Bujukan Mami (Mia)

Telfon bergetar membuyarkan Lamunan Nanda...

Nanda melihat Layar Ponselnya.. Senyum nya mengembang sempurna... Ibarat Kekasih hati yang menelfon...

"Halo Mi...? Mami Rindu Ya...? "

"Ihh... Paman Rindu Mu sedang bekerja .. Kamu kapan pulang sayang....? "

Nanda menggeleng kepalanya.. Maminya Malah melucu Padahal Nanda yakin Maminya tau arah pembicaraannya tadi..

"Kenapa Mi...? kan Mami nggak Kangen sama Tuan Muda Kecil Mami..!! nggak mau pulang deh. ..!!" rajuk Nanda seperti anak kecil..

Bagaimanapun Nanda adalah Putra Bungsu Kesayangannya ibarat Kiran Putri Kesayangan Dika..

maka Nanda adalah Putra Kesayangan Mia..

Mia tertawa terbahak-bahak mendengar suara Putra Kesayangannya yang merajuk..

"Iya Sayang... Kamu menang deh... Mami Memang kangen.. Cepat Pulang ya....!! "

Nanda tersenyum Penuh kemenangan..

"Baiklah.. Nanda nggak mau jadi anak durhaka.. Tunggu Nanda ya Mam... i Miss You so much...!! "

"I Miss You Too Pangeran Kecilku yang tampan.....!! "

Nanda Mematikan Panggilannya begitu juga Mia..

Nanda terkekeh mengingat panggilan Maminya..

"Bukankah Pangeran Itu Papi.. bagi GranMa Papi itu Pangerannya...!! Sekarang kenapa Julukan pangeran Turun padaku.. Pakai Kata kecil lagi...!! Kak Kiran juga manggil adek... Ya Tuhan.. mereka semua memperlakukanku seperti Anak kecil....!! " Gerutu Nanda tapi tersenyum Kecil..

Nanda mengambil Jas Kerjanya.. tak nau memakainya hanya diletakkan dilengannya saja..

Nanda Keluar dari Ruangannya itu..

"Aku Pulang... Kerjakan Tugas kalian dengan baik.. 2 hari lagi Aku akan kembali kemari Dan Laporan Kalian sudah ada dimeja Ku...!! mengerti....!! " Seru Nanda..

Semua Karyawan segera berdiri, saking seriusnya mengerjai Laporan mereka tak sadar kalau Nanda lewat..

"Baik Tuan Muda...!! " Jawab mereka semua menunduk Hormat..

Sebenarnya Nanda sering disebut Tuan Kecil.. sebab dia anak Bungsu Tuanku Randika dan Nyonya Mia. tapi Karna Nanda tidak suka panggilan Rumahnya disebut oleh Orang lain.. Jadi Nanda menegaskan mereka semua untuk tidak memanggilnya Tuan Kecil.. lebih baik Tuan Muda saja..

Nanda Melenggang Pergi begitu saja.. Sebagai Pria Arogan Mana Penting baginya kesopanan pada Karyawan nya..

Nanda mengabaikan Tatapan Kagum Wanita Kota Ini yang kebetulan mampir ke perusahaan di Kota Ini..

"Waah.... Melihat nya secara langsung sungguh menakjubkan...! "

"Lebih menakjubkan di lihat langsung dari pada di TV...! "

"Ganteng banget....!! "

"Besok Kita kemari lagi ya.!! "

Para wanita bergosip Heboh setelah melihat secara langsung Rupa Nanda yang melenggang pergi begitu saja.. Walaupun mereka semua dianggap Patung oleh Nanda..

Nanda melempar Jas Kerjanya ke Bangku samping Mobilnya Kini. Memasang Seatbealt lalu tancap Gas meninggalkan Perusahaan Cabangnya. Jaraknya Ke Kota pusat berkisar 2 Jam kalau dengan kecepatan sedang...

"Belikan Mami Bunga deh....!! Eeh... Dedek Vrans Sama Dedek Viran harus dibeli mainan nih...!! " Gumam Nanda tersenyum manis..

Begitulah Rupa Nanda Kalau tersenyum, Lesung pipinya terlihat jelas. Entah sejak kapan Dirinya Punya lesung Pipi. Siapapun yang melihat Senyum Nanda bakal melumer Hatinya..

Sesuai perkataan Nanda Di perjalanan Nanda membeli Bunga Mawar merah satu Ikat besar..

...

Nanda masuk ke Toko Besar.. tertera disitu sedia perlengkapan bayi lengkap..

"Ada yang bisa saya Bantu Tuan..? "

"Hem... Saya Cari Mainan anak Bayi berusia 1 tahun .. Kalau bisa kembar Buat cewek dan Cowok..!" jawab Nanda Serius dengan ekpresinya yang terbilang santai namun tidak ada senyuman diwajah tampannya itu..

