NovelToon NovelToon
Jebakan Cinta Sikembar

Jebakan Cinta Sikembar

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:318.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

"Kak tunggu! Aku mau bilang sesuatu sama kakak. Aku udah lama nunggu waktu itu hanya buat bilang ... kak Adrian ... aku suka sama kakak," kata seorang gadis.

"Tapi aku di sini," kata seseorang yang duduk dipojokan taman.

Gadis itu ternyata salah mengucapkan nama. Ia ingin mengutarakan perasaannya pada cowok tampan yang bernama Adrian. Tapi ia malah bilang cinta pada Adnan, kembarannya Adrian.

Mereka memang sama persis, hingga tidak ada celah untuk membedakannya. Mereka sering salah dikenali oleh para gadis yang selalu berebut untuk mencari perhatian mereka. Sikembar memang sering membuat jebakan pada para gadis.

Bagaimana kisah sikembar selanjutnya? selalu bersama jebakan cinta sikembar ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

+10

Sepeninggalan gadis itu, Adrian sibuk melihat kesana-sini. Matanya liar menyapu setiap pengunjung mall yang lumayan sibuk dengan aktifitas mereka masing-masing. Sesekali, Adrian tersenyum melihat tingkah laku para pengunjung yang sedang berbelanja dan berusaha memilih barang apa yang mereka mahu.

Tanpa sengaja, mata Adrian melihat sesosok orang yang tidak asing lagi baginya. Orang itu sedang sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing. Siapa lagi orang yang ia kenal kalau bukan Zia dan mamanya. Ia ingin segera meninggalkan mall ini, karna tidak ingin melihat Zia.

Adrian dengan cepat membalik badannya, ia ingin bilang pada gadis yang sedang bersamanya saat ini, kalau ia harus segera pulang, karna ada hal yang harus ia urus.

Tapi, baru saja ia mau membalikkan badannya. Adrian tanpa sengaja menabrak sang mama dan Adnan kembarannya.

"Adrian? Kamu di sini juga?" kata mama.

"Sama siapa kamu kesini, jangan bilang sama wanita ya. Jika tahu kamu jalan sama wanita, jatah uang bulan kamu akan dikurangi sama papa," ucap Adnan.

Adrian tersenyum kecut dan merasa sangat tidak enak. Apa yang Adnan katakan adalah ancaman dari papanya. Papa mereka bilang, kalau ketahuan Adrian membuang uang pada wanita lagi, maka uang bulanan untuknya, akan dipotong.

"Ma ... mama belanja apa aja ma?" kata Adrian berusaha mengubah topik pembicaraan mereka.

"Adrian? Kamu bikin masalah lagi sekarang ya," kata Gea dengan nada sangat lembut.

'Ampun, matilah aku jika mama marah di sini sekarang. Ada Zia lagi di sini. Aku bisa kehilangan muka kalau mama benar-benar marah,' kata Adrian dalam hati.

Belum juga Adrian memikirkan apa yang harus ia lakukan. Gadis yang bersamanya malah sudah berada dibelakang Adrian sekarang. Gadis itu membawa dua baju untuk bertanya pada Adrian.

"Kak ...."

Gadis itu sangat kaget saat melihat Adrian dan Adnan adalah orang yang sama. Ia merasa bingung mau bertanya sama siapa. Gadis itu melihat Adnan dan Adrian secara bergantian.

"Kalian ...." katq gadis itu sambil melihat sikembar.

"Iya, kami kembar. Kenapa memangnya?" ucap Adnan.

"Eee ... ini adalah saudara kembar kakak, namanya Adnan," kata Adrian dengan cepat.

Gea hanya diam di belakang kedua putranya. Ia tidak berniat untuk ikut bicara dengan gadis itu. Karna ia yakin, Adnan mampu menyelesaikan permasalahan Adrian sekarang.

"Oh, jadi kalian adalah anak kembar. Kalian terlihat sangat mirip yah, tanpa ada beda sedikit pun. Oh ya, apa yang dibelakang itu pacarnya kak Adnan?" kata gadis itu dengan berani.

"Oh, dia adalah wanita nomer satu untuk kami. Sepertinya, kamu tidak pantas untuk mengenalinya," ucap Adnan dengan sangat ketus.

