NovelToon NovelToon
My Possessive Billionaire

My Possessive Billionaire

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Percintaan Konglomerat / Pernikahan Kilat / Pengganti / Tamat
Popularitas:7.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Desy Puspita

Menjadi pengantin tanpa mempelai, Syakil Agha Mahendra menelan pil pahit di hari pernikahannya. Sakit, malu dan bingung menjadi satu kala calon istrinya menghilang tanpa kata beberapa saat sebelum akad.

Sejak hari itu, Syakil memandang dunia begitu berbeda. Tidak ada kehangatan dalam dirinya, yang ada hanya kerja, kerja dan kerja. Sibuk meniti karir dan mengepakkan sayap di dunia bisnis hingga dirinya berhasil menjadi miliarder ternama di usia muda.

Tanpa terduga, takdir justru mempertemukannya dengan seorang gadis yang begitu mirip dengan kekasihnya. Pertemuan yang merupakan awal muculnya obsesi Syakil untuk mendapatkan kembali wanita itu.

"Lepaskan!! Aku bukan wanita yang kamu maksud!!" - Amara Nairy

"Sampai mati kau adalah milikku, jangan coba-coba pergi jika ingin hidupmu baik-baik saja." - Syakil Agha Mahendra.

-----
Follow ig : desh_puspita

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desy Puspita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1 - Awal Pertemuan

Tiada yang lebih sakit daripada kehilangan seseorang yang menjadi belahan jiwa. Pernikahan yang begitu dia damba, nyatanya hanya menjadi mimpi buruk semata. Syakil Agha Mahendra, pria tampan dengan sejuta kesempurnaan itu menelan pil pahit di hari pernikahannya. Tanpa sepengetahuan mereka, sang kekasih menghilang tepat di hari pernikahan.

Lama menghilang, setelah kejadian memalukan yang membuat nama keluarga Megantara tercoreng itu, kini Syakil kembali. Hanya untuk liburan sebenarnya, melepas rindu lantaran sang mama yang menangis setiap malam menanti kepulangannya.

Malam ini, di sebuah club malam terkenal di ibu kota, Syakil memenuhi undangan teman lamanya. Bertemu di saat dewasa dengan berbagai kisah yang berbeda itu memang terasa amat menyenangkan.

"Syakil!! Gila-gila, gue gak salah lihat kan? Widih beneran dateng nih, Tuan muda."

Semenjak dirinya mulai dikenal di kancah internasional, para teman-temannya memberikan julukan itu sebagai bentuk penghargaan. Meski sejak zigot memang Syakil sudah kaya, akan tetapi tidak bisa dipungkiri kekayaan yang dia miliki saat ini berkali lipat dari kekayaan Ibra, sang papa.

"Ck, berlebihan ... kebetulan aku pulang, dan kalian reuni dadakan ya sudah aku ikut saja."

Sejak dahulu Syakil tidak pernah berubah, tutur bahasanya selalu merendah dan tidak pernah merasa dirinya tinggi meski pencapaiannya memang tidak main-main.

"Btw masih sendirian? Lama banget bertahan, lumutan bahaya, Syakil ... Zidan aja udah gol."

Tidak ada hari tanpa bercanda, ya bagi Pedro hidup jangan terlalu kaku nanti ke depannya juga kaku semua. Syakil hanya menarik sudut bibir mendengar pernyataan Pedro, pertanyaan yang menurutnya paling tidak berguna untuk saat ini.

"Kalau si Syakil mah gampang, tinggal tunjuk aja kalau dia mau ... wanita mana yang bisa menolak seorang Syakil gue tanya!" seru Kevin heboh sendiri, kesuksekan Syakil yang luar biasa mengejutkan ini masih menjadi pertanyaan bagi mereka, sekeras apa Syakil berusaha hingga hasilnya segila ini.

"Ada, buktinya Ganeta kabur pas mau nikah sama dia."

Sudah diwanti-wanti agar hal ini jangan dibahas, tapi mulut Pedro seenaknya berucap. Syakil masih menanggapi dengan senyum tipisnya. Susah payah dia coba lupakan, ketika kembali sahabatnya justru kembali membuka luka lama.

"Ck yaelah, itu mah karena dia aja yang buta ... mau dikawinin pakek drama kabur-kaburan segala, aneh banget jadi manusia."

Benar, aneh sekali memang. Bahkan hingga saat ini Syakil juga tidak habis pikir dimana kesalahannya. Hubungan mereka murni karena cinta, tiga tahun menjalani hubungan sebagai sepasang kekasih. Di tahun keempat, kala Syakil berusia 25 tahun dia mengutarakan niatnya untuk menjalani hubungan serius bersama kekasihnya.

