NovelToon NovelToon
DERAI AIR MATA

DERAI AIR MATA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Contest / Patahhati / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.4
Nama Author: ulfatun khasanah

Masih ingat dengan saya kan? Ya Jihan aulia dan suami saya Zain Musthofa

Hm.... di season ke 2 ini, cukup ngeri ya judulnya , tapi gak papa, mudah mudahan banyak juga pembacanya Amin...

Okey... Sepulang dari ibadah haji, keromantisan kami makin bertambah, apa lagi bang Zain, semakin hari semakin bucin dan lengkat dengan gue, begitu juga dengan gue yang makin bucin dan gak mau jauh dari beliau

Dan gue pikir itu akan berlangsung dan terus romantis dan makin bucin sampai tua nanti, apa lagi kejutan demi kejutan yang sering kami berikan secara bergantian , kebahagiaan yang terus kami dapatkan setiap saat setiap hari, ditambah putra kami Muhammad Haidar Al-Musthofa yang makin aktif dan lucu tentu menjadi pelengkap kebahagiaan keluarga kami

Tapi... Rencana,Ujian dan Rahasia Allah tidak pernah ada yang tau,

Ya.... di tengah kebahagiaan keluarga kami, Ujian dan cobaan yang luar biasa datang, yang membuat DERAI AIR MATA yang luar biasa

Gimana kisahnya...??
Hayuk pantengin terus novel nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ulfatun khasanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Reuni

Di hari berikutnya Jihan dan Zain sedang santuy di teras belakang rumah mereka, tepatnya di depan kolam renang, sambil menemani baby Al yang sedang main air dengan kolam mungilnya

Baby Al memang seneng banget mainan air, sama dengan Jihan waktu kecil, lebih lagi seperti Omnya yang sedari kecil sering renang di kolam buatan dekat masjid rumah mereka

Di weekend kali ini mereka memilih di rumah saja, yang mana seharusnya ke rumah Umi Zahra, tapi kali ini tidak, karena lusa Jihan udah harus berangkat KKN di luar kota

" Ayok udahan sayang main airnya," ucap Jihan pada baby Al yang masih asyik

" Gak... Gak mau" jawab baby Al masih dengan main

Ya memang belum lama sih baby Al main air baru sekitar 5 manitan, tapi Jihan cukup khawatir aja sama anaknya itu

" Nanti masuk angin lho.... Udah yuk.." rayu Jihan lagi

" Udah biarin aja, Anginnya takut sama anak kita" jawab Zain ngasal

" Hm..... Ini lagi, ya makin betah kalau ada yang belain" ucap Jihan kembali duduk di dekat Zain

Zain hanya tersenyum mejawabnya, dan membawa Jihan dalam pelukannya dan langsung mencium pipi halus istrinya

Seperti itu lah kebiasaan Zain dan Jihan, selalu lengket dan gak mau lepas, dan seneng banget kalau nyosor pipi Jihan duluan

" Biarin dong sayang, baru 5 menit main lho, lagi asyik tuh" ucap Zain dan Jihan pasrah saja

" Oh ya Abang ada acara reuninan sama teman kuliah dulu, enaknya berangkat gak ya?" ucap Zain meminta pertimbangan

" Emang kapan Raunian nya bang?"tanya Jihan

" Menurut info sih malam ini sayang, di dekat sini juga sih, di hotel ARRUMI" jawab Zain menjelaskan

" Berangkat lah, kan Abang sering bilang , kalau kita otu harus sering silatur rahim " jawab Jihan

" Iya sayang, tapi Abang maunya malam mingguan bareng Adek.." ucap Zain manja dengan menggulat ke pundak Jihan

Jihan tak lagi menjawab dan tersenyum, serta mengelus pipi berewok suaminya, yang makin hari makin manja

" Ya kan jarang sayang kumpul sama mereka, terakhir kapan coba?" tanya Jihan lagi

" Ya waktu resepsi dulu sih" jawab Zain singkat

" Nah udah 3 tahun lebih lho sayang, berangkat aja, sesekali kumpul teman temannya" ucap Jihan memberi izin pada Zain

" Tapi Adek ikut ya" pinta Zain

" Haduh kalau malam baby Kan bobok sayang, mana Adek juga harus siap siap untuk KKN, kan lusa udah berangkat sayang" jawab Jihan menolak halus

" Ya udah kalau gitu Abang di rumah aja" jawab Zain santai

" Idih.... Kok gitu, ya udah okey.... Adek sama baby ikut deh, tapi kalau baby udah ngantuk anter kami pulang ya" ucap Jihan pasrah

