NovelToon NovelToon
Jalur Baru

Jalur Baru

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Hantu
Popularitas:643
Nilai: 5
Nama Author: David Purnama

Karena jalan yang lama sudah tidak bisa digunakan. Maka dibuatlah jalan yang baru. Sebuah jalur baru untuk para pemudik yang selalu rindu ingin pulang ke kampung halaman.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon David Purnama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjelang Libur Panjang

Jasa Travel Gas Rem

"Ini lewat mana Ma?",

"Bukannya arah ke sana sudah tidak ada jalan?",

Jasa Travel Gas Rem dikelola oleh duet maut ibu dan anak perempuan yang bekerja sama mengurus usaha keluarga mereka semenjak kepergian sang kepala rumah tangga yang meninggal akibat sakit tidak diketahui beberapa tahun yang lalu.

"Sudah ada jalur baru untuk sampai ke sana",

"Untung buat kita karena jalannya tidak terlalu lebar",

"Kendaraan besar belum bisa lewat akses jalan baru itu",

"Memangnya sudah pernah dilewati buat mudik?",

"Sudah dong",

"Jalur baru itu sudah beberapa bulan yang lalu beroperasi",

"Kalau belum pernah dilewati yang lain, mama juga tidak berani ambil resiko",

"Mama tahu dari mana?",

"Mama sudah tanya-tanya sama agen travel yang lain",

"Makanya kamu fokus bantu mama kerja di sini",

"Jangan pacaran melulu",

Penyebab jalan yang lama sudah tidak bisa dipakai untuk transportasi adalah karena munculnya sinkhole.

Ambles nya permukaan tanah yang diam-diam dalamnya berongga besar ini tidak hanya memakan lahan warga dan membuat rugi para pemiliknya.

Fenomena sinkhole yang sedang terjadi secara global juga menganggu rute lalu lintas jalur darat.

Diameter yang sampai berkilometer dengan kedalaman yang sangat curam memutus akses jalan.

Menjadi jurang pemisah antara suatu tempat dengan wilayah yang lain.

"Sopirnya siapa Ma?",

"Pengemudinya Bakri",

"Pak Bakri nggak bisa Ma",

"Memangnya Bakri kenapa?",

"Makanya aku nanya sama Mama, Pak Bakri kemarin malam WA aku, Pak Bakri tanggal 21 sampai 23 izin dua hari buat ke rumah anaknya yang lahiran",

"Bakri punya cucu lagi?",

"Coba kamu cek siapa yang ready buat mengantikan Bakri",

"Menjelang libur panjang semuanya sudah ada jadwal Ma",

"Mobil yang lain sudah penuh",

"Lagian mereka yang muda-muda juga mana mau kalau disuruh lewat jalan baru",

"Mereka sukanya lewat kota-kota",

"Kalau begitu minta tolong Bono saja",

"Memangnya pak Bono masih mau nyetir jauh?",

"Ya kamu coba dulu",

"Samperin ke rumahnya ya",

"Jangan mepet waktunya Nisa",

Malam di rumah Bono yang tinggal tidak jauh dari tempat Jasa Travel Gas Rem

"Mbah... ",

"Ada tamu",

"Tamu?",

"Siapa le?",

"Mbak Nisa Travel",

"Suruh tunggu sebentar ya le, bilang Mbah lagi sibuk di kamar mandi",

Satu jam kemudian

"Maaf ya mbak Nisa jadi menunggu lama",

"Aku habis dari kamar mandi",

"Kayaknya salah bumbu, jadi bolak balik ke WC terus",

"Nggak apa-apa Pak Bono",

"Ada apa mbak Nisa malam-malam datang kemari?",

"Jadi begini Pak Bono... ",

"Nisa disuruh sama Mama... ",

Putri semata wayang jasa travel gas rem meminta Bono untuk menjadi sopir yang akan membawa para penumpang pulang kampung melewati jalur yang baru.

Bono adalah seorang sopir tembak. Dia dulunya adalah seorang pengemudi alat berat di sebuah perusahan besar di bidang konstruksi.

Selain itu pria berumur lima puluhan tahun itu juga pernah berpengalaman menjadi seorang sopir angkutan umum di dalam kota walaupun tidak sampai hitungan tahun.

Bono berhenti bekerja menjadi driver yang tetap setiap hari bekerja di balik kemudi karena alasan sakit pinggang yang kalau terlalu lama-lama duduk berbuah nyeri.

"Bagaimana pak Bono?",

"Insya Allah aku bisa mbak Nisa",

"Kebetulan juga sedang sepi job",

"Besok tanggal 21 aku datang pagi-pagi",

"Tapi sekali lagi, rute barunya amankan mbak?",

"Aman Pak Bono",

"Sudah banyak mobil travel yang lewat sana",

"Kata Mama sudah satu bulan lebih jalan baru itu dibuka",

"Kalau begitu aku juga jadi yakin mbak",

"Soalnya kalau belum ramai, takutnya salah jalan dan kesasar",

"Kasihan para penumpang",

"Puji Tuhan kalau begitu Pak Bono",

"Aku pulang dulu pak sudah malam",

"Ya kan mbak Nisa memang kesininya malam-malam", kata Bono dalam batin.

"Terimakasih pak Bono",

"Jangan lupa ya pak tanggal 21",

"Jangan terlambat",

"Siap mbak",

"Terimakasih juga mbak Nisa, salam buat Mama mbak Nisa",

"Kenapa pacarnya tidak diajak masuk?", batin Bono lagi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!