NovelToon NovelToon
My Sweet Girl

My Sweet Girl

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:306.9k
Nilai: 5
Nama Author: mom yara

Demi membalas orang-orang yang membuatnya terpaksa terpisah dengan orangtua, Nayyara telah merencanakan sebuah pembalasan.

Dia menyamarkan dirinya dengan sempurna, menyembunyikan wajah indahnya menjadi wajah buruk yang menggunakan kacamata tebal!

Namun dalam proses balas dendamnya, Nayyara berbuat salah yang fatal—— dia telah menarik perhatian CEO dingin.

""Semua wanita itu murahan"" Harry Balwis

""Kau hanya pria arogan yang haus akan cinta"" Nayyara.

Mampukah Naya mencapai tujuannya? atau dia malah jatuh cinta pada pria itu sebelum tujuannya tercapai?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mom yara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2 Menjadi suamimu

"Hallo sayang"

"Ya paman"

"Paman akan menjemputmu"

"Baiklah" sambungan pun terputus. Naya melanjutkan pekerjaannya kembali. Menjadi karyawan magang memang harus punya mental baja, ada saja senior yang mengerjainya dengan memberikan pekerjaan yang banyak, dan pekerjaan yang sulit untuk ukuran karyawan baru. Disaat seperti ini hanya otak yang cerdas yang diperlukan.

"Paman berharap kau akan bahagia setelah ini sayang"lirih nya setelah mematikan sambungan ponselnya, ia teringat seperti apa gadis kecilnya. Yang bernama asli Nayyara Hartono gadis yang memiliki kelebihan bisa menakhlukkan lawan jenis hanya dengan senyumnya mampu menempuh pendidikan menengahnya dalam dua tahun, ia juga berusaha menyelesaikan kuliahnya dalam dua tahun. Selama ini ia tinggal bersamanya orang yang dipercaya ayahnya untuk menjaga dan melindunginya. Ia membawanya ke Australia yang merupakan negara kangguru.

Ia tumbuh menjadi gadis yang cantik dan tangguh, dulu ia hanya gadis kecil yang ceria dan penuh semangat, setelah kepergian kedua orangtuanya ia berubah menjadi gadis yang lebih mandiri, kuat, dan sedikit arogan.

*

*

Akhirnya pekerjaannya selesai, bisa pulang tepat waktu yang pastinya tak perlu lembur. Ia keluar dari ruangannya bersama karyawan yang lain, ia sengaja menghindari senior yang sering mengerjainya, karena ia ingin segera bertemu dengan paman kesayangannya.

Di depan kantor

Melihat mobil yang dikendarai oleh pamannya, ia langsung membuka pintu mobil lalu masuk ke dalam. Mobil pun melaju dengan kecepatan sedang.

"Bagaimana pekerjaanmu?" goda pamannya, karena ia tahu pasti bagaimana sulitnya menjadi karyawan magang.

"Cukup mengejutkan" ucapnya santai sambil melihat ke arah pamannya. "Setiap hari mereka memberiku pekerjaan yang sulit, dan hari ini mereka berhasil mengunciku di toilet" ucapnya kesal sembari membuang nafas kasar.

"Mereka hebat sekali" paman Jodi terbahak setelah mengucapkannya.

"Ck" Naya berdecak, malas sekali melihat tingkah pamannya yang sok lucu.

Mobil berhenti di parkiran, mereka turun bersama, berjalan masuk ke apartemen mewah. Mereka sampai dipintu setelah kotak ajaib membawa mereka ke atas.

Tit

Tit

Tit

Pintu apartemen terbuka, Naya masuk ke dalam apartemen yang di susul paman Jody. Naya mengambilkan minuman untuk mereka kemudian duduk di sofa.

"Kau bertemu dengannya hari ini? " tanya paman setelah mereka duduk berhadapan dengan santai.

Menganggukkan kepalanya."Dia sangat arogan" ucapnya dengan suara kesal

"Dan sangat tampan" ucap paman sambil menaikkan kedua alisnya ke atas dan ke bawah

"Cihhh... Dia akan memecatku jika aku terlambat lagi, dasar arogan, hanya terlambat beberapa menit saja sudah main pecat saja" Naya berucap dengan wajah kesal, tampan sih iya tapi sifat arogannya menghilangkan ketampanannya lanjutnya dalam hati.

"Apa yang akan kau lakukan?"

"Tadi aku bertemu Tasya, paman benar Dia menyukainya, bahkan sangat mencintainya, tapi sayangnya cintanya harus bertepuk sebelah tangan"

"Kau menguping?"

"Tidak, aku hanya tidak sengaja melihatnya keluar dari ruangan bosku dengan wajah penuh amarah"

"Kau akan mendekatinya?"

"Tidak, aku hanya ingin bermain sedikit, lewat Harry aku akan membuatnya mengeluarkan sifat aslinya" jawab Naya dengan senyum yang menakutkan.

