Selama sepuluh tahun, Bumi diinvasi oleh monster dari "Gerbang Dimensi" (Gates). Han Do-Yoon adalah seorang Hunter Peringkat-F yang bertahan hidup sebagai kuli panggul di dalam Dungeon. Pada Hari Kiamat, saat "Dewa Luar" (Outer Gods) menghancurkan pertahanan terakhir umat manusia, Do-Yoon mengorbankan dirinya untuk melindungi artefak kuno.
Alih-alih mati, ia terbangun sepuluh tahun di masa lalu—tepat di hari di mana sistem kebangkitan pertama kali turun ke Bumi. Namun kali ini, ia tidak membangkitkan kelas biasa. Ia mendapatkan kelas tersembunyi berperingkat Myth: Pewaris Ketiadaan. Dengan pengetahuan masa depan dan sistem absolut di tangannya, Do-Yoon bersumpah untuk mengubah nasib dunia dan membantai para Dewa yang mempermainkan umat manusia
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 2: Pembangkitan Tingkat Mitos
WUSSH!
Gada berkarat itu mengayun membelah udara, nyaris menghantam wajah Do-Yoon. Namun, alih-alih menghindar jauh ke belakang, Do-Yoon justru melangkah maju. Sepuluh tahun bertahan hidup di dalam Labirin tingkat tinggi sebagai kuli panggul telah mengukir insting tempur ke dalam sumsum tulang dan otot-ototnya.
Ia mungkin belum memiliki atribut kekuatan dari Sistem, tetapi gerakannya murni berasal dari pengalaman hidup dan mati.
Dengan gerakan luwes, Do-Yoon menunduk, membiarkan gada itu lewat di atas kepalanya. Di saat yang sama, tangan kanannya yang memegang patahan kaki kursi menusuk tajam ke atas.
Jleb!
Kayu bergerigi itu menembus tepat ke bola mata sang Goblin, menembus langsung hingga ke otaknya. Makhluk hijau itu tidak sempat berteriak. Tubuhnya mengejang sejenak sebelum ambruk ke lantai, memercikkan darah gelap yang berbau busuk.
Goblin kedua yang melihat rekannya tewas langsung meraung marah. Ia melompat ke arah Do-Yoon dengan cakar dan gigi kuning yang siap merobek leher.
Do-Yoon tetap tenang. Ia menarik kayu runcingnya dari mata mayat Goblin pertama, lalu menggunakan momentum tarikan itu untuk berputar. Tumit kirinya menghantam keras ulu hati Goblin yang sedang melayang di udara.
Brak!
Goblin kedua terpental dan menabrak deretan meja kelas. Sebelum makhluk itu bisa bangkit, Do-Yoon sudah melompat ke atasnya. Tanpa ragu sedetik pun, ia menghujamkan patahan kayunya bertubi-tubi ke tenggorokan sang monster.
Darah menyembur mengotori kemejanya, namun wajah Do-Yoon datar tanpa ekspresi. Dingin dan mematikan.
Di sudut ruangan, puluhan mahasiswa yang meringkuk ketakutan menatap adegan itu dengan mata terbelalak. Han Do-Yoon yang mereka kenal adalah mahasiswa pendiam yang jarang bergaul. Bagaimana mungkin ia membantai monster dengan begitu brutal dan efisien tanpa berkedip sedikit pun?
Ting!
Suara lonceng mekanis bergema di dalam kepala Do-Yoon.
[Anda telah membunuh Goblin (Tingkat Terendah).]
[Pencapaian Hebat! Anda adalah manusia pertama di Bumi yang berhasil membunuh monster dengan tangan kosong.]
[Anda mendapatkan Gelar: 'Pemburu Pertama'.]
[Gelar 'Pemburu Pertama' memberikan peningkatan seluruh atribut dasar sebesar +5.]
Otot-otot Do-Yoon seketika terasa hangat. Rasa lelah yang sempat menghinggapi tubuh biasa miliknya lenyap seketika, digantikan oleh kekuatan yang mengalir deras di pembuluh darahnya.
[Misi Utama: Bertahan Hidup telah diselesaikan dengan syarat tersembunyi (Pemusnahan).]
[Menghitung hadiah berdasarkan kontribusi...]
[Kontribusi Anda: 100%.]
[Mempersiapkan proses Pembangkitan Kelas...]
Do-Yoon menutup matanya. Ini adalah momen yang paling menentukan. Di kehidupan sebelumnya, ia bersembunyi hingga waktu misi habis, hanya mendapatkan kelas 'Pengangkut Barang' yang tidak memiliki keahlian bertarung.
Cahaya keemasan mulai menyelimuti tubuhnya. Namun, tepat ketika Sistem hendak memberikan kelas tempur standar, sebuah anomali terjadi.
Jantung Do-Yoon berdegup sangat kencang. Rasa sakit yang luar biasa tiba-tiba menyerang dadanya, seolah ada sesuatu yang mencoba merobek jiwanya dari dalam. Bayangan di bawah kakinya mulai bergerak liar, bergejolak bagaikan air mendidih.
