janji temu

Olivia kembali ke Rumahnya dengan penampilan acak-acakannya. Wajahnya masih coret-coret dengan Spidol..

"Oliv Kau kah itu...?? " tanya Berly tidak percaya..

"Iya Ma... !" Jawab Olivia berjalan melewati Mamanya dan masuk ke Kamarnya..

"Kau lanjutkan Tugas Kau. Kalau tidak habislah Kau....!! " Titah Berly pada Peretas bayarannya..

"I.. iya Nyonya....!! " Jawab Peretas Itu gugup antara takut dan gelisah..

Berly pun berlari memasuki Kamar Olivia..

"bagaimana caraku bisa menemukan akun ini.. ? bahkan Laptopku sudah kenak Virus karna bersikeras menerobos Identitas akun ini..!! lebih baik aku pergi saja.. !!" kesal Pria Itu menutup paksa laptopnya dan pergi dari Rumah mewah yang sudah berantakan itu..

tidak masalah dirinya tidak dibayar dari pada mati ditangan Wanita Gila itu lagian dirinya tidak bodoh harus mencoba lagi menemukan identitas Sofia hanya akan membuat Laptopnya makin rusak karna Virus..

"Kenapa Liv....? Kenapa Kamu seperti Orang Gila hah...?? " Pekik Berly kelimpungan memegang dagu Olivia dan menatap wajah Olivia penuh coretan..

"Udah gembel Ma.. ini semua karna wanita penggoda Itu... awas aja.. akan aku balas Wanita Itu....!! " emosi Olivia mengacak-ngacak rambutnya..

"Siapa Wanita itu..? Katakan pada Mama.. akan mama hancurkan Dia..!! " tanya Berly berkilat marah..

"bukannya Mama nggak ada uang ya..? bagaimana uang perusahaan kita..? " tanya olivia..

"Mama sudah bereskan.. sudah ada uang masuk ke Akun mama.. tapi masih ada uang masuk ke Akun Sialan Itu entah bagaimana dia bisa merampas uang Kita.. Mama tidak bisa merubah semua nya dengan cepat.. !"

"yang pasti menemukan Akun itu dulu,, kita rampas uang itu lagi. setelah itu Kita beri pelajaran.. ! tapi masalahmu lebih penting Katakan apa masalahmu..? " tanya Berly serius..

"Aku mau Tuan Kecil Mahadiningrat menjadi milikku Ma.. aku akan hidup bergelimang harta.. malah tidur diatas uang... tapi ada wanita penggoda yang merampas tuan Nanda Ma.. aku benci Wanita Itu....!! " Cerita Olivia menginjak-nginjak lantai kamarnya dengan tatapan kebenciannya seolah Sofia lah yang dirinya injak kini..

"Sialan.. hanya Nyonya Olivia yang seharusnya jadi Menantu Keluarga Mahadiningrat... Mama akan bangga menjadi besan keluarga ternama Itu... !!"

"Iya Ma.. hanya Aku aja....!! aku yang pantas....!! " jawab Olivia dengan seriusnya..

"beritau Mama Siapa Jal*ng penggoda itu...?? " tanya Berly dengan penuh penekanan..

"Sofia Ma....!! " Jawab Olivia dengan nada tajamnya..

"Sofia...? Kenapa nama itu tidak asing....? " gumam Berly

"Siapa ma...? " tanya Olivia memang tidak mengira kalau Sofia adalah saudaranya dulu..

"Entahlah.. nanti Kita cari tau... Ayo Kita pergi... Kita harus mencari pembunuh bayaran untuk menyingkirkan Jal*ng penggoda itu..! " Alih Berly menarik tangan Olivia ke kamar mandi..

"bersihkan wajah dan tubuhmu....!! " titah Berly..

tanpa mereka sadari Sofia mendengar pembicaraan mereka. Berly menggeleng kepalanya melihat tas kesayangan Olivia yang terlempar asal di Kasurnya..

"tas ini sangat mahal...!! dia malah melemparnya seperti barang murah..! '' Berly mengambil tas yang sudah dipasang alat penyadap oleh Sofia..

Berly meletakkannya dengan hati-hati di atas lemari lampu tidur Olivia. Berly pun keluar dari Kamar Olivia..

saat diluar Berly tidak melihat peretas bayarannya. makin lah mengamuk Berly melempar segala yang ada didepan matanya..

Sofia melepas earphone nya dan tersenyum miring..

"Kau bahkan tidak mengenalku Bibik..? Kau sudah lupa kalau kau punya keponakan..? Sepertinya Hidupmu terlalu enak hingga lupa pada Kami.. merasa bersalah pun tidak.. sungguh sadiss.. Kalian lebih kejam dari seorang pembunuh..! " Sinis Sofia dengan tatapan membunuhnya Ke Earphone nya, seolah benda itu adalah Berly...

