NovelToon NovelToon
DI BALIK LAYAR

DI BALIK LAYAR

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: EmeLBy

Mengisahkan tentang perjuangan hidup seorang gadis bernama Anindyta Kailila .
Dalam menggapai cita-citanya dengan
keadaan hidup yang sederhana.

Bekerja sebagai asisten seorang model papan atas, merupakan batu loncatan baginya untuk mengais rupiah dengan tetap harus pintar membagi waktu mengurus ayahnya yang sakit.

Jangan tanyakan tentang kisah cintanya.
Sebab semenit saja, otak dan hatinya tak pernah kosong, karena perintah dari sang model yang selalu datang bertubi-tubi.


Namun, apalah dayanya jika ternyata kegigihannya bekerja justru mempertemukannya dengan seorang CEO yang ternyata kekasih sang model.
Bahkan perasaan mereka tidak dapat di bendung untuk saling jatuh cinta.

Mungkinkah seorang asisten mendapatkan cinta seorang presdir bahkan kekasih bosnya sendiri...?

Ikuti ceritaku " Di Balik Layar"
Semoga di sukai pembaca.
Salam santun
salam sehat untuk semua
🙏🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EmeLBy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1 : ANINDYTA KAILILA

Anindyta Kailila adalah seorang gadis hitam manis, berani, periang, rajin dan tidak mudah menyerah. Berusia 23 tahun lulusan sebuah Universitas di Surabaya jurusan Fashion Design.

Walaupun berkutat di dunia fashion namun tidak membuatnya tampil dengan modis.

Anin (begitu panggilannya) selalu membalut tubuhnya dengan baju-baju gombrong, celana atau rok panjang.

Ia selalu menyembunyikan lekuk tubuh sempurnanya di balik pakaian sederhana dan selalu rapi.

Selain menggambar dan mendesain busana, Anin juga memiliki kelebihan yaitu pandai memainkan gitar

dan memiliki suara yang merdu.

Sewaktu ia duduk di bangku SMP, Anin sudah kehilangan seorang ibu, yaitu Dini Kavindra. Beliau mengalami pendarahan hebat saat melahirkan adik bungsunya. Sebab, saat itu usia ibu Dini memang beresiko tinggi untuk mengandung. Dan benar saja, ibu dan adik bungsu Anin tidak dapat di selamatkan.

Sejak itu Anin hidup dengan ayahnya bernama Pujo Arseino. Beliau adalah karyawan biasa di sebuah perusahaan. Sedangkan kakak laki - laki Anin, bernama Jonvandra Arseino yang setelah menamatkan SMA nya, memilih mengikuti pendidikan untuk menjadi seorang Polisi. Dan kini, bertugas di sebuah Desa yang berada lumayan jauh dari Anin dan Ayahnya.

Hidup Anin jauh dari kata mewah. Ia berasal dari keluarga sederhana. Sebab ayahnya hanya lah karyawan biasa dan dulu ibunya adalah seorang ibu rumah tangga.

Memiliki keluarga kecil dan sederhana tentu membuat Anin hidup sebagai pribadi yang rendah hati. Jauh dari kata sombong. Ia suka belajar, suka menolong dan juga rajin.

Saat Anin duduk di bangku SMK. Anin meminta ijin pada ayahnya untuk bekerja paruh waktu. Ia sangat pandai membagi waktu antara sekolah dan bekerja.

Ia di terima sebagai penjaga toserba. Yang terletak tak jauh dari rumahnya. Itu ia lakukan setelah pulang sekolah yaitu mulai dari jam 2 siang sampai jam 6 sore.

Pada malam harinya, ia kembali bekerja sebagai buruh cuci di sebuah warung tenda lalapan, mulai jam 7 sampai jam 9 malam. Letaknya pun tidak jauh dari komplek perumahan yang ia tempati.

Ayahnya, Pujo Arseino. Tidak dapat melarang keinginannya untuk bekerja paruh waktu. Karena besar keinginannya untuk mengumpulkan uang sendiri, demi dapat kuliah pada jurusan yang ia cita-citakan.