" Yes.... Siap sayang" jawab Zain bucin dan menghujani wajah Jihan dengan ciuman

Begitulah sikap manja Zain pada Istrinya, sudah hilang wibawa kalau udah masuk kandangnya

Malam harinya, setelah sholat isya' Jihan dan Zain sudah siap untuk menghadiri acara tersebut, begitu juga dengan baby Al yang sudah girang karena tau mau di ajak pergi sama Abah dan Uminya

Mereka sudah masuk kedalam mobil sport hadiah dari Jihan waktu itu, dan baby Al sudah berada di pangkuan Uminya, yang mana sedari tadi terus ngoceh dan nyanyi serta sholawat

Makin menggemaskan memang baby Al itu, selain ramah dan ceriwis baby Al juga cerdas, dia selalu menjawab dengan orang yang bertanya kepadanya

10 menit menempuh perjalanan, mereka sudah sampai di hotel tempat Zain berkumpul dengan teman temannya,

Di hotel sederhana sih, bukan yang berbintang lima, dan katanya itu traktiran dari salah satu rekannya,

Tadinya Zain sempat menawarkan kalau mau di restoran miliknya aja, tapi mereka menjawab udah ada yang ngebosi di hotel tersebut

Sesampainya di sana, ternyata sudah banyak teman teman mereka yang berkumpul di restoran hotel tersebut

" Assalamualaikum pak Ustadz..." ucap salah satu temannya saat melihat kedatangan Zain

" Waalaikumsalam...." jawab Zain dengan menggandeng Jihan mendekat pada mereka

Zain kemudian berjabat tangan dengan para rekan mereka, Zain yang gak mau jauh jauh dari Jihan, mengajak Jihan duduk di sebelahnya

Jihan tentu menjadi pusat perhatian teman teman Zain, apa lagi bagi mereka yang gak datang di pernikahan Jihan kala itu,

Mereka tadi sempat kaget, karena Zain membawa gadis cantik yang masih muda, mereka mengira itu keponakannya, yang membawa adeknya yang di gendong Zain

" Duduk sini aja sayang" ucap Zain membukakan kursi untuk Jihan

lagi lagi membuat teman teman Zain melongo dengan ucapan Zain yang memanggil istrinya dengan sebutan Sayang

Jihan pun tersenyum dan mengikuti arahan Zain, yang mana setelah Jihan berjabat tangan dengan teman Zain yang cewek, termasuk Rani yang mana di juga hadir sekaligus yang membayar semuanya

Zain tidak tau kalau Rani yang membayarkan semua itu, kalau pun tau mungkin Zain gak akan pernah berangkat, dan gak mau juga di traktir sama Rani

Semua teman teman Zain juga membawa anak serta istrinya, terkecuali Rani yang memang suka pergi sendiri, tanpa mau di ribetkan dengan anak dan suaminya

Dan mereka semua sudah mempunyai anak yang sudah cukup besar dan rata rata sudah sekolah,dan ada juga yang sudah mempunyai anak 2 dan ada juga yang 4

Lha Zain, istri masih muda cantik dan bahkan anak baru satu masih bocil lagi,

" Pak Ustadz... Itu istri dan anaknya?" tanya salah saru temannya yang tepat di sebelahnya

" Iya dong, loe kira siapa?" tanya balik Zain

" Masih muda banget,... Lho gak maksa dia untuk nikah sama loe kan,?" jawab temannya kembali bertanya

membuat Zain mengerutkan keningnya dan menahan tawa

" Iya mana tau bokapnya terlilit hutang sama loe, dan loe meminta ganti dengan menikahi anaknya" saut teman lainnya

" Gue bukan rentenir kali, enak aja, dan gak pake cara kasar juga gue, " jawab Zain tertawa

" Alah bohong.. Modus paling kan loe?" saut lainnya gak percaya

" Dan jangan jangan dia murid loe di BNT, dan loe iming imingi nilai tinggi, iya kan? ngaku aja deh loe.." tambah lainnya lagi

" Iya kalau murid gue iya, betul, tapi gue gak pernah ya mengiming imingi dengan nilai tinggi, gue kan halus orangnya" jawab Zain membanggakan dirinya

" Seperti gue bikin anak pake cara hakus dan lembut makanya anak gue tampan kan kayak Abahnya" bisik Zain pada teman temannya

Sontak tawa mereka langsung pecah, dan membuat rame suasana reunian di sana , selanjutnya mereka lanjut makan dan bercanda

Baru sekitar 20 menit disana baby Al, yang sedari tadi ikut ceria dan ngoceh dengan pertanyaan dari teman Abahnya, kini agak rewel di pangkuan Jihan karena sudah ngantuk

