NovelToon NovelToon
Dream Wedding

Dream Wedding

Status: tamat
Genre:Anak Haram Sang Istri / Keluarga & Kasih Sayang / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami / Hamil di luar nikah / Cintapertama / Tamat
Popularitas:5.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lunoxs

Sejak bangku SMA Lili dan Anjas bersama, berangan-angan menikah dan memiliki pernikahan impian, memiliki banyak anak dan hidup menua bersama.

Rencana itu begitu indah, hingga sebuah malapetaka menguji cinta mereka.

"Gugurkan, dia bukan anakku," ucap Anjas.

Lili termenung, menyentuh perutnya yang berdenyut nadi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DW Bab 1 - 10 Menit

Sore itu hujan turun rintik-rintik, tidak terlalu deras namun langit nampak begitu gelap. Angin juga berhembus sepoi-sepoi, dingin sekali.

Seperti hanya tinggal menunggu waktu semua air di atas langit sana tumpah.

Lili melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan kanannya, saat itu waktu sudah menunjukkan jam 5 sore. Gadis cantik dengan nama lengkap Liliana Sanjaya itu tengah duduk di halte bus sendirian, menunggu sang kekasih untuk datang menjemput, Anjas Dwiguna.

Sebenarnya mereka bekerja di perusahaan yang sama, Anjas adalah anak dari pemilik perusahaan di tempat Lili bekerja. Namun siang tadi Anjas ada pertemuan dengan rekan kerjanya, karena itulah kini mereka tidak bersama dan Lili menunggu sendirian di sana.

Lili dan Anjas telah menjadi kekasih sejak duduk di bangku SMA, telah banyak kisah yang membuat cinta mereka makin terjalin dengan kuat.

Keduanya bahkan telah merencanakan pernikahan impian mereka, menikah di usia 25 tahun, memiliki banyak anak dan hidup bersama sampai maut memisahkan.

Saat ini usia mereka masih 24 tahun, itu artinya pernikahan impian keduanya akan terjadi di tahun depan.

Tiap kali mengingat pernikahan impian itu, baik Lili ataupun Anjas sudah sama-sama tidak sabar. Sama-sama begitu antusias menunggu waktu yang paling indah.

Lili melihat jam di pergelangan tangannya lagi, saat dirasa Anjas lama sekali datangnya.

"Sudah jam 5 lewat 10 menit, hujannya tambah deras lagi," gumam Lili, dia mengambil ponselnya di dalam tas dan coba menghubungi sang kekasih. Jika Anjas tidak bisa datang dia akan naik pada Bus berikutnya. Bus mungkin akan datang 5 menit lagi, tepat di jam 5 lewat 15 menit.

Baru satu kali bunyi Tut panggilan itu tersambung, Anjas langsung menjawabnya.

"Sayang tunggu aku! sebentar lagi sampai!" ucap Anjas langsung, bahkan sebelum Lili sempat bicara lebih dulu.

Sebuah kalimat yang membuat Lili langsung mengulum senyum.

"Memangnya sudah sampai mana? hati-hati, jangan buru-buru," jawab Lili.

"Sudah di simpang 5, 10 menit lagi aku sampai. Harusnya kamu tunggu di kantor saja, kenapa pula pergi ke Halte Bus."

"Biar kamu tidak repot," kilah Lili, pikirnya mereka bisa langsung pergi jika dia menungu di sini. Lain halnya jika Lili menunggu di kantor, Anjas harus masuk dulu ke perusahaan.

"Hem baiklah, ku matikan teleponnya ya," pamit Anjas.

Namun kemudian bukan suara manja Lili yang terdengar untuk mengakhiri telepon mereka, justru dia mendengar suara gadisnya berteriak dengan sangat kuat ...

"LEPAS!!" pekik Lili.

Deg! jantung Anjas seketika berdenyut.

"LILI!! Apa yang terjadi?!" tanya Anjas, dia pun bicara dengan suara yang begitu tinggi, tapi sayang dia tak bisa lagi mendengar Lili bicara.

Anjas justru seperti mendengar suara tawa seorang pria.

Dengan hati yang merasa begitu cemas, Anjas menekan pedal gas lebih dalam. Diantara hujan yang deras, diantara jalan yang licin dan padat kendaraan.

Anjas selalu berdoa dan berharap sang kekasih baik-baik saja. Tak ingin hal buruk sedikit pun melukai kekasihnya tersebut.

10 menit waktu yang dijanjikan oleh Anjas untuk Lili menunggu benar-benar dia tepati, tapi saat dia telah tiba di halte Bus dia tak melihat Lili di sana.

Tak peduli pada hujan yang mengguyur semakin deras, Anjas turun dari dalam mobilnya dan mencari keberadaan Lili.

"LILI!!" Teriak Anjas, kini tubuhnya sudah basah.

Dia bergerak dengan cemas memeriksa tiap tempat, sampai perhatiannya terkunci pada tubuh yang terkulai tak berdaya di belakang halte Bus tersebut.

Kedua mata Anjas mendelik, itu adalah Lili. Lili yang sudah tak sadarkan diri dengan pakaiannya yang tak lengkap.

Ya Tuhan, lirih Anjas. Secepat yang dia bisa Anjas berlari dan menyelamatkan sang kekasih. Di bayar guyuran air hujan saat itu, kedua tangan Anjas bergerak dengan gemetar merapikan baju sang kekasih.

