NovelToon NovelToon
PORTER: System Override

PORTER: System Override

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Kebangkitan pecundang / Balas Dendam / Fantasi
Popularitas:665
Nilai: 5
Nama Author: VANDEMIC

Apa jadinya jika pahlawan elit Rank-A meregang nyawa di dasar Dungeon hanya karena menenggak sebotol air garam?

Di dunia yang memuja sihir tempur, Arka hanyalah kuli Porter F-Rank. Nyawanya dihargai lebih murah dari selembar poster promosi Vanguard Guild. Tapi para elit arogan itu melupakan satu hukum mutlak: Jangan pernah merendahkan orang yang memegang kunci gudang obatmu.

Berbekal Skill [Logistics Grid], Arka meretas sistem dari dalam. Dia memanipulasi data manifes, menukar ramuan bernilai miliaran rupiah dengan air garam, dan memutus rantai pasokan tepat saat pasukan elit itu terjebak di hadapan bos monster mematikan.

Tanpa perlu mengangkat pedang, Arka membalikkan hierarki dunia Hunter. Saat Mana mengering dan taring monster mengincar leher, para pahlawan palsu itu dipaksa menangis, berlutut, dan menjual seluruh jiwa mereka hanya demi setetes ramuan dari tangan sang Porter.

Sistem telah diretas. Monopoli Grey Underground baru saja dimulai!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon VANDEMIC, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1: Porter: System Override

Derit ritsleting nilon yang kasar membelah riuhnya hujan badai di pos perkemahan Sektor 4-B. Bunyinya seperti gesekan gigi di atas permukaan logam. Arka menatap ke bawah. Bagas, pemuda belasan tahun yang baru dua bulan memikul beban ransum di Vanguard Guild, terbujur kaku di dalamnya.

Wajah Bagas membiru lebam, kontras dengan kulit pucatnya yang kini sedingin es. Pembuluh darah di lehernya menghitam pekat, bercabang seperti akar pohon mati yang merambat di bawah permukaan kulit. Dia mati bukan karena tercabik cakar monster raksasa. Dia mati karena gigitan kelelawar gua beracun—luka kelas teri yang seharusnya bisa ditutup dalam hitungan detik dengan sebotol Antivenom standar.

Arka mengendus udara. Bau karat, lumpur, dan aroma kimia murahan dari Antivenom palsu yang tumpah di sekitar kantong mayat itu menusuk hidungnya. Vanguard Guild telah mengoplos obat-obatan itu dengan air murni demi memangkas biaya logistik di Distrik Teluk Hitam.

Arka berdiri tegak di bawah terpal yang meneteskan air keruh. Hujan badai menghantam bahunya, meresap dingin ke tulang lewat kemeja F-Rank kusamnya. Tangannya yang terkepal di balik saku jaket gemetar hebat, buku jarinya memutih, menahan gejolak yang nyaris meledakkan saraf motoriknya. Ini korban ketiga minggu ini. Vanguard Guild sibuk memangkas jatah obat demi mendanai kampanye media tim elit mereka yang mentereng.

"Kau tahu apa bedanya Hunter elit Rank-A dengan anjing liar, Arka?"

Bram, Porter veteran dengan bahu yang robek parah akibat sisa cakaran monster, terbatuk. Suaranya serak, penuh dengan residu abu rokok lintingan. Ia terduduk di atas peti kayu yang lapuk di sebelah Arka, jemarinya yang tebal dan kapalan mencengkeram sisa botol Antivenom palsu milik Bagas hingga buku jarinya menonjol.

Arka tidak menoleh. Matanya tetap terkunci pada wajah membiru Bagas. "Hunter elit tahu cara tersenyum di depan kamera, Bram. Anjing liar tahu kapan harus melindungi kawanannya."

"Dan kita ini apa? Babi sembelihan?!" raung Bram tertahan. Ia melemparkan botol kaca itu ke tiang tenda. Kaca itu pecah berkeping-keping, meninggalkan noda cairan jernih yang berbau tawar di tanah berlumpur. "Bagas mati karena Vanguard menukar obatnya dengan air got demi anggaran konferensi pers si keparat Kapten Yudha!"

