NovelToon NovelToon
Anak Pembantu Milik Tuan Muda

Anak Pembantu Milik Tuan Muda

Status: tamat
Genre:CEO / Romansa / Pembantu / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:394.8k
Nilai: 4.5
Nama Author: novi niajohan

Evelyn diadopsi saat bayi oleh seorang pembantu rumah tangga dari seorang tuan kaya raya bernama Horisson.

Evelyn kecil selalu diajak ke tempat kerja oleh sang ibu angkat karena tidak ada orang yang membantu mengurusnya jika di rumah.

Hingga suatu hari disaat Evelyn tumbuh dewasa, tidak disangka itu menarik perhatian tuan Louise anak pertama dari tuan Horisson sendiri.

Bagaimana kah hari-hari Evelyn selanjutnya. Apakah Louise akan serius dengan Evelyn, disaat dirinya terkenal sebagai seorang cassanovaa yang tidak pernah serius dengan pasangannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novi niajohan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10. Pecat!

Mansion Horisson.

Setibanya di tempat kerja, Pak Santos menurunkan Evelyn tepat didepan sebuah pintu kecil yang berada dibelakang Mansion tersebut.

"Terima kasih Pak Santos, karena sudah mau mengantar Evelyn pergi ke Cikini," ucap Evelyn berterima kasih.

"Sama-sama, ya sudah Bapak pergi dulu ya. Bapak harus pergi ke bandara mau jemput tuan muda Louise," balas Pak Santos.

Evelyn mengangguk. "Iya Pak!" serunya.

Pak Santos tersenyum, kemudian membalas lambaian tangan dari Evelyn. Lalu menutup kaca mobil dan memacu gas secepat mungkin menuju bandara.

...***...

Evelyn segera masuk ke dalam tempat ia bekerja, dengan cara mengendap-endap lewat pintu belakang mansion, agar tidak ketahuan oleh nyonya Grace.

Namun sayang aksinya tersebut ternyata tercium juga oleh nyonya Grace, yang telah menunggu kepulangannya sejak dari tadi.

"Evelyn," panggil nyonya Grace kepada Evelyn, yang sedang mengendap-endap ingin masuk ke dalam kamar pembantu seperti seorang pencuri.

Deg!

Gadis itu pun menghentikan langkahnya, lalu menoleh ke arah sumber suara dan seketika itu pula ia terbelalak. Saat mendapati dirinya telah tertangkap basah oleh sang nyonya pemilik rumah.

"N-nyonya!" ucap Evelyn terbata, sesekali berusaha menelan ludahnya yang tercekat, saat mendapat tatapan tajam dari nyonya Grace.

"Darimana saja kamu Evelyn? Beraninya kamu keluar dari rumah ini tanpa seijin dariku dan pergi dalam kondisi rumah berantakan seperti ini!" bentak nyonya Grace.

Evelyn berubah kikuk, dia hanya bisa berdiri dengan kepala tertunduk takut, sambil meremass kedua tangannya yang terkepal didepan dada.

Sesekali kedua manik matanya itu terus bergerak menatap lantai, mencoba untuk mencari alasan yang tepat agar tidak dimarahi oleh sang nyonya.

Sungguh dia begitu bingung bagaimana caranya menjelaskan kepada sang nyonya, jika dirinya pergi untuk menjual kalung ke daerah Cikini. "Apa dia akan percaya?" batin Evelyn ragu.

"Jawab!" sentak nyonya Grace sekali lagi, hingga Evelyn terperanjat kaget.

"M-maaf Nyonya, s-saya pergi mencari pinjaman uang untuk berobat ibu!" jawab cepat Evelyn dengan semua kepasrahannya.

Nyonya Grace mendesahh kesal. "Beraninya kau meminjam uang kepada orang lain, hah!" sentaknya dan Evelyn lagi-lagi terperanjat.

"M-maaf Nyonya, tapi saya tidak punya pilihan lain lagi. S-saya butuh untuk berobat ibu, karena ibu butuh uang segera agar bisa melakukan perawatan lebih lanjut. Nyonya tidak memberikan saya pinjaman uang, j-jadi terpaksa saya mencari pinjaman diluar," jawab Evelyn dengan nada berat menahan tangis.

Nyonya Grace begitu kesal, hingga amarahnya pun mulai merangkak naik sampai ke puncak ubun-ubun. Mendengarkan penuturan Evelyn yang menurut pandangan wanita itu dirinya telah bersalah, karena tidak memberikan pinjaman uang untuk biaya berobat ibu Angel.

