelet", desisnya.

...🍭🍭🍭🍭...

"Huuh"...Kennan dengan menutup pintu sedikit keras. Akhirnya aku bisa juga menikmati sejuknya AC setelah berjalan cukup jauh, batin Kennan.

Kemudian menjalankan mobil Toyota Alphard itu ke arah pulang.

Tita dengan sedikit menguap dan menutup mulutnya dengan jari jari lentiknya, Tita menyenderkan punggung pada tempat duduknya.

"Maaf ya Bang... Tita bikin Abang capek" , Tita sambil menoleh ke Kennan.

Kennan tidak menjawab, tetap fokus menyetir.

"Makasih juga karena udah bikin Tita seneng hari ini", lanjut Tita pelan karena tidak bisa menahan kantuknya.

"Hemm", Kennan. Sepertinya hanya kata itu yang bisa diucapkannya.

Walaupun hanya dengan jawaban yang super pendek itu, Tita senang. Dia tersenyum kemudian menempelkan kepala kesandaran kursi....tidur.

Sebenarnya jarak menuju rumah tidaklah jauh, berhubung jalur yang dilalui harus memutar dan melewati banyak lampu merah maka perjalanan itu memakan waktu yang lama.

Heeh... dasar gadis lelet yang manis, Kennan bergumam lirih sambil tersenyum tipis saat menoleh ke arah gadis yang tertidur di samping kirinya itu.

🍨🍨🍨🍨

angkringan : sebuah gerobak dorong untuk menjual berbagai macam makanan dan minuman di pinggir jalan.

Like

Vote

Komen

Tambahkan favorit❤

Tengyu so much sudah mau mampir😍😍😍

1
Sultan Scout
Luar biasa
Asni
males mau baca ceritanya muter-muter gak jelas
Asni
ceritanya gak jelas ke mana alur nya
Asni
ceritanya bikin pusing aja gak ada ke jelassannya
Cantika Hamli
baguuusss
Yan Ti
sebenarnya bukan salah kennan juga yg selalu salah paham m istrinya tp yg salah authornya selalu bikin kennan salah paham mulu 😠😠
Juan Alfares
menurut aku ya, lebih enak dengernya manggil Abang dr pada mas, mungkin karena blm terbiasa aja ya😁
Juan Alfares
pas baca bab yg ini, bawaan nya pengen ketawa terus
Manoy Cagar
nyimak thorr,, kaya y seru nih
Sulistiyani Pbg
ceritanya seruu
Akbar Wae
itu si kenan ngapa gak ngerubah panggilannya sih gak so sweet deh bang ke, aturanya aku kamu gitu. .
Nur fadillah
Makasih Thor untuk.novelnya
..selalu sehat walat. sukses selalu dan terus semangat berkarya. .💪🏻💪🏻🔥
Nur fadillah
Bahagianya...😃😃
Nur fadillah
Kaciaaaan......oyang tuh...😃😃
Nur fadillah
Memang Om Alek nakal...🤣🤣🤣
Nur fadillah
jadi sedih ini Thor bikin mewek...,😭😭
Nur fadillah
Kok jadi sedih ya bacanya....hanyut bangey ehh....😣😣
Nur fadillah
Waduuuh...waduh....🤣🤣
Nur fadillah
luar biasa sudah bab 223... ndak terasa bacanya Thor...pokoknya Outhor josss gandos...😃😃
Nur fadillah
Nah lhooo...😃
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!