"Emm ... maksud Adnan gak gitu kok. Ini adalah ...."

Perkataan Adrian harus berhenti karna Zia dan mamanya menghampiri Gea.

"Tante!" kata Zia terlihat sangat senang.

"Eh ... Zia, Elsy, kalian di sini juga ya?" kata Gea.

"Iya tante, aku dan mama sedang melihat-lihat baju yang ingin mama beli buat papa."

"Oh, tante tahu, dua hari lagi adalah hari ulang tahunnya papa kamu kan?" kata Gea.

"Iya Ge, kamu ternyata masih ingat yah, dengan hari ulang tahunnya mas Danu," ucap Elsy.

"Aku selalu ingat lho El, sama hari ulang tahun semua sahabat aku."

"Oh ya, tante kesini sama siapa sih?" ucap Zia yang tidak melihat sikembar karna mereka berdua membelakangi Gea.

"Sama siapa lagi sayang, tante kesini jelas sama anak tante dong," ucap Gea.

"Jadi, yang dibelakang kalian itu adalah mama kalian?" kata gadis itu kaget.

"Iya, kenapa memangnya?" kata Adnan.

"Kamu sebaiknya pulang duluan aja yah, besok kakak jelaskan pada kamu semuanya," ucap Adrian sambil meminta gadis itu pulang.

"Tapi kak ...."

"Udah, pulang aja dulu. Besok kita akan ketemu lagi," kata Adrian.

Mau tidak mau, gadis itu harus pulang dan membatalkan niatnya untuk berbelanja. Gadis itu terlihat sangat kesal, sambil berjalan meninggalkan sikembar dan yang lainnya.

Adnan dan Adrian sama-sama membalikkan badan mereka. Zia melihat Adnan dan Adrian sangat kompak, ia tersenyum tipis.

"Woalah, ternyata sikembar dua-duanya ikut kamu Ge," kata Elsy.

"Iya, awalnya tuh cuma Adnan yang ikut aku. Tapi Adrian juga muncuk kesini," kata Gea.

"Yang barusan pergi itu pacar kamu ya kak?" kata Zia.

"Bukan ah, itu hanya teman saja," ucap Adrian tidak enak.

"Oh, teman gadis kamu banyak banget ya kak. Aku aja hampir lupa hitungannya sudah berapa banyak," kata Zia sambil senyum.

Adrian hanya senyum kecut saja, karna ia tidak bisa menjawab apa yang Zia katakan. Apalagi sekarang di depan mama, lebih tidak bisa bicara lagi Adriannya.

Mendengar perkataan Zia, Adnan tersenyum simpul disamping Adrian. Ia merasa geli hati dengan perkataan Zia yang membuat Adrian tersudutkan.

Senyuman itu terlihat jelas oleh Zia. Zia melihat senyum manis yang sangat jarang terjadi pada Adnan. Zia merekam senyuman itu dalam benaknya, agak ia bisa terus memikirkan, betapa manisnya seorang Adnan. Walau wajah dan semua yang mereka kenakan selalu sama. Tapi sifat mereka jauh berbeda satu sama lain. Senyum Adnan adalah batu rubi, sedangkan senyum Adrian adalah batu kerikil bagi Zia.

Gadis cantik yang sangat menghormati orang tua itu, selalu terpesona akan Adnan yang terlihat sangat cool itu.

"Zia ...." kata sang mama memanggil dengan lembut.

Yang dipanggil bukannya menyahut, eh malah asik dengan lamunannya sendiri. Bahkan, Zia sedang asik melihat wajah Adnan sambil senyum-senyum. Gea tersenyum melihat apa yang terjadi pada anak temannya ini. Sedangkan Adrian, ia merasa sangat kesal ketika melihat Zia menatap wajah Adnan sambil senyum sendiri. Bahkan, ia asik dengan lamunannya.

"Zia Marsella!" teriak sang mama lumayan kencang.

"Iya mama!" kata Zia tak kalah kencangnya.

Zia terlihat sangat kaget saat Elsy memanggil nama lengkapnya. Hal yang sangat jarang mamanya lakukan adalah memanggil nama Zia dengan panggilan nama panjangnya.