"Dia sangat tampan, mungkin kau bisa menjadikannya suamimu"

"What? Suami? tidak boleh ada cinta sebelum semuanya terungkap, sebelum apa yang harusnya menjadi milikku kembali padaku, aku tidak akan membiarkan hidup mereka tenang" ucapnya menggebu, hatinya sakit mengingat apa yang selama ini ia hadapi, harus kehilangan orangtua, harus bersembunyi, dan sekarang waktunya untuk hidup normal.

"Berhati - hatilah, dia bukan orang biasa, ia keturunan Balwis, salah satu orang terpandang dan ditakuti"

"Aku tidak akan menyinggungnya" ucapnya sambil meminum air yang ada ditangannya. Kalau ingat lanjutnya dalam hati. "Mungkin hanya meminjam waktunya sedikit"

"Kau harus bertindak cepat, dan jangan sampai ketahuan atau semuanya akan sia - sia"

"Baiklah, paman tenang saja"

Setelah cukup lama berbincang, paman Jody keluar dari apartemen Naya dan akan tinggal dirumah yang sudah ia beli beberapa waktu yang lalu, tidak ada yang boleh tahu kalau mereka punya hubungan.

*

*

*

Meskipun tidak mudah, tapi ia sangat menyukai kehidupannya di negara orang. Ia berdiri di depan cermin melihat pantulan dirinya.

"Perfect" dengan memakai celana jeans dan kaos oblong berwarna putih, tas hitam yang ia gendong membuat penampilannya sederhana namun cukup elegan. "Ayo kita berkeliling kota Jakarta"

Sampai di bawah ia langsung menuju ke parkiran, mencari keberadaan mobil mewahnya yang baru hari ini ia beli dengan bantuan pamannya.

Mobil berwarna hitam itu pun melaju menuju jalan raya, ia memakai kaca mata hitamnya, bernyanyi sambil mengemudikan mobilnya.

Lampu merah. Mobil pun berhenti tanpa ia sadari, pria yang berada disebelah mobilnya memperhatikannya, ia tetap bernyanyi tanpa memperhatikan orang sekitarnya, karena baginya itu tidak penting, ini adalah hidupnya. Orang lain mah lewati aja.

"Wanita aneh" ucap seorang pria yang duduk di dalam mobil penumpang tanpa mengalihkan tatapannya.

"Dia hanya mengekspresikan perasaannya bos, mungkin ada yang membuatnya stress jadi dengan bernyanyi stressnya akan hilang" pria yang sedang mengemudi menyahuti ucapan bosnya.

"Cara yang aneh" ia tak habis pikir, bernyanyi seperti orang gila untuk menghilangkan stress, bukannya sembuh malah tambah gila.

"Dari pada dengan banyak bekerja, lebih baik bernyanyi bos, ingin mencobanya"

"Diamlah, fokuslah menyetir" setelah lampu hijau mereka melanjutkan perjalanan.

"Baik bos, apa kita langsung ke apartemen bos" tanya asistennya yang tak lain adalah Rangga.

"Ya, aku ingin segera beristirahat" ucap Harry sembari menutup matanya sejenak. Hari ini adalah hari yang akan mengubah hidupnya, ia tidak bisa bersantai lagi, kepiawaiannya dalam berbisnis di usia yang masih muda membuat ayahnya mempercayakan tanggung jawab sebagai ceo padanya. Sebenarnya ia ingin melanjutkan bisnisnya sendiri, tapi perusahaan ayahnya juga memerlukan pemimpin, tidak mungkin ia dengan egois menyerahkan semua itu pada adik perempuannya yang masih menempuh pendidikan di negeri paman Sam.

Setelah cukup berkeliling kota jakarta ia berhenti di sebuah mall terbesar di kota itu, CM mall.

Ia masuk tanpa melepaskan kaca matanya dan memakai masker, berhati - hati itu lebih baik. Ramai pengunjung itu membuktikan kalau mall itu tumbuh dengan baik, dari kejauhan ia melihat Tasya, ah dia terlihat sombong sekali batinnya.

Ia berjalan lurus ke depan sengaja ingin melewati Tasya. Setelah hampir dekat ia berhenti di salah satu stand, karena ia melihat seorang pria berjalan menuju ke arah Tasya.

Rangga. Ya itu adalah asisten Tuan Harry. Apa yang ia lakukan disini, apa dia ada janji dengan Tasya, apa mereka punya hubungan terlarang, pikirannya penuh dengan banyak pikiran yang tak menemukan jawabannya. itu bukan urusanku batinnya.

Ia segera meninggalkan mall itu.

Hari ini sungguh melelahkan, lebih baik kembali ke apartemen, tidur adalah pilihan yang paling tepat.