"Manusia memang menyedihkan. Mereka mengorbankan ras mereka sendiri hanya demi kertas bernilai dan validasi publik."

Sebuah suara serak, kuno, dan sarat akan ejekan bergema di dalam kepala Arka.

Di atas tumpukan peti logistik yang diselimuti bayang-bayang, seekor kucing hitam pekat mengamati mereka. Matanya berpendar redup. Dari kejauhan, ia tampak seperti hewan biasa, namun jika diperhatikan dengan saksama, ada celah vertikal tipis di dahinya yang tertutup rapat, dan bayangannya di dinding tenda tidak berbentuk kucing—melainkan monster purba dengan duri-duri tajam yang bergetar.

Itu adalah Kala. Entitas primordial bayangan yang jiwanya kini terikat dengan Arka akibat sebuah "kecelakaan" di Gate liar enam bulan lalu.

"Jika kau membiarkan emosimu meledak seperti pria besar itu, Arka, aku akan sangat kecewa memilihmu sebagai inangku," cibir Kala, menguap malas memamerkan taring kecilnya yang tajam seperti jarum.

Tutup mulutmu, Kala. Simpan energi jiwamu, atau kau akan pudar sebelum aku sempat memulihkanmu. Arka membalas lewat telepati. Kepalanya berdenyut nyeri—sebuah pengingat dari Neural Feedback. Sistem sarafnya bereaksi, mengirimkan sengatan panas menjalar ke pangkal tengkoraknya setiap kali ia memaksakan fokus mental yang tajam.

Arka mengabaikan rasa sakit itu. Ia membungkuk, menempelkan telapak tangannya ke kotak logistik baja milik korporasi di bawahnya. Permukaan logam itu terasa kasar dan dingin, berembun oleh uap air.

Seketika, antarmuka biru transparan memancar di retina matanya. Pupilnya melebar saat data mengalir deras, membebani otaknya dengan informasi berkecepatan tinggi.

[Sistem Inti Terpicu: Absolute Logistics Grid] [Memindai Anomali Rantai Pasok... Ditemukan 87% Penyusutan Kualitas pada Item 'Healing Salve' di Kamp Sektor 4-B.]

Sebilah rasa sakit menghujam pelipis Arka, seolah-olah otak kirinya diremas oleh tangan tak terlihat. Rasa logam mendadak memenuhi rongga mulutnya—dampak langsung dari Neural Feedback. Dia harus menstabilkan sistemnya agar sarafnya tidak terbakar.

Bagi dunia luar, Arka adalah manusia gagal. Saat fenomena Gate muncul sepuluh tahun lalu, sembilan puluh persen manusia mendapatkan Awakening berbasis sihir tempur. Arka? Dia bangkit dengan keahlian non-tempur. Logistics Grid miliknya tidak bisa memanggil api atau petir; sistem itu adalah jaringan dimensi spasial yang menyatukan ruang hampa dengan arsitektur data.

Selama setahun bekerja sebagai staf rendahan, Arka tidak pernah diam. Alih-alih meretas server utama Vanguard secara digital—yang mustahil ditembus—ia membangun backdoor pada physical layer. Ia meretas router pemindai logistik Vanguard satu per satu dari dalam, menyusupkan kode lewat kabel-kabel tembaga yang tertanam di bawah kaki mereka.

Arka merogoh ruang kosong di udara dekat pinggangnya. Melalui akses inventaris sistemnya, lengannya seolah menembus riak air di dimensi lain. Tangannya masuk ke ruang hampa yang dingin, lalu menarik keluar sebotol Mana Stabilizer murni yang berpendar kebiruan terang.

"Minum ini. Luka di bahumu akan membusuk jika terkena infeksi miasma," Arka menyodorkan botol itu kepada Bram.

Bram menelan ludah. Ia menatap botol kelas menengah seharga puluhan juta itu dengan tatapan tidak percaya. "B-Bos? Dari mana kau..."