"Baik Tuan... Silahkan ikut saya...! "

Awalnya Pelayan itu terkejut saat Tau nanda Minta mainan bayi. Dia berpikir Nanda sudah menikah.. mungkin Nikah Muda Pikirnya.. sebab lagi maraknya Nikah dini saat ini..

Nanda memilih Mainan Anak Bayi yang sesuai dengan karakter 2 keponakan Cantik dan Tampannya itu....

..

..

..

.

Nanda Tiba di Apartemen Keluarganya dimana Mia dan Dika tinggal.. sedangkan Kiran dan Virgo sudah pindah di Apartemen Elity sejak menikah..

Nanda membawa Seikat mawar merah.. siapapun mengira Kalau Nanda akan bertemu dengan kekasihnya.. namun siapa sangka Bunga mawar melambangkan Cinta Kasih itu untuk Maminya tercinta..

..

"Mami....?? " Sapa Senang Nanda saat memasuki Rumah Apartemen keluarganya Kini..

Mia berlari ke Kedepan menemui Anaknya dan melempar kesembarang arah celemek dapurnya..

"Oh.. Mamiku tercinta... Apa kabar Mam...?? " Nanda memeluk Maminya yang masih cantik diusianya itu..

"baik Putra Kecilku.!! Ini bunga Untuk siapa sayang..? Apa Kamu bawa gadis cantik..? Kamu punya kekasih sayang...? " Tanya Mia berbagai rentetan Pertanyaan yang membuat Nanda jengah sendiri..

"Mami... Nanda kan udah bilang Nanda nggak bakal Nikah dengan Gadis lemah.. Nanda Mau Punya Gadis tangguh seperti GranMa.. Kuat dan Hebat seperti Mami dan Cantik seperti Kak Kiran.. hanya Gabungan 3 wanita Nanda aja.. Kalau Tidak....!? "

"Kalau Tidak apa...? " tqnya Mia memukul Pelan dada Nanda..

"Nanda nggak bakal mau menikah...! " Jawab nanda enteng mencium Puncak kepala Mia dengan santainya tanpa merasa berdosa sama sekali.

Mia menjatuhkan rahangnya akan perkataan tanpa Pikir panjang Anaknya itu..

"dimana kamu akan menemukan gadis itu sayang..? Kamu mau Gadis yang sempurna..? Salah satu dari Kami tidak masalah.. tapi kamu mau Kriterianya seperti Kami.. harus jadi satu lagi.. mana ada sayang...!! Jangan Ngaco deh.. !!"

Nanda Tersenyum saja mendengar Omelan Maminya tercinta itu..

"Udah Mi... Pangeran Kecil Mami udah lapar banget nih...! " Rengek Nanda mengalihkan pembicaraan mereka tadi..

Mia pun menghela nafas panjang jadinya. entah bagaimana caranya bisa membuat anaknya mengerti..

tidak manja, Kuat dan Jago beladiri,, kuat Fisik seperti Mia yang memiliki keistimewaan separuh pun tidak apa dan Parasnya secantik Kakak kesayangannya.. Kirana.. sungguh Kriteria yang langka..

....

"harus kah kita adakan sayembara..? " tanya Mia Hati-hati takut melukai Hati Putra kesayangannya..

Nanda yang sedang makan tersedak seketika.. Mia dengan cepat memberikan Gelas air minum Nanda meneguk Air itu sampai tandas..

"Mami ngomong apa sih...? Sayembara Gimana..? Ini zaman apa Mi...? Nanda nggak mau...! " Rajuk Nanda melipat kedua tangannya didepan dadanya dan Wajahnya menoleh ke arah lain..

Mia yang tadinya merasa bersalah sudah membuat anaknya tersedak itu kini malah tergelak dengan Ngambek Anaknya itu seperti Anak kecil saja..

"Mami....!! " Kesal Nanda memelas tak ingin maminya menertawainya lagi..

"Iya sayang... Maaf.. maaf... !!" Ucap Mia berusaha menahan tawanya..

"temui Kenalan Mami ya...!! " bujuk Mia tiba-tiba..

Nanda Kehilangan selera makannya. Nanda meletakkan Sendok makannya Kini..

"Please.....!! temui Ya... Mami nggak Minta Langsung kamu terima Dia.. cuma Mami mau Kamu temui dia sekali aja.. Ya... Mami mohon...!! " Bujuk Mia memelas begitu menyedihkan..

Nanda pun berdiri lalu duduk disamping Maminya..

Sambil menghela nafas Pasrah..

