NovelToon NovelToon
Sistem Dewa Kekayaan Tanpa Batas

Sistem Dewa Kekayaan Tanpa Batas

Status: sedang berlangsung
Genre:System / Sistem
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: KenzieAR

Mengisahkan seorang pemuda tampan yg sering dihina sama keluarga sendiri. Hingga suatu hari memutuskan untuk kabur dari rumah karena sudah capek dengan hinaan dari keluarganya, dan mendapatkan sistem yg akan merubah nasibnya.

Bagaiman kisah nya setelah mendapatkan sistem?

Ikuti Kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KenzieAR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1: Malam Ketika Takdir Berubah

Malam itu hujan turun dengan deras.

Petir menyambar langit, menerangi sebuah rumah mewah yang berdiri megah di kawasan elit Jakarta.

Di dalam rumah tersebut, seorang pemuda tampan berdiri diam di ruang tamu.

Namanya Alviano Revende Xafier.

Usianya baru dua puluh tahun.

Wajahnya tampan bak model internasional. Tingginya mencapai 185 cm dengan tubuh atletis yang terbentuk secara alami. Mata hitamnya tajam, hidung mancung, dan rahang tegas membuatnya terlihat sangat menarik.

Namun, meskipun memiliki penampilan sempurna, kehidupannya jauh dari kata bahagia.

Sejak kecil, Alviano selalu menjadi bahan hinaan keluarganya sendiri.

"Beban keluarga!"

"Kau tidak berguna!"

"Kalau bukan karena nama keluarga Xafier, kau bahkan tidak akan bisa hidup!"

Kalimat-kalimat itu telah menemaninya selama bertahun-tahun.

Ayahnya selalu membandingkannya dengan kakaknya.

Ibunya lebih menyayangi adiknya.

Bahkan para pelayan di rumah pun memandang rendah dirinya.

Padahal Alviano tidak pernah melakukan kesalahan besar.

Satu-satunya alasan mereka membencinya adalah karena sejak lahir ia dianggap membawa kesialan bagi keluarga.

Bisnis keluarga pernah mengalami kerugian besar saat ia lahir.

Sejak saat itu, semua orang menganggapnya sebagai pembawa sial.

Meskipun sebenarnya kerugian tersebut sama sekali tidak ada hubungannya dengan dirinya.

Hari ini adalah puncak dari segalanya.

"Kau masih di rumah ini?"

Suara dingin terdengar dari arah tangga.

Seorang pria paruh baya turun sambil memandang Alviano dengan jijik.

Itu adalah ayahnya.

Armand Xafier.

"Sampai kapan kau akan menjadi sampah keluarga?" kata Armand.

Alviano mengepalkan tangannya.

"Ayah..."

"Jangan panggil aku ayah!"

Armand membentak keras.

"Kau bahkan tidak layak menjadi anak keluarga Xafier."

Tatapan Alviano bergetar.

Namun sebelum ia sempat berbicara, suara lain terdengar.

"Kakak memang tidak tahu malu."

Seorang pemuda berpakaian mahal berjalan mendekat.

Dia adalah adik Alviano.

Kevin Xafier.

Wajah Kevin dipenuhi ejekan.

"Kalau aku jadi Kakak, aku pasti sudah pergi dari rumah ini sejak lama."

Semua orang di ruangan tertawa.

Bahkan ibunya ikut menggelengkan kepala.

"Kau harus belajar dari Kevin."

"Dia membanggakan keluarga."

"Sedangkan kau hanya membuat malu."

Alviano terdiam.

Sakit.

Sangat sakit.

Namun rasa sakit itu sudah terlalu sering ia rasakan.

Sampai akhirnya ia tidak lagi marah.

Yang tersisa hanyalah kelelahan.

Kelelahan yang mendalam.

Perlahan ia menatap satu per satu anggota keluarganya.

Tak ada kasih sayang.

Tak ada kehangatan.

Tak ada seorang pun yang menganggapnya sebagai keluarga.

Saat itulah sebuah keputusan muncul di dalam hatinya.

"Aku mengerti."

Semua orang terdiam.

Alviano tersenyum tipis.

Senyum yang sangat tenang.

"Aku akan pergi."

Ruangan mendadak sunyi.

Namun bukan karena mereka sedih.

Melainkan karena mereka terkejut.

"Kau serius?" tanya Kevin.

Alviano mengangguk.

"Aku serius."

Armand mendengus.