[Peringatan! Terjadi kesalahan yang tidak diketahui!]
[Entitas atau energi asing menolak Pembangkitan Kelas standar.]
[Sisa-sisa energi dari 'Jantung Kehampaan' merasuki jiwa Anda.]
[Sistem Pusat mencoba memblokir anomali...]
[Gagal. Anomali memiliki otoritas yang melampaui Sistem Pengelola Bumi.]
Cahaya keemasan yang menyelimuti tubuh Do-Yoon hancur berkeping-keping, digantikan oleh aura hitam pekat yang begitu gelap hingga menyerap cahaya di sekitarnya.
[Pembangkitan Kelas selesai.]
[Anda membangkitkan Kelas Tersembunyi (Tingkat Mitos): Pewaris Ketiadaan.]
Seketika itu juga, rentetan pemberitahuan yang membingungkan bermunculan di layar biru miliknya.
[Beberapa Rasi Bintang terkejut melihat aura yang menyelimuti Anda.]
[Rasi Bintang 'Penimbang Keadilan Bersayap' menyipitkan mata ke arah Anda.]
[Rasi Bintang 'Raja Serigala Pemakan Bangkai' menjilat bibirnya melihat kebrutalan Anda.]
[Rasi Bintang 'Dewa Tombak Api' menawarkan diri untuk menjadi sponsor Anda!]
Sponsor Rasi Bintang. Mereka adalah entitas kuat dari dimensi lain yang mencari hiburan dengan mengawasi manusia, memberikan sebagian kekuatan mereka kepada Pemburu yang mereka sukai. Di masa lalu, mendapatkan sponsor dari Rasi Bintang adalah sebuah kebanggaan mutlak.
Namun, senyum sinis mengembang di bibir Do-Yoon.
Di kehidupan sebelumnya, ia tahu betul siapa mereka. Para Rasi Bintang ini bukanlah dewa penyelamat. Mereka hanyalah parasit yang memandang manusia tak lebih dari sekadar mainan catur.
"Tolak semuanya," ucap Do-Yoon dingin.
[Anda telah menolak semua tawaran sponsor dari Rasi Bintang.]
[Beberapa Rasi Bintang merasa terhina oleh kesombongan Anda.]
[Rasi Bintang 'Dewa Tombak Api' memandang Anda dengan kebencian!]
Do-Yoon mengabaikan kemarahan para penonton dari atas langit sana. Ia mengucapkan satu perintah sederhana.
"Buka Jendela Status."
Sebuah layar tembus pandang baru muncul di hadapannya.
[Informasi Pemain]
Nama: Han Do-Yoon
Tingkat: 1
Kelas: Pewaris Ketiadaan (Mitos)
Gelar: Pemburu Pertama
[Atribut]
Kekuatan: 15
Kelincahan: 16
Ketahanan: 12
Energi Sihir (Mana): 20
Kecerdasan: 10
[Keahlian Unik]
Mata Kehampaan (Pasif) - Tingkat 1
Dapat melihat kelemahan musuh, aliran energi sihir, dan informasi tersembunyi. Imun terhadap segala jenis sihir ilusi dan pengendalian pikiran tingkat rendah.
2. Penyerapan Bayangan (Aktif) - Tingkat 1
Mampu menyerap bayangan makhluk yang baru saja dibunuh untuk memulihkan energi fisik dan sihir. Jika makhluk tersebut cukup kuat, Anda berpeluang mencuri satu keahlian milik mereka.
Do-Yoon mengepalkan tangannya. Kekuatan ini jauh melebihi Pemburu Tingkat-A mana pun di awal masa kiamat. Kelas tingkat Mitos benar-benar menentang hukum keseimbangan Sistem.
Tiba-tiba, suara retakan keras terdengar dari arah pintu kelas. Perisai tak kasat mata yang menyegel ruangan itu akhirnya pecah berkeping-keping. Sesi bertahan hidup pertama telah berakhir.
Namun, dari lorong luar kelas, terdengar suara langkah kaki yang berat. Sangat berat hingga membuat lantai bergetar. Hawa pembunuh yang kental merembes masuk melalui celah pintu yang terbuka.
Mahasiswa yang baru saja bernapas lega kembali menahan napas. Mereka saling berpelukan, gemetar dalam keputusasaan.
Do-Yoon tidak repot-repot menoleh ke arah teman-teman sekelasnya. Ia membungkuk, memungut belati berkarat dari mayat Goblin di dekat kakinya, lalu menendang pintu kelas hingga terbuka lebar.
Di ujung lorong yang temaram, seekor monster setinggi dua meter dengan otot-otot kekar berwarna merah gelap berdiri menghalangi jalan turun. Ia membawa kapak raksasa yang berlumuran darah segar manusia.
Pemimpin monster di kawasan Universitas Hanguk. Goblin Pejuang.
"Sempurna," bisik Do-Yoon sambil menjilat darah yang mengering di sudut bibirnya. "Aku butuh banyak poin pengalaman untuk naik tingkat."
jangan lupa hadir juga 😉