NovelToon NovelToon
La Tatrik Qalbi Abdaan

La Tatrik Qalbi Abdaan

Status: tamat
Genre:Teen / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: verliatin

berawal dari Perjodohan Yang Tidak Pernah Mereka Inginkan
dan Berakhir Dengan kebahagian Yang Tidak Pernah Mereka Bayangkan

perjuangan menahan sakit ,melihat suaminya sendiri , memperjuangkan wanita lain ,tidak membuat Zura menyerah ,dengan kesabaran dan keikhlasan dia memilih untuk bertahan dalam Hubungan Halal ,namun penuh penyayatan yang seakan belati tajam ,dan terus menancapkan luka Luka baru setiap harinya sebelum luka Luka yang lain sembuh

zura percayaTakdir Allah tidak pernah mengecewakan Hambanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon verliatin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lulus

angin sepoi-sepoi menyapu Khimar 2 Gadis Yang Ada Di tengah Tengah acara Wisuda ,senyum Terus terukir Dari Keduanya ,,

Mereka Juga Saling Berpelukan Tinggal Menghitung Hari

keduanya Harus Berpisah Karna Menggapai Mimpi dengan Tujuan Yang Berbeda ,,

" Aku Bahagia Banget Kita Dapet Nilai Maksimal ,, Tapi Aku masih Belum Siap Pisah Sama Kamu Ra " Gadis Yang di panggil Ra Itu Merenggangkan Pelukannya Menatap lekat Manik Mata Sahabatnya . 3 Tahun mereka bersama pasti Membuat Perpisahannya Nanti Semakin Menyakitkan .

"Aku Bahagia Bisa Kenal sama Kamu Bi .... 3 Tahun kamu selalu ada Di samping aku,,.dan sekarang , Tinggal Beberapa Hari Kita bakalan Berpisah .. Aku Juga Belum Siap Jauh Dari Kamu" jawab Zura Menitihkan Air Mata ,Baginya Sabrina Itu sudah lebih Dari sahabat Bahkan Banyak Yang Mengira Mereka Saudara Kembar Karna Kemana Pun ada Sabrina Pasti ada Zura Juga .

" Hikss Hikss Jangan Nangis ,,, aku Jadi Ikut Nangis" Sambung Sabrina Menghapus Air Mata Di Pipi Zura Tapi air Matanya Juga Mengalir Hebat ,,

" Kalau Nanti Kamu Uda Di Aceh Terus Dapat Teman Baru Yang Jauh Lebih baik dari aku ,, Apa Kamu Bakalan Lupa Sama Aku Bi " Sabrina Menggeleng Cepat ,, Menjauh Dari Zura saja Rasanya Sesak Apalagi Melupakan ,, Kalau Bukan kemauan Ayah dan Bundanya Pasti sabrina Akan menetap di Jakarta saja ,, Dari Kecil Sabrina Tinggal di Jakarta dengan Nenek dan Kakeknya ,, Dia Sangat Menyayangi Kakek dan neneknya ,, Bunda dan ayahnya Pun Mengizinkan Sabrina Untuk Tinggal Di Jakarta Tapi Kalau Nanti Sabrina Sudah Lulus SMA harus Kembali Lagi Ke Aceh Dan Kuliah Di Sana . Dulu bagi Sabrina Itu Hal Yang Mudah Tapi setelah Kenal dengan Zura Jadi Cobaan Yang sangat berat , Dia sangat Menyayangi Sahabatnya Itu ,,

" Ra ,kamu Itu Berarti Banget Dalam Hidup aku ,, Jadi Mana Mungkin aku Lupain kamu ,, aku sayang sama Kamu Raa ... " Mereka kembali Berpelukan Dengan Air mata Masing Masing ,, Hmm perpisahan Ini sangat Tidak Di Harapkan Oleh Keduanya .

" Makasih Untuk semuanya Bii ,, aku Juga sayang Sama kamu "

Dengan suasana Hati Yang kacau Zura Kembali mengikuti acara Perpisahannya , 1 sisi Dia Senang dan bersyukur Bisa Lulus dengan Nilai Maksimal ,, Tapi Disisi Lain dia sedih Karena Melepas Seragam Putih abu abu dan Berpisah dengan Teman temannya Apalagi dengan Sabrina Sahabatnya .

" Azzura Arsy Al Fakhri " Panggil seseorang Dari Belakang Membuat Zura Menoleh Mencari Sumber suara .

