NovelToon NovelToon
Menikahi CEO Posesif Dan Arogan

Menikahi CEO Posesif Dan Arogan

Status: tamat
Genre:Nikahkontrak / CEO / Nikah Kontrak / Cerai / Tamat
Popularitas:176.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mona Al

Menikahi Pria Posesif dan Arogan membuatnya ingin melarikan diri. Terpaksa menikah kontrak demi membayar ganti rugi.

Dalam perjalanan pernikahan kontrak malah sang pria jatuh hati dan membuatnya hamil.

Ikuti kisah selanjutnya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mona Al, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Catty dan Richard menyadari jika mereka terpisah dari Bulan dan begitu juga Bulan, dia saat ini hanya berdua saja berjalan dengan Andrian.

Catty memanfaatkan kesempatan ini untuk bertanya pada Richard tentang hal pribadi.

Catty mengedarkan pandangannya ke sekitar, setelah tahu hanya ada mereka berdua maka dia lalu berbicara.

"Aku shock pertama kali kamu memutuskan untuk menikah. Dan saat aku tahu dengan siapa kau menikah, itu membuatku lebih shock lagi," kata Catty menoleh pada Richard, mantan kekasihnya.

"Apa? Sebaiknya kita tidak membahasnya, kau juga sudah menipuku dengan statusmu waktu itu bukan?"

Catty menatap Richard dengan kesal. Kenapa dia harus mengungkit kejadian itu?

"Dimana Bulan dan Andrian? Kita terpisah dari mereka...." kata Richard dan melihat kesekeliling untuk mencari mereka berdua.

Sementara Bulan juga berbicara pada Andrian, dan mengatakan jika dia terkejut, menerima surat perceraian darinya.

"Kau menceraikanku, karena hal yang kau lakukan, aku kehilangan ayahku," kata Bulan dengan datar tanpa ekspresi. Ada rasa penyesalan dari dirinya, tentang sikap Andrian yang tidak menyelidiki kasusnya dan langsung mempercayai apa yang dia lihat.

"Aku tidak melakukan kesalahan, aku melihat dengan mata kepala sendiri, dan kau telah mengkhianatiku..." kata Andrian pada pendiriannya.

Bulan menarik nafas dalam dan berharap bisa segera bertemu dengan Richard. Dia ingin pergi dari tempat ini segera.

Dan dari kejauhan, Richard dan Catty berhasil menemukan mereka berdua.

Richard lalu memeluk Bulan dihadapan Catty dan Andrian. Dia pura-pura khawatir, tapi Bulanpun tidak bisa menghindari pelukannya yang mendadak seperti itu.

Bulan merasa sesak didadanya, lalu dia berbisik dan meminta pulang.

"Syukurlah, aku menemukanmu, aku khawatir, kau tiba-tiba tidak ada disampingku," kata Richard menatap Bulan. Bulan diam saja, karena dia sangat tahu jika dia adalah seorang pelayan, dan apa yang dilakukan bosnya sekaligus suaminya ini hanyalah formalitas saja.

Catty saling berpandangan dengan Andrian dan Catty memegang tangan Andrian. Andrian diam saja, sementara Bulan melirik tangan Andrian yang berpegangan tangan dengan mantan istrinya itu.

Kalian masih saling mencintai, tapi aku telah salah, aku melakukan kesalahan besar, dan aku kehilangan keluarga ku karena cinta kalian...

Bulan menitikkan air mata, teringat akan ayahnya yang tiada, juga ibunya yang sudah mengusirnya.

Hubunganya dengan Andrian membuat dia dibenci begitu banyak orang, dan sekarang diapun kehilangan segalanya.

Richard berpamitan pada Catty dan Andrian.

"Istriku sepertinya merasa tidak enak badan, kami pergi duluan," kata Richard dan dijawab anggukan kepala oleh Andrian serta Catty.

Cih, aku tidak menyangka, nasibmu begitu bagus, apakah ibu Richard tahu siapa kau sebenarnya? Sepertinya aku harus mencari tahu hal ini di pertemuan besok, kata Catty dalam hati yang entah kenapa kebenciannya pada Bulan seakan sudah mendarah daging. Dia tidak bisa melihat kebahagiaan Bulan diperlakukan Richard seperti itu.