"Jadi kau mencari alasan dengan menyalahkan saya demi menutupi semua pelanggaran-pelanggaran yang telah kamu perbuat hari ini, hm?" tanya Nyonya Grace tidak menerima alasan apapun.

Evelyn menggeleng cepat. "T-tidak Nyonya, saya memang salah. T-tapi itu adalah alasan saya kenapa pergi keluar hari ini," jawabnya.

Gadis itu begitu takut, pasalnya nyonya Grace tidak akan mengampuni perbuatannya kali ini, karena telah melakukan beberapa pelanggaran atas peraturan-peraturan yang berlaku di dalam rumahnya itu.

"Sini kamu!" bentak nyonya Grace sambil menarik lengan Evelyn secara paksa, hingga membawanya keluar dari rumah.

"Nyonya tolong jangan usir saya dari sini! S-saya berjanji tidak akan melakukan hal itu lagi Nyonya," balas Evelyn berusaha menahan tarikan tangan nyonya Grace.

"Diam kamu! Kali ini saya tidak akan memaafkan kesalahanmu lagi, sekarang keluarlah kamu dari rumah ini dan jangan pernah kembali lagi!" titah wanita itu kemudian mendorong Evelyn agar keluar dari rumahnya.

Semua maid yang turut menyaksikan hal tersebut lantas terkejut akan aksi nyonya besar mereka yang sedang murka.

Mereka pun berbondong-bondong ingin membangunkan Evelyn yang teduduk di halaman depan, namun dengan tegas nyonya Grace mencegahnya.

"Diam! Jangan ada dari kalian yang berani membantu ataupun membela anak pembantu tidak tahu peraturan ini!" bentak nyonya Grace kepada siapapun yang mencoba menolong Evelyn.

Semua Maid segera menarik diri dan mengurungkan niat mereka untuk membantu Evelyn setelah mendapatkan kecaman dari nyonya besar.

"Nyonya, maafkan saya. Saya memang salah, tapi saya bisa jelaskan semuanya kepada anda. Tolong jangan usir saya dari sini nyonya," isak Evelyn meminta tolong agar dimaafkan.

"Kau dipecat, jadi jangan panggil saya nyonya lagi dan sekarang pergilah kamu dari rumah ini. Pergi!" bentak nyonya Grace sambil menatap tajam Evelyn.

"Security, tolong bawa dia keluar dari rumahku segera!" sambungnya memberi titah kepada petugas keamanan rumah.

"Baik Nyonya!" patuh pak security kemudian mengangkat Evelyn. "Ayo Non," bujuknya merasa tidak tega melihat gadis itu menangis tersedu-sedu.

"Nyonya, jangan pecat saya. Bagaimana nanti dengan ibu? Dia masih butuh biaya berobat," lirih Evelyn mencoba memohon kembali.

Namun nyonya Grace malah membuang wajahnya dan tidak ingin melihat wajah Evelyn yang mengiba, wanita itu bahkan mengibaskan tangannya memberi kode kepada petugas keamanan untuk membawa Evelyn segera.

"Kalian semua masuk dan jangan ada yang bilang kepada tuan besar kalau aku yang mengusirnya dari sini. Jika tuan besar bertanya, bilang saja dia sendiri yang telah mengundurkan diri. Apa kalian semua mengerti!" titah nyonya Grace.

"Mengerti Nyonya besar," patuh semua pelayan mansion itu.

"Bagus, sekarang kembali bekerja dan bereskan pekerjaan anak itu yang belum diselesaikan. Aku ingin semuanya beres!" titahnya lalu masuk ke dalam rumah tanpa memandang gadis itu saat dibawa keluar mansionnya.

"Nyonya besar!" pekik Evelyn menjerit histeris dikejauhan.

...***...

Di luar gerbang.

"Pak tolong berikan ijin untuk saya masuk, saya ingin menjelaskan kepada nyonya dan meminta maaf padanya," mohon Evelyn kepada pak penjaga keamanan rumah.

"Maaf Nak, Bapak hanya menjalankan tugas. Kamu sekarang pulang ya, sebentar lagi mau hujan." Lalu pak security itu menutup pintu gerbang mansion.

Evelyn hanya bisa diam terisak sambil menatapi sebuah pagar besi menjulang tinggi, perlahan mulai menutup jarak pandangnya akan rumah tempat ia mencari uang.

Dia benar-benar pusing sekarang, karena beban yang sedang ia tanggung tidaklah sebanding dengan usianya yang masih sangat muda.

Evelyn menatapi kalung emas berharga miliknya itu dan menggenggam erat takkan melepaskan. "Kemana lagi aku harus mencari uang," gumamnya tak kuasa menahan tangis.

...----------------...

Bandara Internasional.

