Sisi Baik Nanda

 

Sofia Kembali ke Markasnya..

"Dek.... Kamu kemana aja sih...? Kakak telfonin nggak bisa....! Kenapa Kamu pergi nggak bilang Kakak heh.. ? Susah balas Pesan ya...? '' Roby Menyambut Adiknya dengan Pertanyaan yang membuat Sofia mengabaikannya..

"Nona...!! " Sapa Rivo..

Sofia Hanya membuka Masker dan Topinya. hanya Didalam Markasnya lah Sofia bisa memperlihatkan wajahnya...

"Jawab Kakak dek....!! " Kesal Roby selalu di abaikan oleh adiknya sendiri..

"Issshh.. Kakak Bawel banget sih....!! " menatap Kesal Kakaknya Itu..

"Kakak kan khawatir Dek.. banyak musuh diluar sana...!! " Seru Roby Tak kalah kesal.

"Aku hanya membuntuti anak Wanita iblis Itu..! " Jawab Sofia Singkat..

"Siapa...? " Tanya Roby..

"Olivia...! '' Jawab Rivo tanpa embel-embel Nona..

Roby beralih ke Rivo,, "Benarkah...? "

"Kamu kok tau dia Keluar Rumah...? " Tanya Roby ke Adiknya..

"Aku masang alat penyadap di tas nya Kak.. Aku tau Itu tas kesayangannya.. di Impor dari luar Negri...! harganya Ratusan juta. pastilah dia akan bawa kemana-mana tas Itu..! " Jawab Sofia memainkan Kunci Motornya..

Rivo tersenyum saja akan Kepintaran Sofia bukan Hal baru lagi baginya..

"lalu kemana Kamu mengikutinya...? " Tanya Roby Lagi..

"Dia menjatuhkan harga diri nya demi Pria Itu.. Bahkan tak perlu dibayar dia akan suka rela memberikan Tubuhnya pada Pria Itu.. !"

"Kamu ngomong apa sih Dek...? "

"Siapa Pria Itu Nona...? " tanya Rivo..

"Hei.. hei.. Kau tau arah pembicaraan adikku...? Beri tau Aku...!! " Roby merangkul Bahu Rivo..

Sofia masih asik dengan memutar mainan Kunci Motornya..

"Tuan kecil Mahadiningrat...! " jawab Sofia memasukkan Kunci Motornya dan mengambil Permen Karetnya memasukkan ke dalam mulutnya...

Seketika Roby dan Rivo terdiam Dengan ekspresi Bodohnya..

"Tak Tanggung-tanggung... Selama ini dia Jadi Baby sugar Pria Tua yang banyak Uang.. kini Dia Langsung menggaet Orang terkaya di Negeri Ini.. !!" Seringai Sofia dengan senyum sinisnya..

"Kamu bisa balas dendam padanya...? Gaet juga Pria Itu...!! " Seru Roby bersemangat..

Sejak Roby tau Mahadiningrat tak ada sangkut Pautnya dengan kematian Orangtuanya Roby Tak lagi membenci Keluarga Konglomerat itu malah makin mengidolakannya sebab baru-baru ini sang adik bilang Mahadiningrat malah menolong Perusahaan Papanya dari keterpurukan Uang perusahaan.

Sofia menatap tajam Kakaknya Rivo memukul kepala belakang Roby sebab Roby Berkata tanpa berpikir..

"Hei... Kenapa kalian sangat Kompak menganiaya Ku heh..? Apa salahku...? "

"Sofia... Siapa Kakakmu sebenarnya Hah..? Aku atau Rivo...! " Tanya Kesal Roby..

"Rivo...! " Jawaban Sofia membuat Roby kesal sendiri..

Roby duduk tanpa Berbicara lagi. Rivo terkekeh pelan melihat wajah ngambek teman dekatnya Itu..

"adik durhaka...!! " Gumam Roby..

Sofia hanya berotasi saja akan kata-kata Kakaknya itu. Sofia membuka tasnya dan melempar Uang beberapa Ikat itu pada Roby. Roby Refleks menangkap Uang itu..

