NovelToon NovelToon
Aku Bukan Pujangga

Aku Bukan Pujangga

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Pengawal / Tamat
Popularitas:153.9k
Nilai: 5
Nama Author: NaraY

Pernikahan kekasihnya dengan seorang Panglima membuat Letnan Abrileo Renzo merasakan sakit hati. Sakit hatinya membuatnya gelap mata hingga tanpa sengaja menjalin hubungan dengan putri Panglima yang santun dan sudah mendapat pinangan dari Letnan R. Trihara. R. Al-Ghazzi.

Disisi lain, Letnan Trihara yang begitu mencintai putri Panglima pun menjadi patah hati. Siapa sangka takdir malah mempertemukan dirinya dengan putri wakil panglima yang muncul di tengah rasa sakit hatinya yang tak terkira. Seorang gadis yang jauh dari kata santun dan kekanakan.

KONFLIK TINGGI, HINDARI jika tidak tahan dengan cerita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NaraY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2. Menangani masalah.

Bang Abri menguarkan asap rokoknya ke segala arah. Kedua bola matanya memerah menahan kesedihannya. Sungguh hatinya benar-benar sesak. Ia tak sanggup membayangkan kekasihnya memadu cinta dengan pria lain.

Tiada siapapun di bagian belakang rumah panglima hingga dirinya bebas meluapkan perasaan dan menangis sesenggukan.

Di saat hatinya sedang goncang, ia mendengar suara tangis yang sama namun suara ini terdengar lebih pilu. Bang Abri segera mencari sumber suara tersebut.

"Rena??"

Rena menoleh menatap Bang Abri sekilas kemudian kembali fokus pada tangisnya.

"Apa sebegitu sulitnya menjaga satu wanita?? Mbak Karin itu pacarnya Bang Abri, kan???"

"Saya juga tidak tau kenapa bisa jadi seperti ini, Ren." Jawab Bang Abri.

"Rena nggak mau punya ibu seperti Mbak Karin..!!! Nggak sudi..!!!! Mbak Karin itu jahat, pernah godain pacarnya Rena." Oceh Rena tidak terima.

Tiba-tiba saja perasaan Bang Abri menjadi campur aduk tak karuan. Dirinya bahkan tidak tau kalau Karin pernah bersama sahabatnya, Hara.

"Pokoknya Rena harus balas kelakuan Mbak Karin..!!"

"Ayo, Abang bantu..!!"

***

"Cepat makannya, dek..!!! Mama sudah telat masuk kerja..!!" Kata Mama Ghiza karena putrinya ogah-ogahan untuk sarapan pagi padahal hari ini sang putri harus melaksanakan kegiatan cap tiga jari di sekolah.

"Titis berangkat sama Bang Rei saja."

"Abang sibuk, ada pertemuan sebentar lagi..!!" Jawab Bang Rei.

"Kalau begitu sama Papa."

"Papa ada undangan demam berdarah di kecamatan." Kata Papa Ratanca.

"Titis sama siapa donk, Pa."

"Sama Bang Har saja ya..!!" Saran Papa Ratanca.

"Nggak mau..!! Papa tau nggak, sepertinya Om Har itu naksir sama Titis lho Pa." Ucap Rintis penuh percaya diri.

"Memangnya apa yang patut di taksir dari kamu dek..!! Yang benar saja? Hara pasti juga sudah punya calon istri." Kata Papa Ratanca.

"Papa meremehkan Titis nih, begini juga.. Titis ini juara satu putri kecantikan di kabupaten." Jawab Rintis dengan bangganya.

"Itu mah pasti jurinya mabok lem." Sambar Bang Rei.

Rintis cemberut dan melipat kedua tangannya di depan dada. Ia memalingkan wajahnya dari Bang Rei lalu bersandar di lengan Papanya.

"Paa.. carikan Titis pacar donk..!!" Pinta Rintis.

"Sekolah dulu, jangan pikir pacaran. Kamu masih kecil. Laki-laki jaman sekarang tuh bahaya, dek. Jangan sembarangan dekat laki-laki tanpa sepengetahuan Papa..!! Awas kamu ya..!!" Ancam Papa Ratanca.

Bang Rei menghabiskan suapan terakhirnya. "Lagian siapa juga yang sudah hilang akal mau sama kamu dek. Kriteria cewek seumuran Abang sudah lumayan tinggi. Minimal body goal, kamu mah dada saja nggak punya."

"Reiiii.. kamu ini..!!" Bentak sang Papa, bisa-bisanya putranya itu sembarang bicara di hadapan putri kecilnya.

Bang Rei paham, masa lalu sang Papa agaknya membuat bapak dengan empat anak itu merasa begitu resah.

"Piiiss Paaa.." Bang Rei nyengir sendiri melihat Papanya melotot.

Jelas saja Papa Ratanca tidak bisa berbuat banyak, sebab putranya memang sudah matang jika menginginkan seorang wanita untuk di ajak berumah tangga.

...

Pagi ini mau tidak mau Rintis pergi berangkat sekolah bersama Bang Hara dan juga Prada Putra sebagai mudi nya.

"Nanti Rintis pulang sendiri, mau jalan-jalan sama teman." Kata Rintis.

"Sudah bilang bapak?" Tanya Bang Hara.

"Nggak perlu, Rintis sudah dewasa. Banyak yang harus di selesaikan..!!" Jawab Rintis dengan ucapnya yang memang sok dewasa.

