NovelToon NovelToon
System Level Up+

System Level Up+

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Anak Genius / Tamat
Popularitas:443.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Aziz

Cerita berfokus pada seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun bernama Dian. Dian adalah seorang kakak dari 2 bersaudara yang tinggal di rumah sederhana dengan kedua orang tuanya.

Singkat cerita, Dlan tengah mengikuti ujian kenaikan kelas yang merupakan ujian terakhir sebelum dirinya lulus dari SMA.

Namun sialnya, pada hari kedua ujian, Dian mempelajari mata pelajaran di jadwal yang salah saat itu.

Karena Dian berniat mengikuti beasiswa dimana salah satu syaratnya adalah nilainya yang harus bagus. Dian pun dilanda putus asa karena nilainya dia memang sudah berada di standar rata-rata.

Berpikir untuk pasrah dan mengerjakan apa adanya, Dian tiba-tiba dikejutkan dengan suara yang entah darimana muncul di dekatnya.

Dan ketika Dian mendengarnya, Dian merasakan sesuatu yang sangat aneh ketika dia melihat lembar jawab soal.

Dimana soal yang tadinya dia sama sekali tidak mengerti karena salah belajar sebelumnya, menjadi sangat mudah untuk ia kerjakan secara misterius.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aziz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 11 : Senyuman Mematikan

"Bukankah kamu, peserta nomer 2 yang mengikuti ujian memasak sebelumnya?!" Ucap Dian dengan terkejut.

Setelah melihat wajah perempuan di depannya, Dian terkejut karena perempuan yang ia lihat adalah wanita yang ia kalahkan sebelumnya di lomba memasak.

Dian memang merasa seperti tidak asing dengan pakaian yang ia lihat. Namun karena saat itu wajah perempuan itu tidak terlihat, dia masing kurang yakin sebelumnya.

"Eh, jadi apakah kamu itu..." Perempuan itu mulai menyadari siapa Dian.

"Ya, aku adalah peserta nomer 4. Orang yang memenangkan lomba memasak sebelumnya." Beritahu Dian.

Perempuan itu melebarkan matanya mengetahui bahwa Dian adalah peserta 4. Hatinya makin berdegup kencang. Aslinya dia memang dikalahkan sebelumnya, namun dia tidak memikirkan itu. Hal yang ia pikirkan adalah orang yang menyelamatkannya ternyata adalah orang yang luar biasa.

"N-namamu kalau boleh tahu?" Tanya perempuan itu.

"Dian, panggil saja Dian." Jawab Dian.

"Be-begitu ya...kalau begitu namaku Lara, kalau boleh tahu. Apa yang sedang dilakukan D-dian di gang kecil sempit seperti ini?" Tanya Lara.

Hati Lara masih berdegup kencang melihat ke arah Dian. Maka dari itu matanya tidak menatap ke arah mata Dian melainkan dahinya. Bahkan mengucapkan namanya saja sudah membuat ia gugup.

Namun sepertinya Dian tidak menyadari itu sama sekali, "Ah, aku baru saja membeli es krim di sekitar sini." Jawab Dian.

"Es krim? Apa maksudmu itu es krim gunung yang berada di ujung gang?" Tanya Lara.

"Eh? Iya benar. Apakah kamu pernah membelinya juga?" Tanya Dian balik.

Entah kenapa, Lara tersenyum puas mendengar perkataan Dian barusan. Dia pun merapikan penampilannya sebentar sebelum bertanya ke pada Dian. "Jadi? Bagaimana rasanya?" Tanya Lara.

"Eh? Apa maksudmu es krimnya? Ah, aku belum mencobanya. Sebenarnya aku membelinya hanya untuk adikku saja karena dia ngambek." Jawab Dian.

Dian pun berbalik dari Lara, dan berjalan ke belakang gang untuk mengambil es krim yang ia sembunyikan sebelumnya karena takut itu jatuh jika dia membawanya sambil berkelahi tadi.

Namun sesudah dia mengambilnya, terlihat plastik putih yang sudah basah dan wadah es krim yang menyusut didalamnya.

Dian pun seketika panik mengetahui bahwa es krim yang ia bawah meleleh. "Gawat, malah meleleh jadinya." Keluh Dian.

Dian pun berlari melewati Lara, dan menuju ke luar gang untuk segera pulang ke rumahnya.

"Maaf ya Lara, tapi aku harus cepet-cepet balik ke rumah kalau engga adikku bakal marah!" Ucap Dian kepada Lara yang berada dibelakangnya.

Lara yang melihat Dian pergi dengan terburu-buru, tertawa kecil. "Hihihi, sepertinya es krimnya meleleh.." Ringis Lara.

...----------------...

Setelah berlari selama 5 menit, Dian sampai ke rumahnya dan segera masuk.

"D-dian pulang..." Ucap Dian sambil menarik napas.

Adiknya yang sedang duduk di kursi meja makan, melihat ke arah Dian dengan wajahnya yang lebih kesal dari sebelumnya.

"Kakak~~~ko lama banget sih beliin es krim doang?" Ucap Mira sambil tersenyum.

Buku kuduk Dian menggigil melihat adiknya yang tersenyum, dia tahu bahwa senyuman itu bukan berarti baik. Namun itu karena adiknya sedang sangat marah padanya.

"M-maaf! Tadi kakak ketemu preman dijalan dan harus ngambil jalan mutar biar ga di peras!" Dian mencoba beralasan.

"Oh gitu? Jadi? Mana es krimnya kak? Mira udah cape nih nungguin 30 menit semenjak pulang dari sekolah.." Ucap Mira.

Dian, yang tahu es krim yang ia beli meleleh. Dengan muka yang pasrah, menyerahkan kantong plastik yang ia bawa kepada adiknya.

Adiknya menerima kantong plastik itu dengan perlahan, dan ketika ia tahu bahwa bagian bawah plastik itu basah. Mukanya tetap tersenyum namun suaranya menjadi semakin berat.

"Kakak....jangan bilang ini meleleh?" Ucap Mira dengan senyuman mencengkamnya.

1
OneSpace
peternakan murah amat
Jaromw
dari yang awal mulanya kehidupan slice of life berubah menjadi action👹
Jaromw
hiks hiks Dian buatin aku juga makanan dong jadi penasaran rasanya gara gara nge bayangin
Kirigaya Haruto
bukannya serambi itu makanan ya Thor?
Kirigaya Haruto
jadi pengen makan yakisoba buatan dian nih
hackauth
kok ada Roy Suryo disini juga /Grin/
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
Luar biasa
YANTO BIRAHI 🅥
gw juga pernah ngalamin kek gini, di jabwal IPA eh malah bahasa inggris karna soal IPA bermasalah 🗿
YANTO BIRAHI 🅥: boro boro dapat sistem ,malah nilai gw 60 🗿
total 3 replies
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
hajar
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
status
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
mantab, lanjutkan
alisya damia
seri
alisya damia
lanjut thor
Jamrud Khatulistiwa
dian dari seorang anak bsik menjafi seorang bandit jalanan...........
Jamrud Khatulistiwa
dian nggak jadi kuli-ah.....
Jamrud Khatulistiwa
setiap hari hanya senyum pahit.............
kapan senyum manisnys.......
roy
Luar biasa
roy
Kecewa
SweetiePancake
Lalu kenapa ngebully orang jir bukannya belajar bisnis juga? situ otak dangkal atau emang gada otaknya dikepalanya
SweetiePancake
bau bau pemutusan hubungan nih?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!