Semua memang berjalan sempurna dan wajar saja, pihak keluarga setuju dan bahkan pesta besar-besaran sudah Ibra persiapkan untuk putra bungsunya. Hingga tiba di hari pernikahan, Syakil dibuat bingung kala hampir satu jam dia menunggu di hadapan penghulu dan Ganeta tidak juga berhasil ditemukan.

Lamunan panjang Syakil membawanya ke dalam kenangan empat tahun lalu, hari dimana dia menangis menelusuri jalan hingga kakinya terluka demi mencari mempelai wanita.

"Ganeta!! Kamu dimana?"

Waktu itu sudah malam, masih dengan jas hitam dan bunga yang tersemat di dadanya. Syakil benar-benar dibuat porak poranda dengan kepergian Ganeta tanpa pamit.

Masih menjadi hal yang tidak bisa dia percayai, Syakil sesakit itu kala menyadari wanita yang dia impikan mampu berbuat semenyakitkan itu jika mau.

Habis sudah air matanya malam itu, untuk kali pertama Syakil menitikkan air mata demi seorang wanita. Kisah cinta yang berjalan begitu manis, harus hancur kala langka terakhir hampir mereka pijaki bersama.

"Pulang, Syakil!! Jangan bodoh, kamu dihina ... sadar itu!!"

Amarah membuncah dalam diri Mikhail, melihat adiknya yang bahkan pucat pasi karena mencari calon istrinya, hati Mikhail terasa sakit dihantam bongkahan batu besar.

"Kakak tau? Semua yang terjadi padaku itu karma dari perbuatanmu!!" pekik Syakil dengan suara paraunya, di saat begini tidak ada yang mendukungnya. Baik Ibra maupun Mikhail selalu mengatakan hal yang sama.

PLAK

"Tidak ada hubungannya, ayo pulang ... dia menolakmu bahkan membuat keluarga kita malu, Syakil!! Apa yang kau harapkan dari perempuan itu!!"

Setelah susah payah meminta restu dari kedua belah pihak, Syakil justru ditampar keadaan dengan kejadian ini. Sungguh lucu sekall takdirnya, sulit menemukan cinta. Namun, sekalinya dia berhasil takdir mematahkan dengan cara yang seperti ini.

"Woey!! Ngelamun lu ya?"

"Hah? Nggak ... sorry-sorry, sampai mana tadi?"

Kevin menghela napas kasar, sudah dia duga Syakil akan terus begini. Sorot tajam Syakil tak dapat dibohongi. Dia masih memendam luka meski jika ditanya hanya senyum tipis dia berikan.

"Ngantuk lo ya? Nih minum dulu biar segeran dikit," tutur Kevin menuangkan minuman haram itu untuk Syakil, kali ini dia menolak karena memang Mikhail tidak menyukainya.

"Gue ke toilet dulu bentar, nggak nyaman."

"Yaelah ni anak cupu banget heran, dia di LA lempeng aja gitu?" Kevin bertanya-tanya dan menatap bingung Pedro yang kini menikmati kesenangannya, pelukan dengan wanita penghangat saja sudah cukup baginya.

"Woey!! Lo dengerin gue gak?" sentak Kevin merasa Pedro mengacuhkannya.

"Apaan? Lo nggak usah macem-macem deh, udah tau Syakil nggak mood jangan dipaksa." Meski fantasynya kemana-mana, Pedro masih bisa memahami kenapa Syakil pergi meninggalkan mereka.

-

.

.

.

Syakil menyendiri. Dia sudah terlihat begitu dewasa, gurat wajahnya bukan lagi anak yang baru lulus kuliah. Tangan Syakil mengepal kuat-kuat, mengingat semua ucapan yang kevin.

"Aaaarrggghhh, Ganeta!!"

Napas syakil masih memburu, sungguh kesakitan itu muncul lagi dan ini adalah alasan kenapa dia enggan pulang. Syakil menjadi lemah, lupa tujuan dan bahkan bisa kehilangan dirinya.

Cukup lama dia berdiam diri di sana, hingga Syakil merasa terganggu dengan suara-suara yang mengusik gendang telinganya. Pria itu berdecih kemudian hendak berlalu dari sana, seperti tidak punya tempat lain, mereka tidak mampu membayar ruangan khusus atau bagaimana, pikir Syakil muak.

Dengan langkah panjang dia hendak kembali ke tempat Kevin dan Pedro menunggu. Namun, mata Syakil dibuat terkunci kepada salah satu wanita yang duduk terdiam di sisi pria yang dia yakin lebih tua darinya.

Jantung Syakil berdetak dua kali lebih cepat, pria itu memegang dadanya. Dia tidak salah lihat, matanya masih sehat dan dengan jelas wajah cemberut itu adalah wajah yang selama ini dia rindukan.