Sementara itu, Pak Santos berlari secepat mungkin, karena telat menjemput tuan mudanya yang sudah sampai di bandara lima menit yang lalu.

"Maaf tuan muda saya terlambat," ucap Pak Santos dengan nafas tersengal-sengal.

"Pak Santos, kenapa kau terlambat. Kau tahu kan jadwal pulangku jam berapa hari ini?" tanya Louise.

"Maaf tuan, ada sesuatu hal penting yang harus saya kerjakan tadi. Sekali lagi saya minta maaf," balas Pak Santos mencari alasan.

"Ya sudah tidak apa, sekarang antar aku pulang dulu. Aku ingin mandi," ucap Louise.

"Baik tuan," balas pak Santos, kemudian mengambil tas maupun barang bawaan Louise untuk dimasukkan ke dalam mobil.

Sebelum masuk kedalam mobil, Louise memperhatikan cuaca disekitarnya sejenak. "Sepertinya hari ini akan ada hujan badai," gumamnya, kemudian masuk ke dalam mobil dan bergegas pulang sebelum hujan itu tiba.

.

.

Bersambung.

1
Naira Anggraeni
sedihhh nya jadi evelyn😭😭😭😭😭😭🤧🤧🤧🤧🤧
Suryati Suryati
iyaaa greget gue sama si Steve abisin aja tuh dia
Yundari Gayosa
Luar biasa
sari emilia
sp bilang minum susu bs jd pintar bs sehat dll, sehebat2 susu ttp lh susu binatang...manusia lbh hebat...kebanyakn minum susu bs aja jd spt louise jd spt binatang kelakuanya
sari emilia
jujur lucu jd nya bkn sedih bc nya...bkn aku tak py ht...tp lucu nya sampai ga py uang kerja puluhan thn...kl misal ga d byr sm nyanyanya....pindah kerja kl d ty tuan besar knp pindah bilang aja jujur...bc novel tp serasa liat ftv... 😃😃😃
sari emilia
ibu engel kerja sdh lma sblm ada evelin terus d tambah bersama evelyn slm 16 thn....anggap lh 20 thn...tinggal dan makan d rmh majikn nya...uang nya utuh donk meski cm sbg pembantu tp kerja d rmh org laya raya misal kn gaji nya 2 jt/ bln x 10 bln aja sdh 20 jt x 10 thn 200 jt x 16 thn tambah evelyn 1.500 misal x 10 bln = 15 jt x 6 thn gabung kn pendapatan k 2 nya lumayan besar...anggap pengeluaran mrk d besarkn 10 jt sml bekerja...ms iya mau kerumah sakit ga ada uang mustahil kan 😃😃😃...apa lg tuan anderson baik pasti lh ada bonus2 terutama hr2 besar spt lebaran dll 🤗🤗🤗
falea sezi
jijik bgt thor kasih jodoh lain masak dpet bekass meski. ganteng bekas. banyak wanita takut kena hiv
Nor Asikin
Kecewa
Noviyanti: terima kasih bintangnya 🙏🙏🙏
total 1 replies
Nor Asikin
Buruk
muth yasin
Luar biasa
Noviyanti: terima kasih bintangnya
total 1 replies
Siti Mujimah
sedih terus ni Evelyn 😭😭😭
Siti Mujimah
untung lh Louise punya pemikiran membawa Evelyn ke tempat nya ku pikir mo di bawa LG ke rumah besar nya..kan kasian Evelyn
Siti Mujimah
nyeseeek jd Evelyn 😭😭😭🤧🤧🤧
Siti Mujimah
sediihhh untuk Evelyn 😭😭😭😭
Siti Mujimah
jahat amat itu majikan .. kasihan Evelyn .pdhl sebenarnya dia juga anak orang kaya tp terbuang .. kasian amat gk sekolah y.. kenapa sih tuan besar nya gk berbaik hati untuk menyekolahkannya..
ine
berarti msmanya gisela dan steve yg membunuh mama dan papanya evelyn.
Rahayu Ruru
Luar biasa
Noviyanti: maksih bintang 5 nya kk 🙏🙏
total 1 replies
Tatik Tabayy
JHT kalii, nyonya Grace 😭😭😭😭
Noviyanti: ya kk 😭
total 1 replies
Eni Lestari
mungkin sudah takdir louis menikah sama evelin
Naraa 🌻
ini mommy nya kejam bgt beneran ibu kandungnya Louise ga sih? tega bgt
Noviyanti: benar kka, maklum orkay jadi tidak suka anaknya bergaul dengan pelayan. apalagi sampai punya hubungan. takut reputasinya tercemar
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!