NovelToon NovelToon
DINIKAHI PRIA KEJAM

DINIKAHI PRIA KEJAM

Status: tamat
Genre:Pengantin Pengganti / Crazy Rich/Konglomerat / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:111.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: poppy susan

Stevi memutuskan untuk melupakan cintanya kepada Alex dengan menerima lamaran dari Thomas, yang tidak lain adalah adik Alex.
Tapi di saat Stevi dan Thomas akan menikah, prahara datang. Stevi di fitnah dan itu membuat Thomas pergi dan meninggalkan Stevi.
Orang tua Thomas yang malu akan kelakuan anak bungsunya, meminta Alex untuk menggantikan adiknya menikahi Stevi.
Alex tidak bisa menolak, namun dalam hatinya Alex sangat marah karena saat ini Alex sudah mempunyai kekasih.

Akankah Stevi bertahan dengan pernikahannya ataukah Stevi memilih untuk pergi dan menyerah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 11 Dinikahi Pria Kejam

Malam pun tiba..

Seperti ucapannya pagi tadi, Alex memang pulang malam. Stevi tahu kalau mereka menikah karena terpaksa, tapi bagaimana pun sekarang Alex sudah menjadi suaminya jadi pantas kalau Stevi menunggu Alex pulang.

"Baru pulang, Kak," seru Stevi sembari menghampiri Alex.

"Ngapain kamu nungguin aku pulang?"

"Bagaimana pun sekarang Kakak sudah menjadi suami aku, jadi tidak ada salahnya kalau aku nungguin Kakak pulang," sahut Stevi.

Alex mencengkram lengan Stevi dengan sangat kencang membuat Stevi meringis kesakitan.

"Aku sudah bilang, jangan sok perhatian sama aku karena aku menikahimu hanya untuk menggantikan Thomas jadi lebih baik kamu urus saja kehidupanmu jangan memperdulikan ku!" bentak Alex.

"Aw."

Stevi mengusap lengannya yang terasa sakit itu, bahkan saking kencangnya cengkraman Alex, lengan Stevi sampai memerah.

Alex pergi meninggalkan Stevi, sementara itu Stevi hanya bisa menangis mendapatkan perlakuan kasar dari suaminya sendiri.

"Kenapa Kak Alex berubah begitu cepat," batin Stevi.

***

Keesokan harinya...

Stevi sudah bangun pagi-pagi sekali dan segera ke dapur untuk membuat sarapan.

"Pagi, Bi."

"Pagi, Nona. Ada apa Nona pagi-pagi sudah ke dapur?"

"Aku mau buatkan sarapan."

"Jangan Nona, biar Bibi saja yang buat sarapan."

"Tidak apa-apa, aku juga ingin menyiapkan sarapan untuk suami aku walaupun pada kenyataannya suamiku mungkin tidak akan suka dengan apa yang aku lakukan, tapi setidaknya aku melakukan kewajiban aku sebagai seorang istri," sahut Stevi dengan raut wajah yang sedih.

"Ya Allah, Nona yang sabar ya, bibi yakin suatu saat nanti Tuan Alex akan mencintai Nona."

Stevi hanya bisa tersenyum, dia tidak mau mengaminkan ucapan Bi Wati karena Stevi sama sekali tidak mengharapkan lebih dengan pernikahan itu.

"Bi Wati harus janji ya sama aku, jangan bilang aku yang masak sarapan karena aku takut Kak Alex marah," seru Stevi.

"Iya, Nona."

Stevi mulai membuat nasi goreng untuknya dan juga untuk Alex, Stevi begitu sangat cekatan memasak membuat Bi Wati kagum akan majikannya itu.

Biasanya anak orang kaya itu akan manja dan tidak bisa melakukan apa-apa, tapi berbeda dengan Stevi yang sangat multitalenta dan bisa melakukan segala hal.

"Padahal Non Stevi adalah wanita yang sempurna, sudah cantik, pinter masak, mandiri, tapi kenapa Tuan Alex begitu sangat membenci Nona Stevi," batin Bi Wati dengan tatapan iba.

Tidak lama kemudian, Stevi pun selesai memasak.

"Bi, tolong Bibi siapkan nasi gorengnya aku mau mandi dulu."

"Iya, Non."

Stevi pun segera pergi menuju kamarnya untuk membersihkan tubuhnya dan bersiap-siap menuju kantor. Alex baru saja keluar dari kamarnya dan langsung menuju meja makan, Alex melahap nasi goreng buatan Stevi dengan lahapnya.

"Bi, kamu pintar sekali membuat nasi goreng, rasanya enak aku suka," seru Alex.

Bi Wati hanya menyunggingkan senyumannya, Alex tidak tahu kalau nasi goreng itu adalah buatan Stevi.

"Pagi, Kak!" sapa Stevi.

Alex tidak memperdulikan Stevi, dia terus saja sibuk melahap nasi gorengnya.

"Kamu pergi saja sendiri ke kantor karena aku tidak mau satu mobil denganmu," seru Alex dingin.

"Kakak tidak usah khawatir, aku bawa mobil sendiri dan aku jamin kalau aku tidak akan menyusahkan Kakak," sahut Stevi.

"Baguslah. Oh iya, mulai sekarang Maya akan bekerja menjadi sekretarisku jadi Maya pasti akan memberikan surat pengunduran dirinya pagi ini dan aku harap kamu membiarkan Maya resign dari kantor kamu," seru Alex dingin.

Stevi yang sedang mengunyah makanannya langsung berhenti mendengar apa yang dikatakan oleh Alex. Alex selesai sarapan, dia bangkit dari duduknya dan langsung pergi meninggalkan Stevi.