" Siapa ?? Tanya Zura Bingung Karena Siswa Ini sama sekali Tidak Zura Kenal , Dia Berpikir sejenak Pasti Ini Bukan anak IPA Tapi Anak IPS kalau Engak Anak Bahasa .

" Temennya Azzam ,, Kamu Zura Kan " Zura Mengangguk ,, anak Itu Tersenyum lega ,,

" Bener Berarti ,.. Azzam Nyuruh aku Buat Panggil Kamu ,, Katanya Kamu Uda Di tunggu orang Tua Kamu Di Parkiran , Aku Pamit Yah Assalamualaikum " Ujar Laki Laki Itu ,, belum sempat Zura Berterimakasih Tapi dia Sudah Lari Duluan .

" Wa Alaikum salam Warahmatullahi wabarakatu " Jawab Zura Pelan .

" Bii aku Ke Umi sama Abi Bentar Yahh " Teriak Zura Pada Sabrina Yang Masih Sibuk Berbincang dengan Seseorang ,,

" Iyah Ntar aku Nyusul Raa " jawab Sabrina .

Masih Ingat Kan dengan Zura Gadis Kecil Yang Dulunya Sangat Jahil Dan Ketus ,kini telah Tumbuh Menjadi remaja Yang Cantik dan Ramah ,Bahkan Dia Juga Sangat Berprestasi Di sekolahnya .

Zura Melangkah Tergesa Gesa Dia Tidak sabar Memberikan Hasil Ujiannya Pada Kedua Orang Tuanya ,, Sampai Matanya Terkunci Kepada 2 Orang Yang Berdiri dengan Tersenyum ke arahnya Yah mereka adalah Ali dan Zahra Orang Yang sangat Zura Sayangi ,..Zura Berlari Menghampiri Kedua Orang Tuanya ,, memeluk keduanya Secara Bersamaan .

" Abi Bangga sama Kamu sayang !! Ujar Ali ,, Mengecup Ujung Kepala Zura

" Umii Juga bangga Banget sama kamu !! sambung Zahra Ikut menitihkan Air mata .

" Makasih Umii Abii ,,Ra Janji Ra Gak Bakalan Ngecewain Kalian Ra sayang sama kalian " Zura Merenggangkan Pelukannya. ,, Mencium Pipi Umi dan Abinya Bergantian .

" Selamat Ya Ra ,, Kak Zam Juga Bangga sama Kamu " Sahut Azam Yang sudah Ikut Memeluk Abi dan Uminya .

" Makasih Kak Zam ,, " .

Zura Berdiri Di Balkon Kamarnya , Dia tidak Tau Takdir Seperti Apa Yang Allah siapkan selanjutnya , Bagaimana Dia Bisa Menjalani Semua Ini Tanpa Sabrina ,, Ahk Membayangkan saja Itu sangat Sulit apalagi menjalani , *Drtttt Drtttt Drtrr suara Getaran Dari HP Zura ,,Nontifikasi ada Panggilan Masuk ,, Zura Tersenyum Melihat Nama Seseorang Di Balik Layar " Sabrina 🖤*, dia Langsung Mengangkat Telpon dari sahabatnya . Dan Berjalan Kembali Ke arah Balkon .

" Assalamualaikum Ra , Belum Tidur " Tanya Sabrina di sebrang Sana , Zura Terkekeh Mendengar Pertanyaan Konyol Dari sabrina Kalau Dia Sudah Tidur Mana Mungkin Dia Bisaa angkat Telepon Sabrina .

" Belum Nih Lagi Nungguin calon Imam " Jawab Zura asal asalan Terdengar suara Lengking Sabrina Tertawa Pecah .

" Calon Imam Kamu Nyasar Ke rumah aku Nihh "

" Wahh Balikin Donk Bii ,, Masa Punya aku Kamu Rebut " rengek Zura Di penuhi Gelagak Tawa . Sama Halnya dengan Sabrina.

" Gak Jodoh Kalii. Dasar Bucin bahahha "

" Bi ,, Aku Sedih Tau Gak Kamu Mau Ninggalin aku .. Aku Gak Tau Hari Hari aku selanjutnya Tanpa Kamu " Ujar Zura Mulai Serius ,, Matanya sudah Berkaca Kaca Menatap gelapnya langit malam Ini .

" Sama Ra , sekarang aja Aku Rinduu Banget sama Kamu Padahal Tadi Kita masih Ketemu ,, apalagi Besok Yah , Kalau Kita Uda Bener bener Jauhh " Sabrina Mulai Terisak Begitu Juga Dengan Zura ,,rasanya Malam Ini Juga Dia Ingin Memeluk Tubuh Mungil Sabrina Dan Tidak akan melepaskannya Sampai Sabrina Mau pergi Ke Bandara .