"ya Udah.. Jangan membuat tampang seperti Ini Mi.. Nanda akan temui Gadis Itu... Jangan sedih lagi Ya... !!" bujuk Lembut Nanda..

Mia memeluk Nanda dengan manja, begitulah sekarang. Nanda lah yang memanjakan Mia kalau Maminya Itu sedang sedih..

Mia tersenyum Puas di dada Nanda. bisa dibilang Mia sedikit berakting supaya Nanda Iba, Jadi Nanda mau menemui Gadis Kenalannya..

Nanda memejamkan Matanya.. entah bagaimana caranya dia mengatasi Gadis Ini nantinya..

"Apa yang harus aku gunakan untuk menolak nya nanti...!! " batin Nanda tampak berpikir sambil mengelus Punggung Mia..

😊😊😊

..

..

perbaikan penulisan spasinya aja kalau huruf besarnya tidak sempat lagi.. hehe..

.

.

Terpopuler

Comments

Erna Masliana

Erna Masliana

paling gak suka ortu kayak gini

2024-05-16

0

Zanzan

Zanzan

kok tumben apartemen...biasa nya kalau di novel...orang kaya tinggal nya di Mension...

2024-05-13

0

Renireni Reni

Renireni Reni

gk kania gk mia...jago akting🤭🤭🤭

2023-02-15

1

lihat semua
Episodes
1 Ananda
2 Bujukan Mami (Mia)
3 Gadis Itu siapa..?
4 Bukan Gadis Lemah
5 Melamun
6 Manjat
7 Bertemu
8 Sisi Baik Nanda
9 penghargaan cocok untuknya
10 Peringatan Sofia
11 Bosan Hidup kah..?
12 pertengkaran kecil Roby & Rivo
13 klarifikasikan
14 situasi tak terduga..?
15 Adik luar biasa
16 Sepatu?
17 Peretas
18 janji temu
19 gegara di Potret
20 Pistol
21 Identitas Sofia (1)
22 identitas Sofia (2)
23 Rencana (1)
24 Rencana (2)
25 Gunakan Cara Viral !!
26 Kehancuran Berly
27 Nyaman
28 Haru Sofia
29 menyinggung
30 salah berlawanan dengan siapa
31 Kebenaran sedikit terkuak
32 Anex dan Amera
33 Rencana Ketiga
34 Anti Peluru
35 Periksa
36 Psikolog
37 Kecanggungan Sofia
38 Ajakan Sofia
39 bertemu teman makan Nanda
40 Taktik
41 Ternyata ?
42 Pembalasan Sofia
43 Datang Kembali
44 sangat Mengenal
45 Papi..?
46 Menertawai
47 Berantam versi Perempuan
48 Clarissa dan Olivia
49 Sabrina
50 Jepit Bintang
51 Aku anggap kamu setuju
52 Tatapan lembut dan tulus
53 Sakit
54 keseharian di Apartemen Nanda
55 Tuan Nandaku?
56 Permainan baru
57 booking
58 Bom
59 Tempat Pelatihan Nanda
60 perhatian
61 Kecurigaan Roby
62 mau dimaafin atau tidak..?
63 Sandwich
64 balasan untuk Olivia
65 balasan untuk Clarissa
66 kemalaman
67 hadiah lagi?
68 Pria bersikap manis kadang menyebalkan
69 tidak berhak mengaturku
70 Ajakan Mami Mia
71 Makan bersama
72 Nanda tersinggung
73 Sarapan bersama
74 biarkan saja
75 Pesta
76 bersebrangan
77 Hampir saja
78 Permainan Pesta Topeng
79 i Love You
80 Tukar Hadiah
81 Mabok Cinta
82 tidak bisa tidur
83 lepas lagi
84 dibawa ke Kantor
85 Ketiduran
86 Dilema
87 Roby
88 perang
89 Perkelahian antar Raja
90 balasan Fio
91 menginap di Rumah sakit
92 Jalan berdua
93 gosip menyebalkan
94 Cemburu Sofia
95 Alasan
96 Tak menyangka
97 Rampok?
98 Imel
99 Lamaran di tepi Pantai
100 Gaun pengantin
101 Foto
102 berapa IQ mu...?
103 Rivo
104 Imel
105 Roby dan imel
106 lembur malam
107 Rumah Mahadiningrat
108 Mata-mata
109 ikuti Rencana nya
110 bius apa ?
111 Ide 3 wanita
112 Ancaman manjur Sofia
113 Pengantin yang ditunggu
114 mengenal Kerabat Nanda
115 Lia?
116 Siluit Pinggang Sofia
117 Pengantin
118 dipaksa menginap
119 Hati-hati sama Pria Mahadiningrat
120 Duaaar....!!!!
121 Bertemu Orangtua Sofia
122 Bau
123 Keras kepala Sofia
124 Ulahmu
125 Telur Puyuh..?
126 Serangan Dadakan..
127 Siapa?
128 Putri Tidur
129 mencari buronan
130 Cara ampuh membangunkan Sofia
131 Pengintai
132 Mode Sofia berubah-ubah
133 teror tak jelas
134 bau itu buat mual
135 dilema Nanda
136 Tikus menjijikkan
137 di temukan
138 boleh bertanya..?
139 Pernikahan Roby dan Imel
140 Arka AzKara Mahadiningrat
141 The End_
142 Visual
Episodes