Sofia mengernyitkan dahi melihat Ponselnya ada pesan dari nomor asing...

"Sofia....?? " Pesan dari nomor asing..

"Siapa ya...? " Gumam Sofia.

Sofia langsung menekan nomor itu dan menelfon pemilik nomor asing itu..

"tidak membalas tapi menelfon ya...!! apa kau tidak sibuk..? "

Suara Itu membuat Sofia terduduk lemas di kasurnya,, "Astagah Aku lupa kalau Aku tadi malam memberi nomorku padanya...!! " batin Sofia..

"Aku lupa menyimpan nomormu. !!" jawab Sofia berbeda..

"Ah.. iya.. ya sudah.. aku hanya mau bilang heels mu lupa kau bawa.. Kapan kau akan mengambilnya..? " suara Nanda lagi..

Sofia menepuk Keningnya sendiri,, "Ini semua karna fikiran Kotor itu.. aku melupakan heels Itu masih ditangannya..!! "

"apa kau tidak bisa menyimpannya dulu..?? " tanya Sofia hati-hati..

"Untuk apa aku menyimpannya..? aku bisa dibilang punya kelainan memiliki Heels wanita. .. jika hari ini tidak kau ambil aku buang heels Ini..!!" ancam Nanda menahan tawa disebrang sana..

Sofia menggigit bibir bawahnya,, "baiklah.. aku akan menemui anda Tuan... tentukan saja tempatnya...!! " pasrah Sofia..

"Okeh...!! '' jawab Nanda lalu mematikan Panggilannya..

"aku membeli heels Itu 2 Juta rupiah satu pasang. haruskah membuangnya..?? enak saja bilang dibuang...!! " gerutu Sofia tanpa sadar mengerucutkan bibir merahnya..

sebuah ekspresi yang tak pernah ada dikamus hidupnya..

Sofia berjalan hendak ke kamar mandi tiba-tiba menghentikan langkah kakinya dan menoleh ke Kaca. mata Sofia membalalak melihat pose bibirnya yang aneh itu..

"Astagah.. Apa Ini...?? Kenapa bibirku bisa panjang melebihi menara eifel..!!? " Pekik Sofia memukul-mukul bibirnya yang aneh itu tadinya mengerucut sendiri tanpa minta izin darinya.....

"dari mana aku belajar Itu..!! " gerutu sofia merinding tiba-tiba Sofia berjalan cepat memasuki kamar mandinya..

Sofia pun berendam di Bath Up kamar mandi nya yang tidak besar tapi bisa merendam tubuhnya..

tubuh Indah Sofia memiliki tato di bagian perut rampingnya sisi kiri bermotif mawar sampai ke pusatnya..

....

Sofia berpenampilan seperti biasa tidak feminim seperti tadi malam..

"Restaurant...? " gumam Sofia pelan menatap pesan Nanda..

Sofia tak ambil Pusing dan bergegas menuju Restaurant janji temu mereka dengan motor Gede nya..

..

"Waah... dia bawa aku ke Restaurant Bintang 7 ... pasti mahal semua makanan disini..!! " takjub sofia dibalik helmnya..

Sofia melepas helmya dan memakai topinya yang ada dipinggangnya tadi kali ini Sofia hanya memakai Topi saja..

Jeans Hitam, Jaket Hitam nya, sepatu Hitam bergaris Putih, rambutnya yang tergerai dengan topi putih menutupi sebagian mata Indahnya..

Sofia langsung berjalan memasuki Restaurant ala sepasang kekasih itu banyak pasangan muda-mudi disitu menatap Nanda, Sofia menemukan Nanda dengan cepat. Sofia memiliki Indra penciuman yang tajam Nanda memiliki Aroma yang khas tersendiri..

"Wangi sekali.. tubuhnya yang memiliki aroma Cendana dicampur Parfum Ini sangat menarik perhatian lawan jenisnya.. dia Pria berbahaya....!! " batin Sofia sambil menatap punggung Nanda yang sedang serius menatap ke arah luar kaca Restaurant ini..

"Sudah lama...? " tanya Sofia langsung duduk didepan Nanda dengan tatapan biasanya..

dirinya tidak sadar ditatap semua wanita yang ada di Restaurant itu..

"tidak juga.. !! mau makan apa...? aku traktir...!! " tawar Nanda..

"Hm....!! " Sofia melepas topinya dan dengan seriusnya menatap menu makanan mewah Restaurant itu..