"Minum, Bram. Jangan banyak tanya," potong Arka. Suaranya datar, namun mengancam.

Pria raksasa itu meneguknya habis. Pendarahan di bahunya berhenti secara instan, jaringan otot luarnya merajut kembali dengan suara desis pelan. Meski sumbatan mana di jantung Bram belum pulih total, setidaknya nyawanya malam ini aman.

Arka menyeka sisa air hujan yang dingin dan asin di wajahnya, lalu menatap layar gawai usang di tangannya. Kematian Bagas adalah garis batas akhirnya. Semua infrastruktur retasan yang ia tanam selama ini telah matang. Bom waktu Vanguard sudah siap diledakkan.

Kala melompat turun dari tumpukan peti, mendarat tanpa suara di bahu Arka. Ekor hitamnya yang kasar menyapu leher Arka. "Jadi, kau akhirnya siap membuang kepura-puraan ini, Manusia? Bau darah petinggi Vanguard pasti sangat lezat."

"Bram," Arka menatap mata pria raksasa itu dalam-dalam. Aura tubuhnya yang biasa menunduk layaknya kuli rendahan kini berubah, menekan layaknya seorang komandan perang yang terbiasa memimpin kematian. "Katakan pada seluruh Porter di Sektor 3 dan 4 untuk membuang ransum dan obat Vanguard mereka pagi ini. Jangan pernah bergantung pada mereka lagi."

"Bos? Apa yang akan kau lakukan? Jika ketahuan membuang pasokan, mereka akan mencabut izin hidup kita! Kita akan mati kedinginan di Distrik Teluk Hitam!"

"Hukum korporasi hanya berlaku jika korporasi ini masih berdiri besok pagi," Arka merapatkan kerah jaketnya yang lembap, berbalik menuju gedung administrasi logistik pusat dengan tatapan sedingin obsidian.

"Besok pagi, Skuad elit Kapten Yudha akan masuk ke Dungeon Rank-C. Mulai hari ini, elit Vanguard akan belajar satu kebenaran mutlak."

Arka menyeringai tipis. Senyumannya tipis, tajam, dan membuat Bram merinding hingga ke tulang punggungnya.

"Senjata paling mematikan di medan perang bukanlah pedang berlapis sihir... tapi perut pasukan yang kosong. Mari kita ubah menu sarapan mereka."

1
Hunter S
keren bangetttt aku bakal baca terus
Hunter S
Berat sekali untuk arka, mungkin banyak kejutan setelah nya
Hunter S
Sebagai penyuka genre system dan MC pintar, ini novel sangat keren di plot dan karakter yang lokal, please mangatoon jadikan ini karya ekslusif, karena di platform yang genre boys tab sangat sedikit
VANDEMIC: Dukung terus novel ini dengan membaca dan masukan kedalam rak buku
total 1 replies
Hunter S
aku pengen skuad elit ngerasain akibat nya❌
Hunter S
lanjut 😍
Roses
sumpah ini cerita nya bikin deg degan banget, keren.
Roses
kejam banget sih ini 😭
VANDEMIC: 😈
Terimakasih atas dukungannya nanti kan setiap perjalanan arka yang lebih berdarah-darah.

vandemic-
total 1 replies
Roses
Arka😭
Roses
kalau aku jadi arka aku bakalan hopeless banget😭
Roses
kasian arka 🙂‍↕️
Roses
Ditunggu lanjutannya abangku
Roses
Paraah kece
Roses
Lanjutkan thoorr kereen💪
Roses
Ketika scroll tidak sengaja lihat cover yang mengintimidasi 😱 langsung aja gasskeen karena jarang banget novel yang dari segi plot cerita nya bagus gini jadi makin penasaran.
kalian harus pada baca kawan kawan yang suka manga atau manhwa, please kepada editor mangatoon/noveltoon angkat ini jadi karya di platform ini karena di platform ini banyaknya cerita percintaan perempuan saja
Semangat thoorr😼
VANDEMIC: Terimakasih atas dukungannya kak, pastikan masuk rak buku dan jadi novel favoritmu!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!