Aku mematut diriku di depan cermin, memastikan penampilan sempurnaku malam ini seperti malam malam sebelumnya,Gaun hitam ketatku membalut tubuh indahku dengan sempurna,kaki jenjang mulusku terpampang indah hingga aku pastikan tak akan ada yang mampu menolak pesonaku.
Adalah aku wanita yang mencari uang lewat kepuasan para pria yang kesepian atau para pria serakah yang mementingkan nafsu dibalik kesetiaan mereka.
Aku adalah..
Wanita malam..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nenah adja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lupa segalanya
Baby menggerakan tubuhnya serasa remuk redam,matanya mengerjap beberapa kali sebelum membeliak.
"Astaga dimana ini" Baby melihat sekelilingnya "Ini di hotel.. sh it" Baby segera bangun dan mendudukan dirinya, saat itulah dirinya menyadari bahwa tak ada satu helai pun kain di tubuhnya.
"Apa yang kau lakukan Baby, dasar bodoh!" Baby memukul kepalanya, Baby ingat semalam dirinya mabuk,namun ia sudah keluar club dan akan pulang,lalu bagaimana bisa dia ada di sini, harusnya dia ada di rumah dan menyiapkan sarapan Angel, "Angel.." Mengingat Angel membuatnya berjengit.
Baby bangun dan melihat sekelilingnya mencari dimana pakaian nya berada "Sial.. dia merobek bajuku"
Tak ada waktu untuk memberi pelajaran pada pria yang sudah mencuri kenikmatan dari tubuhnya ia harus segera pulang untuk menemui Angel.
"Ibu macam apa aku ini" Baby meraih kemeja yang berada di gantungan lemari,mungkin itu pakaian pria brengsek semalam yang menculik nya,ia tak peduli dan lekas memakainya beserta celananya meski longgar dan panjang Baby tetap memakainya ia tak punya waktu untuk sekedar memperhatikan penampilan sekarang.. "Oh Angel maafkan mom" Baby memungut tasnya yang tergeletak di lantai.
Baby melewati sebuah pintu yang ia kira itu kamar mandi karna terdengar gemericik air dari dalam ia yakin sang pria kini sedang mandi "P uck you.." umpatnya lalu pergi dari kamar tersebut.
.
.
.
Baby berlari ke dalam rumah dan langsung mencari Angel "Angel.." nafasnya terengah lalu menunduk lega saat melihat Angel ada di meja makan dengan roti ditangannya gadis kecil itu sudah memakai seragamnya dan bersiap sendiri.
"Angel maafkan mom, kamu bersiap sendiri" Angel tersenyum.
"Tidak apa mom,aku sudah besar dan aku bisa melakukannya sendiri,"
Baby mengelus rambut Angel "Kamu memang pintar."
"Mommy pasti lelah sudah bekerja semalaman sebaiknya mom istirahat"
Baby menahan nafasnya..Bekerja? semalam dirinya tak bekerja hanya mabuk dan melampiaskan rasa sakitnya saja,yang kini terasa makin sakit kala melihat Angel tersenyum dengan tatapan lugunya,'Maafkan mom Angel'
Angel memperhatikan Baby seolah ingin bertanya pakaian siapa yang ibunya kenakan "Mmmmhh..Ini pakaian uncle Al, semalam pakaian mom ketumpahan minuman pelanggan,jadi mom meminjamnya" Baby bicara seolah tau apa yang ingin Angel tau.
Angel mengangguk, ia tau ibu nya bekerja bersama Alfredo sebagai pelayan di bar karna Alfredo sering menjemputnya,namun Angel tak tau Baby bukan menjadi pelayan melainkan wanita malam,mengingat itu membuat Baby merasa bersalah dan lagi lagi mengucap maaf dalam hati.
"Sayang lekaslah bus mu akan segara datang" Baby memeriksa tas Angel mengalihkan perhatian Angel yang terus menatapnya intens seolah mencurigai sesuatu.
"Maafkan mom tidak membuatkan bekal,belilah sesuatu di kantin sekolah nanti, dan ingat makanan yang kamu beli harus makanan sehat mengerti" Baby mengantar Angel menuju bus sekolah di depan gang.
"Baik mom"
"Anak pintar" Baby mengecup kepala Angel, lalu melambaikan tangan kearah bus yang membawa Angel ke sekolah.
Baby masih disana melihat bus kuning itu tak terlihat lagi.
Baby masuk kedalam rumah dengan langkah gontai,ia ingin berendam dan merilexs kan tubuhnya, tubuhnya terasa lelah entah berapa kali pria semalam menghajarnya.
Mengingat itu membuat Baby mengumpat kembali, dia sungguh sial, ia tak ingat melakukannya dan siapa yang melakukannya padanya.
Baby jika sudah mabuk maka dia akan lupa segalanya.
.
.
.
Like..
komen..
vote..
🌹🌹☕☕
kasih lah komen agar aku semangat🤧,terimaksih para pembaca meski sedikit😭