NovelToon NovelToon
Pernikahan Rahasia Siswa

Pernikahan Rahasia Siswa

Status: sedang berlangsung
Genre:Dijodohkan Orang Tua / Ketos / Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Romansa
Popularitas:59.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ira Wati

raka yang terkenal dengan laki-laki dingin, arogan,dan tempramental itu di jodohkan dengan seorang gadis desa yang cantik dan baik... bagaimana kelanjutan ceritanya apakah raka menerima perjodohan itu atau tidak?
ikuti alur ceritanya yuk...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ira Wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

mendapatkan hukuman

Dina menatap ke arah putrinya

Dengan perasaan yang bercampur aduk dia mendekat ke arah Aruna

Dan tersenyum walaupun hatinya merasa sedih karena harus berpisah dengan putri yang ia sayangi

Dina mengusap lembut wajah Aruna dengan air matanya yang hampir menetes di pipinya itu

Tapi ia menahannya dengan senyuman

"Kamu yang baik-baik di sini ya Nduk, Ibu dan Bapak akan sangat merindukanmu"ucap Dina sendu

Aruna meneteskan air matanya dan langsung memeluk tubuh ibunya dengan sangat erat

"Una nggak bisa kalau harus jauh dari Ibu sama Bapak"ucap Aruna sambil menangis

"Kamu harus belajar Nduk semua anak perempuan akan meninggalkan keluarganya jika ia sudah tumbuh dewasa dan akan mendapatkan keluarga baru,,tapi meski begitu kita tetap keluarga"ucap Dina menenangkan Aruna

"Iya Buk"ucap Aruna kini yang sudah mulai tenang

"Nduk.Bapak sama Ibu akan sering-sering mengunjungi kamu sebelum kami pergi ke desa ya"ucap Angga, Aruna menganggukkan kepalanya pelan

"Ya sudah kalau begitu kita berdua pamit dulu ya semuanya"ucap Angga pamit

Jujur Angga masih ingin bersama putrinya itu tetapi ia melihat Dina yang sudah tidak kuat menahan air matanya

Maka dari itu Angga memutuskan untuk pulang

"Iya Angga saya sudah suruh supir saya untuk mengantar kalian berdua"ucap Ferdi

"Iya terima kasih"ucap Angga

"Tidak usah berterima kasih kamu kayak siapa saja kita kan sahabat dan sekaligus besanan"ucap Ferdi yang di angguki oleh Angga sambil tersenyum dan menganggukkan kepala

"Iya benar"

"Kalian hati-hati ya"ucap Maya

Mereka semua mengantarkan Dina dan Angga ke luar rumah

"Iya Bu,saya titip Una ya"ucap Dina

"Iya Bu kalian tenang saja kita di sini akan jangain Una dengan baik"ucap Maya sambil tersenyum

" Iya kami percaya sama kalian kalau kalian pasti akan jagain Una dengan baik"ucap Angga

"Iya, pasti!"

Lalu Aruna memeluk kembali kedua orang tuanya itu dengan sangat erat

"Kalian hati-hati ya telpon Una kalau sudah sampai"ucap Aruna

"Iya sayang, pasti!"ucap Dina

Lalu Dina dan Angga memasuki mobil yang sudah di sediakan oleh supir Ferdi

Dan setelah itu mobil itu langsung pergi meninggalkan pekarangan rumah.

"Ya sudah ayo kita masuk"ucap Aruna lembut sambil memegang kedua bahu Aruna

lalu mereka masuk ke dalam rumah

***

Bel istirahat pun berbunyi kini Pak Yadi pergi untuk mencari murid yang telah mengejeknya tadi dan mencemarkan nama baik Pak Yadi serta mempermalukan Pak Yadi.

Dion dan Dito yang sedang asyik bermain gitar dan drum di ruang musik dengan santai

Walaupun nada yang bisa membuat telinga terlepas tetapi mereka tidak memperdulikannya selagi mereka berdua bahagia kenapa harus nggak?

Pak Yadi terus mencari mereka

"Si mana kedua tikus itu,,awas saja ya kalau sampai dapat habis kalian!"ucap Pak Yadi sambil melihat ke sekeliling

Dan Pak Yadi mendengarkan suara musik yang sepertinya ingin membuat gempa di satu sekolah sma Taruna Bangsa

Pak Yadi melihat dari jendela yang memainkan musik itu adalah Dion dan Dito

"Nah itu dia dua belut itu habis kalian sama saya"ucap Pak Yadi dan langsung masuk ke ruangan musik

"Heh kalian berdua"ucap Pak Yadi sambil memegang kerah kedua baju Dion dan Dito dari belakang

"Astaghfirullah"ucap Dito terkejut

"Bapak tuh kenapa sih datang-datang bukan nya ngucapin salam malah ngagetin aja, untung jantung saya nggak copot"ucap Dion sambil memegang jantung nya

"Assalamualaikum"ucap Pak Yadi menundukkan kepalanya sedikit dan tersenyum yang dibuat

