NovelToon NovelToon
Bos Perkasa Mengejar Istri Nakal yang Kabur

Bos Perkasa Mengejar Istri Nakal yang Kabur

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Penyesalan Suami / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:228k
Nilai: 5
Nama Author: misshel

Demi terbebas dari tekanan Melia—ibunya, Olla memutuskan menikah dengan pria pilihan Melia bernama Alvin. Seorang pengusaha muda yang begitu kaku dan sombong.


Ia memberikan semuanya, agar di hari yang sama dia bisa melarikan diri dan hidup bebas.


Namun, kaburnya Olla setelah malam pertama, justru membawa petaka bagi Alvin Perkasa. Bagi Alvin, Olla adalah syarat mutlak agar dia bisa merebut kembali perusahaan warisan milik ibunya yang kini dikuasai oleh ayah dan kakak tirinya.

Bermacam cara Alvin lakukan, hingga akhirnya dia berhasil menemukan Olla, tetapi wanita itu justru selalu berhasil kabur setiap kali Alvin berusaha membawanya kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon misshel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kabur Adventure Part 2 : Istriku Perampok Licik

"Haish!" Olla benar-benar kesal saat berada di pos polisi tak jauh dari lokasi bis berhenti. Ia menatap satu-persatu penumpang yang kembali naik ke bis. Dia barusan diinterogasi, pun dengan beberapa penumpang sebagai saksi juga pelapor.

"Ayo-ayo, cepat! Jangan sampai ada yang tertinggal!" perintah kondektur bis. "Kita lanjutkan perjalanan dengan tenang. Kita sudah aman!"

Olla mendelik mendengar ucapan kondektur tersebut. "Hei, maksud kamu apa? Kamu pikir aku ancaman?!"

Kondektur tersebut mengabaikan Olla sepenuhnya.

"Hei jangan ngawur! Ini salah paham! Aku bukan penjahat!" teriaknya histeris.

"Ck, kalau penjahat ngaku, penjara penuh dan polisi nggak ada kerjaan!" gumam sang kondektur sambil terus memastikan penumpangnya naik semua.

"Tapi aku beneran bukan penjahat!" Olla frustrasi.

"Oke, sudah lengkap semuanya! Berangkat yo!"

"Hey, apa maksudmu? Aku masih diinterogasi gara-gara kalian! Tungguin lah, kenapa malah mau ditinggal?!" Olla berlari lebih dekat ke bis.

Kondektur itu memutar tubuhnya dengan malas. "Apa kami sudah nggak waras, mau bawa penjahat lagi ke bis kami!?"

"Tapi, Pak—!"

"Mbak, kamu itu nggak bisa nelpon keluarga atau sodara kamu, dan nggak ada yang percaya sama kamu di sini! Jadi, polisi masih akan nahan kamu di sini sampai kamu terbukti salah atau enggak!" jelas si Kondektur menahan sabar.

"A-apa?" Astaga ... sial sekali!

Lagian dia sedang kabur, kalau nelpon orang rumah, pasti ketahuan kan? Olla berpikir cepat. Dia tidak akan begini jika bukan karena ulah bocah kurang ajar di sebelahnya tadi.

"Hei-hei ... mana bocah ingusan yang bibirnya lower tadi?!" Olla berjinjit demi mencari lelaki yang kelihatan masih muda tadi.

"Hei—kamu!" teriak Olla, "Kamu yang duduk sebelahan sama aku! Keluar kalau berani! Ini semua gara-gara kamu, ya! Sini turun hadapi aku!"

Si Kondektur yang tak tahan dengan suara Olla yang berisik, akhirnya menarik Olla menjauh dari bis

"Mbak udah!" ucap si kondektur pelan. "Saran saya, Mbak kasih tau keluarga Embak, biar dilepas sama polisi. Lagian selama belum masuk ke laporan resmi, kemungkinan bebas besar!" Kondektur itu terkekeh penuh arti.

