NovelToon NovelToon
DIMANA JASADKU

DIMANA JASADKU

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Spiritual / Selingkuh / Horor / Tamat
Popularitas:896.2k
Nilai: 4.6
Nama Author: Putri Leo

demi menemukan jasadnya, Roh dari Wanita bernama Safana harus berkeliaran menjadi hantu, menemui satu persatu orang yang ia kenal, Hingga sebuah kebenaran berhasil ia dapatkan dengan bantuan seorang pengacara muda nan tampan bernama Fatir. kebenaran apa yang mereka temukan ??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Leo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Capter 2

.

 Malam itu juga, Jenazah yang dianggap Safana sudah dimakamkan. Safana ikut menangis saat melihat betapa sang mama terlihat begitu kehilangan sekali.

Yang menjadi pusat perhatian Safana ialah, Sang adik, yaitu Difa. ia terus berada disisi Ridwan bahkan Difa begitu santai memeluk Ridwan hingga beberapa kali.

Tak mau berfikir yang macam-macam, Safana memilih meninggalkan makam saja. Sesungguhnya ia sama sekali belum percaya jika dirinya sudah meninggal.

.

.

 "Ma.. untuk malam ini kita menginap dirumah mas Ridwan dulu ya ?? Aku juga masih ingin dekat dengam barang-barang kak Safana, Setidaknya rasa rinduku bisa terobati.."Ucap Difa sesaat setelah semua sudah kembali dan kini ada didalam mobil.

Mama Weni hanya terlihat diam saja.

Difa melirik sang mama dari kaca spion depan. Tatapan kosong mama Weni yang begitu kehilangan justru malah membuat Difa mengepalkan kuat tangannya "Sudah mati saja masih bisa memgambil perhatian mama.. dasar kakak tidak berguna.."Batin Difa dengan geramnya.

Mobil diberhentikan Ridwan setelah mereka sampai.

"pa.. Mama diajak istirahat saja dulu.."Ucap Ridwan.

"Iya.."Papa Rio menuntun mama Weni untuk masuk terlebih dulu.

Setelah kedua Mertuanya masuk. Ridwan melirik Difa yang masih berdiri disisinya. senyum terbit dari wajah dua anak manusia itu. safana yang sejak tadi memperhatikan cukup heran.

Bahkan Keduanya terlihat bergandeng tangan ketika akan masuk kedalam rumah.

"Difa dan mas Ridwan.. apa mereka ??"Duga Safana. ia lantas segera mengikuti dua orang itu masuk kedalam rumah.

Didalam rumah mata Safana dibuat tak berkedip saat Adik dan suaminya saling berpelukan dengan senyum yang begitu lebar.

"shutt.. jangan.kuat-kuat tertawanya. kalau mama dengar bisa bahaya.."Ujar Ridwan.

"Iya mas.. maaf, aku terlalu senang.. akhirnya hubungan Kita bisa bebas sekarang.."Balas Difa yang kembali memeluk Ridwan.

tanpa malu dan.takut, Difa malah mencium Ridwan dengan begitu mesra.

Safana faham seketika. tak mau melihat pemandangan menijikkan dihadapannya, segera Safana berlari keluar.

Sembari berjalan Safana menangis. kini bukan lagi tentang kematiannya, melainkan sakit hatinya atas apa yang dilakukan oleh suami dan adik kandungnya sendiri

Safana duduk disebuah taman dengan masih sesenggukkan.

"Hey.. kenapa menangis ??" sebuah suara menegur Safana.

"Suamiku selingkuh.."Balas Safana sembari mengusap air matanya. ia tidak sadar sedang bicara dengan siapa.

"oww.. apa salahnya kau takuti saja mereka.."Ucapnya lagi.

Safana seketika menghentikan tangisannya. ia menoleh kesumber suara, terlihat wanita muda seusianya tersenyum dan duduk disebelahnya.

"Siapa kamu ???"Selidik Safana. "Kau..bisa melihatku ??"Imbuh safana keheranan.

"Ya ampun.. wajahmu jelek sekali kalau seperti itu. biasa saja.. kita kan sama-sama hantu.."ucap wanita itu.

"Hantu ?? kau hantu ??"Mata Safana membulat sempurna. sepanjang hidupnya, Safana memang begitu takut dengan yang namanya hantu.

anggukan wanita itu seketika membuat Safana berteriak. "Aaaaaa !!!! hantu !!!" Safana hendak pergi, namun tangannya ditahan wanita itu.

"Hey diamlah.. !!! kita ini sama-sama hantu !! sadarlah !!"

Safana membuka kedua matanya. menatap wanita yang disisinya. "Aku bukan hantu.. aku cuma sedang bingung kenapa aku bisa meninggal !!!"

"kau lupa atau memang tidak tau ??"Tanya Wanita itu keheranan.

"Entahlah.. seingatku aku sedang tidur dikamarku.. tau-tau sudah begini.."