Melajukan mobilnya kembali ke apartemen. Setelah makan malam ia merebahkan tubuhnya di atas sofa yang cukup besar yang tidak akan membuat tubuhnya sakit meskipun tertidur disana. Dan akhirnya ia pun tertidur di atas sofa dengan TV yang masih menyala.

Di dalam Mobil.

Kring kring kring. Mengangkat ponselnya.

".......... "

"Ya ma"

Setelah sampai di basement. "Mampirlah ke CM mall, jemput mama disana"

"Baik bos, tapi mama anda akan mengaung seperti singa jika bukan anaknya sendiri yang menjemput" tanpa menunggu jawaban bosnya ia langsung menjalankan mobilnya.

Keesokan harinya.

Bug

bug

bug

Pertandingan bela diri antara laki laki dan seorang wanita, menjadi tontonan gratis. Karena tidak punya kegiatan lain dan dia juga tidak punya banyak teman ia memutuskan untuk menggerakkan ototnya, dan disinilah ia sekarang, di tempat latihan bela diri terbaik di kota Jakarta.

Bug

bug

bug

Naya menjatuhkan lawannya, ia tersenyum dibalik maskernya karena telah mengalahkan lawannya, anggap saja ini adalah latihan sebelum menjatuhkan lawan sesungguhnya.

Bersamaan dengan itu, dua orang pria memasuki arena latihan, dan mereka bisa melihat dengan jelas bagaimana wanita itu menjatuhkan lawannya.

1
limah
Luar biasa
Essy Tango
karyanya sangat bagus semua di baca g trlewatkan.semangat author
Mom Yara: mampir juga kak di aplikasi yang orange, pijo
total 1 replies
Sandisalbiah
padahal pengen lihat kebahagiaan mereka setelah menikah... hais.. ngelunjak ya thor... 🤭🤭😏
terima kasih atas karya yg sangat menghibur ini thor.. semangat terus utk karya² baru yg lebih wow lagi.
Sandisalbiah
krn aku suamimu.. 😊😊
Sandisalbiah
enak banget si ratna langsung koit... mengingat semua kesulitan dlm hidup keluarga Yara bersumber dr ide jahatnya.. harusnya ratna ini di bejek² dulu baru mati dia.. is gemezz banget dgn manusia licik dan dengki kek si ratna ini..
Sandisalbiah
tuh kan.. cinta emang membuat org jd bodoh.. 🤭🤭🤭 juga buta.. buktinya Yara gak bisa melihat kalau dlm ruangan itu Harry tdk sendiri.. main selonong aja.. malu sendiri kan.. 😅😅
Sandisalbiah
bagaimana reaksi Feby nanti... bakal seneng krn tau kalau Reyhan tdk merampas kehormatannya atau ngereog krn merasa ditipu..?
Sandisalbiah
ratna bakal buat masalah pas hari pernikahan Yara nih... tp setidaknya pertemuan Yara dan Feby akan menghilangkan kesalahan fahaman dgn Harry..
Sandisalbiah
Hadeh.. Yara masih aja bergelut dgn fikiran sendiri.. kenapa gak coba cari tau akan hubungan Harry dan Feby biar gak salah faham terus.. sibuk memikirkan perasaan Feby pdhal orgnya udah nikah duluan..
Sandisalbiah
jawaban Yara malah membuka peluang dan keuntungan bagi Harry.. tp masih ada ratna yg diperkecil.. harus di waspadai..
Sandisalbiah
lalu Ratna... dia adalah otak dr semuanya... harusnya dia yg dapat ganjaran paling utama..?
Sandisalbiah
polisi kali.. mau nangkap si Tasya..
Sandisalbiah: bawaan tangan julit mom.. Kek-nya kalau unek²nya gak di keluarin jd syusyah makan.. 🤭🤭🤭maaf ya mom..
total 2 replies
Sandisalbiah
aku tadi. mikirnya.. bakal jadi masalah ni duo emak ngeyel mau ikut mencari Yara..
Sandisalbiah
pada kenyataan org di sekeliling kita emang berpengaruh pd sikap dan sifat kita.. secara langsung atau pun perlahan..
Sandisalbiah
dasar Yara keras kepala.. bandel banget. situasi belum aman krn posisi herman, gilang dan ratna masih bebas berkeliaran tp dia gak waspada sama sekali.
Sandisalbiah
mungkin sedikit egois di bolehkan Yara...
Sandisalbiah
Reyhan akan menikahi Feby ...
Sandisalbiah
jgn gegabah Yara.. setidaknya fikiran keselamatan seluruh keluargamu.. dan jawabannya adalah Harry.. hanya dia yg dapat membantu..
Sandisalbiah
anak pintar... si elang lagi mancung di air kolam nih.. awas aja kalau Harry ngamok
Sandisalbiah
si Elang ini nekatan juga.. keras kepala kek si Yara.. semoga gak terjadi apa²
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!