Olla berdecih seraya membuang muka. Orang ini tidak tahu apa-apa, tapi sok tahu.

"Tidur di pos juga bukan sesuatu yang buruk kalau Mbak mau!' KOndektur itu menaikkan kedua alisnya, lalu berjalan mendekati pintu. "Yok, brangkat!"

Olla membeliak kaget. "hei! Nggak bisa gini dong!"

Ia mendongak, tepat saat seorang pemuda yang duduk di sebelahnya tadi mengintip dari tirai jendela.

"Hei, kamu!" Olla menuding pemuda itu seraya melotot. Astaga, dia kesal sekali pada anak kurang ajar yang langsung menarik lagi kepalanya dari jendela begitu ketahuan Olla.

"Hei!" Olla menggedor badan bis. "Berhenti!"

Tapi, tak seorangpun mengindahkannya. Olla benar-benar ditinggalkan di sini, sementara jarak ke kota tujuan masih sekitar 4 jam lagi.

"Astaga!"

Kualat gue!

Olla membatin seraya menatap sekeliling, kalut dan takut. Dia menguras ATM Alvin yang dengan bodohnya hanya diberi pin standart. Tanggal ulang tahun pria tersebut. Lalu mengambil uang di dompet dan makan di resto hotel dengan tagihan dibebankan ke Alvin.

Belum, ia berbelanja pakaian menggunakan kartu kredit pria itu. Haish sial!

"Bu Olla, bagaimana?"

Olla tersentak mendengar suara polisi di belakangnya. Ia langsung memutar badan dan berusaha bersikap normal.

"Keluarga sudah ada yang bisa dihubungi?" tanya polisi itu lembut.

Olla menggigit bibir saking galau bin dilema. Ini adalah jalannya menuju kebebasan dan hidup baru, apa iya dia harus kembali?

Bayangkan Mamanya?

Bayangkan orang-orang di sekelilingya?

Bayangkan si monster kepala botak itu! Haish, bisa-bisanya dia membuat mahkotanya rusak parah! Bahkan Olla harus membeli obat agar di sana tidak terasa nyeri.

"Nggak!' batin Olla mantap. "Aku harus bertahan! Jika memang harus bermalam di sini, maka mari kita jalani dan lalui sepenuh hati!"

Ingat kata Spongebob dan Squidward: dunia luar itu mengerikan. Alam bebas dan liar itu berbahaya, jadi biasakanlah.

"Maaf, Pak! Saya sebatang kara, tidak ada kerabat yang bisa saya hubungi, karena saya dianggap anak pembawa sial! Huhuhu!"

Olla menangis sehingga mengundang simpati si polisi. "Mbaknya di sini aman, besok setelah memastikan Mbak ngga bersalah, Mbak bisa lanjutkan perjalanan!"

Olla mencebik memelas, memeluk tas ranselnya erat-erat. Ugh, dia sudah mirip gelandangan.

Gelandangan kaya raya.

"Ya, Mas Alvin sudah menafkahi aku sebagai suami yang baik. Ckck, bahkan tidak bekerja selama 20 tahun juga tidak akan kelaparan!" Olla membatin seraya membayangkan uang yang ditabungkan Nahwa untuknya. Bahkan Nahwa mau membatu mengembangkan uang miliknya—uang Alvin maksudnya, sehingga dia bisa menadapat keuntungan secara berkala.

"Ah, Nahwa ... gimana aku balas kebaikan kamu."

***

"Gimana?" Alvin menghubungi seseorang yang begitu dia percaya. Dia masih di hotel dengan segala kekacauan buatannya.

Ia menyesap rokok kuat-kuat sampai tulang di lehernya terlihat semua sambil mendengar penjelasan dari orang di seberang. Tangan Alvin dibalut kain seadanya sebab terkena pecahan meja kaca yang dihancurkannya tadi.