Senyum Roby merekah sempurna,, "dek.. Ini...? "

"Keluar sana.. Jangan Banyak bicara. .. Kalau Perlu buat perawatan mulut Kakak biar nggak banyak bicara...! " Usir Sofia berjalan memasuki Kamarnya tak memperdulikan Kakaknya yang memekik senang mendapatkan Uang itu..

Rivo hanya menggeleng kepalanya melihat secara langsung perubahan Wajah Roby..

Sofia duduk diatas Kasurnya yang tidak terlalu empuk itu. Bukan tidak mampu beli yang bagus. Sofia Hanya nyaman tidur dengan kasur ala Klasik itu..

Sofia Membuka Notifikasi HPnya,, "Pantas saja Mereka banyak Uang... Uang Masuk perusahaan Papa hingga Ratusan bahkan Milyaran...! "

"Dendam pertama berhasil.. Kini Kita tunggu Berly itu kelimpungan Panik tidak ada Uang masuk....!! Bibi Berly Kau akan merasakan bagaimana rasanya Hidup di Jalanan seperti yang kami rasakan dulu..! "

Sofia meletakkan HPnya disampingnya..

"Pria Itu sepertinya Berbeda....!! " Gumam Sofia Pelan...

Sofia tidak pernah melihat ada Pria yang menatapnya Biasa saja. Kini Sofia Bisa melihat untuk pertama Kalinya Nanda menatapnya Seolah dirinya Gadis biasa yang hanya penasaran Rupa dibalik maskernya..

Sofia bangkit dan duduk di depan Kacanya..

Flasback Ingatan Kecil Sofia

"wajahmu bisa menghancurkan Dunia...! "

"Ini Wajah Kenapa bisa secantik Ini Ma...? Aku nggak rela dia ada didekatku.. yang ada dia akan jadi sainganku...! "

"Usir saja Ma....! Biar dia Jadi gembel tidak akan ada yang melihat rupa cantiknya... "

"Tuhan begitu baik hati padamu Keponakan kecilku.. Hidupmu terlalu bahagia Selama ini...!! "

"Bibi.. aku tidak bersalah... Wajahku terlahir seperti ini...? Apa Bibi mengusirku dan Kakak karna wajahku..?

aku akan menutupinya Bik...! "

"Dasar norak.. Panggil Aku Nyonya Berly... kau tidak berguna bagi Kami... Pergi dari Rumah ini....! "

"tapi ini rupa Papa Kami Bik*...! " sergah Roby Kecil.

"Papamu sudah mati....!! Pergi dari sini....! "

Sofia Dan Roby masih kecil saat itu. Hidup mereka hancur berkeping-keping saat Berly masuk di kehidupannya...

Sofia menatap Wajahnya sendiri. Wajahnya memang sangat cantik tali Sofia tidak suka dengan wajahnya sendir tidak nyaman dirinya Pergi Keluar Rumah..

"Tenanglah Papa.. Mama.. Sofia akan balas kematian Kalian... Sofia akan buat mereka menyesal telah masuk diantara keluarga Kita...! "

mata Sofia memerah mengingat semua Penderitaannya dimulai dari Dirinya di usir dari Rumah nya sendiri...

...............

"Apa aku harus menyamar...? " Gumam Sofia Pelan..

Sofia menggeleng kepalanya..

"ingat Sofia Kau pernah berusaha berpenampilan Culun tapi tidak cocok dengan style Mu...!! Huuuh.....!! " Rutuk Sofia pada diri sendiri...

sofia pernah berpenampilan Culun demi bisa mendapatkan pekerjaan paruh Waktu tapi apa Sofia malah di Hina Jelek dan norak oleh Semua manager tempat dia melamar pekerjaan..

"Gaji tidak seberapa harus tampil menarik dan Cantik. lalu bagaimana dengan wajah perempuan yang tidak cantik.. Diskriminasi namanya.. !!" Cerocos Sofia mengingat Bukan dirinya saja yang ditolak..

walaupun Sofia Dingin dan Datar di luar tapi kalau dirinya sendiri dikamar dan menguncinya. mka Sofia akan jadi Gadis Bawel mengoceh sendiri... Begitulah cara Sofia melepas rasa kesepiannya..

