NovelToon NovelToon
Pernikahan 80 Hari

Pernikahan 80 Hari

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Cintamanis / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:653.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Desifa

Tepat pada saat acara pesta, Rachel Victoria tidak sengaja melakukan ONS bersama pria yang begitu ia hindari, Leonardo.

Karena satu malam itu, sekaligus menghindari perjodohan orang tuanya, Rachel dan Leon melakukan perjanjian pernikahan selama 80 hari.

Akankah perjanjian pernikahan bisa membawa cinta dalam hati masing-masing?

Note!!!
(Season dua dari cerita : Menikahi Ceo Dingin) Sebaiknya baca S1nya terlebih dahulu🥰🥰

Follow ig : @dsifaadian_
Tik-tok : @dsifaaadian_02

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1.

Happy reading🥰🥰🥰

"Aku tidak mau dijodohkan!" Tegas Rachel sambil berdiri dan menatap kedua orangtuanya bergantian.

"Mau tidak mau, kamu harus menerima perjodohan ini! Daddy mau kamu menikah dengan pria yang tepat, tentunya bebet bibit bobot juga memenuhi kriteria kami!" Sahut Vikko Victoria, ayah kandung Rachel.

Rachel tidak pernah membayangkan akan menikah karena perjodohan. Tidak, ia tidak akan menikah dengan pria pilihan Daddynya.

"Kalau Daddy dan Mommy memaksa Rachel untuk menikah dengan pria pilihan kalian, lebih baik Rachel pergi saja dari sini!" Ancam Rachel.

Saras seketika membelalakkan matanya mendengar ancaman putri semata wayangnya. Rachel putrinya satu-satunya, mana mungkin ia membiarkan Rachel pergi darinya.

Gadis yang hampir menginjak usia 28 tahun itu langsung berjalan cepat keluar dari rumah.

"Rachel!" Seru Saras.

"Biarkan dia pergi!" Sahut Vikko.

"Rachel putri kita satu-satunya!" Saras memohon, seakan ingin suaminya menahan putri mereka pergi.

.....

Rachel mengendarai mobilnya menuju Mutyara Boutique, ia butuh temannya untuk jadi teman curhat.

Bruukkk!!!

"Oh may god!" Rachel memekik sembari melepas setirnya, karena ia tidak sengaja menabrak mobil yang berhenti didepannya.

Sementara pemilik mobil tersebut, kaget karena suara hantaman yang lumayan keras. Pria itu kemudian turun dari mobil dan mengecek keadaan apa yang terjadi.

Rachel juga keluar dari mobil. "Tuan, sorry! Aku tidak sengaja menabrak mobilmu! Aku akan bertanggung jawab!" Kata Rachel.

Pria itu membalikkan badan, mereka saling terkejut melihat wajah masing-masing.

"Kau..." Rachel tidak percaya kalau pria itu adalah Asisten pribadi Kiev Arron.

Leonardo menatap dengan tajam dan dingin. "Ganti rugi tiga miliar!"

"Apa?" Rachel terperanjat mendengar nominalnya. Memang mobilnya penyok bagian belakang dan satu lampu sein kiri pecah.

Apalagi mobil itu langka, tentu harganya mahal dan fantastis. Sebagai anak konglomerat, tentu saja Rachel tau mana mobil mahal dan murah.

"Bukannya kau putri konglomerat satu-satunya? Sekarang ganti rugi, atau saya akan membawa kejalur hukum!" Ancam Leon.

Rachel mengumpat. Sial! Hari ini sangat sial bagi dirinya! Ia kabur dari rumah untuk menghindari perjodohan, sekarang malah harus ganti rugi tiga miliar.

"Uang tiga miliar tidak ada apa-apanya untukku! Jangan kau fikir aku tidak bisa membayar ganti rugi!" Rachel berjalan menuju mobil, namun belum sempat ia berjalan, tangannya sudah ditarik dari belakang.

"Apa yang kau lakukan? Lepaskan tanganku!"

"Kau fikir kau bisa kabur? Aku tau apa yang kau fikirkan!"