"Sudah dapat lokasi tepatnya dengan pasti? Yakin ini bukan tipuan wanita brengsek itu?" Dia hanya memastikan. Sebagai orang yang terlihat lemah dan bodoh juga tidak berdaya, ia tidak boleh terlihat punya teman apalagi orang kepercayaan. Bahkan tak seorangpun tahu, Alvin punya perusahaan transportasi online juga ekspedisi. Sekarang, selain fokus merebut usaha milik ibunya, Alvin juga masuk ke jajaran pemegang saham terbesar di perusahaan timah.

Ckck, mereka tidak boleh tahu sekaya dan secerdas apa seorang Alvin ini. Dia super power, tapi belum selebar ayahnya dalam urusan lobi. Dia menjalankan usahanya sembunyi-sembunyi.

"Awasi terus wanita itu, aku sendiri yang akan menyeretnya kembali ke sini!" Alvin mematikan panggilan dengan kasar lalu meremas ponsel kuat-kuat. Mata pria itu menyiratkan kemarahan yang tak bisa padam meski hujan terus turun selama setahun.

"Lebih mudah kalau mereka berdua aku tembak isi kepalanya dari pada pakai cara halus begini! Sial, aku benci terlihat lemah dan bodoh seperti ini!" batin Alvin semakin erat meremas ponselnya, hingga luka yang semula kering, kini meneteskan darah kembali.

"Haish!" Alvin meninju tembok hingga tangannya mati rasa. "Sial!"

Dia benci jalan yang dianggap baik dan bermoral. Seorang ALvin lebih suka tindakan matikan di tempat dan diam-diam. Baik menggunakan taktik maupun senjata.

Alvin membuang napasnya kuat-kuat, lalu berbalik menuju sofa dan memakai jas untuk menutupi citra dirinya yang berantakan. Dia sudah mengurus check-out sejak tadi serta menyatakan kesediaan membayar kerugian.

Namun, baru saja memasukkan sebelah lengan ke jas, telepon kamar berdering. Alvin bergegas mengankatnya.

"Ya ...!?"

"Maaf, Pak Alvin ... Istri anda tadi makan di restoran dan billnya baru sampai ke saya. Jadi anda harus mentransfer lagi 3 juta rupiah."

Alvin mengeratkan gigi dan bibirnya. Seakan semuanya belum selesai, ketika telepon belum dimatikan, pintu terbuka, menampakkan sosok Devon—orang kepercayannya, dengan ekspresi tegang dan mengerikan.

"Dia menguras uang anda, Pak!"

"Shiiit!" Alvin berteriak seraya menendang apa saj ayang ada di dekatnya."Kita datangi wanita sialan itu sekarang juga!"