Anin benar benar ingin menjadi seorang perancang busana. Sebab, ia merasa sangat piawai dalam mendesain juga mematut-matutkan warna dan model pakaian. Apa lagi ia sekolah di SMK jurusan tata busana, sehingga ia dapat menggali potensi dalam dirinya dalam urusan desain.

Ayahnya hanya selalu mengingatkan nya. Boleh bekerja asal tetap menomor satukan sekolah. Ya..., walaupun pekerjaan serabutan nya waktu itu sangat tidak berhubungan dengan cita-cita dan pendidikannya.

Tetapi baginya asalkan itu halal dan tidak merugikan orang lain. Juga di ijinkan ayahnya. Maka, pekerjaan itu akan di jalankan nya dengan hati gembira dan penuh rasa syukur.

Setelah lulus SMK, tentu Anin langsung mendaftarkan dirinya pada sebuah Universitas ternama di kotanya Surabaya. Mengambil jurusan Fashion Design.

Tabungan Anin tentu tidak cukup untuk menyokong biaya kuliahnya. Dan, Anin tidak mempunyai waktu sebanyak dulu lagi. Untuk bekerja serabutan. Ia memilih fokus dengan kuliahnya, agar cepat selesai.

Bertepatan dengan selesainya kuliah Anin. Ayahnya pun pensiun. Karena ayahnya hanya karyawan biasa, maka pesangon pun tidaklah banyak.

Anin sangat bersyukur untuk waktu yang Tuhan atur kan untuknya. Sehingga, ia bisa menyelesaikan kuliahnya dengan tepat waktu.

Namun, tiba - tiba beberapa bulan setelah ayahnya pensiun dan kuliah Anin selesai ayahnya pun mengalami stroke. Yang membuat lumpuh setengah dari tubuh ayahnya tersebut.

Sehingga, kesibukan Anin bertambah yaitu merawat ayahnya yang hanya bisa berbicara namun tidak bisa bergerak seperti orang normal pada umumnya.

Telah dapat di pastikan, selain sudah tidak bekerja, di tambah lagi mengalami Stroke, tentu ayah Anin kini hanya menggantung hidupnya dengan Anin.

Jovandra kakak Anin, memang terkadang bisa membantu mengirimkan uang tapi ... tetap saja tidak dapat banyak membantu. Sebab, ia juga harus menata hidupnya sendiri.

Karena itu, berbekal Ijazah Sarjana Fahsion Design (S.Ds) nya. Ia melamar di sebuah Agency Models. Bukan sebagai model tentunya. Dan lamaran Anin tidak mengecewakan. Ia diterima sebagai pengarah busana seorang model papan atas bernama Felysia Lovita.

Jam terbang pemotretan Felysia sangat padat. Belum lagi dia baru saja di tinggal managernya, karena tidak suka dengan perangai nya yang cendrung manja. Maklum lah, Felysia berasal dari keluarga kaya. Sehingga dari kecil ia selalu di manja. Hidupnya bagai bermandikan uang, oleh kedua orang tua nya. Yaitu Ben Agusto dan Lolyta Anastasya.

Sepertinya, Felysia merasa nyaman berinteraksi dengan Anin.Sehingga ia meminta pada Anin untuk menjadi asistennya.

Anin yang pada dasarnya memang saat itu membutuhkan banyak biaya untuk membeli obat dan perawatan ayahnya. Tentu menyambut baik akan tawaran dari sang model. Namun, tidak serta merta begitu saja menerima nya. Ada beberapa syarat yang di ajukan Anin pada Felysia.

Selain honor yang besar, Anin juga menekankan pada masalah waktu bekerja. Yaitu Anin harus tetap menomor satukan urusan merawat ayahnya terlebih dahulu, baru setelahnya Anin bisa bekerja pada Felysia.

Felysia yang pada dasarnya adalah tipe orang yang malas untuk berpikir panjang. Langsung menyetujui semua syarat yang di ajukan oleh Anin.

Maka sejak saat itu, nampaklah pemandangan yang sehat. Dimana segala jadwal dan segala urusan Felysia, semua di tangani oleh Anin dengan cermat dan baik. Anin yang telah terbiasa sebagai pekerja keras pun tidak mengalami hambatan. Saat ia menjalani hidupnya sebagai asisten pribadi Felysia.