Nanda mengulum senyum melihat wajah bingung Sofia yang sangat menggemaskan baginya..

giliran para Pria takjub melihat rupa Sofia. mereka tidak pernah melihat Gadis Cantik berpenampilan Keren, biasanya kan penampilan cewek cantik selalu dengan pakaian ketat. Sofia malah menutupi tubuh indahnya dengan jaket besar hanya kaki panjangnya lah yang terlihat sexy dengan jeans ketat itu..

"pesan saja apa yang kau mau...!! " Seru Nanda serius..

"Kalau aku pesan semua bagaimana..? " tanya Sofia asal..

"asalkan Kau memakannya akan aku pesankan untukmu...! " Jawab Nanda mengambil serius kata-kata sofia dan memanggil Pelayan..

" Whatt...!! hei Aku hanya bercanda...!! " Pekik Sofia tanpa sadar berdiri seketika..

Nanda terkekeh pelan melihat wajah tegang Sofia..

"Eeh.. maaf....!! silahkan dilanjutkan...!! "

Ucap Sofia menangkup kedua tangannya minta maaf pada orang yang menatapnya karna tiba-tiba berdiri padahal sudah sedari tadi menatapnya. sofia saja yang tidak sadar...

😊😊😊

..

..

..

Terpopuler

Comments

Renireni Reni

Renireni Reni

penasaran sm harga makansnnya

2023-02-16

1

Nurimah Imah

Nurimah Imah

visualnya dong thor

2021-07-22

2

Abdy ChuQe

Abdy ChuQe

Asyik juga Nanda sama Sofia

2021-07-07

2

lihat semua
Episodes
1 Ananda
2 Bujukan Mami (Mia)
3 Gadis Itu siapa..?
4 Bukan Gadis Lemah
5 Melamun
6 Manjat
7 Bertemu
8 Sisi Baik Nanda
9 penghargaan cocok untuknya
10 Peringatan Sofia
11 Bosan Hidup kah..?
12 pertengkaran kecil Roby & Rivo
13 klarifikasikan
14 situasi tak terduga..?
15 Adik luar biasa
16 Sepatu?
17 Peretas
18 janji temu
19 gegara di Potret
20 Pistol
21 Identitas Sofia (1)
22 identitas Sofia (2)
23 Rencana (1)
24 Rencana (2)
25 Gunakan Cara Viral !!
26 Kehancuran Berly
27 Nyaman
28 Haru Sofia
29 menyinggung
30 salah berlawanan dengan siapa
31 Kebenaran sedikit terkuak
32 Anex dan Amera
33 Rencana Ketiga
34 Anti Peluru
35 Periksa
36 Psikolog
37 Kecanggungan Sofia
38 Ajakan Sofia
39 bertemu teman makan Nanda
40 Taktik
41 Ternyata ?
42 Pembalasan Sofia
43 Datang Kembali
44 sangat Mengenal
45 Papi..?
46 Menertawai
47 Berantam versi Perempuan
48 Clarissa dan Olivia
49 Sabrina
50 Jepit Bintang
51 Aku anggap kamu setuju
52 Tatapan lembut dan tulus
53 Sakit
54 keseharian di Apartemen Nanda
55 Tuan Nandaku?
56 Permainan baru
57 booking
58 Bom
59 Tempat Pelatihan Nanda
60 perhatian
61 Kecurigaan Roby
62 mau dimaafin atau tidak..?
63 Sandwich
64 balasan untuk Olivia
65 balasan untuk Clarissa
66 kemalaman
67 hadiah lagi?
68 Pria bersikap manis kadang menyebalkan
69 tidak berhak mengaturku
70 Ajakan Mami Mia
71 Makan bersama
72 Nanda tersinggung
73 Sarapan bersama
74 biarkan saja
75 Pesta
76 bersebrangan
77 Hampir saja
78 Permainan Pesta Topeng
79 i Love You
80 Tukar Hadiah
81 Mabok Cinta
82 tidak bisa tidur
83 lepas lagi
84 dibawa ke Kantor
85 Ketiduran
86 Dilema
87 Roby
88 perang
89 Perkelahian antar Raja
90 balasan Fio
91 menginap di Rumah sakit
92 Jalan berdua
93 gosip menyebalkan
94 Cemburu Sofia
95 Alasan
96 Tak menyangka
97 Rampok?
98 Imel
99 Lamaran di tepi Pantai
100 Gaun pengantin
101 Foto
102 berapa IQ mu...?
103 Rivo
104 Imel
105 Roby dan imel
106 lembur malam
107 Rumah Mahadiningrat
108 Mata-mata
109 ikuti Rencana nya
110 bius apa ?
111 Ide 3 wanita
112 Ancaman manjur Sofia
113 Pengantin yang ditunggu
114 mengenal Kerabat Nanda
115 Lia?
116 Siluit Pinggang Sofia
117 Pengantin
118 dipaksa menginap
119 Hati-hati sama Pria Mahadiningrat
120 Duaaar....!!!!
121 Bertemu Orangtua Sofia
122 Bau
123 Keras kepala Sofia
124 Ulahmu
125 Telur Puyuh..?
126 Serangan Dadakan..
127 Siapa?
128 Putri Tidur
129 mencari buronan
130 Cara ampuh membangunkan Sofia
131 Pengintai
132 Mode Sofia berubah-ubah
133 teror tak jelas
134 bau itu buat mual
135 dilema Nanda
136 Tikus menjijikkan
137 di temukan
138 boleh bertanya..?
139 Pernikahan Roby dan Imel
140 Arka AzKara Mahadiningrat
141 The End_
142 Visual
Episodes