1
YPermana
miss ini kapan dilanjut?? 🥺🥺🥺
Daniah Andini
astagaaa, aku sudah sejauh ini, ternyata Hiatus setahun lamanya?
ada apa dengan kak misshel?
tumben2an ini
Daniah Andini
POV Olla: pegang erat aku vin, jangan pernah lepaskan, kalau kamu melepasku aku yang akan mencengkerammu menemprlimu bagai lintah agar kamu tak mudah melepasku
Daniah Andini
panji semoga berusaha menyelamatkan nyawa ool
Daniah Andini
sukurin sajalah, habis keras kepala bgt
Daniah Andini
Andika tidak waras yah, Alvin bukannya anaknya, sedang Demian hanya anak bawaan
Daniah Andini
Karena tujuan pernikahannya dari awal sudah salah, Ola capek ke ibunya, Alvin untuk syarat mengambil harta warisan ibunya
Sofiyana Sofi
karyamu sungguh bagus banget thor,, dilanjutin aja ceritanya thor,, biar pembacanya senang,, semoga autor selalu sehat, dan dapat update terus ceritanya.. kami para pembaca selalu mengunggu karya² u thor.. lanjutin ya Thor agar tidak menggantung ceritanya.. satu² dulu yg diselesaikan ceritanya thor,,
Rita Tanti
Luar biasa
Ayachi
Thorrr, Lanjutin dong thorr karyanya yang ini, plisss, gantung bangettt😭 udah hmpir setahun loh thorrr karyanya ga up lgi, pliss thorr up lgi😭🙏🥺💞
Ayachi
Thorr udah setahun lohh😭 kenapa ga di lanjuttin?😭 Hubungan Olla dan Alvin Masi dalam kesalahpahaman, Alvin pikir Olla Masi ingin bebas sperti saat olla belum mencintainya dulu, TPI Alvin ga TW Olla udah ada rasa sama dia, teruss Olla pake lupa lgi taruhan yg dia buat sama Alvin mengenai Wika, jdinya Olla mikir Alvin ga butuh dia lgi... Waduhh stidaknya jangan gantungin disaat mereka hubungan mereka belum baik² sja dong thorrr 😭 mana Alvin Masi belum sadarkan diri lgi, dihh gantung banget... mana udah setahun lagi, ini beneran ga mw dilanjutkan Thorr?😭 ceritanya lebih menarik dari kisahnya Dinka jujur😭💞
Ayachi
sindrom Stockholm klo ga salah
Ayachi
ANJIRRttt sakit jiwa, gada hati. Rill udah gada hati, ga tau diri, ga tau malu lagi. HEYY! Andika is just Grace's driver! Cuma gelandangan yg di angkat derajatnya dan apa? bukannya bersyukur dan berterimakasih malah ngelunjak, membunuh, bahkan tanpa belas kasih menyiksa anak kandung hanya karena lahir dari wanita yg dia ambil harta dan nyawanya, udah gitu tiap peringatan kematian Grace malah berpesta pora. GILAAA Rill sih GILAA. Rumah sakit jiwa atau penjara harusnya tempatnya
Ayachi
Jelas Olla emosi pas tahu, Damian dan Andika dengan tega meracuni orang² di desa demi mempertahankan harta yg bukan milik mereka, entah gimana Olla bisa tahu
Ayachi
Jika di logika kan, Cinta tidak ada kaitannya dengan bisnis, bisnis yah bisnis itu hal material yg tidak bisa di hubungkan dengan perasaan pribadi seseorang yg bersifat privasi, dalam bisnis jika memakai perasaan tanpa melihat keuntungan yah bukan bisnis menguntungkan malah merugikan dan hanya orang bodoh yg melakukan bisnis tapi mau merugi.

Hanya karena wasiat harus memiliki pasangan baru dapat mewarisi bisnis tersebut, bukti nyata seperti buku nikah sudah cukup untuk memenuhi syarat. Hal seperti cinta tidak dapat dijadikan syarat karena sesungguhnya perasaan adalah suatu hal yg tak bisa di lihat, bisa dibuktikan tapi tetap tidak diketahui bukti tersebut tulus atau tidak.

Jadi, si tua Andika dan Damian kalian yg tidak memiliki perasaan dan hanya dibutakan harta harusnya lebih paham hal tersebut tapi malah sok² bijak/baik + sok tau menilai pernikahan seseorang demi mempertahankan yg bukan milik kalian. Sudah Jelas Tololnya + tak Tau malunya deh😏
Ayachi
Si Alvin mau sok²an kuat nahan gitu, emng Lo Cassanova, yg pro? Rasain tuh lemes dibuat olla
Ayachi
Oll, brani Skali kmu😭 Polisi loh itu yg kamu ancemm😭😭
'Nchie
ya kalian memang serasi. Olla Alvin ..sama di curangi keluarga sendiri
'Nchie
jangan metong dong Olla kasian Alvin...meskipun sama2 gilanya tapi kalian cocok😂
'Nchie
cerita Olla malah seru banyak ngakaknya...Sony . Sony ..kasian banget kamu 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!