Sofia begitu Introvert (Tertutup).. hingga Kakak Kandungnya tidak tau sisi Lain Sofia..

.........

Nanda Di pusingkan dengan Mulut Olivia yang mengomel panjang X lebar..

"Tolong usir dia...!! " Pinta Nanda pada Satpam yang ada didekatnya kini.

"Tuan... Aku mohon beri Aku kesempatan untuk jadi kekasihmu Tuan.. Aku akan menyenangkanmu... Tuan... Tuan... Tuan...!! " Pekik Olivia tak menyerah mengejar Nanda..

"Apa kalian tuli Hah...? Wanita Ini buat onar.. Usir....!! " nada tinggi Nanda ..

Kedua satpam meloncat kaget sebenarnya mereka Ragu mengusir paksa Olivia..

"Aku Putri Nyonya Berly.. Perusahaan Kingdom Estate... Kamu menolakku Tuan...? aku bisa membuatmu jadi milikku dengan Kekuasaan mamaku...!! " Teriak Olivia tak juga menyerah..

Nanda tadinya malas menemui Olivia.. tqpi Olivia buat Onar di kantornya tak ada pilihan Nanda harus keluar dari Ruangannya..

"Kau mengancamku.. ?" tanya Sinis Nanda..

hawa jadi dingin di sekitarnya Karyawan yang ada disekitar Nanda segera melarikan diri dari Nanda...

"Aku tidak mengancam Tuan.. hanya memperingatkan.. Anda akan menyesal telah menolak Kuu... !'' dengan senyum lebarnya Olivia berkata seolah Kata-katanya bisa membuat Nanda mempertimbangkan Sikap arogan nan dingin Nanda ...

"Apa Kau lupa siapa Aku...? " Tanya Nanda lagi dengan Datarnya..

Jika Saja Olivia bukan perempuan Nanda sudah menghajar Olivia tapi Karna Perempuan Nanda memasukkan Tangannya yang terkepal Kuat ingin memukul Olivia kedalam saku celananya..

Nanda Juga Tidak terlalu kejam membongkar Aib Wanita Itu. itu sungguh Kehormatan dipertaruhkan. biarlah Nanda yang tau Kebusukan Wanita didepannya Itu..

Olivia menelan ludahnya sendiri dengan susah payah.. Benar dia melupakan Fakta Itu. MAHADININGRAT.. tiidak ada yang lebih berkuasa dari Nama Keluarga Itu...

"obati luka nya Itu...! lalu usir dia...!! " Perintah Nanda berbalik meninggalkan Olivia..

Olivia menatap Sendu punggung Nanda. Inilah yang membuatnya menggila Pada Pria itu, Dingin,Cuek, Arogan.. tapi masih punya Hati pada Wanita. Nanda tidak pernah mempermainkan wanita dirinya sangat menghargai wanita Walaupun Sikapnya yang terkesan jahat..

"Aku tidak akan menyerah Tuan Muda Kecil.. Kau harus jadi milikku se utuhnya..!! " batin Olivia Pasrah saat Satpam menariknya ke arah Sofa..

Mereka mengobati Olivia dengan Hati-hati.. Semua Karyawan hanya berbisik-bisik pelan. Nanda tidak suka Ada Karyawannya menjelek-jelekkan wanita kalau terdengar oleh Nanda tamatlah pekerjaan mereka...

😊😊😊

...

Terpopuler

Comments

Memyr 67

Memyr 67

mesti lo, ada tokoh wanita goblig, yg nggak sadar kalau dirinya goblog.

2024-12-22

0

Renireni Reni

Renireni Reni

krn nanda sgt menyayangi wanita2 disekitarnya....