"Bagus."

"Pergilah."

"Jangan pernah kembali."

Kalimat itu menjadi pukulan terakhir.

Namun anehnya, Alviano justru merasa lega.

Sangat lega.

Seolah beban bertahun-tahun akhirnya terangkat dari pundaknya.

Tanpa berkata apa-apa lagi, ia berbalik dan berjalan menuju kamarnya.

Sepuluh menit kemudian.

Ia keluar membawa sebuah tas sederhana.

Tidak ada yang menghentikannya.

Tidak ada yang peduli.

Saat ia membuka pintu rumah dan melangkah keluar ke tengah hujan deras, tidak seorang pun memanggil namanya.

Tidak seorang pun.

Alviano tersenyum pahit.

"Jadi memang seperti ini."

Lalu ia pergi.

Meninggalkan rumah yang selama ini disebut sebagai keluarganya.

Hujan masih turun ketika Alviano berjalan menyusuri jalanan kota.

Pakaian dan rambutnya sudah basah kuyup.

Namun ia tidak peduli.

Saat ini pikirannya kosong.

Ia tidak tahu harus pergi ke mana.

Ia hanya ingin menjauh sejauh mungkin dari rumah itu.

Beberapa jam berlalu.

Langit semakin gelap.

Jalanan mulai sepi.

Alviano akhirnya tiba di sebuah taman kota yang hampir kosong.

Ia duduk di bangku taman sambil menatap langit.

"Hidupku benar-benar menyedihkan."

Ia tertawa kecil.

Tawa yang terdengar lebih seperti ejekan kepada dirinya sendiri.

Namun tiba-tiba...

DING!

Suara aneh terdengar di dalam kepalanya.

Alviano langsung berdiri.

"Apa itu?"

Matanya melebar.

Karena tepat di depan dirinya muncul sebuah layar transparan berwarna emas.

━━━━━━━━━━━━━━━

[SISTEM DEWA KEKAYAAN TANPA BATAS BERHASIL DIAKTIFKAN]

[Mencari Host yang Sesuai...]

[Host Ditemukan!]

Nama Host : Alviano Revende Xafier

Sinkronisasi : 100%

Binding Berhasil!

━━━━━━━━━━━━━━━

Alviano membeku.

"Apa?"

Ia mengucek matanya.

Namun layar itu masih ada.

"Bukan halusinasi?"

━━━━━━━━━━━━━━━

[Selamat Host!]

[Anda Telah Mendapatkan Sistem Dewa Kekayaan Tanpa Batas.]

━━━━━━━━━━━━━━━

Alviano menelan ludah.

Sistem?

Bukankah itu hanya ada di novel?

Belum sempat ia berpikir lebih jauh, suara mekanis kembali terdengar.

━━━━━━━━━━━━━━━

[Hadiah Pemula Sedang Dibagikan.]

[1%...]

[35%...]

[70%...]

[100%...]

━━━━━━━━━━━━━━━

[Selamat! Anda Mendapatkan Paket Pemula Legendaris.]

━━━━━━━━━━━━━━━

Seketika jantung Alviano berdegup kencang.

"Paket pemula?"

━━━━━━━━━━━━━━━

Isi Paket Pemula:

Uang Tunai Rp10.000.000.000

Vila Mewah Senilai Rp50.000.000.000

Mobil Sport Limited Edition

Kartu Bank Black Diamond Tanpa Batas

Kemampuan Mata Dewa Analisis Lv.1

━━━━━━━━━━━━━━━

"..."

"..."

"..."

Alviano terpaku.

Otaknya kosong selama beberapa detik.

Sepuluh miliar rupiah?

Vila mewah?

Mobil sport?

Kartu tanpa batas?

Apakah ini mimpi?

Namun sebelum ia sempat bereaksi...

DING!

Ponselnya bergetar.

Alviano segera mengeluarkannya.

Sebuah notifikasi bank muncul.

━━━━━━━━━━━━━━━

Transfer Masuk

Nominal : Rp10.000.000.000

Saldo Saat Ini : Rp10.000.017.350

━━━━━━━━━━━━━━━

"!!!"

Mata Alviano membelalak.

Tangannya gemetar.

Uang itu benar-benar ada.

Bukan ilusi.

Bukan mimpi.

Benar-benar nyata.

"Astaga..."

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Alviano merasa dunia berputar terlalu cepat.

Ia yang beberapa jam lalu diusir dari rumah...

