di dalam Mobil Sofia menatap diam Nanda..
"makanlah.....!! " titah lembut Nanda..
Sofia menggeleng kepalanya..
"makan dibibir sendiri atau disuapin
oleh bibirku...?" Ancam Nanda serius..
Sofia melebarkan matanya lagi-lagi menggeleng Kuat..
"makan ya....!! " bujuk Nanda lagi..
"jangan paksa aku....!! " Pinta Sofia mulai serius dengan wajah datarnya..
Nanda menghela nafas panjang ia tidak mengerti wanita entah apa yang Sofia pikirkan saat ini..
"Ya sudah bawa pulang saja makananmu...!! " pasrah Nanda tak lagi memaksa..
Nanda tau diri Kalau dirinya bukan siapa-siapa Sofia. bisa bertemu dengan Sofia dan dekat dengan sofia saja sudah keajaiban..
"Aku penasaran akan sesuatu...? " tanya Sofia hati-hati..
"Apa..? " Jawab Nanda tanpa menoleh dirinya hanya menatap kedepan Mobilnya Kini..
"Aku tidak akan bersikap sopan.. ..!" Seru Sofia serius..
"Siapa yang menyuruhmu bersikap sopan
padaku...? " tanya balik Nanda dengan senyum kecilnya..
"baiklah... kita lupakan saja... ..bagaimana Kamu bisa mengelak seranganku..? " tanya Sofia serius..
"Oh... tadi... Hem....!! ' Jawab Nanda sekenaknya..
Sofia juga tak ambil pusing Kata-kata Nanda, lagian dirinya memang tak suka dipaksa. selama ini tidak ada yang bisa mengaturnya termasuk Kakaknya sendiri..
"Kau tau sesuatu tentangku...? " tanya Sofia Serius..
"belum... tapi Aku tau kau bukan gadis biasa...!! " Jawab Nanda masih terlihat tenang.
"Bagaimana Kau Tau..? " tanya Sofia lagi..
"Sejak kqu meloncat dari Lantai 3 .. aku juga bisa menebak kau masuk lewat Jendela itu juga.. kau fikir Aku Bodoh...!! " Jawab Nanda Lagi menatap serius Sofia..
Sofia pun mengangguk mengerti. Nanda memang benar...
"Kalau begitu aku mau pulang...!! " Seru Sofia Tiba-tiba..
"bawa Ini... atau Aku tidak membiarkan mu turun...!! " Ancam Nanda menyodorkan bungkusan menu makan mereka tadi yang hanya sedikit Sofia sentuh..
Sofia menghela nafas dan mengambil Plastik itu, Sofia Pun keluar dari mobil Nanda dan berjalan dengan tenang ke arah Parkir Motornya..
Nanda hanya memperhatikan Sofia sampai Ke Motornya..
"Apa yang sebenarnya kau takutkan Sofia..? kenapa Kau sangat takut di Foto..? hingga selera makanmu hilang tiba-tiba... !!" Gumam Nanda penasaran..
Sofia Pergi dari area Parkir,,
"Kenapa perasaanku jadi tidak enak...? " gumam Nanda tiba-tiba dadanya sesak..
tanpa pikir panjang Nanda mengikuti Sofia dari jarak jauh benar saja saat di Jalan sepi ada Mobil yang menghadang Jalan Sofia..
Sofia menurunkan Kakinya dan membuka Kaca helmnya..
"Kunyuk dari mana lagi ini...? Apa Pria itu...? tidak.. Tidak... tidak mungkin dia menemukanku dengan cepat..!! Tapi siapa mereka...!?? Apa bibik Berly sudah bertindak...? " batin Sofia..
Keluarlah 7 Pria berbadan besar dan satunya seperti Ketua nya.
"Hai... kau kah yang bernama sofia adik Manis..? " Goda Ketua Dari anggota itu..
"Aah... geng Bintang Laut...!! " batin Sofia tersenyum sinis di Balik helmnya..
"bukan Om... saya bukan Sofia.. saya Putri....!! " Jawab Sofia bersandiwara dirinya wanita ligu dan Polos..
"Kau yakin dia Wanita nya...??"
"Iya Ketua.. dia lah wanita nya.. plat nya Saja benar..! "
"Kau jangan membodohi Kami Gadis manis.. !"
"Aku tidak membodohi kalian.. lagian ini motor pinjaman.. Saya menyewa....!! '' elak Sofia tak juga membuka helmnya..
"banyak bicara Kau....!! hajar dia.!! " Teriak Ketua..
Sofia langsung membuka Helmnya dan langsung berdiri diatas motornya angin sepoi-sepoi menerbangkan rambut Sofia yang kebetulan di gerainya tidak diikat..
"Kau bukan sekedar manis.. tapi Kau memang Sangat cantik.. !" tatapan mesum ketua..
"Cepat buat dia berlutut....! aku akan menikmatinya di dalam Mobil.!! " perintah Ketua lagi..
Sofia menyeringai, namun saat dirinya hendak menendang Pria yang mendekati Motornya. Nanda sudah menembak Kaki mereka seolah sebuah peringatan jangan mendekati Sofia. Sofia dengan cepat menoleh siapa yang menembak .
" Tuan Nanda...? " gumam Sofia Pelan...
"Siapa Pria Itu....!!? " teriak Ketua bertanya pada Anak buahnya yang melangkah mundur seolah baru melihat hantu saja..
"Kk.. ketua... dd.. dia... Ttuan.. Mmmmuda Mahadi..ningrat...! " jawab salah satu bawahannya terputus-putus..
Sofia juga tak kalah terkejutnya hanya di tatap dingin oleh Nanda semua Pria berbadan besar itu gemetar ketakutan..