"Baiklah.. kita kenalan dulu.."Wanita itu menyodorkan tangannya. "Aku Bunga."

"Safana.."

"Tenangkan fikiranmu dulu.. Memang sulit menerima kenyataan kalau kita sudah meninggal.. tapi mau bagaimana lagi, kalau ini sudah takdir.."nasehat bunga.

"Tapi aku merasa ada yang aneh dengan meninggalnya aku.. ?? Ada yang harus aku selidiki.. tapi aku tidak tau bagaimana caranya ??"Balas Safana.

"fikirkan besok saja.. sekarang istirahatlah.. ini sudah hampir tengah malam.. banyak setan seram yang gentayangan nanti.."

"benarkah.. Aku takut.."Safana mendekat langsung kearah bunga

"Cih.. hantu takut hantu.."Gumam Bunga

.

.

.

1
Mukhlisa Hasbi
dan
Mukhlisa Hasbi
typo cuy
henidiyanpuspitosarilistianingrum tembem
Kalo fatir mau ingin mati.. gak perlu nyuruh orang buat bunuh.. itu sama aja menyuruh orang lain berbuat dosa juga bikin susah hidupny karena masuk penjara juga.. Bunuh diri aja.. semua kan di tanggung sendiri..
henidiyanpuspitosarilistianingrum tembem
logika nya.. jika safana sdah mencium dan sdah melihat gelagat aneh adik dan suaminy ketika berada di apartemen.. seharusny di ikuti terus.. pasti akan tahu dengan mudah apalagi diriny sdah menjadi hantu atau arwah penasaran..
Shadriana Ana
👍
Susi Akbarini
andau fator bertemu safana sblm dijodohkan dgn ridwan..


😀😀❤❤😘😍😙
Mala Mala: klo itu terjadi,,cerita ini tak kan ada besti 🤭🥰
total 2 replies
Nisa Nisa
kukira setalah jasad ditemukan dan pelaku dpt hukuman cerita selesai. Kok malah ngelantur jd kisah cinta dgn hantu 🤣🤣
Nawfal putri: aneh tapi nyata ya kak🤣🤣
total 1 replies
Nisa Nisa
padahal Difa yg membunuh kakaknya bisa dimaafkan, krn hubungan darah?
Nisa Nisa
tetap tdk merasakan bersalah papa Rio dan berusaha menimpakan semua salah pada si brensek Ridwan
Nisa Nisa
hanya mama Wina yg msh waras. Padahal sebagai ibu hatinya pasti sangat hancur tp tdk sekalipun dia menyalahkan suaminya yg sdh menjodohkan anaknya pada kekasih adiknya yg berakibat petaka
Nisa Nisa
kesalahan awal dari papa Rio yg main jodoh jodohkan saja tanpa bertanya dulu, tanpa menyelidiki dulu. Memang setidak laku itu Safana yg pintar berbisnis sampai harus dijodohkan. Bodohnya lagi itu kekasih si psikopat adik Safana pula.
Nisa Nisa
sadis sekali si Difa ini, anak siapa sih mama Wina dan Papa Rio orangnya baik. Apa mereka membesarkan anak setan 🤔
Nisa Nisa
astaga, Ridwan tukang celap celup ternyata. kasihan sekali Safana,
Nisa Nisa
agak membingungkan kalau mereka membunuh Safana terus menyembunyikan mayatnya, tujuannya apa?
Malah ribet diganti mayat orang kecelakaan, gk jelas juga siapa dan kapan kecelakaan entah sengaja atau tdk. tp kalau kebetulan lebih mustahil krn mayat walau muka hancur tp body dan ciri2 fisik setidaknya mirip banget.
henidiyanpuspitosarilistianingrum tembem: Tanpa surat perintah pengeledahan.. apalagi tidak mengenakan seragam polisi.. tetap di anggap sah secara hukum terlebih jika kecurigaan ckup kuat sudah mengarah ke tindak pidana.. apalagi jika sdah menemukan bukti..
total 2 replies
Nisa Nisa
Heran yg dibakar Difa semalam apa?
Nisa Nisa
fix dia orang ini pelaku pembunuhan Safana, pertanyaannya dia benar-benar sdh mati atau cuma koma?
Nisa Nisa
harusnya biar terkurung sampai ada yg datang dan memergoki niat jahatnya
Nisa Nisa
notaris kok pakai cap tangan, memang dia buta huruf?
Nisa Nisa
hantu bodoh cuma nonton perkelahian padahal ceritanya bisa mengangkat barang, bisa membanting barang. ambil apa kek buat bantu. Dari hidup bodoh sampai jd hantu tetap bodoh 🤣🤣
Nisa Nisa
bukankah Difa sdh membakar baju dan barang bukti sehingga berkata sdh tdk ada bukti lg. Lalu sekarang baju, kain dan obat kok msh ada
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!