Sialan! Rachel mengumpat. Bisa-bisanya Leon tau fikirannya yang ingin kabur dari pria itu.

"S siapa bilang aku mau kabur? A--aku mau mengambil ponsel untuk membayar ganti rugi!" Rachel berkata dengan gugup. Ia berusaha melepaskan tangan Leon yang mencengkram satu pergelangan tangan. "Lepaskan tanganku!"

"Aku tidak bodoh!" Ketus Leon. Pria itu menarik Rachel menuju mobil gadis itu, lalu membuka pintu mobil, meraih tasnya. "Cepat ambil ponselmu! Jangan coba-coba kabur!"

Leon melepaskan tangan Rachel lalu memberikan ponselnya. Rachel mengumpat pria itu, lalu membuka tas mengambil ponsel.

Rachel tiba-tiba syok begitu melihat aplikasi m-banking nya. Karena saldo limitnya tinggal 100 juta.

Rachel sangat ingat kalau saldonya tidak segitu, kenapa tiba-tiba bisa hilang begitu banyak bahkan berpuluh kali lipat.

Gadis itu mengeluarkan dompet dan mengambil Black card. "Saldoku ternyata tidak cukup! Jadi kau pegang Black cardku, nanti kau bisa ambil sesuai yang kau inginkan!" Kata Rachel.

"Kau fikir kau bisa menipuku? Kau cairkan sendiri, berikan uangnya padaku!"

Rachel sungguh ingin mengutuk pria dihadapannya. Benar-benar menyebalkan.

"Oke! Besok kalau begitu!"

"Berikan ponselmu!" Leon merebut ponsel Rachel, lalu memasukkan nomernya, dan menekan tombol call pada ponsel miliknya.

"Kau itu..." Rachel merebut kembali ponselnya.

"Jangan coba-coba kabur!" Leon lalu pergi.

Setelah pria itu masuk mobil dan mobil pergi, Rachel mengumpat. "Dasar pria kutub selatan! Asisten Kiev yang somplak! Bisa-bisanya Kiev Arron betah memiliki asisten seperti itu! Eh... tapi kan dua pria itu memang sama-sama dingin! Pantas saja dua-duanya betah!" Rachel tertawa kecil. Gadis itu lalu masuk kedalam Mutyara boutique.

.....

"Violet!!!" Rachel berseru begitu sampai diruangan Violet.

Sementara didalam ruangan, Violet mengumpat karena Rachel selalu masuk tanpa mengetuk pintu. Padahal Violet baru saja menidurkan Rayya, gadis kecil berusia 10 bulan itu jadi harus terbangun lagi.

Rachel nyengir setelah mendengar suara tangisan bayi dan tatapan Violet yang tidak biasa. "Sorry! Aku fikir Si kembar nggak ikut!" Rachel nyengir sembari berjalan.

Violet menggendong lagi Baby Rayya, lalu menimang-nimang kecil. "Karena kau kesini! Jadi sekarang angkat Radja! Umurmu sudah tua, kau harus belajar mengurus anak supaya cepat menular!" Celetuk Violet.

Rachel langsung melotot mendengarnya. "Enak saja aku sudah tua! Umurku baru dua puluh delapan!" Rachel memanyunkan bibirnya sembari berjalan mendekati Baby Radja yang duduk merengek diranjangnya.

Violet memang sengaja menyiapkan dua ranjang bayi untuk sikembar jika ia bawa ke Boutique. Bukan hanya ranjang, tapi ada juga ayunan bahkan beberapa mainan untuk menemani anak-anak ketika ia bekerja.

"Hallo tampan!" Rachel tersenyum sembari bertepuk tangan untuk membuat Baby Radja menatapnya. Pria kecil itu langsung berpegangan pada penutup ranjang samping dan berdiri. Rachel langsung mengangkatnya dan menciumi pipi gembulnya dengan gemas.

"Seharusnya kau bawa pengasuh! Lihatkan, kalau aku tidak ada kau jadi repot sendiri!"