"Waalaikum salam"ucap Dion dan Dito yang menundukkan kepalanya juga sedikit

"Kalian berdua Bapak hukum!"ucap Yadi yang kini merubah raut wajahnya datar

"Loh kok di hukum sih pak emangnya salah kita berdua apaan"ucap Dion pura-pura tidak tahu

"Oohh pura-pura tidak tahu ya"ucap Pak Yadi

"Ya maaf Pak kita kan cuman becanda"

"Nggak ada bercanda-canda pokoknya kalian berdua Bapak hukum,,, dan hukumannya membersihkan semua toilet yang ada di sekolah ini"

"Haaa?ya kali nggak lah Pak toilet di sekolah ini kan banyak Pak bisa remuk tulang saya nanti"ucap Dito

"Bodo amat ayo sekarang kalian ikut Bapak kalau nggak kalian sudah Bapak pastikan akan di skors"

"Ya jangan di skors dong Pak,, iya deh kami ngalah kami akan ikuti Bapak"

"Bagus kalau gitu ayo"ucap Pak Yadi

Mereka bertiga langsung pergi ke toilet dengan kerah baju yang masih di genggam Pak Yadi

Seketika Dion melihat Novi dan Sela sedang berjalan di koridor dengan ketawa

"Pak masa kita berdua doang sih yang di hukum kan Novi sama Sela juga ikut"ucap Dion

Pak Yadi langsung melihat Novi dan Sela

"Iya juga ya"ucap Pak Yadi

Pak Yadi langsung pergi ke arah Novi dan Sela

"Novi, Sela"ucap Pak Yadi pada saat ada di depan murid nya itu

"Iya Pak ada Apa?mau curhat tentang demit lagi?"ucap Sela polos,Dion dan Dito menahan tawanya

"Enak aja kamu"ketus Pak Yadi

"Terus apa dong pak?"Ucap Novi

"Kalian berdua Bapak hukum!"

"Haa?hukum?"teriak Novi dan Sela

"Kalian tuh ya mau bikin saya tuli tau nggak"

"Eh kodok beranak kalian berdua tuh ribut banget sih"ucap Dion kesal

"Diem lo kemoceng"sahut Sela

"Pak kok kita di hukum sih emang salah kita tuh apa?"tanya Novi

"Oh jadi kalian juga pura-pura tidak tahu apa-apa ya,, kalian amnesia ha?"tanya Pak Yadi kesal

"Lah emang kita nggak buat apa-apa"

"Terus tadi itu apa Ha? kalian tuh jatuhin harga diri saya tau nggak apa lagi di depan Buk Megan"

"Oh itu kan kak Dion dan kak Dito yang nyuruh"

"Kapan?"ucap Dito

"Tadi"ucap Novi

"Nggak kok Pak dia bohong"

"Apaan bohong orang tadi kakak yang bilang"

"Sudah cukup kalian berempat harus di hukum dan hukumannya adalah membersihkan semua toilet yang ada di sekolah ini"

"Haa?"

"Teriak lagi"

"Kan refleks"

"Pak masa iya sih kita di suruh bersihin toilet"protes Novi

"Emang nggak ada cara lain apa Pak"

"Ada kok"

"Apa"

"Kalau kalian tidak mau bersihin toilet kalian akan Bapak pastikan di skors selama tiga hari"

"Sekarang kalian tinggal pilih kalian mau pilih yang mana"ucap Pak Yadi

"Yah Bapak tega banget sih"

"Siapa suruh kalian menjelekkan saya"

"Ya ellah.Ya udah deh kita pilih bersihin toilet aja deh"ucap Novi pasrah

Kini mereka berempat di bawa ke toilet untuk menjalankan hukumannya...

Bersambung...

1
Icha Icha
2 gadis paruh baya brti perawan tua dong
Muhammad Rizky
yaelah Thor kayak gak niat amat nulisnya
tyas
hmm
cwekgila_
bagus ceritanya, menarik
Nang Danang
bagus
Nang Danang
kenapa sih kebanyakan novel udah seru malah gak di up in lagi
Nang Danang
dasar
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄🙄🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Maka nya jadi ortu jgn suka maksa kehendak,kayak anak kalian gak laku aja🙄🙄🙄🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Udah jadi mantan juga kan,,ngapain kawatir dan takut coba,,
Qaisaa Nazarudin
Harusnya jujur aja sama sahabat sendiri gak papa,mau sampe kapan ngumpet gitu,kalo Dito ama Dion dtg kerumah lagi,gimana,,,
Qaisaa Nazarudin
Pantesan Raka marah banget ama Kevin,,tapi kamu tenang aja Ka,Aruna itu bukan hanya cewek kamu tapi ISTRI kamu,sampai kapan pun Kevin gak akan bisa rebut Aruna dari kamu,,,
Qaisaa Nazarudin
Nfapain gak makan di luar aja,,,kadihan Aruna blom makan,dasar curut,,
Qaisaa Nazarudin
🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Devi Hastuti
lanjut thoe
putrivirgo Putrivirgo
lanjut thor
putrivirgo Putrivirgo
di tunggu kelanjutannya thor
Esterlita Samosir
up lagi dong ka
Esterlita Samosir
up lagi dong ka.
Devi Hastuti
lanjut ka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!