Andrian menatap Bulan dengan rasa yang tidak bisa dia ungkapkan. Dia masih menyimpan rasa sayang pada wanita yang baru saja dia ceraikan, namun egonya sebagai seorang pria, tidak bisa menerima jika harga dirinya terinjak.

Dia tanpa busana bersama pria lain, dan dia melihat dengan mata kepala sendiri?

Bukti apa lagi yang harus dia cari untuk kenyataan yang terjadi didepan matanya. Namun Bulan masih menyangkal semua itu hingga saat ini, itu yang Andrian pikirkan.

Richard membukakan pintu untuk istrinya menunggu dia masuk lebih dulu, setelah itu dia menutup pintunya dan berjalan memutar. Dia juga masuk dan mulai menyetir.

Wajahnya sangat senang hari ini, entah apa yang membuatnya begitu senang, hanya Richard yang tahu.

Sampai dihotel, Richard turun lebih dulu dan Bulan menunggu Richard membukakan pintu untuknya. Namun Richard hanya berdiri dan menelpon seseorang tanpa mempedulikan ya yang masih ada didalam mobil.

Bulanpun segera tahu, jika semua akting dan formalitas sudah berakhir, dan semua perhatian itu hanya akan terjadi saat diruang publik saja.

Setelah hanya tinggal mereka berdua, maka status mereka langsung kembali ke awal perjanjian. Bos dan pelayan, hanya itu dan tidak lebih.

Richard memberi kode pada Bulan agar segera keluar dari mobil. Ternyata Richard tidak akan membuka pintu untuknya seperti dugaannya.

Bulan lalu membuka pintu dan Richard segera mengunci mobilnya. Richard berjalan lebih dulu dan meninggalkan Bulan dibelakang.

Bulan tertinggal beberapa langkah darinya sejauh dua meter. Richard menoleh kebelakang dan menarik nafas dalam seakan kesal karena Bulan berjalan layaknya siput.

"Pelayan, apa kau tidak bisa berjalan lebih cepat?" tanya Richard lalu berjalan kebelakang dan menarik tangannya. Mengajaknya berjalan lebih cepat.

"Aku akan bertemu seseorang. Dia tamu kita, bersikaplah baik padanya, jangan melakukan kesalahan sekecil apapun!" kata Richard pada Bulan.

Bulan mengangguk dan memikirkan siapa tamu yang akan ditemui oleh bosnya itu.

"Aku sudah sampai, naiklah keatas. Kekamarku...." kata Richard pada seseorang melalui teleponnya.

Sebelum sampai dikamar mereka Richard berdiri dihadapan Bulan. Menatap istrinya itu dari ujung kaki hingga ujung kepala.

Lalu dia mengangguk setelah membetulkan beberapa helai rambutnya yang agak berantakan.

Bulan bingung dengan sikapnya kali ini.

"Ingat perkataanmu, jangan membuat kesalahan dan terlihat bodoh didepan mereka," kata Richard.

Sampai dikamar hotel, Richard segera masuk dan terlihat membuat seolah sofa diruang tamu terlihat agak berantakan.

Bulan bingung dengan apa yang dia lakukan. Bulan berdiri dan akan membereskan barang yang dijatuhkan kelantai oleh Richard.

"Biarkan begitu," kata Richard.

"Tapi...." Bulan masih bingung. Katanya jangan ada kesalahan dan tidak boleh terlihat bodoh. Tapi bosnya malah membuat ruang tamu yang awalnya rapi menjadi berantakan padahal akan ada tamu.

Tidak lama kemudian terdengar suara dari luar, pintu itu sengaja tidak ditutup sempurna karena tahu mereka akan datang dan sudah ada diparkiran.

Seorang wanita dan seorang pria berdiri dipintu, Bulan dengan senyum manis menyambut mereka.

Lalu dari dapur, Richard membawakan segelas jus diatas nampan untuk Bulan.

