NovelToon NovelToon
Kekasih Tawanan Mafia

Kekasih Tawanan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Obsesi / Roman-Angst Mafia / Persaingan Mafia
Popularitas:154.8k
Nilai: 5
Nama Author: Dnrfitri_

"Kau adalah milikku! Kau sudah membuatku tertarik menjadikanmu kekasih ku, jadi kau harus tahu diri dan jangan coba-coba untuk melarikan diri!" Lennox menangkup wajah gadis cantik itu, lalu mencium bibir ranumnya dengan seduktif.

Memiliki seorang kekasih yang merupakan seorang mafia bukanlah hal yang indah dan mudah seperti sebuah kisah cinta dongeng Cinderella yang diceritakan!

Dia adalah putra salah satu mafia terbesar yang ada. Dia terus memaksaku untuk menjadi kekasihnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dnrfitri_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 11

Fin sedang duduk di luar ruangan, mengawasi situasi. Dia melihat Lennox meninggalkan ruangan dan segera mengikutinya. Dia mendekati Tuannya yang terlihat kesal dan langkahnya sangat panjang.

"Apakah semuanya baik-baik saja, Tuan? Apakah saya perlu memberikan pelajaran pada Nona Serena?" Fin berkata sambil menyeimbangkan langkahnya.

"Tidak perlu peduli padanya. Dia sudah tidak jadi masalah lagi. Aku bisa mengatasi dia tanpa campur aduk mu. Serena sudah sampai pada garis akhirnya, dan aku akan mengakhirinya sendiri. Dan kau, jangan coba-coba menyentuh wanitaku!!" Lennox berbicara dengan Fin yang masih tetap mendampingi dan mengawasi.

"Dan jangan coba-coba untuk meninjau ku lagi! Apakah kau sudah mengerti?" Lennox berbicara dengan nada keras dan marah di ujung kalimat.

Fin berhenti di lobby dan memilih untuk tetap ada di sana dan terus mengawasi situasi. Tapi Lennox hanya memusatkan satu kalimat terutama pada Fin, yang menyulut emosinya.

"Juga, jangan coba-coba mempedulikan Serena saat ini. Tidak perlu berintervensi!"

Lennox meninggalkan Fin dan mulai menyusuri jalan ke basemen rumah sakit tempat mobilnya terparkir, dengan penuh kemarahan. Dia mulai berbicara dengan dirinya sendiri dan berbicara dengan penuh emosi.

"Apa yang kupikirkan? Dia tidak akan pernah menjadi milikku? Itu mustahil! Serena akan menjadi kekasih ku dalam beberapa saat. Dan selesai."

Fin melihat Tuannya yang sudah jauh dengan tatapan wajah bingung dan memilih untuk meninggalkan ruangan Serena dan mengawasi situasi dari jarak jauh. Lennox membiarkan Fin pergi sendiri tanpa ragu-ragu dan melanjutkan perjalanannya.

...***...

Di Ruang Perawatan, Serena masih menenangkan dirinya sendiri. Dia sedang teringat tentang ibunya dan sangat terpukul setelah mengetahui ibunya meninggal bukan akibat perampokan seperti yang diceritakan dulu, bahkan dia baru sadar kumpulan pria berbaju hitam itu adalah antek-antek pria mafia itu. Yang membuatnya semakin marah adalah mengetahui pelakunya yang sengaja membunuh ibunya dan dia pria yang tidak biasa.

Bukankah Serena harus melapor pada polisi? Jelas dia hanya akan seperti orang gila yang masuk rumah sakit jiwa. Polisi saja akan menunduk pada pria mafia itu!

Lennox memanggil perawat suruhannya yang ditugaskan mengawasi Serena dan berbicara dengannya dengan perasaan yang sangat marah.

