NovelToon NovelToon
Dendam Dan Benci Berubah Cinta

Dendam Dan Benci Berubah Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:301.5k
Nilai: 5
Nama Author: arum dian mayasari

Rega terpaksa harus menerima perlakuan buruk dari Piran karena kesalahan yang tak ia sengaja.

Seiring berjalannya waktu,hubungan keduanya pun membaik dan terlihat selalu romantis. Rega selalu memperlakukan Piran dengan manis hingga membuat sahabatnya yang bernama Dina menjadi cemburu.

Dina pun tanpa sengaja menjebak Rega hingga menyebabkan mereka harus menikah. Piran pun mengikhlaskan Rega dan pergi jauh dari kehidupannya.

Apakah Rega dan Piran akhirnya berjodoh? Atau malah mereka menemukan pasangannya masing-masing?
Ikuti ceritanya ya!

Ini adalah karya pertama author jadi mohon maaf apabila ada banyak kesalahan. Semoga kalian suka karyaku dan mohon dukungannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon arum dian mayasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 2

Piran sedang bersiap-siap berangkat ke club. Dipakainya gaun selutut warna hitam yang baru dibelinya tadi siang. Rambutnya dibiarkan tergerai dan hanya dihiasi capitan rambut warna pink. Setelah siap Piran segera melangkah turun dibawah sudah ada Silvi dan mamanya yang sedang menonton tv.

"Mama, Piran sama Silvi berangkat dulu ya."

" Oke sayang hati-hati yah! Salam Mama buat Mona."

"Oke Mamaku sayang." Merekapun berpamitan setelah mencium tangan Rani.

Silvi segera melajukan mobilnya menuju club milik sepupunya Mona. Piran pun tidak memberitahu mamanya karna pasti tidak akan diijinkan memasuki tempat seperti itu.

Perlahan mobil Silvipun masuk kearea parkir nineclub.

Mereka berdua pun turun sambil membawa kado masing masing di

tangan mereka. Begitu masuk mereka langsung disuguhi lampu yang berkerlap-kerlip serta dentuman musik yang memekakkan telinga.

Terlihat seorang gadis bergaun merah menghampiri mereka.

"Hey kalian gue tunggu juga dari tadi! Lama banget tapi thanks ya udah dateng," ujar Mona lalu memeluk mereka.

" Nih nungguin Piran lama banget dandannya." Protes Silvi.

"Yeyy biarin aja ! Ini Mon kado buat loe met ultah ya moga semua harapan loe terkabul," kata Piran lalu menyerahkan kadonya.

" Yey ap ni isinya yang pasti kado dari loe pasti nggak akan mengecewakan. Makasih ya Pir."

" Ni Mon kado dari gue met ultah juga moga cowok inceran loe berhasil loe gebet."

"Huu enak aja loh! Makasih ya Silvi buat kadonya."

"Ya udah yuk kemeja gue." Ajak Mona yang langsung diikuti Piran dan Silvi.

Mereka bertiga pun langsung menuju meja . Makin lama makin banyak teman teman sekolah yang datang dan Mona sudah membooking tempat ini jadi tidak ada orang luar demi kenyamanan acara.

****

Disebuah rumah sederhana tampak Rega sedang mencoba baju barunya sambil berdiri didepan cermin.

Ya Dina sengaja membelikan baju dan jaket baru untuk Rega guna menghadiri pestanya Mona malam ini.

Setelah selesai mematut dirinya didepan cermin Rega pun keluar dengan kemeja merah maroon yang dipadukan dengan jaket hitam dan celana jeans berwarna senada.

" Gimana Din gue cocok nggak pakai baju ini?"

"Cocok banget Re loe kelihatan ganteng maksimal," jawab Dina dengan raut kekaguman melihat Rega.

"Ah loe bisa aja Din btw makasih ya buat bajunya yah walaupun sebenarnya gue males dateng keacara begituan."

"Alah ya udah yuk berangkat loe yang nyetir yah."

Rega hanya menganggukkan kepalanya dan merekapun berangkat setelah berpamitan dengan orang tua Rega. Setelah duapuluh menit perjalanan merekapun akhirnya sampai.

Disebuah meja nomor satu tampak Piran sudah agak sempoyongan sambil meliuk -liukkan tubuhnya mengikuti irama musik. Ditengah keasyikkannya berjoget tiba tiba pundaknya ditowel towel Sivi.

"Ish apaan sih loe Sil gangguin orang lagi asyik aja."

" Eh liat tuh cowok yang kemaren nyari gara-gara sama loe dateng tuh sama Dina."

Piran pun mengarahkan pandangannya kesamping dan terlihatlah Rega dengan tampilan yang berbeda.