" Kenapa sayang, Minta apa nak?" tanya Zain heran dengan rewelnya anaknya

" Ngantuk mungkin Bang, Ayok anter kami pulang dulu, nanti kalau masih mau ngobrol Abang balik lagi" jawab Jihan dengan menenangkan anaknya

" Ya udah ayok, " jawab Zain sigap dan kemudian pamit dengan teman temannya untuk mengantar Jihan pulang

Setelah sampai rumah, memang benar baby Al ngantuk, dan kalau sudah ngantuk memang tidak bisa di tempat yang rame, buktinya sampai rumah baby Al udah bobok tampan

Zain segera memindahkan putranya kekamar atas sama dengan tempat tidur mereka

" Ya udah kalau Abang mau balik lagi" ucap Jihan setelah Zain menidurkan baby Al

" Adek gak papa sendiri dirumah? atau Abang panggilkan embak biar menemani Adek?" ucap Zain

" Eh udah gak usah, embaknya pling udah istirahat juga, Udah balik aja, Adek gak apa apa kok, Al juga udah tidur bentar lagi Adek juga ikut tidur " jawab Jihan menolak halus

" Tapi sayang...."

" Udah gak papa, mumpung lagi kumpul lho" jawab Jihan mendukung

" Okey lah, kalau ada apa apa hubungi Abang ya" pinta Zain dan diangguki oleh Jihan

Zain mencium kening Jihan sebelum berangkat kembali kehotel bersama teman temannya

Setelah sampai di parkiran hotel, dan akan masuk ke lobi hotel, tiba tiba ..

Bruk..... Ada seseorang yang memukul pundak Zain dari belakang

1
Alina Bams
yak, cerita sampah🤭
Mayfi Ifriyanti
mantaaap 👍, makanya jadi orang orang kok mulut lemes ya Zain padahal ustadz
Mayfi Ifriyanti
mantap tu Jihan jlep langsung ke hati 👍
♨ˢᶜ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦zc❖ ༄༅⃟𝐐🍁Henny❣️
pzt kaya kapal pecah tuh dapur 😂😂😂
persis kaya bojo ku klu pkai dapur
Eity setyowati
gedeg juga ya baca ,mosok masalah kaya gini ndk kelar ,jihan jenius zain ustad kok pada ndk jelas cari sulusinya. ya terserah yg nulis lah mau gimana lagi hehehe
Bunda Murniati
knp Zaid gak jujur aja klw mau ketemuan sama rani
Sabilnur Alif
kebahagiaan dtg,tp aqu penasaran gmna cerita nya Zain tau klo baby IL anak nya🤔🤔
Sabilnur Alif
jd nya mereka kata anak kembar 🤗
Sabilnur Alif
🤣🤣🤣perut aqu sakit..liat tingkah dua bocah
Sabilnur Alif
lagi sedeng"terharu nya..aqu ngakak sendiri liat kesetiaan pak Irfan yg kadang nyeleneh 🤣🤣
Sabilnur Alif
😭😭😭 subhanallah ya Allah..luar biasa Jihan mempertahan kan rmh tangga nya..ya Allah, semoga aqu bisa sprt Jihan,mempertahan kan rmh tangga 😭😭
Sabilnur Alif
Luar biasa
Sabilnur Alif
si Rani sma Ema nya di bikin dr apa yahh..kalah"di buat dr api neraka annjjiirr 😡😡
Sabilnur Alif
sampe punya kejeniusan,bukan di gunakan jihaannnn 😬😬ngapain sihh msh mau pertahankan
Sabilnur Alif
🤦🤦pindah judul ajj x yahh klo gni😬😬males aqu sma si zaiin..knp bukan cerita Jihan ajj sih sma anak"nya
Sabilnur Alif
awal cinta istiqoroh,tp di sakitin Mulu...kaga suka aqu jd nyaahh 😡😡😡cinta sejati setan Zain cuma sma setan Rani tuh😡😡
Sabilnur Alif
jgn dl jihaaaaaannnn😬😬😬😡😡😡😭😭aqu ajj nangis liat penderitaan penghinaan cacian makian yg suami Lo lontarin
Sabilnur Alif
😡😡😡istri udh berkorban bnyak buat dia,juga keluarga besar nya..nih lg ajj balesan nya..udh Jihan bnran x ni tinggalin
Sabilnur Alif
kebakaran jenggot, istri nya di deketin cowok..kaga sadar tuh si Zein sma bacot nya,klo nyakitin istri nya 😡😡
Sabilnur Alif
iihh..kalau saja aqu bisa sprt Jihan,ya Allah seneng nya hati quu.. sayang aqu nga bisa.. semangat jihan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!