Kini mendadak memiliki sepuluh miliar rupiah.

Saat itulah suara sistem kembali muncul.

━━━━━━━━━━━━━━━

[Misi Pertama Telah Dibuka.]

Misi: Habiskan Rp1.000.000.000 Dalam Waktu 24 Jam.

Hadiah: Rp100.000.000.000

Bonus: Skill Investasi Tingkat Dewa

━━━━━━━━━━━━━━━

Alviano terdiam.

Lalu...

Ia tertawa.

Tertawa keras.

Tertawa sampai air matanya keluar.

Selama bertahun-tahun ia dihina karena miskin.

Kini sistem menyuruhnya menghabiskan satu miliar dalam sehari.

Benar-benar ironis.

"Baiklah."

Alviano menghapus air hujan dari wajahnya.

"Karena hidupku sudah berubah..."

"Kalau begitu aku akan bermain sampai akhir."

Satu jam kemudian.

Sebuah mobil mewah berhenti di depan hotel bintang lima paling terkenal di Jakarta.

Alviano turun dari taksi online.

Meskipun pakaiannya masih sederhana, wajahnya yang tampan langsung menarik perhatian banyak orang.

Seorang resepsionis menyambutnya.

"Selamat malam, Pak."

"Ada yang bisa kami bantu?"

"Aku ingin kamar terbaik."

Wanita itu tersenyum profesional.

"Tentu, Pak."

"Harga Presidential Suite adalah Rp150 juta per malam."

Biasanya orang akan terkejut mendengar harga tersebut.

Namun Alviano hanya mengangguk.

"Saya ambil."

Resepsionis terdiam.

"H-hah?"

"Saya ambil selama satu bulan."

"..."

Semua staf langsung membeku.

Satu bulan?

Itu berarti lebih dari empat miliar rupiah.

Alviano mengeluarkan kartu Black Diamond.

"Bayar sekarang."

Saat kartu itu diletakkan di meja, suasana langsung berubah.

Karena semua staf mengenali kartu tersebut.

Kartu eksklusif yang bahkan miliarder biasa belum tentu memilikinya.

Beberapa menit kemudian.

Manajer hotel sendiri datang menyambut Alviano.

"Selamat datang, Tuan."

"Kami akan memberikan pelayanan terbaik."

Alviano hanya tersenyum.

Dalam hati ia merasa lucu.

Dulu tak seorang pun menghormatinya.

Kini hanya karena uang, semua orang memperlakukannya seperti raja.

Inilah realita dunia.

Malam semakin larut.

Alviano berdiri di balkon Presidential Suite.

Pemandangan kota Jakarta terbentang luas di depan matanya.

Begitu indah.

Begitu megah.

Angin malam berhembus pelan.

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya...

Ia merasa bebas.

Tidak ada lagi hinaan.

Tidak ada lagi ejekan.

Tidak ada lagi keluarga yang merendahkannya.

Hanya dirinya.

Dan masa depan yang kini terbuka lebar.

Namun saat itu pula...

Mata Alviano berubah menjadi keemasan.

Kemampuan Mata Dewa Analisis aktif secara otomatis.

Di kejauhan, ia melihat sebuah gedung perusahaan besar.

Lalu informasi muncul di hadapannya.

━━━━━━━━━━━━━━━

PT Nova Teknologi

Status : Akan Mendapatkan Kontrak Nasional Besar Dalam 7 Hari

Potensi Kenaikan Saham : +530%

Rekomendasi : BELI

━━━━━━━━━━━━━━━

Alviano membeku.

Lalu perlahan senyum muncul di wajahnya.

Jika informasi itu benar...

Maka kemampuan ini jauh lebih mengerikan daripada yang ia bayangkan.

Ia tidak hanya akan menjadi kaya.

Ia bisa menjadi penguasa dunia bisnis.

"Dunia..."

Alviano mengepalkan tangannya.

"Dulu kalian menertawakanku."

"Tapi suatu hari nanti..."

"Aku akan berdiri di puncak yang bahkan tidak bisa kalian bayangkan."

Mata Alviano bersinar penuh ambisi.

Dan tanpa ia sadari...

Perjalanan seorang pemuda yang dihina keluarganya telah resmi dimulai.

Perjalanan menuju status tertinggi.

Perjalanan menuju kekayaan tanpa batas.

Perjalanan menuju legenda.

[TAMAT BAB 1]

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!