"Iya Pir kalau diperhatiin bener'bener sebenarnya si Rega ganteng loh," jawab Mona ikut menimpali.

" Ya elah model kayak gitu aja lo bilang ganteng! Udah ah gue pusing banget ni mau ketoilet gue."

Dimejanya Rega terlihat tidak begitu menikmati acaranya dia hanya menikmati camilan dimejanya guna mengusir rasa bosan.

"Rega gimana kalau kita turun kebawah joget bentar biar loe nggak bosen." Tawar Dina agak ragu karena sudah pasti Rega akan menolaknya.

"Nggak ah Din! Ehmm gue ketoilet dulu ya." Pamit Rega dan berlalu pergi.

Saat sudah sampai ditoilet Rega pun melempar bekas botol minuman yang sudah habis tapi naas lemparan botolnya mengenai seseorang yang tiba-tiba keluar dari pintu dan

Pletakk

" Auww jidat gue sakit" erang Piran sambil mengusap -usap keningnya.

" Ehh sorry saya nggak sengaja."

Piran pun menoleh kesamping berniat memaki orang yang membuat dahinya sakit.

" Hah loe lagi loe lagi seneng banget sih loe bikin masalah sama gue,"teriak Piran.

" Mmaaf kan tadi udah bilang saya nggak sengaja."

Piran pun berjalan sempoyongan mendekati Rega.

"Lagian ngapain loe disini nggak pantes tau nggak! Trus nih baju bagus dapet dari mana? Nyolong di mall kan?"

Rega yang tidak terima dengan segala hinaan dan tuduhan dari Piran pun mengepalkan tangannya didepan wajah Piran. Piran yang kagetpun langsung mundur sedikit.

"Napa loe marah nggak trima ! Berani loe mau mukul gue!" Tantang Piran lalu pergi meninggalkan Rega dengan langkah yang sempoyongan.

Mata Rega memerah lalu secepat kilat dia menarik tangan Piran dan menyudutkannya ke tembok.

" Sepertinya mulut pedas kamu ini harus diberi pelajaran biar kata'kata yang keluar dari sini tidak menyakiti orang lain." Rega menatap tajam Piran.

" Lepasin gue lagian yang gue ucapin itu emang kenyataan jadi loe nggak perlu sakit hati."

Rega yang semakin geram pun langsung mencium bibir Piran.

Piran hanya memelototkan mata karna kaget dan tiba-tiba tangannya terangkat keatas berniat menampar Rega.

Rega yang menyadari itu langsung menahan tangan Piran.

"Gunakan juga tangan kamu dengan baik. Ini untuk membayar bibir kamu yang sudah saya cium," kata Rega sambil menyelipkan uang sepuluh ribu yang pernah dilemparkan Piran dulu.

Rega pun melepas tangan Piran lalu pergi begitu saja meninggalkan Piran yang sedang diliputi amarah.

Rega yang sudah sampai dimejanya langsung duduk dengan wajah kusam. Dina yang melihat raut muka Rega yang gusar jadi penasaran.

" Rega loe kenapa kok kayak bete gitu mukanya?"

"Gue nggak apa-apa kok Din. Balik aja yuk Din kayaknya gue agak pusing," kata Rega sambil memegang kepalanya.

" Ya udah kita pulang aja kalau loe emang ngrasa sakit." Dina mengambil tasnya lalu pergi keluar dengan Rega.

bersambung....

Hei readers ini author kasih visualisasinya Piran sama Rega. Semoga pilihan author sesuai dengan imajinasi kalian ya!