"Ya, nanti saja. Setelah perutku cukup besar!" Sahut Violet dengan santai.

Rachel mengangguk tanpa sadar. Hingga beberapa detik kemudian, barulah ia diam dan menyadari sesuatu. Ada yang janggal!

"Apa? Perutmu besar? Jangan bilang kalau sekarang kau..." Rachel menebak sembari tidak percaya.

Violet tersenyum, mencium pipi gembul Baby Rayya. "Rayya akan punya adik!"

"Oh may god!" Rachel tiba-tiba saja berkata keras karena sangking kagetnya. Alhasil bayi 10 bulan dalam gendongannya itu kaget dan menangis. "Eh... Maafkan bibi sayang." Rachel menggoyangkan tubuh mungil dalam gendongannya sambil memberikan Radja asi ekslusif dalam botol.

"Sungguh?" Rachel masih tidak percaya.

.....

Yeaayyy selamat datang di S2 dari novel othor MCD. Semoga kalian betah dan nyaman🥰🥰🥰

1
SLina
orang tua gila. demi harta, anaknya dijual
imoe nawar
👍
Bunda Cica
Luar biasa
Hindun Puji
👍
Azlina85
Thank you.. Ceritanya simple...
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ga terasa sudah tamat saja.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: aamiin.🤲🙂
total 5 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kiyara egois padal kamu dan Boy yg salah tp Raline yg kamu benci harusnya salahkan dirimu sendiri yg ga punya harga diri brhubunan badan sebelum menikah tp ga tobat jg udhbsering melakukan kesalahan.. sok²an suci trauma.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
tuh kan talinya masih saja nyambung lg ternyata oh ternyata Raline anaknya mantal ulat bulu tr ujung²nya si ulat bulu malah susah move on buat lepasin Leon lg dgn manfaatin anaknya lg.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
semoga Violet dan bayinya baik² saja trs Kiev kenapa kamu harus berlama² telpon tanpa mikir keselamatan istrimu yg lg hamil dan lg di luar rumah tanpa pengawasanmu sih harusnya jgnbtrlalu mengandalkan orang lain biarpun ada Rachel krn keselamatan Violet itu utamanya tugasmu jdnya celaka kan... jd esmosi aku bacanya thor, masih sempet²nya waktu di luar kantor malah msh sibuk urusan bisnis.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
owh ternyata saling berkaitan di lingkarang mereka.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
sabar Ion, masih awal itu ujian dr Rachel.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
telat Ion, telat.. cb kalau dr dulu kamu bersikap tegas kayak gitu mungkin beda ceritanya sampe Rachel ga akan pergi krn sikap plin plan kamu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
telat kamu Leon Rachel sudah terlanjur kecewa n peri jd siap² saja untuk mendapat maaf dr iatrimu yg sudah kamu sakiti berkali².
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
bagus Rachel kamu harus lbh tegas sama Leon dari pada trs sakit hati tak berujung lbh baik pergi n bercerai krn bersatupun Leon plin plan.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
sepertinya calon anak Leon membenci ayahnya...mudah²an saja mual n pusingnya pundahin tuh sekalian sama Leon biar tau rasa trs Rachel mending jgn bilang sapa² kalaupun kamu lg hamil mending lgsg pergi saja dr situ biar suamimu sadar
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
god tuan Vikko syukurlah maaih bs bijak n peka sama anak..
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hadeuuhh Leon sok²an dingin tapi nol dlm ngambil sikap masalah wanita mana yg tulus dan modus.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Rachel se engga_nya sopan lah sama Leon walau bagai manapun diabsuami mu bahkan sudah banyak berkorban buat keluarga mu jangan seperti kacang lupa kulitnya biarpun kamu ga suka tp hormati lah dia.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ny. wisley sok bermartabat ngerendahin orang lain padahal anaknya sendiri lebih menjijikan dr Rachel.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hadeeuuhhh bener² orang tua egois egois ga ketulungan, lebih milihbcasanova dari pada Leon walaupun cm bawahan tp aman ga celap celup...🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!