"Apa dia Juga seorang Mafia..? " tebak Sofia dalam hati.
dia tidak mengerti Kenapa Nanda ditakuti..
"Benarkah...? dia hanya sendiri.. Kita bertujuh bisa melawannya...! " Maki Ketua pada bawahannya yang sangat ketakutan itu..
Nanda menembak kan timah panas nya ke lengan Ketua Pembunuh bayaran yang berencana melecehkan Sofia..
"Aaakkkh...!!! " Ringis Ketua beralih menatap Nanda dengan tatapan marahnya tak terima Hal itu.
"Itu baru sepertiga balasan dariku karna berani melecehkan kekasihku....!! " Senyum menakutkan Nanda.
"Oh... kau kekasih Tuan Kecil Mahadiningrat Gadis
manis.. sungguh manis sekali Romansa kalian ya...!! " cibir Ketua Itu walau menahan rasa sakit di tangannya itu..
Sofia hanya berotasi saja. dirinya menyilang tangannya diperutnya Sofia duduk santai diatas motornya menonton saja aksi nanda..
Nanda mendekati Ketua Pembunuh bayaran tingkat rendah itu dan menendang tangan Ketua Itu hingga terjatuh kebelakang..
"Aaaahhhkkk... Kau sangat licik. ...! maki ketua
"Aku tidak suka dipanggil Tuan kecil oleh Orang asing....!! Itu hukumanmu....! " jelas Nanda dengan santainya..
"Kenapa Kalian diam..? hajar dia...!! " teriak ketua lagi..
Nanda memainkan Pistolnya dan tersenyum misterius anak buah nya bukannya menyerang malah gemetar ketakutan..
"dia tidak punya Keluarga... tapi kalian punya kan...?? "
perkataan Nanda bagai petir menyambar di ulung hati bawahan Pembunuh bayaran itu. mereka langsung bersujud meminta ampun pada Nanda..
"Huh... tinggalkan dunia gelap sialan itu.. Keluarlah dari kegelapan.. banyak Pekerjaan diluar lebih baik dari ini. dan Pria tua itu bawa Ke Rumah sakit.. sepertinya dia sangat kesakitan.. !''
Nanda masih sibuk memainkan Pistolnya..
"Baik Tuan.. Baik...!! "
"Oh.. Siapa yang menyuruh kalian...? " tanya Nanda
"Nn.. Nyonya Berly Tuan...! "
Mereka segera memapah Ketua mereka yang terluka bahkan kini si Ketua sudah pingsan sudah kenak timah Panas dan Kenak tendangan Nanda yang sungguh Kuat...
Nanda memutar tubuhnya, saat Mobil yang menghadang Jalan Sofia sudah pergi..
"Kau tidak apa-apa...? " tanya Nanda dengan santainya memegang Pistolnya dan memegang bahu Sofia..
Sofia malah menatap Pistol Nanda..
"Aku tidak apa-apa...!! " Jawab Sofia menatap tak berkedip Pistol Nanda..
"Kau juga terkenal di dunia gelap...? " tanya Sofia lagi menatap mata Nanda lalu ke Pistol Nanda..
Nanda menggaruk keningnya dengan ujung Pistolnya..
"Kau menyukai ini...? " bukannya menjawab malah bertanya menunjukkan pistolnya..
Sofia menggigit bibir bawahnya. dia sendiri tidak pernah merasa kekurangan tapi Pistol Nanda adalah Pistol ternama buatan Negara terhebat bagian senjata dan hanya di ciptakan 1 . saat di Ciptakan model Pistol itu di Potret dan tersebar di dunia lalu begitu diminati para mafia Karna Peluru dalam Pistol itu tidak akan pernah ada habisnya..
tadinya Sofia tidak melihatnya namun saat dekat tentu Sofia Langsung tau..
"Bagaimana cara nya ya..? tidak mungkin dia mau menjualnya..!! " batin Sofia memang menginginkan Pistol itu..
"Mau...? " tawar Nanda dengan senyum manisnya..
Sofia masih bingung menyusun kata-kata..
"Ini... Pistol yang pelurunya tidak ada habisnya kan..? " tanya Sofia gugup..
"iya...!! " Jawab Nanda memainkan Pistol itu dan mata sofia hanya bergerak-gerak mengikuti arah Pistol itu..
"Jangankan Pistol ini Sofia.. apapun akan aku berikan untukmu selagi masih wajar.. mungkin sebentar lagi Aku akan sukarela menyerahkan nyawaku untukmu...! " batin Nanda menatap lembut Gadis yang bisa membuat hati dan otaknya kacau hanya melihat mata nya saja..
"Ambilah...! " Nanda memberikannya pada Sofia..
Sofia melotot kaget menatap Nanda yang memberikan senjata yang sangat mahal itu padanya...
"B.. benarkah...? apa bayarannya...? aku akan bayar berapa pun.. tapi bolehkah Aku mencicilnya..? " tanya Sofia berbinar senang..
Sofia tidak pernah sesenang Itu saat mendapatkan sesuatu baru kali ini lah Sofia terlihat begitu antusias menginginkan senjata itu..
😊😊😊
..
..
Readers Setia Mahadiningrat....
Selamat Menunaikan hari Raya Idul Fitri ,, 1 syawal 1442 H. Author dan sekeluarga mengucapkan,, Mohon Maaf Lahir Bathin Readers...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 142 Episodes
Comments
ira rodi
bintang laut atau star fish bukannya mafianya pasha melviano yah....
2024-02-11
2
Renireni Reni
pasangan klop...yg cewek sneng bget dpt hadiah pistol....
2023-02-16
1
botak
aaiisshhh lain x jngan tembak tangannya..tapi kedua dengkulnyaaa,biar hancur tu tuut,biar cacat...hadeuh
2022-10-03
1