2023-02-16

2

botak

botak

oliv2 kmu mau jdi lontong ajaa ngemis2..buat ditidurin ajaaa Ampe melas gtu...kasiaann little jalang si Oliv 😂😂🤣🤣🤣🤣🤣

2022-10-03

1

lihat semua
Episodes
1 Ananda
2 Bujukan Mami (Mia)
3 Gadis Itu siapa..?
4 Bukan Gadis Lemah
5 Melamun
6 Manjat
7 Bertemu
8 Sisi Baik Nanda
9 penghargaan cocok untuknya
10 Peringatan Sofia
11 Bosan Hidup kah..?
12 pertengkaran kecil Roby & Rivo
13 klarifikasikan
14 situasi tak terduga..?
15 Adik luar biasa
16 Sepatu?
17 Peretas
18 janji temu
19 gegara di Potret
20 Pistol
21 Identitas Sofia (1)
22 identitas Sofia (2)
23 Rencana (1)
24 Rencana (2)
25 Gunakan Cara Viral !!
26 Kehancuran Berly
27 Nyaman
28 Haru Sofia
29 menyinggung
30 salah berlawanan dengan siapa
31 Kebenaran sedikit terkuak
32 Anex dan Amera
33 Rencana Ketiga
34 Anti Peluru
35 Periksa
36 Psikolog
37 Kecanggungan Sofia
38 Ajakan Sofia
39 bertemu teman makan Nanda
40 Taktik
41 Ternyata ?
42 Pembalasan Sofia
43 Datang Kembali
44 sangat Mengenal
45 Papi..?
46 Menertawai
47 Berantam versi Perempuan
48 Clarissa dan Olivia
49 Sabrina
50 Jepit Bintang
51 Aku anggap kamu setuju
52 Tatapan lembut dan tulus
53 Sakit
54 keseharian di Apartemen Nanda
55 Tuan Nandaku?
56 Permainan baru
57 booking
58 Bom
59 Tempat Pelatihan Nanda
60 perhatian
61 Kecurigaan Roby
62 mau dimaafin atau tidak..?
63 Sandwich
64 balasan untuk Olivia
65 balasan untuk Clarissa
66 kemalaman
67 hadiah lagi?
68 Pria bersikap manis kadang menyebalkan
69 tidak berhak mengaturku
70 Ajakan Mami Mia
71 Makan bersama
72 Nanda tersinggung
73 Sarapan bersama
74 biarkan saja
75 Pesta
76 bersebrangan
77 Hampir saja
78 Permainan Pesta Topeng
79 i Love You
80 Tukar Hadiah
81 Mabok Cinta
82 tidak bisa tidur
83 lepas lagi
84 dibawa ke Kantor
85 Ketiduran
86 Dilema
87 Roby
88 perang
89 Perkelahian antar Raja
90 balasan Fio
91 menginap di Rumah sakit
92 Jalan berdua
93 gosip menyebalkan
94 Cemburu Sofia
95 Alasan
96 Tak menyangka
97 Rampok?
98 Imel
99 Lamaran di tepi Pantai
100 Gaun pengantin
101 Foto
102 berapa IQ mu...?
103 Rivo
104 Imel
105 Roby dan imel
106 lembur malam
107 Rumah Mahadiningrat
108 Mata-mata
109 ikuti Rencana nya
110 bius apa ?
111 Ide 3 wanita
112 Ancaman manjur Sofia
113 Pengantin yang ditunggu
114 mengenal Kerabat Nanda
115 Lia?
116 Siluit Pinggang Sofia
117 Pengantin
118 dipaksa menginap
119 Hati-hati sama Pria Mahadiningrat
120 Duaaar....!!!!
121 Bertemu Orangtua Sofia
122 Bau
123 Keras kepala Sofia
124 Ulahmu
125 Telur Puyuh..?
126 Serangan Dadakan..
127 Siapa?
128 Putri Tidur
129 mencari buronan
130 Cara ampuh membangunkan Sofia
131 Pengintai
132 Mode Sofia berubah-ubah
133 teror tak jelas
134 bau itu buat mual
135 dilema Nanda
136 Tikus menjijikkan
137 di temukan
138 boleh bertanya..?
139 Pernikahan Roby dan Imel
140 Arka AzKara Mahadiningrat
141 The End_
142 Visual
Episodes

