NovelToon NovelToon
Sebatas Ibu Sambung

Sebatas Ibu Sambung

Status: tamat
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu / Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: samudra lee

Meninggalnya Sang Istri saat melahirkan membuat Tama Wijaya enggan membuka hati untuk wanita lain, termasuk gadis bernama Kinara Larasati, wanita yang baru saja dirinya nikahi beberapa saat yang lalu.

"Kamu hanya ibu sambung untuk kedua anakku. Jadi, jangan pernah berharap kalau aku akan menganggapmu istri. Ingatlah! Pernikahan kita hanya sebuah kesepakatan. Aku sudah membantumu melunasi semua hutang tante dan pamanmu. Sebagai gantinya kamu sudah setuju untuk menjadi ibu dari kedua anak kembarku. Jadi, jangan pernah berharap lebih dari itu!" Tama memberi peringatan keras kepada wanita yang saat ini berdiri di hadapannya.

Derai air mata yang jatuh di kedua pipi Nara-wanita itu biasa disapa, tak lantas membuat hati Tama luluh. Laki-laki itu semakin kokoh membangun dinding pembatas antara dirinya dan Nara.

Bagaimana kelanjutan rumah tangga Tama dan Nara disaat tujuan keduanya hidup berumah tangga itu berbeda? Dan mampukah Nara mengambil hati Tama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samudra lee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Setelah beberapa saat, mobil yang dikemudikan oleh Tama tiba di halaman parkir perusahaan. Dia turun terlebih dulu diikuti oleh Kinara. Rencanaya mereka akan langsung berpisah ketika tiba di halaman parkir, namun sesuatu tak terduga terjadi.

Seorang satpam menghampiri mereka dan memberitahu bahwa ada beberapa preman yang datang ke perusahaan untuk mencari Kinara. Preman-preman tersebut tidak mau pergi sebelum bertemu langsung dengan Kinara.

"Preman? Mencari saya? Bapak tahu kenapa mereka mencari saya?" tanya Kinara kepada satpam yang bertugas.

"Tidak tahu, Mbak. Mereka cuma bilang ingin bertemu dengan Mbak Nara secara langsung. Katanya mereka ada perlu dengan Mbak Nara," terang sang satpam.

"Terima kasih ya, Pak atas infonya. Saya akan menemui mereka sekarang."

"Iya, Mbak, sama-sama. Kalau begitu saya kembali ke pos." Satpam itu pun kembali ketempatnya bertugas.

"Preman? Kamu punya urusan apa sama preman-preman itu?" tanya Tama.

Kinara hanya mengedikan bahu karena memang dia sendiri tidak tahu siapa preman-preman itu dan untuk apa mereka mencarinya.

"Saya temui mereka dulu ya, Pak. Permisi." Tanpa menunggu jawaban dari Tama, Kinara langsung menuju ke lobi dimana beberapa preman tengah menunggunya.

Tama yang tadinya ingin langsung pergi ke ruanganya memilih untuk membuntuti Kinara. Dengan kedua telapak tangan masuk ke dalam saku celana, Tama memperhatikan mereka dari tempat yang tidak terlalu jauh dari posisi Kinara dan para preman tersebut berada. Namun, itu hanya sebentar. Dia hanya menghubungi satpam untuk tetap berjaga jangan sampai para preman tersebut melukai Nara. Setelah itu ia langsung masuk ke ruang kerjanya.

"Maaf, kalian siapa ya? Kenapa kalian mencari saya dan darimana kalian tahu kalau saya bekerja disini?" Kinara memberondong para preman tersebut dengan beberapa pertanyaan.

"Benar Anda yang bernama Mbak Kinara larasti?" preman itu justru balik bertanya.

"Iya, benar. Itu saya," jawab Kinara.

"Perkenalan kami adalah orang-orang suruhan Bos Danu. Tujuan kami datang ke sini untuk menagih uang kepada Anda."

"Menagih? Perasaan saya nggak merasa punya hutang sama bos kalian."

"Memang bukan kamu yang berhutang kepada Bos Danu, tapi Reni dan Susanto." Preman itu memberikan jawaban.

"Apa!" pekik Kinara. "Ya Allah cobaan apa lagi ini?"