"Kamu itu kenapa sih, malu-maluin aja deh. Masa ditengah-tengah keramaian begitu melamun sambil senyum-senyum gak jelas. Melihat wajah laki-laki lagi," kata mama Zia.

"Aku ... aku gak melamun kok mah. Mana ada Zia senyum-senyum sendiri," ucap Zia sangat malu.

"Kalau gak melamun apaan itu barusan. Kamu senyum-senyum sendiri sambil melihat wajah Adnan. Sampai-sampai, mama panggil nama kamu juga gak kamu jawab," kata mamanya.

"Itu ... Zia ... Zia ...."

Zia terlihat memutar otaknya sangat keras untuk menemukan alasan apa yang pas buat ia menyelamatkan dirinya dari rasa malu. Ia sudah sangat gelagapan sekarang, tidak tahu mau bilang apa sama semuannya.

"Sudah-sudah, jangan dibahas lagi. Kasihan Zia nya El. Lebih baik kita makan saja sekarang, gimana?" kata Gea.

1
Noli Lolly
wkwkwkwwkk kalo kayak gini greget ya punya anak kembar
Rani: uh ... aku paling suka lihat cowok kembar. Tapi yg seiras gitu.
total 1 replies
Amanda Raina Sartika
kurasa lebih cocok judulnya kesalahanpahaman cinta si kembar ataupun cinta kesalahanpahaman cinta daripada jebakan cinta si kembar deh.

oh iya itu dia! terima kasih Kak Author! aku bisa menemukan judul dan cerita yang nanti aku buat!
Amanda Raina Sartika: haduh jangan membuatku teringat kembali novel yang sudah lama hiatus itu deh. mana judulnya hampir saja yang aku usulkan tadi.
total 2 replies
Vikaachhuuu
tukeran aja thor pasangannya..
@🐝⃞⃟𝕾𝕳🏚€♂️♡⃝ 𝕬𝖋🦄Love💞
bantu jawab namanya Zi Lin & Zi Jian thour👍🤗🙏
💞 Usy 💓 HanSanmay 💞 🐍🐉
Zia sama Adnan donk... 🥺🥺🥺
💞 Usy 💓 HanSanmay 💞 🐍🐉
Bukannya Gea ithu Anak Orang trKaya ke2 yaaa...??? Brarti Kakaknya jg sama donk... Jd Amel ama chi Kembar harusnya sama2 Cucu dr Orang trkaya k2... Hanya saja,chi Kembar lbih Kaya lg,karna Keluarga Ayahnya trKaya prtama.... Inhi kok,Amel d bilang dr keluarga biasa.... 🙄🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
nisa
ok kk critanya👍👌
mksih
AGR
👍👍👍👍
Yuli Sapryatin
aku pernah liat video mereka, merekakan orang cina, soalnya aku sering liat video mereka di FB.
arin
huh dasar si Kinan,tdi aj menghina...ech Glrn udh tau mlah sok manis🤦
arin
dri novel yg cantik"galak baca smpe sini critanya bner"menarik....
Gina Savitri
Zia sama adnan nggak cocok karna zia nggak suka buku cuma minuman kesukaan aja yang sama, apalagi klo lagi berdua terkesan jadi patung di sisi adnan..
Zia lebih cocok sama adrian yang lebih supel karna keliatannya zia pendiam, sedangkan adnan cocok sama cewek kaya ganisa karna punya hobi yang sama 😊
Obibibi
aku kok kasian sama zia ya. itu kan akal2 an si kembar buat tukeran identitas, tapi kenapa jadi playing victim seakan2 salah zia. hadeuhh kacian.
Hello_Clo
arin
visualny keren....
Echa Itu Indri
semangat terus kak author.aku bacany maraton dr bab 1 sampe selesai.bagus cukup menghibur n menarik.aku suka tetaplak berkarya kak n sukses selalu
Echa Itu Indri
dag dig dug kak akhirny zia milih siapa y
*jms😜*
aduhh gemezzz nya gw😙
Agustina Kris
gemes punya anak kek mereka berdua
Agustina Kris
baca ini jadi inget" terakhir baca gea, ternyata udah lama udah agak lupa ceritanya gea
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!