Updated 142 Episodes

1
Ananda
2
Bujukan Mami (Mia)
3
Gadis Itu siapa..?
4
Bukan Gadis Lemah
5
Melamun
6
Manjat
7
Bertemu
8
Sisi Baik Nanda
9
penghargaan cocok untuknya
10
Peringatan Sofia
11
Bosan Hidup kah..?
12
pertengkaran kecil Roby & Rivo
13
klarifikasikan
14
situasi tak terduga..?
15
Adik luar biasa
16
Sepatu?
17
Peretas
18
janji temu
19
gegara di Potret
20
Pistol
21
Identitas Sofia (1)
22
identitas Sofia (2)
23
Rencana (1)
24
Rencana (2)
25
Gunakan Cara Viral !!
26
Kehancuran Berly
27
Nyaman
28
Haru Sofia
29
menyinggung
30
salah berlawanan dengan siapa
31
Kebenaran sedikit terkuak
32
Anex dan Amera
33
Rencana Ketiga
34
Anti Peluru
35
Periksa
36
Psikolog
37
Kecanggungan Sofia
38
Ajakan Sofia
39
bertemu teman makan Nanda
40
Taktik
41
Ternyata ?
42
Pembalasan Sofia
43
Datang Kembali
44
sangat Mengenal
45
Papi..?
46
Menertawai
47
Berantam versi Perempuan
48
Clarissa dan Olivia
49
Sabrina
50
Jepit Bintang
51
Aku anggap kamu setuju
52
Tatapan lembut dan tulus
53
Sakit
54
keseharian di Apartemen Nanda
55
Tuan Nandaku?
56
Permainan baru
57
booking
58
Bom
59
Tempat Pelatihan Nanda
60
perhatian
61
Kecurigaan Roby
62
mau dimaafin atau tidak..?
63
Sandwich
64
balasan untuk Olivia
65
balasan untuk Clarissa
66
kemalaman
67
hadiah lagi?
68
Pria bersikap manis kadang menyebalkan
69
tidak berhak mengaturku
70
Ajakan Mami Mia
71
Makan bersama
72
Nanda tersinggung
73
Sarapan bersama
74
biarkan saja
75
Pesta
76
bersebrangan
77
Hampir saja
78
Permainan Pesta Topeng
79
i Love You
80
Tukar Hadiah
81
Mabok Cinta
82
tidak bisa tidur
83
lepas lagi
84
dibawa ke Kantor
85
Ketiduran
86
Dilema
87
Roby
88
perang
89
Perkelahian antar Raja
90
balasan Fio
91
menginap di Rumah sakit
92
Jalan berdua
93
gosip menyebalkan
94
Cemburu Sofia
95
Alasan
96
Tak menyangka
97
Rampok?
98
Imel
99
Lamaran di tepi Pantai
100
Gaun pengantin
101
Foto
102
berapa IQ mu...?
103
Rivo
104
Imel
105
Roby dan imel
106
lembur malam
107
Rumah Mahadiningrat
108
Mata-mata
109
ikuti Rencana nya
110
bius apa ?
111
Ide 3 wanita
112
Ancaman manjur Sofia
113
Pengantin yang ditunggu
114
mengenal Kerabat Nanda
115
Lia?
116
Siluit Pinggang Sofia
117
Pengantin
118
dipaksa menginap
119
Hati-hati sama Pria Mahadiningrat
120
Duaaar....!!!!
121
Bertemu Orangtua Sofia
122
Bau
123
Keras kepala Sofia
124
Ulahmu
125
Telur Puyuh..?
126
Serangan Dadakan..
127
Siapa?
128
Putri Tidur
129
mencari buronan
130
Cara ampuh membangunkan Sofia
131
Pengintai
132
Mode Sofia berubah-ubah
133
teror tak jelas
134
bau itu buat mual
135
dilema Nanda
136
Tikus menjijikkan
137
di temukan
138
boleh bertanya..?
139
Pernikahan Roby dan Imel
140
Arka AzKara Mahadiningrat
141
The End_
142
Visual

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!