Air mata Stevi kembali menetes tapi dengan cepat Stevi menghapusnya. Stevi pun segera menyelesaikan sarapannya dan kemudian segera berangkat menuju kantornya.

Tidak membutuhkan waktu lama, Stevi pun sampai di kantor. Stevi langsung masuk ke dalam ruangannya tapi Stevi terkejut saat melihat Maya sudah ada di dalam ruangan kerja Stevi.

"Maya."

Maya bangkit dari duduknya menghampiri Stevi.

Plakk....

Maya menampar Stevi dengan sangat keras membuat Stevi membelalakkan matanya,

lalu melempar sebuah amplop ke atas meja Stevi.

"Kenapa kamu menampar aku, Maya?"

"Mulai sekarang aku resign dari perusahaan kamu, karena aku akan bekerja mendampingi Kak Alex," seru Maya dengan angkuhnya.

"Terserah kamu saja, tapi sebelum kamu resign aku hanya ingin mengatakan kalau aku minta maaf karena sudah menikah dengan Kak Alex, tapi kamu tahu sendiri kan kalau itu semua bukan keinginan aku," seru Stevi.

"Kamu memang jahat Stevi, kita sudah sahabatan lama tapi kenapa kamu dengan teganya malah merebut Kak Alex dari aku!" sentak Maya.

"Aku sudah bilang, itu bukan keinginan aku dan aku tidak pernah merebut Kak Alex darimu."

"Kalau begitu, kenapa kamu tidak menolak saat Kak Alex menggantikan Thomas untuk menikahimu?" bentak Maya.

"Memangnya aku bisa menolak? itu adalah keputusan Papa Bobby, bahkan Kak Alex sendiri tidak bisa menolaknya kan?" sahut Stevi.

"Mulai sekarang anggap saja kita tidak saling kenal dan sampai kapan pun aku tidak akan memberikan Kak Alex untukmu."

Maya mengambil tas selempangnya dan pergi meninggalkan ruangan Stevi. Stevi terduduk di kursi kebesarannya, air matanya kembali menetes.

Persahabatan yang sudah lama terjalin akhirnya harus hancur dalam waktu satu hari, padahal Stevi dan keluarganya sudah sangat baik kepada Maya hanya Maya saja yang tidak tahu diri dan tidak tahu malu.

"Kenapa semua orang jahat sama aku? apa salah aku?" gumam Stevi dengan deraian air mata.

Stevi memulai pekerjaannya, dia memutuskan untuk memikirkan pekerjaan saja tidak mau memikirkan hal-hal yang hanya akan membuatnya sakit dan terluka.

Stevi saat ini merasa sangat kewalahan karena tidak ada yang membantunya, biasanya ada Maya yang membantu tapi sekarang mau tidak mau Stevi harus melakukannya sendiri.

Stevi membuka agendanya. "Astaga, siang ini aku harus bertemu dengan Kak Alex karena perusahaan kita akan menjalin kerja sama dalam pembangunan proyek," gumam Stevi.

Stevi menyandarkan punggungnya ke kursi, dia menghembuskan napasnya dan memejamkan matanya untuk sejenak.

"Apa aku akan kuat melihat suamiku bersama dengan sahabatku sendiri?" gumam Stevi.

Setelah beberapa saat berpikir, Stevi pun segera mengambil tas selempangnya dan kunci mobil, lalu Stevi pergi ke sebuah restoran untuk bertemu dengan Alex.

Tidak membutuhkan waktu lama, akhirnya Stevi pun sampai di restoran yang dituju. Stevi melihat kalau mobil Alex sudah berada di sana, Stevi masuk dan sedikit terkejut saat melihat Maya menyandarkan kepalanya ke pundak Alex dan Alex dengan sayangnya mengusap kepala Maya.

"Ya Allah, kuatkanlah hati hamba untuk menjalani pernikahan ini karena bagaimana pun pria yang saat ini membenci hamba adalah suami hamba sendiri dan hamba harus kuat demi kedua orang tua hamba," batin Stevi.

1
Tigih Rivanti
bagus
Vitha Vivi
Luar biasa
Ji Gong
bagus dan berkesan
Ji Gong
kapan karya barunya kak. di tunggu ya?
Nunung Chaniago
Luar biasa
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
akhirnya bahagia juga,trimakasih banyak kk author karyamu sangat bagus🙏🤗
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: Sama-sama, Terima kasih juga sudah mampir di karya receh ku🙏😊
total 1 replies
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
terharu bacanya perjuangan alex tidak sia sia/Cry/
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
tenang saja alex stevi pasti nerima kamu,tuhan author sudah mengatur jodohmu dengan stevi🤗
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
astaga ternyata jhon laki laki bejat,semoga stevi mau balik lagi sama aleks
Santi Rizal
suka ceritanya ga ngebosenin...thanks othor
Santi Rizal
semoga Maya benar-benar insyaf
Santi Rizal
Karena banyak kesedihan dan penderitaan menjadikan Stevi super woman... keren deh
Santi Rizal
biar kerasa tuh Alex... karena telah menyia-nyiakan Stevi
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
uhuy alex ayo Pepet terus stevinya
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
jangan menyerah alex aku bantu doa dari sini
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
aduh lana jangan ketinggin cinta sama alex segala,dia itu udah jadi batu es bukan kulkas lagi cintanya ga akan tergoyahkan
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
jelas aja laris yang jualannya arjuna semua
Oma Said
ah...perempuan kaya tapi bloon
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
kalo begini ceritanya kasian juga ya si alex
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
rasain karma tak semanis kurma
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!