NovelToon NovelToon
CASANOVA ARROGANT

CASANOVA ARROGANT

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:56.7k
Nilai: 5
Nama Author: teteh lia

Patah hati karena cintanya harus kandas tanpa sempat bersemi membuat Agam Mahardika semakin tidak tersentuh. Meski kerap menghabiskan malam panas bersama banyak wanita cantik yang rela menyerahkan diri untuk menemani malam-malamnya, namun pria tampan dengan berjuta pesona itu tetap memilih menutup rapat pintu hatinya. Menguncinya bersama satu nama yang sudah sedari awal mendiami relung hatinya.

Namun, pertemuan tidak terduga dengan seorang gadis cantik yang terpaut usia jauh di bawahnya, perlahan mulai mengusik relung hati.

Akankah pintu hati yang telah lama tertutup itu kembali terbuka, atau akan tetap terkunci tanpa tersentuh, membiarkan hatinya tetap layu tanpa pernah bersemi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon teteh lia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

Dering ponsel berbunyi nyaring memecah keheningan malam, membangunkan seorang pria dari tidur lelapnya setelah pergumulan panjang penuh kenikmatan. Dengan mata yang masih terasa berat, tangannya meraba-raba mencari ponsel yang tergeletak di atas nakas. Begitu berhasil menggenggamnya, ia membuka seluruh mata saat melihat sebuah nama tertera di layar ponsel. Ia tidak berniat menjawab panggilan itu, tetapi tidak juga mengabaikannya begitu saja. Pria itu hanya menunggu hingga dering ponselnya berhenti sebelum membuka pesan yang lebih dulu masuk.

Begitu dering berhenti, ia membuka kunci layar ponsel, membaca sebuah pesan yang dikirimkan sang Bunda padanya. Sejenak otaknya berpikir, hingga bayangan tangis pilu Bunda Alya saat ia pergi lima tahun yang lalu kembali mengusiknya. Pria itu lantas menggeser selimut dan bersiap bangkit dari ranjang. Namun, sebuah tangan ramping lebih dulu melingkar lembut di perutnya, sengaja menahan pergerakannya.

"Masih terlalu malam," bisik seorang wanita pemilik tangan itu.

Tidur lelap seorang wanita cantik yang berbaring di sebelah pria tampan itu, tentu ikut terusik oleh dering ponsel, ditambah dengan pergerakan sang pria yang hendak beranjak dari ranjangnya setelah puas berbagi peluh dan kehangatan bersama.

Agam Mahardika menoleh, menatap wajah wanita cantik yang malah menempelkan tubuh serta wajah di punggungnya, seolah tidak membiarkan ia beranjak dari ranjang.

"Aku harus segera pergi," ucap Agam dingin. tangannya menyentuh kasar tangan sang wanita untuk melepas belitan tangan wanita itu di perutnya. Ia lantas berdiri setelah menghempas kasar tangan itu.

"Ada apa? kenapa mendadak seperti ini?" tanya sang wanita. Wajahnya terlihat bingung, namun tubuhnya ikut bangkit dengan lebih dulu menarik selimut untuk menutupi tubuh polosnya. Ia lantas duduk di tepi ranjang, menunggu jawaban dengan manik yang terus memperhatikan setiap pergerakan pria yang sudah memberikan begitu banyak kepuasan padanya.

Agam tidak menjawab, dengan tubuh yang sama polosnya, pria itu sibuk memungut pakaian miliknya yang tercecer di lantai, lantas melangkah menuju kamar mandi.

Wanita cantik yang masih duduk di tepi ranjang, hanya bisa menghela panjang napasnya. Ia memang telah terbiasa dengan sikap dingin dan irit bicara pria yang sudah hampir tiga tahun terakhir kerap berbagi peluh dan kehangatan bersamanya. Meski ia sudah menyerahkan seluruh perasaan bahkan tubuhnya pada Agam, namun sikap pria itu tetap tidak berubah. Dingin dan tidak ingin diusik. Yang ia dapatkan hanya tubuh, tapi tidak dengan hatinya.

Selesai membersihkan tubuh dan kembali berpakaian rapih, Agam keluar dari kamar mandi, melangkah menuju nakas. Maniknya melirik sekilas pada wanita yang masih setia duduk di tepi ranjang menunggunya.

"Aku pergi cukup lama kali ini.. Jadi jangan menungguku kembali," ucap Agam. Suaranya terdengar datar namun juga tegas.

"Kapan kamu akan kembali? A-aku... pasti selalu menunggumu." Dengan cepat wanita itu menjawab sekaligus bertanya balik, berharap Agam memberinya sebuah kepastian. Ia tentu rela menunggu prianya kembali selama apapun itu.