Felysia memang terlihat puas dengan cara kerja Anin. Walau kadang Felysia merasa geram saat Anin datang terlambat. Seperti pagi itu, ia hampir terlambat datang di lokasi pemotretan.

"Anin...!!! Ini semua gara-gara Anin. Aku hampir terlihat tidak profesional." Umpatnya dalam hati sebab diruang itu tampak semua sudah hadir.

"Felly...!! Cepatlah mengganti pakaianmu. Kita masih banyak jadwal hari ini." Ucap salah satu kru pada pemotretan itu.

Dengan langkah gontai dan wajah agak sedikit ditekuk, Felysia masuk ke ruang ganti. Dia kecewa atas keterlambatan Anin.

Namun, raut wajah itu segera berubah.

Ketika di lihatnya jejeran baju, sepatu, aksesoris lengkap dengan keterangan waktu pemakaian.

Telah Anin siapkan semuanya untuknya.

"Ayo... Felysia, cepatlah berganti pakaian.

Aku tidak punya waktu banyak untuk memoles wajah cantikmu itu...!!" ucap Derra si manusia setengah laki-laki dan setengah perempuan itu.

"Iya... bawel...!!" ucap Felysia sambil duduk pada kursi yang telah di siapkan Derra untuknya.

"Kamu, harus bersyukur punya asisten seperti Anin itu. Semalam ia lembur di sini, hanya demi mempersiapkan kostum mu untuk hari ini, sempurna sekali. Jangan sekali-kali kau melepasnya." Ujar Derra sambil mulai menepuk spon di wajah Felysia.

"Yaaa... aku pun merasakan sangat terlengkapi olehnya. Iya cerdas dan cekatan. Hanya... kadang terlambat begini, membuat aku kesal!!" jawab Felysia.

Belum sempat Derra melanjutkan obrolannya.

Terdengar suara kaki melangkah dengan terburu-buru.

"Maaf aku terlambat...!! Maafkan aku semuanya." Ujar seseorang menuju ruang ganti tersebut. Ya, yang datang itu adalah

Anindyta Kailila.

Bersambung

...Mohon dukungannya 🙏...

...Komen Positifnya...

...sangat autor harapkan...

...👍💌✍️🌹...

...Seikhlasnya...

...Terima kasih...

1
Maryati
nyimak
Andreas Dwi Purwanto
hmmmmmmm
yuiwnye
waaah om pol blm bisa move on
yuiwnye
pak haji ketiduran lupa ngawasin 😎
ولدي انعم
Luar biasa
yuiwnye
naaah masalah B3 nin, hempaskan bisa jd racun 😆😆
yuiwnye
Bimo koq Ndak tanggapi utk kenalin anin ke ortu nya,,,,hmmm mencurigakan 😎🤔
yuiwnye
waaah kacau nih mulih Bimo atau Dar der Ling , nin 🤔😆
yuiwnye
ada yang panas tp bukan kompor 😆😆
🌼EmeLBy🌼
iya salam kemal juga
selamat membaca yaaak
Emi Asmiati
kasian felysia
Emi Asmiati
salam kenal thor...
Eka Burjo
duuuh habis baca Rahmad GiMan senyum senyum, ngakak malah, lalu baca part ini ko gedeg aq🙄
Eka Burjo: siap, mau lanjut lagi baca biar ga pinisirin 😁
total 2 replies
Eka Burjo
Luar biasa
Relka Putriana
Biasa
Erlinda
si darel nya aja yg super goblok dan lemah iman .sebagai seorang CEO dan suami dari ann di seharus nya bersikap tegas atas tindakan si jalang Santy ..tapi seperti yg aq bilang si Daren nya yg lemah iman.begitu melihat gundukan dan paha mulus .
Abdul Wahab Sjahrani
mantul alur ceritax thor
Ni'matul Ulfah
setuju curhat dg Anin. FE bisa mengambil pelajaran dari kehidupan Anin. walau bagaimanapun ortu Anin telah berjasa shg FE ada.
Indah Setyorini
menarik dan selalu bikin pinisirin....
Sovia Eva Yunita
bagus buat pembaca dg pemahaman dan ananat dari disampaikan penulis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!