Menggendongnya dan berlari menuju mobil.

"Li, sadar sayang!" pekik Anjas. Sumpah saat ini perasaannya begitu campur aduk, sedih, marah dan merasa bersalah yang bercampur jadi satu.

Tak perlu dijelaskan secara rinci, Anjas sudah sangat memahami situasi, bahwa sang kekasih baru saja mengalami pemerkkosaan.

Ya Tuhan, Anjas mengemudi mobilnya dengan sangat cepat, mendatangi rumah sakit terdekat.

Dia tidak menunggu petugas menyambutnya dengan Brankar ataupun kursi roda, Anjas langsung menggendong Lili dan dia bawa masuk ke dalam IGD.

"DOKTER!!" pekik Anjas tidak sabaran.

"Tolong! tangani kekasih ku dengan sangat baik!" mohon Anjas dengan kedua mata yang menatap nanar.

1 jam Lili mendapatkan perawatan, sampai akhirnya ia sadarkan diri.

Disaat pertama kali Lili membuka matanya, ada air mata yang jatuh tak bisa dicegah.

Menjijiikkan, aku kotor, ya Tuhan, kenapa aku tidak mati saja. Batin Lili, kedua matanya menatap kosong langit-langit kamar ini, sementara kedua tangannya terkepal dengan sangat kuat.

Saat ini tak ada yang dia inginkan selain kematian.

Dengan keadaan seperti ini bagaimana caranya aku bisa berhadapan dengan Anjas?

1
Ibrahim Efendi
wajar kalau anjas masih terluka menghadapi fakta ini. namun lili juga lebih terluka. perlu lebih sabar dan ikhlas menghadapi semua. biarkan waktu yang perlahan akan membuat luka mengering dan sembuh.
Ibrahim Efendi
novel yang bagus. membacanya membuatku tak ingin berhenti dan penasaran ingin melihat kelanjutannya. dari awal, kita sudah disuguhi dengan konflik. berupa perang batin dan pengorbanan. novel ini sepertinya memang dikhususkan sebagai novel 'tears'. dan itu berhasil. good.
Ibrahim Efendi: akhirnya, semuanya perlu waktu untuk berubah ke arah yang lebih baik. karena itu, sabar dan khlas adalah kuncinya.
total 2 replies
Ibrahim Efendi
mantap kali.....
Ibrahim Efendi
memang dilema. di satu sisi, naluri seorang ibu memang sangat kuat melindungi anaknya. di sisi lain, suami mana yang tak kecewa melihat janin yang bukan darah dagingnya. aku tak bisa menyalahkan yang manapun.😞
Maria Magdalena Indarti
lily diperkosa???
Sunarmi Narmi
ITU PILIHANMU LI...SEMUA LELAKI AKAN KECEWA DGN KEPUTUSAN SEPERTIMU..10 BANDING 1 KLO ADA..KAMU JGAN SERAKAH..PENGEN ANJAS TETAP DISISIMU DGN CINTA KALIAN TPI KAMU MENGANDUNG HAL YG MEMBUAT SEORANG LAKI" HANCUR..WALAU TUJUANMU BAIK UNTUK KEMANUSIAAN..MUNGKIN KLO KAMU MSIH SINGEL BISA DITERIMA TPI KMU SDH MENIKAH...SULIT
Sunarmi Narmi
Klo Lili pngen mertahanin kandungan memang hrs menjauh dri Anjas..biar Anjas ngak sakit hati...mlah kerja dn bilang lgi hmil..yg bener aja Li..bangga hamil hsil pelecehan..itu reputasi jg perlu buat semua
Sunarmi Narmi
Klo aku pribadi sdh dri awal kan kesalahan ini...dn suami bisa terima..klo resiko hamil ya memang hrs digugurkan...dtipda aku berat dibayi tpi pernikahan kita hancur...kan runyam..klo anak pas besar ngak tau blas budi..kita jg sakit hati..kecuali klo hsil dri pernikahan kan bisa itu kesalahan anak dipikul breng" dgn cara pola asuh kerjasama suami istri..ini blm keluar suami jls ogah terima...harga dri..kecuali hati seluas samudra...klo aku setipis tisu ngak bisa tetep pilih gugurin aja.
Eli sulastri
jadi ingin ikut nangis sama Dimas bagaimanapun juga dia anaknya
Rezeki
mending pisah li..
rasa sayangmu pada anakmu itu wajar walaupun hasil pelecehan.
dan rasa sakit hati anjas juga wajar karna hargadiri laki itu besar
yg salah kalian tidak bicarakan tuntas dr awal sebelum menikah...
Rezeki
dari awal seharusnya dicek dulu ada isi gak..,ini malah digauli🤦🏻.
tidak ada anak haram dan rasa sayang pada anak itu alami bagi setiap ibu terlepas itu hasil dr hal bejat.
Nia Nara
Apa cuma saya yg berharap dimas dan lili bersama ?
bosqu bosqu
harusx arsylia anggara adiguna..biar adil
Anonim
syukur lah tunangan sma bella
Bie
Ya karena anak itu hidup di badan lili, artinya anak kandung lily, msa dia hrus membenci anak kandung sndri??! ogeb!!
Lina ciello
wooo kok ga jujur dari awal to Li 😒
Lina ciello
dyar
Lina ciello
walahhh kamprett
Lina ciello
sopoo iki jall 😤
Lina ciello
tapi jano pelakune sopoo woii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!