Piranita Ayu Winata

Rega Putra Pratama

1
falea sezi
karma buat dina Vino mana
Jue
Katanya Islam tadi tapi solat tidak .
Fathin Nayla Zahra
bagus
Boru Silalahi
makhluk alien turun ke bumi
sherly chelfy
jahat bgt vino
sherly chelfy
ih najis Dina murahan bgt
Nindita Larasaty
Eh manja bngt jmpt Rega hrsnya lu minta jmpt papa kandung lu tuh si Vino bknnya Rega. Aduh Rega sma Piran kalian ngapain jg sih jemput Arfa scra kan dia bkn darah daging lu nnti aja pas anak kandung lu tuh baru antar jemput. Manja bngt lu Arfa minta gih antar jemput papa kandung lu itu. Dan ingat bocah cilik anak yg di kandung Piran itu bkn darah yg sma kyk lu yg sma itu anak yg di kandung bunda lu tuh bru itu adik lu.
Nindita Larasaty
Kok panggilnya ayah mama sih hrsnya ayah bunda, mama papa dan gk usah ngikutin Arfa scra kan dia bkn anak kandung kalian ber 2 dia itu anak kandung Dina dan Vino
Nindita Larasaty
Nah damai kan tnp adanya orng lain msk. Mending Arfa di hempas aja deh atw ikut bunda sma papa kandungnya aja lebih baik apalagi ada adik kandungnya yg sedarah dan sedaging
Nindita Larasaty
Ngapain sih Arfa nginap di rmh Rega scra dia bkn anak kandungnya Rega yg pantas tinggal situ anak kandungnya Rega yg di kandung Piran jdi di rmh itu pantas ya cma Rega, Piran dan anak yg di kandung Piran bkn anak orng kyk lu Arfa. Lebih baik lu tinggal sma papa kandung lu scra di sna keluarga kandung lu. Dan stop manggil Rega ayah trs yg pantas itu anak yg di kandung Piran. Mending lu pergi deh Arfa itu orng lain bkn keluarga bagian dri keluarga Rega
Nindita Larasaty
Eh Arfa lu ngapain di situ toh lu bkn anak kandungnya Rega ganggu Rega sma Piran aja yg lgi mw ber 2 apalagi nnti ada anak kandung mrka. Mending lu sma Bunda lu itu yg udh nipu semua orng klau Rega yg hamilin bunda padahal papa kandung lu yg hamilin bunda lu. Di kira Piran mama angkat lu apa lgi Piran gk pantas pnya anak angkat kyk lu Arfa
Jue: Arfa dan Rega adalah Mahram tapi Piran dan Arfa tidak jadi seeloknya saat Arfa sudah Akhil Baligh harus terus tinggal dengan Dina serta Dino
total 1 replies
Nindita Larasaty
Arfa ngapain sih msh manggil Rega ayah itu bkn ayah kandung lu mending lu tinggal selamanya sma papa kandung lu. Jdi lu manggil Dina itu mama bkn bunda scra ya lu itu bkn anak kandungnya Rega apalagi mama lu lg hamil adik lu. Rega itu pantasnya di panggil ayah sma anak kandungnya sendiri bkn lu Arfa anak Vino
Jue: Arfa kan anak tiri Rega , Ya sampai bila tetap anak tiri walaupun Rega sudah bercerai dari Dina , Hukum anak tiri itu haram dinikahi bagi wanita , So tiada masaalah kalau Arf tetap mahu panggil Ayah pada Regha , Dengan Dino juga sama Arfa jatuh hukum Anak tiri kerana Arfa adalah anak luar nikah , Dino hanya berstatus pada Darah tetapi kalau Arfa itu wanita Dino kehilangan hak sebagai Wali .
total 1 replies
Nindita Larasaty
Rega hrsnya lu bailikkin Arfa sma Vino yg papa kandungnya Arfa ayah biologisnya, toh ibu jg sma yaitu Dina cma beda ayah doang.
Nindita Larasaty
Biarin Arfa di bwa sma Ayah kandungnya Vino toh Arfa bkn anak kandung lu sendiri nnti jg lu pnya anak kandung sendiri sma Piran. Udh biarin aja Arfa sma ortu kandungnya, emng pantas sma ortu kandungnya. Enek gw sma Arfa yg bkn anak kandung aja sok dkt" sma Rega emng gk bsa bedain apa wajahnya sma wajah Rega
Nindita Larasaty
Cpt ksh tau ke Arfa klau dia itu anaknya Vino bkn Rega yg selalu dipanggil Ayah
Nindita Larasaty
Please cpt kebongkar klau Arfa itu bkn anaknya Rega melainkan anaknya Vino, scr kan yg nyentuh Dina itu Vino bkn. Rega
Nindita Larasaty
Arfa bilangin nyokap lu jngn ska rebut Rega dri Piran atw bilangin kembaliin Rega ke Piran
Nindita Larasaty
Gw yakin Arfa itu anaknya Vino sma Dina soalnya mna mw Rega lakuin itu sma cwek yg gk di cintainya mwnya sma Piran. Apalagi Vino sma Dina udh lakuin itu. Eh lu itu msh bocah pake bilang mw pcrran sma tante cantik, tante cantik itu pnya ayah lu gk yakin jg itu ayah lu scra wajahnya aja gk mirip
Nindita Larasaty
Piran bilang Arfa mirip Vino itu mah anaknya Vino bkn anaknya Rega, gw yakin Dina mw minta tanggung jwb sma Vino tpi Vino ya gk mw jd dia ngejebak Rega biar di nikahin. Dasar cwek licik lu Dina alias cwek murahan
Nindita Larasaty
Knp sih Rega gk ceraiin aja tuh toh Arfa bkn anak kandungnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!