Beberapa menit dia berdiam diri, hingga Syakil dibuat tercengang kala pria di sisi wanita itu kini mengikis jarak. Syakil melangkah cepat dan tidak peduli berapa orang yang terganggu dengan aksinya ini.

BUGH

"Jangan menyentuhnya, Badjingan!!" sentak Syakil usai menghadiahkan bogem mentah di wajah pria itu hingga terhuyung ke lantai.

"Apa maksudmu? Tiba-tiba datang dan memukulku seperti ini? Dia kekasihku, orang asing sepertimu punya hak apa?" Pria itu bangkit dan tidak terima dengan pukulan yang Syakil layangkan untuknya.

"Kekasihmu? Kau sentuh saja dia berusaha menghindar, artinya dia bukan kekasihmu." Syakil tidak begitu bodoh dalam hal ini, siapapun yang melihat jelas bisa menyimpulkan jika di antara mereka tidak ada hubungan apa-apa.

"Cih, berani sekali ikut campur ... kau memang cari mati sepertinya!! Kalau wanita ini bukan kekasihku kau mau apa? Lagipula aku sudah membayarnya, bukankah itu kewajiban dia?!"

"350 juta, kurang?"

Syakil bermaksud membawa gadis itu apapun caranya, jika benar bukan kekasih pria itu maka akan lebih mudah baginya. Mendengar nominal uang yang ditawarkan, pria itu jelas saja tergoda. Lagipula baginya semua wanita di sini sama saja, dia masih bisa membayar wanita lain dengan tarif lebih murah.

"Ayo pergi, siapa yang mengizinkanmu jual diri begini." Syakil menarik pergelangan tangan wanita itu dengan lembut, langkahnya begitu cepat dan Syakil benar-benar lupa tujuannya kesini.

-Tbc-

1
SNN 💠
bagus.. 💫
🌺 Tati 🐙
karyamu tuh paling bisa mengocok perut😂😂
🌺 Tati 🐙
syakil ingat kamu di suruh pulang sama mamahmu,jangan keluyuran😅
🌺 Tati 🐙
keturunanya udah aku baca,biangnya baru sekarang aku baca🤭
Desy Puspita: Makasih banyak kak
total 1 replies
Gintania nia
selalu bagus sampai titik terakhir
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru menamatkan cerita berjudul "Menantu Presiden" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Apa jadinya kalau Dinda (21) dipaksa menikah dengan Rendra (35)? Putra tunggal presiden yang reputasinya sedang hancur karena skandal panas dengan seorang aktris.
Di balik pernikahan yang penuh tekanan, rahasia, dan sorotan publik, Dinda harus bertahan di dunia yang sama sekali bukan miliknya 💔
total 1 replies
apajalah
👍👍🍂🍂🍃🍃🍁🍁👍
apajalah
😊🍂🍃🍁🍂🍃🍁😊👍👍👍
apajalah
👍🍁🍁🍃🍂🍁🍃🍂🍂😊
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Waahh beneran Tamat, Ceritanya TOP Markotop pokoknya.👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
lagi tegang²nya nunggu Amara mau lahiran malah ambyyaaarr sama kelakuan Mikhail.. ampuunn, ga hilang² kocaknya Khail.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
dasar Syakil air masuk kamar malah ngawur... saking stresnya ngadepin bumil ya yang moodnya gampang berubah².🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kocak Syakil asisten merangkap jadi ipar dari mantan.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
somplakkk Syakil pengen di bejek sama Zia kalau dia denger.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
ya ampuunnn ternyata Wanita yang ikut Mikhail Kendrick toohh.... di kirain wanita beneran ... biar apa siihh pake nyamar segala.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
aduuhh Amara nasibnya nanti gimana baru juga bahagia malah ada badai lagi..
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
mungkin Ibra mikirnyabAmara bekas wanita malam kah.... jangan² Eva berulah ngomong ke Ibra yang aneh² tentang Amara karna jatah uangnya berkurang.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
mending lepaskan saja Ganeta lah Syakil, mau di apain juga terserah orang sama ortunya sendiri.... mending cukup fokus dengan rumah tangga mu dari pada yar kamu yang nyesel kalau ada apa² dengan Amara.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
.ikhail bukannya ngademin biar Syakil tenang malah tambah ngacawin... sebagai kakak harusnya bisa lihat situasi dan kondisi laahh... 🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
balas Ra peluk siapa kekk... peluk Mikhail juga ga apa² buat bikin Syakil cemburu tapi ijin dulu sama Zia.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Bagus Syakil kamu sudah ambil tindakan tepat dengan membawa Amarabdenganmu ke RS bertemu Ganeta tapi jangan sampe kamu lupakan Amara saat kamu bertemu dwngan masa lalu mu meskipun Ganeta ingin kembali padamu.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!