Updated 142 Episodes

1
Ananda
2
Bujukan Mami (Mia)
3
Gadis Itu siapa..?
4
Bukan Gadis Lemah
5
Melamun
6
Manjat
7
Bertemu
8
Sisi Baik Nanda
9
penghargaan cocok untuknya
10
Peringatan Sofia
11
Bosan Hidup kah..?
12
pertengkaran kecil Roby & Rivo
13
klarifikasikan
14
situasi tak terduga..?
15
Adik luar biasa
16
Sepatu?
17
Peretas
18
janji temu
19
gegara di Potret
20
Pistol
21
Identitas Sofia (1)
22
identitas Sofia (2)
23
Rencana (1)
24
Rencana (2)
25
Gunakan Cara Viral !!
26
Kehancuran Berly
27
Nyaman
28
Haru Sofia
29
menyinggung
30
salah berlawanan dengan siapa
31
Kebenaran sedikit terkuak
32
Anex dan Amera
33
Rencana Ketiga
34
Anti Peluru
35
Periksa
36
Psikolog
37
Kecanggungan Sofia
38
Ajakan Sofia
39
bertemu teman makan Nanda
40
Taktik
41
Ternyata ?
42
Pembalasan Sofia
43
Datang Kembali
44
sangat Mengenal
45
Papi..?
46
Menertawai
47
Berantam versi Perempuan
48
Clarissa dan Olivia
49
Sabrina
50
Jepit Bintang
51
Aku anggap kamu setuju
52
Tatapan lembut dan tulus
53
Sakit
54
keseharian di Apartemen Nanda
55
Tuan Nandaku?
56
Permainan baru
57
booking
58
Bom
59
Tempat Pelatihan Nanda
60
perhatian
61
Kecurigaan Roby
62
mau dimaafin atau tidak..?
63
Sandwich
64
balasan untuk Olivia
65
balasan untuk Clarissa
66
kemalaman
67
hadiah lagi?
68
Pria bersikap manis kadang menyebalkan
69
tidak berhak mengaturku
70
Ajakan Mami Mia
71
Makan bersama
72
Nanda tersinggung
73
Sarapan bersama
74
biarkan saja
75
Pesta
76
bersebrangan
77
Hampir saja
78
Permainan Pesta Topeng
79
i Love You
80
Tukar Hadiah
81
Mabok Cinta
82
tidak bisa tidur
83
lepas lagi
84
dibawa ke Kantor
85
Ketiduran
86
Dilema
87
Roby
88
perang
89
Perkelahian antar Raja
90
balasan Fio
91
menginap di Rumah sakit
92
Jalan berdua
93
gosip menyebalkan
94
Cemburu Sofia
95
Alasan
96
Tak menyangka
97
Rampok?
98
Imel
99
Lamaran di tepi Pantai
100
Gaun pengantin
101
Foto
102
berapa IQ mu...?
103
Rivo
104
Imel
105
Roby dan imel
106
lembur malam
107
Rumah Mahadiningrat
108
Mata-mata
109
ikuti Rencana nya
110
bius apa ?
111
Ide 3 wanita
112
Ancaman manjur Sofia
113
Pengantin yang ditunggu
114
mengenal Kerabat Nanda
115
Lia?
116
Siluit Pinggang Sofia
117
Pengantin
118
dipaksa menginap
119
Hati-hati sama Pria Mahadiningrat
120
Duaaar....!!!!
121
Bertemu Orangtua Sofia
122
Bau
123
Keras kepala Sofia
124
Ulahmu
125
Telur Puyuh..?
126
Serangan Dadakan..
127
Siapa?
128
Putri Tidur
129
mencari buronan
130
Cara ampuh membangunkan Sofia
131
Pengintai
132
Mode Sofia berubah-ubah
133
teror tak jelas
134
bau itu buat mual
135
dilema Nanda
136
Tikus menjijikkan
137
di temukan
138
boleh bertanya..?
139
Pernikahan Roby dan Imel
140
Arka AzKara Mahadiningrat
141
The End_
142
Visual

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!