NovelToon NovelToon
Cinta Lama Saingan Tetap

Cinta Lama Saingan Tetap

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:270.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rahma AR

Wina akhirnya bertemu Ardan setelah lima tahun ngga pernah ketenu. Seperti dulu, Ardan kembali mendekatinya. Dan bodohnya Wina masih saja mempercayai kalo Ardan ngga bisa melupakan dirinys.

Seperti dejavu, saingan saingan lamanya waktu sma kembali muncul. Terutama Dina yang sudah menjadi seorang dokter. Dina adalah saingan terberatnya sejak dulu dan ternyata sampai sekarang. Haruskah Mia mundur lagi seperti dulu, menghindari Ardan dan berusaha untuk melupakannya lagi?

Terimaa kasih udah baca karyaku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahma AR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pemilik Hati

"Apa maksud perkataan kamu tadi, Ardan!" Bentak mama benar benar emosi setelah keluarga Dina pamit.

"Ma, Ardan mengatakan yang sebenarnya," kata Ardan berusaha membuat mamanya mengerti.

"Mama ngga akan pernah terima menantu lain selain Dina," tandas mamanya langsung masuk ke dalan kamarnya.

Papa menepuk bahu Ardan sebelum meninggalkannya untuk menyusul istrinya. Beliau harus segera menenangkan istrinya, karena serangan jantung bisa kapan saja menyerangnya.

Ardan kini terduduk di ruang tamu. Tadi setelah acara makan malam, Ardan diminta mamanya untuk menemani Dina di teras.

"Apa gadis itu Wina?" tanya Dina ketika mereka sudah sampai di teras.

Ardan masih menatap bintang di langit dengan berbagai perasaan.

"Ardan," panggil Dina berusaha menahan rada kesalnya karena Ardan masih saja diam dan ngga memandamgnya

"Ya," ucap Ardan sambil menolehkan kepalanya pada Dina yang menatapnya penuh harap.

"Aku akan lebih sabar, Ardan. Aku ngga akan maksa maksa kamu lagi," ucap Dina memohon.

Memang sumber pertengkarannya karena dia yang selalu memaksa Ardan untuk meninggalkan dunia balapnya. Dina benar benar memaksa Ardan mulai menekuni bisnis sesuai keinginan papanya.

"Aku ngga bisa, Din. Kamu tau kan siapa pemilik hatiku sebenarnya," ucap Ardan yang benar benar menohok perasaan Dina.

"Tapi kamu pernah memilihku, kan," kata Dina.berusaha mempergaruhi Ardan.

"Kita malah udah ngga ada hambatan lagi. Papa udah setuju juga kalo kita bersama," sambungnya lagi. Nadanya mulai memelas.

Ardan diam. Sekarang memang sudah lancar jalannya kalo dia mau tetap berhubungan dengan Dina. Tapi buat apa kalo hatinya masih tetap meginginkan Wina

"Ardan, aku mohon kta mulai lagi pelan pelan ya,"

Dina benar benar sudah melupakan harga dirinya. Demi seorang Ardan, Dina rela memohon, bahkan mengemis kalo perlu.

Bukannya Ardan ngga terketuk dengan ucapan dam mimik menyedihkan Dina. Tapi dia sudah memantapkan hatinya untuk terus bersama Wina.

Melihat apa yang dilakukan Dina, sama seperti yang dia lalukan oada Wina. Dia pun memohon dan mengemis agar Wina tidak meninggalkannya.

"Maaf, aku ngga bisa karena hasilnya pasti sama," ucapnya getir.

Hasil akhirnya pasti hati Ardan akan selalu memilih Wina.

"Ardan," ucap Dina tersendat.

Hancur sudah harga diri Dina. Dibanting sampai hancur ngga berbentuk.

!Dulu betapa bangganya dia berhasil menjauhkan Wina dari Ardan. Dina pun menjadi jahat karena membiarkan tatapan penuh luka itu ketika melihatnya betdua dengan Ardan.

Tapi dulu Wina ngga melakukan apa apa. Terhadapnya pun masih baik. Dialah sosok jahat seperti di dalam dongeng. Wina adalah yang tertindas.

Dia kalah lagi sama Wina. Telak, bahkan di depan oraang tuanya.

"Tapi tante kan ngga setuju, Ardan. Kamu tega membiarkan tante masuk rumah sakit karena penolakan kamu?" tanya Dina berusaha menekan Ardan. Dia ngga akan menyerah. Restu papa sudah di tangannya. Dia harus berjuang untuk mendapatkan Ardan kembali.

Ardan menghela nafas panjang. Itulah yang dia takutkan. Mamanya akan masuk ke rumah sakit karena serangan jantung.

Sebenarnya untuk apa juga memperjuangkan Wina. Wina pun sudah siap menyerah. Wina sudah sangat jelas mengatakan padanya kalo dia tidak ingin menyakiti hati Mama Ardan.

Tapi buat apa bersama Dina atau gadis yang lainnya, jika hatinya masih selalu memikirkan Wina.

Entah apa yang sudah diperbuat Wina, begitu melihatnya di acara reuni, jantung Ardan benar benar ngga bisa tenang.

Segala kenangan mereka waktu SMA muncul di kepalanya tanpa bisa dicegah.

Ardan pun benar benar sangat merindukan gadis itu.

Bagaimana dia bisa mengikat dirinya dengan Dina atau gadis lainnya, jika dia pasti akan mengkhianati mereka.

1
Lia Kiftia Usman
suka part ini... baca ulang2🤭
Lia Kiftia Usman
suka karakter papa ardan...bagaimanapun keadaannya ... keluarga tetap prioritas utama, ardan juga hormat, sayang ke mamanya...
Lia Kiftia Usman
bagus... suka... karena alur ceritanya menegangkan tapi singkat dan menyenangkam
Lia Kiftia Usman
mobilnya dianter ke hotel.... ardan
Pujierde
hahaha nenek gayung judesnya sama yaks 🤭🤭
Pujierde
Luar biasa
Youleannaa
bagus
Deandra Putri
nah lohhh... sodaraan ternyata..🤭🤭🤭🤭🤭
Deandra Putri
ibu rasa monster...hiiii...
Deandra Putri
ah, gak seru emaknye gak jantungan lagii
Deandra Putri
semoga jantungnya langsung putus
Deandra Putri
nah loh... kena kan sama anak sendiri, baik atau buruk pasti akan kembali kpd diri kita sendiri
Deandra Putri
lagipula Wina, dokter eri lebih potensial dan keluarganya juga baikkkkkkk bgt... hdup kamu kayaknya bakal sejahtera KLO sama dokter eri
Deandra Putri
mending pindah hati aja gak sih Wina? sama dokter eri baik, ganteng, kaya dan keluarganya mendukung..gak bakal makan ati KLO jadi mantu dirumah itu
Deandra Putri
tuh kann benerr.. dipanas2in terus biar putus
Deandra Putri
dan rencana orang tua Ardan berhasil...
Deandra Putri
Nemu lagi ibu mertua jahat..
Deandra Putri
laki laki kok GK ada tegas2nya
Siti Sarifah
Luar biasa
falea sezi
qm gk pantes dapet Wina ardan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!