"Biar saya kawal..!!"

"Rintis bilang nggak perlu. Kenapa sih Om Har ribet sekali, mau tau saja urusan wanita dewasa." Oceh Rintis.

"Atasan saya adalah Pak Ratanca. Bapak meminta saya untuk mengawal Mbak Rintis, jadi saya akan melaksanakan perintah Bapak semampu saya." Kata Bang Hara tenang namun tidak dengan wajahnya yang terlihat kaku dengan sikap dinginnya. "Ngomong-ngomong, saya butuh tau kegiatan wanita dewasa seperti apa yang Mbak Rintis maksud."

"Itu rahasia." Jawab Rintis masih bersikeras.

"Kalau begitu, nanti siang kita langsung pulang saja..!!"

...

Siang hari, Bang Hara menangkap basah Rintis yang hendak kabur dengan memanjat pagar dinding sekolah.

Tak perlu banyak suara, Bang Hara mengambil sebuah batu kecil lalu menyentilnya hingga tepat mengenai pan*at Rintis.

"Aawwhh.." pekiknya hingga kemudian Rintis melepas pegangannya pada dinding pembatas sekolah dan jatuh di atas rerumputan tinggi yang belum sempat terpangkas.

bruugghh..

"Rintiiiiiss..!!!" Latifah, kawan rintis sampai sampai menjerit ketakutan melihat situasi buruk ini.

Dengan langkah santai, Bang Hara menarik kerah pakaian Rintis kemudian mengangkat Rintis ke atas bahunya dan memanggulnya.

"Turunkan..!!! Turunkan..!!! Jangan sembarangan bawa orang atau Om akan Rintis laporkan sama Papa..!!" Ancam Rintis.

Tak ada jawaban ataupun suara dari Bang Hara. Ia tetap memanggul Rintis sembari merokok dengan santainya.

"Sungguh laki-laki yang menyusahkan. Bisa-bisanya Tuhan pertemukan aku dengan laki-laki merepotkan macam ini." Pekik Rintis.

"Buka pintunya, Put..!!" Perintah Bang Hara pada Prada Putra.

Prada Putra segera membuka pintu mobil. Terlihat Bang Hara langsung membanting tubuh Rintis yang meronta-ronta kemudian mengikat tangan serta kakinya yang hendak kabur lalu menutup mulut Rintis dengan plester.

ploooookk..

"Kurang ajar kau ya..!!" Teriak Latifah.

"Astagaaa.. Ifaaa.. kau jangan ikut campur..!!!" Prada Putra begitu panik melihat Latifah melempar sepatu di kepala Bang Hara. Untung saja Dantonnya itu tidak menanggapi ulah Latifah.

"Hajaar Bang..!! hajaar..!!!" Pinta Latifah. "Abang nggak berani lawan dia?? Abang kan tentara..!!!"

"Ifaaaa.. diaaam.. Ya Allah..!!" Prada Putra kelabakan menutup mulut Latifah yang terus saja mengoceh.

"Masuk, Put..!!" Ajak Bang Hara.

Prada Putra pun segera meninggalkan Latifah setelah mengusap kening gadis itu sekilas.

"Rintiiiss, tenang..!! Aku pasti bantu balaskan dendam mu..!!" Teriak Latifah mantap sembari melihat ponselnya.

.

.

.

.

1
hc
alurnya seru banget
Yulita Meilena Nafarin
Ceritanya Sangat Menarik
Rima baharudin
ya gitulah bang, cewek tuh suka nanya kasih pilihan dan pada akhirnya pilihan sendiri yang di pake😂
Rima baharudin
wah rena minta di sleding nih
Rima baharudin
rintis pinter mancing masalah nih😂
Rima baharudin
titis kocak banget 😂
Surati
bagus ceritanya 👍🙏🏻
Gustiani Harahap
good
sharvik
mhon mf sblm y. . .q bnr2 tdak tau arti y jd q pnsaran skli . kok sring q baca ktika misal y istri panggil syang trus suami jwb dalem sayang itu mksd y ap ya thor
Mom Dee 🥰 IG : devinton_01: dalem itu bahasa Jawa yg bisa dibilang iya .. koreksi klo salah
total 1 replies
sharvik
ya allah ya allah w laki bini in lama2 tak getok jg jidat y ya
sharvik
rintis ini brpa sih umur y . ap q aj yg klewatan bc y ya . .kok lugu n bodoh beda2 tipis di diri rintis ini hahahha
sharvik
q jg sbnar y ska krakter yg bar2 yg kras kpla tp kira2 jg ya jgn klewatan hahha
cancer
Luar biasa
Dyah Ayu
wah bener2 tamat yaaa k... semangat terusss k,utk berkarya
Yayuk Bunda Idza
kok kontraksi kak? konsentrasi ya ...
Nabil abshor
trima kasih mb nara,,,, sehat² sll,,,,.🙏🏻🙏🏻
Lala Kusumah
ceritanya seruuuuuu mendidik juga menarik, teruslah berkarya dengan karya-karyanya yang bagus lagi ya, semangat sehat 💪😍😘
Lala Kusumah
Alhamdulillah akhirnya happy ending ya 😍😍
Lala Kusumah
Alhamdulillah sehat walafiat, semangat ya 💪💪💪
putri
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰 gaspooool kisah baruuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!