Agam yang memang kerap berpergian jauh untuk melebarkan kerajaan bisnisnya, kerap kembali ke pelukan wanita cantik itu, meski hanya untuk sekedar melepas kepenatan sekaligus pelepasan gairahnya. Meski terkesan tidak adil bagi sang wanita, namun karena perasaan cintanya yang begitu besar pada Agam. Wanita cantik yang juga seorang pengusaha muda sekaligus putri seorang konglomerat terkenal, rela merendahkan harga dirinya, menjadi teman tidur tanpa ikatan apapun untuk seorang Agam Mahardika.

"Tidak pasti kapan aku kembali," jawab Agam datar. Satu tangannya meraih sebuah jam tangan mahal miliknya yang tergeletak di atas nakas. "Atau mungkin... Aku tidak kembali lagi dan memilih menetap di sana," lanjut Agam sambil mengenakan jam tangan mahal itu di pergelangan tangannya.

Jawaban yang Agam lontarkan, tentu saja membuat raut wajah wanita cantik itu berubah muram. Sambil menatap sendu wajah prianya, ia menelan keras rasa kecewa di hati.

Agam yang sama sekali tidak memperdulikan wanita itu, bergegas meraih dompet serta ponsel miliknya. Malam ini juga ia harus bergegas kembali.

Melihat Agam yang hendak beranjak pergi. Buru-buru wanita itu menarik selimut yang membelit tubuhnya, berdiri dengan cepat, lantas kembali menahan Agam dengan memegangi lengan pria itu. Sekali lagi ia berusaha menahan prianya pergi.

"Agam... Bagaimana denganku? Aku... " Ucapannya terhenti saat tangan Agam menghempas kasar tangannya.

"Shera... Bukankah aku sudah sering memperingatkanmu? Jangan berharap apapun dariku. Kita hanya bersenang-senang," tukas Agam. Menatap datar wajah wanita bernama Shera. Sejak awal perkenalan hingga berlanjut pada hubungan saling menguntungkan bagi keduanya. Agam sudah lebih dulu menegaskan bahwa apa yang mereka lakukan tidak lebih dari sekedar bersenang-senang. Saling memberi dan menerima, tanpa adanya sebuah keterikatan hubungan.

"Tapi Agam, aku hanya ingin kita... " Shera terpaksa menghentikan ucapannya, saat Agam mengangkat satu tangannya.

"Kamu bahkan setuju untuk tidak bertindak melebihi batasanmu," potong Agam, "Jadi jangan menungguku! Hiduplah sesukamu seperti biasanya."

Tidak ingin berdebat kosong yang hanya menyita waktu berharganya, Agam melangkah menuju pintu, meninggalkan unit apartemen Shera dengan langkah panjangnya. Ia sama sekali tidak perduli dengan perasaan wanita yang sudah dengan senang hati menemani malam sunyinya. Baginya, tidak ada satu pun wanita yang dapat menembus kokohnya pintu yang sudah ia bangun dan ia kunci dengan begitu rapat. Mengunci pintu hatinya bersama satu nama yang akan selalu abadi di dalam sana.

Shera Milano hanya mampu menatap nanar punggung prianya yang semakin menjauh pergi. Ia tidak kuasa untuk menghentikan Agam, meski sudah berusaha menyenangkan pria itu dengan permainannya di atas ranjang, namun ia tidak pernah bisa untuk sekedar menyentuh relung hati pria itu.

****

1
Three Flowers
ciee.. Viona ikutan baper. Memang enak kalo mempunyai seorang pelindung
Three Flowers
dia lagi marah, Viona
Three Flowers
kamu terlambat, Damar
Three Flowers
mulai timbul sifat posesif nya nih
Three Flowers
apakah damar naksir viona?😅
Three Flowers
apa yang terjadi semalam?😅
Three Flowers
jadi sedih, ternyata dibikin nyaman untuk viona seorang diri, bukan bersama Agam
Three Flowers
berarti secara tidak langsung, Agam ingin rumah itu terasa nyaman saat ia mudik ke rumah mertua, ya? ciee...berasa nikah beneran, bukan sekedar kontrak 😍
Three Flowers
takut ada yang ngintip, ya Gam?
Three Flowers
perhatian banget Viona sama Agam😍
Three Flowers
Veronica masih cinta Hyun ya?
Three Flowers
ternyata viona berprestasi ya
Three Flowers
enak banget, duit segitu banyak buat pasangan beracun ini
Three Flowers
kenapa pamannya kejam sekali nyebut vio jalang?😭
Three Flowers
mereka mau kemana sih?
Three Flowers
minta ditampol mulutnya si Agam
Three Flowers
enak saja ngomongnya... nggak ikut mengandung malah mau ambil anaknya
Three Flowers
ish ish... yang dipanggil calon suaminya.. wkwk 😂
Three Flowers
daddy siapa ini maksudnya?
Teteh Lia: Daddy Rayyan, ayah angkat Agam. mantan suami bunda alya
total 1 replies
Three Flowers
jangan main jodoh2an saja, bu... Agam udah mau nikah sama cewek lain
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!