"Istriku, ini jusnya yang kau pesan, minumlah...." kata Richard lalu menoleh pada dua sejoli itu. Yang satu adalah mantan kekasihnya dan yang satu lagi adalah teman kuliahnya. Mereka berpacaran dan dua orang itu sudah menusuknya dari belakang.

Bulan tercengang karena Richard membuatkan jus dan menyuruhnya meminumnya padahal dia tidak memesan dan mengatakan apapun padanya.

"Tapi...."

Richard segera menaruh jus itu dan merangkul Bulan lalu membawanya duduk ke sofa.

"Silakan duduk, maaf, kami belum sempat merapikanya, ini karena kami tadi...ehm, kau tahukan kami masih berbulan madu, maka semua ruangan menjadi berantakan..." kata Richard seakan ingin mengatakan jika dia bercinta di seluruh ruangan kepada kedua tamunya.

"Ehm...iya...." kata Pingkan yang merupakan mantan kekasihnya dan mengedarkan pandanganya pada seluruh ruangan itu.

"Kalian mau minum apa?" tanya Richard.

"Apa saja..." jawab Pingkan.

"Baiklah, istriku, tolong kau buatkan minuman untuk kedua temanku..." kata Richard.

Bulan masih terpana dengan sikap Richard yang aneh. Tapi meskipun begitu, dia bangun dan pergi kedapur untuk membuatkan minuman.

1
ine
ok
Ilan Irliana
kt'y Richard laki yg g trsentuh...tp ko dy pen pny istri yg bohay kek Cathy...hhaaiisss..
Tavia Dewi
setiap wanita menginginkan suami yang seperti itu tapi tak semua keinginan kita di kabulkan karena setiap manusia pasti ada kelebihan dan kekurangan y dalam bersikap.
maredni Jiba
katannya bukan seleranya tapi,ketagihan
maredni Jiba
dasar suami gila🙄🙄🙄
maredni Jiba
jahat amat mulutmu bang
Sitmay Bangka
semangat 💪 mom bln
Sitmay Bangka
visual ny
Sitmay Bangka
lanjut
inayah machmud
Bulan masih merasa khawatir, ,, suatu saat sifat Richard akan kembali arogan dan dingin seperti dulu, ,, lalu mengusir nya dan memisahkan dia dari putri nya. ..
inayah machmud
sebegitu takut nya Richard ditinggal pergi oleh Bulan, ,, sampai membayar 2 baby siter untuk mengurus shaina ,,, karena takut Bulan kabur membawa shaina....
inayah machmud
ya ampun bulan km gk sadar ,, richard baik sm km karena dia sudah jatuh cinta sama kamu, ,, dan dia jg bahagia karena kamu mengandung calon anak nya. ..
inayah machmud
richard senang dgn kehamilan bulan. .. karena anak akan membuat bulan bertahan di sisinya, ,, dan tidak kabur lagi. ..
inayah machmud
karya yg sangat bagus dan menghibur. .. cerita nya singkat padat dan jelas, ,, tidak berbelit 2... episode nya jg singkat, ,, 👍👍👍👍👍
inayah machmud
ya ampun bulan, ,, richard udah nunjukin rasa cinta nya ke kamu, ,, bahkan mengakui perasaan ke kamu, ,, tapi masih jg km ragu sama richard. ..
inayah machmud
ya ampun bulan km masih jg menganggap pernikahan mu dgn richard tetap pernikahan kontrak, ,, km masih belum menyadari jg kalau richard sudah sangat mencintaimu dan ingin hidup selama nya bersama mu dan anak 2 kalian. ...
inayah machmud
Richard tokcer banget, , shaina masih bayi udah membuat bulan hamil lagi. ..

wah sekertaris nya gak tau diri, ,, ada rasa sm richard.... dan mandang rendah bulan. ...
Lady Navier👸
karya nya hebat🤩

Jangan lupa mampir di novel ku juga ya~ Judulnya cinta kedua

Terimakasih🤗
Fransisca EA Sari
haalhh bikin mewekk
Fransisca EA Sari
lucu wkwkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!