"Iya, seminggu yang lalu Reni dan Susanto berhutang kepada Bos Danu. Mereka bilang kalau kamu lah yang bakal membayar hutang mereka. Mereka berseloroh kalau keponakanya memiliki pekerjaan yang bagus di perusahaan Wijaya dengan gaji besar. Jadi, pasti bisa mengembalikan utang itu dengan mudah."

Kinara langsung lemas. Belum selesai soal rumah yang digadai kini muncul persoalan baru yang diperbuat oleh om dan tantenya.

"Berapa hutang mereka?" tanya Kinara lirih.

"Seratus juta."

"Aku tidak akan membayar hutang itu. Kalian tagih saja hutang itu ke mereka karena merekalah yang berhutang, bukan aku!" cicit Kinara.

"Tidak masalah, sebenarnya kedua orang itu sudah bersama bos kami. Jika kamu tidak mau membayar, maka Bos Danu akan memotong tangan mereka!" ancam preman itu.

Ingin rasanya Kinara tidak peduli dengan nasib om dan tantenya. Namun, hati kecilnya tidak bisa bersikap tega.

"Beri aku waktu. Aku akan membayar hutang-hutang itu," jawab Kinara.

"Baik, Bos Danu hanya memberimu waktu seminggu. Jika dalam satu minggu kamu tidak segera membayar hutang mereka, maka Bos Danu akan memotong kedua tangan Om dan tantemu."

Para preman tersebut kemudian pergi meninggalkan lobi perusahaan Wijaya.

Kinara duduk di lantai lobi perusahaan. Dia tidak tahu lagi bagaimana harus membayar semua hutang om dan tantenya. Belum kelar satu masalah, muncul masalah lagi dan semuanya berkaitan dengan uang.

"Apa yang harus aku lakukan sekarang?" lirihnya. "Ayah, Ibu, aku harus bagaimana? Kenapa aku harus menanggung beban ini?"

Cairan bening menglir begitu saja dari sudut matanya.

"Ah, iya. Masih ada satu cara." Kinara segera bangun dari posisinya. Dia mengusap air matanya dan berjalan memasuki lift.

1
ms. S
mirna ini ART ga tahu diri, ngelunjak dan ga pantas buat dipertahankan mmg lbh baik dipecat daripada kita mumet mikirin dia
Jisa Ajach
luar biasa
prima yanary
Luar biasa
sari tambang
Kecewa
Anaknya Baba: coba baca novel Poppen kak, siapa tahu sesuai selera kakak.
total 1 replies
sari tambang
Buruk
Rosi Artika
Luar biasa
Misaza Sumiati
waduuuh Mirna ke ngarep banget
Dwi Nur
Luar biasa
TongTji Tea
orang aneh ...anaknya juga udah meninggal bertahun2 yang lalu.Kalo Tama tunduk sama mantan mertua ,laki2 g punya pendirian sih
TongTji Tea
seketika nyanyi lo baca namanya taki .
" taki-taki...taki-taki ...rumbaaa "...🎤🥁🪇
kiy
Luar biasa
sherly
susanto nih emang hrsnya kamu tinggalkan Ren... dah pemalas, pengangguran plus tukang utang
sherly
Bu Reni kayaknya suamimu tu lebih baik kamu tinggal aja, ngk ada gunanya sama sekali deh...
sherly
Mirna ooh Mirna. hahahhahah strategimu kurang pass .. bukannya kembali kerja malah dikembalikan ke kampung...
sherly
ujung2 nya Mirna kena tipu Ama paman dan bibi si Nara... malangnya nasibmu Mirna pengen banget jd istri Tama hadewww.... mimpinya ketinggian
sherly
tdnya tegar giliran mau dikasi duit 5 JT mulai deh gamang... dasar
sherly
hahahha Tama bisa salto salto dia diruangan HBS kena gombal si naara
sherly
hahahahaja Pepet terus Nara jgn kasi kendor tu si tama
sherly
pecat aja si Mirna...
sherly
hadew pecat aja sih simirna , kembar titip Ama nenek bintang dulu pulang kerja br dijemput.. seblm ada pangasuh yg baru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!