NovelToon NovelToon
SUAMIKU KAKAK KELASKU

SUAMIKU KAKAK KELASKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:512.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Savana Alifa

Senavia arneta, seorang gadis berusia 16 tahun yang duduk di bangku kelas 1 di salah satu sekolah favorit di kota S.
Gadis yang memendam cinta diam-diam hingga beberapa tahun kemudian cinta sepihaknya membawanya pada takdir perjodohan dengan cinta pertamanya.

TIDAK ADA ALASAN UNTUK KU MENCINTAIMU SEDALAM INI. "SENAVIA ARNETA"

Erick raditya, pemuda tampan yang di kagumi para hawa. Dia ramah dan pintar juga seorang ketua OSIS.
Seorang pria yang dicintai secara diam-diam, namun akhirnya dia pun jatuh cinta pada gadis yang mencintainya diam-diam.

Akankah cinta membawa mereka pada kebahagiaan? atau hanya saling menyakiti?

CINTAMU TELAH MENGUBAH BENCIKU.
"ERICK RADITYA"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Savana Alifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DIA

"Aww". Pekiknya.

"Maaf-maaf ". Ucap pria itu.

"Gue yang minta maaf. Lo jadi basahkan kena es gue".

"Gapapa ko, gue juga gak liat-liat tadi. Anak baru ya?".

"Iya." Jawab sena

"Kenalin gue Wahyu, anak 2 IPA ".

"Oh maaf ka".

Sena jadi kikuk sendiri karena menabrak kakak kelasnya.

"Gak papa ko, ga sepenuhnya salah lo". Jawabnya seraya tersenyum.

"Kalo gitu gue bantu bersihin atau gimana ya gue jadi bingung."

"Gak usah, gue gapapa ko, lagian cuma basah dikit." Pemuda itu mengedipkan sebelah matanya.

"Gitu ya, ya udah sekali lagi maaf ya ka." Ucap Sena.

"Iyaa gak papa. Eh lupa, nama lo siapa?". Tanya Wahyu.

"Senavia. Panggil sena aja ka."

"Oke sena, gue cabut ya."

"Siap ka. Maaf sekali lagi, gue jadi ga enak."

Seena pergi untuk memesan es nya lagi, lalu duduk bergabung bersama Riri.

Namun ternyata Riri tak sendirian, ada dua orang lagi yang menemaninya.

"Sen sini". Gadis bernama Riri itu melambaikan tangannya.

"Eh iya Ri".

"Kenalin nih Siska sama Vika."

"Hay jawab keduanya."

"Hay Sis, Vik. Salam kenal ya, kalian kelas berapa?".

"Kita sekelas loh Sen". Jawab Vika.

"Emang yah? Sorry gue belum terlalu ngeuh sama temen temen yang lain."

"Gue juga". Timpal siska. "Gue juga baru kenal sama Vika doang. Terus kenalan sama kalian deh."

"Mulai sekarang kita temen oke."

"Oke oke oke". Mereka berucap kompak seraya tertawa.

Bel pertanda waktunya pulang pun berdering, ke empatnya kompak untuk keluar kelas bersama.

"Gue duluan yah". Gadis bernama Riri itu melambaikan tangannya.

"Oke Ri hati hati".

"Siiiiip." Riri mengacungkan ibu jarinya sebagai pertanda ia akan baik-baik saja.

"Sen pulang sendiri?". Tanya Vika

"Iya vik biasa ngangkot gue". Gadis itu terkekeh.

"Bareng dong Sen". Timpal Siska.

"Yuk buruan panas Sis".

"Bentaran atu lah, jangan di tinggal dong".

Sesampainya di rumah.

"Assalamualaikum ibu."

"Waalaikum salam anak ibu". Jawab ibu sambil terkekeh.

"Laper bu".

"Ya udah sana shalat dulu, abis itu makan yah. Ibu pergi dulu nganterin makan siang buat ayah kamu."

"Siap ibu komandan."

"Kamu nih, ya udah ibu pergi dulu. Assalamualaikum".

"Waalaikum salam bu".

Sena pergi ke kamarnya. Dia merebahkan tubuh lelahnya di atas kasur berukuran kecil itu.

"Ah ya ampun lelahnya, dia siapa ya. Kok gue keinget dia terus sih."

Gadis itu memegang dadanya yang berdesir ketika mengingat sosok yang begitu tampan dimatanya.

Teringat kalau dia belum shalat dia pun segera pergi ke kamar kecil untuk membersihkan diri dan berwudhu.

Setelah selesai dengan kewajibannya pada sang khaliq gadis itu keluar untuk makan.

"Sepi banget, apa ketoko aja ya?". Gumamnya.

Dia pun pergi ke toko yang tak seberapa jauh dari rumahnya. Sesampainya di toko Sena melihat ibunya sedang berbincang dengan seseorang yang usianya tidak jauh dari ibu.

"Ayah ibu". Sapanya.

"Eh anak ibu, kamu udah makan kan??" Tanya ibu.

"Udah dong bu, kenyang banget malah".

"Oh iya nak kenalin ini teman sekelas ibu dulu waktu sekolah, namanya bu Rima".

"Tante". Gadis itu menunduk sopan dan mencium punggung tangan wanita paruh baya di depannya.

"Ini Sena ya? Udah besar kamu yah?".

"Iya tante".

"Sekolah dimana Sen?". Tanya tante Rima.

"Di SMA Nusa Bakti tante." Jawabnya.

"Loh anak tante juga sekolah disana loh. Tapi dia udah kelas 2."

"Siapa tante? kali aja aku kenal."

siapa yaa kira kira😜😜

1
Ray Aza
'Oh Tuhan, baru pertama dstnya, ' bathinnya. ( dialog dlm hati pake tanda ')

biar pembacanya ga mabok sistah... 😄
Ray Aza
Semua awal kalimat dan paragraf pake huruf besar begitu jg dgn nama org, kota, negara dll. Awali dan akhiri percakapan/dialog dgn tanda "
Ray Aza
bacanya liyer euy... besar kecil huruf, tanda baca, dialog.. mawut semua
Apriana Suci
Luar biasa
falea sezi
bodoh ngapain suami mu aja ciuman ma jalang pake tes DNA segala hadeh males kalo balikan dengan dalih anak anak yg gk di akuin ma. erik kah uda kdrt selingkuh bejat bgt si erik
Dian Wungow
Luar biasa
m4nies_19
uuuuh bagus bgt Thor ma karyanya.
luna
Sampe sini aja bacanya, capek sama cewek kayak gini. Lo jalan sama cowok lain lagi, dia bakal cemburu, kluar kata2 kasar lagi, hahah sudahlah... Capek sama cewek susah move on😂😂
Sani Sani
bagus ceritanya,,bikin mata banjir
abdan syakura
Assalamu'alaikum
mampir ya kak Thor...
Lilis Fiska
blum nyadar jg sih erick😠
Lilis Fiska
g'terasa air mataku ikut jatuh
Lilis Fiska
😭😭😭 sedihnya hatiku
Lilis Fiska
udah sen tinggalin aj si erick biar tahu rasa😠
Lilis Fiska
👿👿
Lilis Fiska
nnt nyesel tuh sih erick!
percaya sama ular
Lilis Fiska
senanya udah hamil nih
Lilis Fiska
kasihan wahyunya
Lilis Fiska
bagus dn luar biasa
Lilis Fiska
jgn jgn teman mamanya erick ibunya sena lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!