"Bii Pengen Peluk Kamu Dehh Terus Gak aku Lepasin Sampe kamu Mau berangkat Ke Aceh "

" Yehh Nafsu Banget kamu Ra ,, Yang ada Aku Ke Rumah sakit gara gara Sesak Nafas Gak jadi Ke Aceh deh karna Kamu Peluknya Satu abad " Zura Menghapus kasar air matanya ,, dia tidak Ingin membuat sabrina Ikutan Sedih ,,,

" biarin aja Asalkan kamu Gak Ninggalin aku ,, Bi Ini Uda malem Lohh Kamu Gak Tidur ??

" Belum Ngantuk ,, Aku Masih Pengen denger suara Kamu !!!

" Dasarrr ,, Tidur Gihh Uda Malem Ntar Gak bisa Sholat Tahajud Loh ,, "

" Yah Kamu Bangunin Lahh Hehe spam Chat Terus Kalau Belum Bangun Juga Telpon aja Gak Uda Sungkan "

" Dasar Bandel Kamu Bi,, Uda Yah aku Tutup ,,,Uda Ngantuk pengen Tidur ,, Assalamualaikum Sabrina,, Mimpi Indah Yahh "

" Ihhh Yaudah Dehh ,, wa wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakatu Azzura Arsy Al Fakhri Anaknya Om Ali Sama Tante Zahra ,, Mimpi indah Juga Yahh Mmuuaachhh " Zura Terkekeh Geli ,, " Sekalian aja Nama nenek Kakek aku ,,terus Buyut Buyut aku Juga Bi ,, sebutin semua Tu " Cibir Zura Setelah Menutup telponnya .

Permulaan Gaes ,,

Jadiin Favorit Yahh terus Jangan Bosen2 Buat Nunggu Upnya

See You ....,💕

1
Arysa
bagussss....
kuy manggo
Bukan 2 lagi thor, 3 orang yang merasa ditusuk belati. Aku yakin Agam juga merasa begitu, krn cintanya ke zura gak bisa di ganggu gugat
kuy manggo
Tapi jujur, gue sebenarnya penasaran seperti apa melihat ribuan bintang di atas langit kota metropolitan. Kalau di kampung2 kan udah pasti banyak banget kalau gak mendung karena emang gak banyak polusi dan penduduk
kuy manggo
Omg, kirain. Was wasi setan ini mah. Astagfirullah
kuy manggo
Sumpah ini apa, astagfirullah sakitnya menembus hp ku yang ku genggam
kuy manggo
Kalau gue jadi zafira yah, sakit banget dengar ini. Kek apa aku terlihat jahat sampai tega akan berbuat seperti itu. Walaupun gue masih cinta misalnya, tapi kan gue yakin zafira gak punya pikiran bakalan mau ganggu rumah tangga Agam dan zura
kuy manggo
Kalau gue bilang sih, zura emang lebih baik. Maaf, gue harus bilang gitu. Kalau zafi lebih baik, gak mungkin dia mengakui perasaannya kepada laki-laki yang jelas2 istrinya ada tepat disamping laki2 tersebut. Trus Agam, gue benci kayak dia yang gak punya pendirian. Emang gak mudah tapi please bisa gak kalian jangan ngefrezee di hadapan zura
Dia Novita Sari
di sini aja thor
nur kaida
jadi bingung 😕
Soraya
mksh y thor karyanya banyak ilmu yg dpt dri novel mu skl lgi mksh y🙏👍
Soraya
Assalamu'alaikum permisi numpang duduk dl ya kak
Yayu Nurul Fitri
cukup menarik...seperti kisah real di jaman now
❤muslimah❤
bocah udah bisa bilang nikah ????? gak masuk akal thor
❤muslimah❤
serius nanya, agam sm zura belum berhubungan suami istri?
❤muslimah❤
ke ln terus ketemu zafi deh
❤muslimah❤
knp harus sakit ra ?
kan cinta sm agam.
isshhh
moemoe
Awalny bagus, spertinya ceritany menarik,, cm agak trgesa2 kesanny, trus perpindahan setting waktunya tiba2 bgt,,, tnda bacanya jg masih kurang tepat 😊
Laila Sari
sangat bagus
Ririputri Riri
bagusss banget ka, ceritanya bikin aku nangis ka
Andi Fitri
permulaan yg baik lanjut bacanya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!