Updated 142 Episodes

1
Ananda
2
Bujukan Mami (Mia)
3
Gadis Itu siapa..?
4
Bukan Gadis Lemah
5
Melamun
6
Manjat
7
Bertemu
8
Sisi Baik Nanda
9
penghargaan cocok untuknya
10
Peringatan Sofia
11
Bosan Hidup kah..?
12
pertengkaran kecil Roby & Rivo
13
klarifikasikan
14
situasi tak terduga..?
15
Adik luar biasa
16
Sepatu?
17
Peretas
18
janji temu
19
gegara di Potret
20
Pistol
21
Identitas Sofia (1)
22
identitas Sofia (2)
23
Rencana (1)
24
Rencana (2)
25
Gunakan Cara Viral !!
26
Kehancuran Berly
27
Nyaman
28
Haru Sofia
29
menyinggung
30
salah berlawanan dengan siapa
31
Kebenaran sedikit terkuak
32
Anex dan Amera
33
Rencana Ketiga
34
Anti Peluru
35
Periksa
36
Psikolog
37
Kecanggungan Sofia
38
Ajakan Sofia
39
bertemu teman makan Nanda
40
Taktik
41
Ternyata ?
42
Pembalasan Sofia
43
Datang Kembali
44
sangat Mengenal
45
Papi..?
46
Menertawai
47
Berantam versi Perempuan
48
Clarissa dan Olivia
49
Sabrina
50
Jepit Bintang
51
Aku anggap kamu setuju
52
Tatapan lembut dan tulus
53
Sakit
54
keseharian di Apartemen Nanda
55
Tuan Nandaku?
56
Permainan baru
57
booking
58
Bom
59
Tempat Pelatihan Nanda
60
perhatian
61
Kecurigaan Roby
62
mau dimaafin atau tidak..?
63
Sandwich
64
balasan untuk Olivia
65
balasan untuk Clarissa
66
kemalaman
67
hadiah lagi?
68
Pria bersikap manis kadang menyebalkan
69
tidak berhak mengaturku
70
Ajakan Mami Mia
71
Makan bersama
72
Nanda tersinggung
73
Sarapan bersama
74
biarkan saja
75
Pesta
76
bersebrangan
77
Hampir saja
78
Permainan Pesta Topeng
79
i Love You
80
Tukar Hadiah
81
Mabok Cinta
82
tidak bisa tidur
83
lepas lagi
84
dibawa ke Kantor
85
Ketiduran
86
Dilema
87
Roby
88
perang
89
Perkelahian antar Raja
90
balasan Fio
91
menginap di Rumah sakit
92
Jalan berdua
93
gosip menyebalkan
94
Cemburu Sofia
95
Alasan
96
Tak menyangka
97
Rampok?
98
Imel
99
Lamaran di tepi Pantai
100
Gaun pengantin
101
Foto
102
berapa IQ mu...?
103
Rivo
104
Imel
105
Roby dan imel
106
lembur malam
107
Rumah Mahadiningrat
108
Mata-mata
109
ikuti Rencana nya
110
bius apa ?
111
Ide 3 wanita
112
Ancaman manjur Sofia
113
Pengantin yang ditunggu
114
mengenal Kerabat Nanda
115
Lia?
116
Siluit Pinggang Sofia
117
Pengantin
118
dipaksa menginap
119
Hati-hati sama Pria Mahadiningrat
120
Duaaar....!!!!
121
Bertemu Orangtua Sofia
122
Bau
123
Keras kepala Sofia
124
Ulahmu
125
Telur Puyuh..?
126
Serangan Dadakan..
127
Siapa?
128
Putri Tidur
129
mencari buronan
130
Cara ampuh membangunkan Sofia
131
Pengintai
132
Mode Sofia berubah-ubah
133
teror tak jelas
134
bau itu buat mual
135
dilema Nanda
136
Tikus menjijikkan
137
di temukan
138
boleh bertanya..?
139
Pernikahan Roby dan Imel
140
Arka AzKara Mahadiningrat
141
The End_
142
Visual

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!