Pernahkah kalian mencintai seseorang secara diam-diam? Jika pernah, berarti kisah kalian sama dengan kisah yang dialami oleh Rania. 5 tahun lebih ia memendam perasaan kepada seorang laki-laki yang merupakan teman sang kakak, namun pada akhirnya laki-laki itu malah menikah dengan orang lain.
Sakit? Tentu saja. Sangking tidak kuatnya menahan rasa sakit itu, Rania bahkan sampai memutuskan untuk melanjutkan kuliahnya di luar negeri agar dapat melupakan cintanya pada laki-laki itu.
Namun ternyata, semua usahanya itu sia-sia karena saat ia kembali lagi ke Indonesia, perasaan itu ternyata masih ada dan malah semakin besar.
Lalu, apa yang harus Rania lakukan sekarang? Haruskah dia kembali keluar negeri untuk berusaha lebih keras lagi melupakan laki-laki itu, atau ia harus lebih berani lagi menghadapi perasaannya sendiri?
Kalau kalian ingin tahu jawabannya, cari sendiri ya di dalam novel ini. Enjoy your journey❤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Spring dazzling, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
10 September 2018
Hari ini cuaca terlihat sangat cerah, matahari bersinar dengan terangnya namun tetap ada angin sepoi-sepoi yang membuat suasana menjadi semakin syahdu.
Di area kolam renang yang ada di dalam sebuah hotel bintang lima, terlihat seorang gadis cantik dengan kebaya berwarna peach yang melekat sempurna di tubuh indahnya tengah melamun sembari menatap air kolam renang yang bergerak tenang mengikuti arah angin. Meskipun baru berusia 17 tahun, tapi postur tubuh gadis itu sudah terbentuk seperti layaknya orang dewasa, apalagi dengan tinggi badannya yang hampir 1.7 meter, membuat gadis itu terlihat seperti model.
Namun, dibalik wajah cantik dengan polesan make up natural itu, terdapat rona kesedihan yang sangat kentara. Bahkan, beberapa kali gadis itu menghapus buliran bening yang mengalir dari matanya.
Gadis cantik itu adalah Rania, nama lengkapnya Rania Calya Dahayu. Seorang gadis cantik yang baru saja menginjak usia 17 tahun tepat di hari ini. Ya, hari ini. 10 september 2018.
Hari yang seharusnya menjadi hari yang membahagiakan untuknya, berubah menjadi hari yang paling menyedihkan dan menyakitkan. Karena laki-laki yang sudah ia cintai selama 5 tahun lamanya hari ini resmi menjadi milik wanita lain. Yang artinya, ia sudah tidak memiliki kesempatan lagi untuk mendapatkan hati laki-laki itu.
"Rania,"
Deg.
Tubuh Rania langsung menegang saat mendengar suara bariton seorang pria yang sangat ia kenali. Suara yang selama bertahun-tahun ini menjadi suara favoritnya. Suara yang selalu ingin ia dengar di saat ia sedang dirundung oleh teman-temannya. Suara yang selalu memberikan semangat kepadanya. Dan suara yang tadi pagi telah mengucapkan ijab kabul atas nama perempuan lain.
"Kamu kenapa disini Ran? Mas cariin kamu loh dari tadi," ucap laki-laki itu lagi.
Setelah memastikan kalau sudah tidak ada air mata lagi di wajahnya, Rania pun langsung memutar tubuhnya ke belakang.
Disana, ia dapat melihat sesosok laki-laki yang terlihat begitu gagah dengan setelan jas berwarna hitam yang melekat pas di tubuh tegap nya. Sosok itu adalah Bayu Nalendra, laki-laki berusia 27 tahun yang sudah berhasil mencuri hati Rania sejak 5 tahun yang lalu.
"Sorry Mas, aku tadi abis cari angin sebentar," jawab gadis itu lengkap dengan senyum lebar yang terpatri di wajahnya.
Namun, senyuman itu tetap tak bisa menyembunyikan luka yang ada di dalam hati Rania. Bertahun-tahun mengenal Rania, membuat Bayu begitu memahami setiap ekspresi yang dikeluarkan oleh gadis kecil itu.
"Kamu kenapa? Kok mukanya sedih gitu?"
Rania yang tengah menundukkan wajahnya ke lantai pun langsung menaikkan pandangannya saat mendengar pertanyaan dari laki-laki itu.
Hatinya yang sudah terasa sakit, menjadi semakin sakit lagi akibat pertanyaan itu. Dalam hati Rania merutuk, kenapa Mas Bayu selalu mengetahui apapun yang berusaha ia sembunyikan? Hal inilah yang membuatnya semakin jatuh cinta pada laki-laki itu setiap harinya.
Namun, dengan cepat Rania langsung menyadarkan dirinya sendiri. Tidak. Dia tidak boleh seperti ini lagi. Bagaimanapun juga, laki-laki itu sudah menjadi milik orang lain. Jadi Rania tidak boleh memikirkan nya lagi.
"Aku nggak papa kok Mas," jawab gadis itu berusaha se-meyakinkan mungkin.
Namun, tentu saja Bayu tak akan langsung percaya, "Jangan bohong, temen-temen kamu yang waktu itu gangguin kamu lagi?" tanya laki-laki itu dengan tatapan tajamnya, membuat Rania tak bisa berkutik.
Bayu tetaplah Bayu, laki-laki yang penuh perhatian dan kasih sayang. Dan Rania, tak akan pernah bisa berbohong di hadapan laki-laki itu.
Namun, jujur juga bukan hal yang tepat. Dia tidak mau mengganggu kehidupan Bayu yang sudah sangat sempurna itu. Lagipula jika ia jujur, apa yang bisa ia dapatkan selain sakit hati?
Setelah menghirup nafasnya dalam-dalam, Rania pun menjawab, "Aku-"
"Sayang, kamu kok lama banget sih? Papah udah nungguin dari tadi loh,"