"Apakah dia masih sadar? Apakah dia masih bisa berkomunikasi denganku? Apakah dia sudah memperbaiki pikirannya? Apakah dia cukup memilih untuk memutuskan siapa dia yang menolak tawaran ku?" Lennox berkata dengan nada yang tampak ragu dan bertanya-tanya.

"Seharian ini, Nona Serena hanya melamun." jawab perawat itu.

"Oh? Jadi, dia sudah cukup sadar untuk mengamati situasi atau mengamati sediaan di sekitarnya, bukan? Tapi dia tidak sampai pada titik di mana dia bisa berkomunikasi dengan ku, kan?" Lennox berkata dengan nada yang tampak ragu dan bertanya-tanya.

"Sepertinya, Nona Serena masih sedih karena kehilangan ibunya."

"Ah, itu sudah jelas. Tetapi... seperti yang ku katakan sebelumnya... kita tahu bahwa dia tidak dapat bertahan sendiri. Dia membutuhkan seseorang yang bisa melindunginya dan menjaganya dari segala hal. Dan dia tidak memiliki siapa-siapa lagi untuk melakukan itu selain aku. Jadi, apa kau berpikir dia tidak akan pernah membiarkanku menjadi kekasihnya? Apakah dia cukup optik untuk mengambil keputusan seperti itu... apakah dia belum siap untuk memilihku?"

Lennox berhenti di depan perawat yang tetap mengawasi situasi. Perasaan rasa cemas dan khawatir tampak sulit dihilangkan dari wajahnya.

"Apakah dia sudah cukup sadar untuk bisa mengambil keputusan sendiri atau apakah dia masih belum? Apa yang harus aku katakan yang dapat membuatnya berubah pikiran tentang ku? Apakah aku harus menjadi lebih ramah atau lebih tegas? Apakah aku harus mengubah taktik?"

1
christina paya wan
sampai di part ini,jln ceritanya masih berputar di tempat yg sama thor..lambat brkembang dan brputar di jln cerita yg sama..
Yastika marfuah
Kecewa
Yastika marfuah
Luar biasa
taraawwcu
Thor maap bangett ini ya bukan mengkritik tapi apa yaaaa kek ceritanya itu monoton gitu" aja, tapi bagus emng ceritanya mungkin alur nya kurang ada kemajuan kali yaa
Kerinna silaban
😡😡
Lauren Florin Lesusien
𝚌𝚎𝚛𝚒𝚝𝚊 𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚊𝚐𝚞𝚜 𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚔𝚘𝚔 𝚋𝚞𝚕𝚎𝚝 𝚊𝚓𝚊 𝚐𝚊 𝚊𝚍𝚊 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚓𝚞𝚊𝚊𝚗 𝚢𝚊
𝚖𝚊𝚊𝚏 𝚌𝚞𝚖𝚊 𝚊𝚔𝚞 𝚋𝚊𝚌𝚊 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚊𝚠𝚊𝚕 𝚜𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒 𝚊𝚑𝚒𝚛 𝚌𝚎𝚝𝚒𝚝𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚎𝚍𝚒𝚔𝚒𝚝 𝚕𝚊𝚖𝚋𝚊𝚝🙏 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 thor
Rita susilawati
pergilah serena
Alex
kapan Thor mereka bahagia ini sudah episode kesekian Thor🤔
Linda Kung
double up dong sekali²
Yusry Ajay
lanjut Thor 👍
Kerinna silaban
ahk cerita nya ber belit belit
Yusry Ajay
semangat Thor 💪
Yusry Ajay
lanjut e
Yusry Ajay
lanjut Thor 👍
Nadiya Asneyda 🇲🇾
Kapan mau bertaubat lennox.?? Egois dan terlalu angkuh...
Linda Kung
kak ini baru part 225 bkn 226☺️🙏
Kerinna silaban
makanya kalo cinta ngak usah gengsi
Kerinna silaban
lennox sudah gila🤣🤣
Kerinna silaban
mampus kau lennox rasakan itu😡
eleanore
burukkk sekalii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!