"Sepertinya Pria tadi bukan Orang biasa... kamu memprovokasinya... Aku tidak tau apa yang akan dilakukan Pria itu..! " decak Kesal Roby..
Sofia Hanya makan dengan tenang. seolah Perkataan Kakaknya sama sekali tidak menggoyahkannya..
"dek....!! dengerin Kakak Apa..? ngapain sih makan muluk dari tadi.. Kamu nggak takut gendut apa...? " Kesal Roby makin di ubun-ubun akan kelakuan adiknya Itu..
"Aku tau Kak siapa Pria tadi...! " Jawab Sofia tanpa melihat Roby yang masih berusaha mencerna Perkataan Sofia..
"Maksudmu Dek..? " tanya Robby Tak mengerti..
Otak cerdasnya tak bisa menemukan kata-kata adiknya Itu..
"Bagaimana..? Hacker Nomor 1 udah dikalahkan Belum...? " tanya Sofia mengalihkan pembicaraan..
"Belum lah... mana bisa kakak mengalahkannya.. Kamu aja nggak bisa mengalahkannya..! " Jawab Robby Geram sendiri saat Dirinya adu kejeniusan dengan Si Hacker Nomor 1 didunia..
"Aku sudah mengalahkan yang Nomor 2 ... Kakak Kalahkan yang nomor 1 .. Aku rasa Hacker Nomor 1 itu Pria.. dia bisa tau Identitasku tanpa Ku ketahui.. dia monster Hacker.. aku ingin bertemu dengannya...! " Sofia Berkata dengan santainya..
"sebenarnya Kau ngeFans sama dia atau sekedar penasaran.. heh..? Aku tidak bisa Menebak nya dari Ekspresi wajahmu Ini...? " ledek Roby Mencubit Pipi Sofia Yang menatap Datar Kakaknya Itu..
Roby Tertawa...
"Diam Kak.. Tawa Kakak Jelek...! " Ketus Sofia..
Roby Terdiam.,, "Bohong aja Kamu dek... Kakak mu ini sangat tampan...! bahkan di Negara Ini Kakakmu ini yang paling Tampan...!! " Dengan Percaya dirinya Roby berkata..
Sofia Berotasi Saja..
Para Wanita yang mendengar perkataan Roby tertawa keras..
"Apa dia tidak kenal Tuan Kecil Mahadiningrat.. ? Dia Jauh lebih Tampan...! "
"Tuan Muda Virgo juga sangat tampan..! "
Roby Tertawa canggung, tak tau mau berkilah apa lagi Kini didepan sang adiknya..
"Hei.. Tuan Muda Virgo sudah menikah dengan Nona Kiran... !"
"emang kenapa..? aku kan hanya Bilang...! "
"Jangan jadi Pelakor deh..! "
"Terlalu sulit untuk membuat Tuan Muda Virgo menatap Kita..! "
Gosip demi Gosip terdengar jelas Oleh Mereka berdua...
"Jadi Jangan percaya diri Kak.. Udah cepat bayar. ..!! Aku mau ke Markas...! "
Sofia berdiri hendak berlalu tapi Robby menahannya..
"lama nggak..? " tanya Sofia yang tau artinya saat Sang kakak menahan pergelangan tangannya..
"Sebentar saja...! " jawab Robby memanggil pelayan..
Robby Bayar pakai Uang Tunai..
...
"Cepat Kak...!! Ambil Motor Kakak..!! " Sofia mendorong Punggung Kakaknya..
"Dek... Kamu yakin Bukan Keluarga Mahadiningrat..? " Tanya Roby serius..
"Yakin Kak.. bukan Mereka...! Aku akan cari pelakunya.? setelah Komputer ku diperbaharui Aku bakal MengHack perusahaan Akun Wanita Ular itu.. !!"
"Kau serius..? yakin bisa..? " Tanya Roby Ragu..
"Bisa... selama tidak dilindungi si Monster Hacker...! " Jawab Sofia begitu meyakinkan..
Roby Pun mengangguk..
.. ...
Kendaraan Mereka melaju ditengah keramaian Kota tanpa mereka sadari Nanda dan Sofia berseberangan arah...
"Dimana Gadis Itu...? Kepala Ku hampir pecah mengingat Mata Gadis Itu... !'' batin Nanda Dengan tatapannya Fokus kedepan tapi Pikirannya berkelana sana kemari..
Sekali Lagi Ingatan Nanda tentang Gadis Itu berpenampilan tidak kebanyakan wanita diluar sana
kembali terngiang dikepalanya tatapan tajam dan sangat Keren dimata Nanda.. ..
"Apa Dia Preman..? Kenapa penampilannya terlihat Wanita Tomboy..? " gumam Nanda Lagi dalam hati..
"Sayang.... Mami Mohon jangan melamun....!! " Pekik Mia Memukul Bahu Nanda demi menyadarkan Anaknya Itu...
"Astagah... maafkan Nanda Mi... !" tak kalah Kagetnya Juga Nanda berkata..
"Sadarlah... Kita sedang berkendara... kamu bahkan tidak sadar saat Mobil belakang mengklaksonmu... Apa yang kamu Fikirkan...?" Kesal Mia tapi masih dengan nada Rendah.
"maaf Mi....! " Cicit Nanda Lagi..
"Sini Biar Mami yang bawa mobil... tepikan Mobilnya... !"
"nggak usah Mi... Udah Kok... Udah konsentrasi...! " Tolak Nanda Kembali Konsentrasi...
Nanda merutuki diri di dalam Hati,, "Aiihhh... kenapa melamun malah memikirkan Gadis Itu sih..? Kau sedang dijalan Nanda... tidak bisa kah kau melihat situasi dimana mau melamun...? "
Mia hanya menghela Nafas, Rasa Penasaran nya semakin tinggi. siapa Gadis yang bisa mengacaukan Pikiran Anaknya..
"Anakku susah Jatuh Cinta... Tapi kenapa Dia Bisa Jatuh Cinta Pada Gadis itu..? Apa dia memiliki Kriteria Wanita Idaman Nanda..? " Batin Mia serius sesekali melirik Anaknya yang tengah Fokus membawa Mobil itu...
mereka berdua Kalut Dalam Pikiran Masing-masing..
.......
Sofia Tiba di Markasnya bersama Sang Kakak..
"Nona....!! " Sapa Hormat Rivo
Tangan Kanan Sofia di Dunia Markasnya..
"Apa Komputerku sudah datang...? " Tanya Sofia dengan seriusnya..
"Sudah Nona.... !" Jawab Rivo..
"Dimana...? " Tanya Sofia Lagi..
"di tempat Biasa Nona..." jawab Rivo lagi..
Roby hannya menatap Percakapan pembicaraan tegas adiknya bersama Sahabat nya itu, Roby dan Rivo teman dekat...
Sofia Langsung berjalan cepat menuju Ruangannya...
"Kenapa Kalian berdua Kalau bersama selalu serius heh...? Kalian jarang sekali terlihat saling bercanda...! " Roby merangkul Leher Rivo.
"Apa Situasi Kami harus Saling bercanda..? Jangan asal bicara... Ayo Kita Lihat adik kecil Kita menggunakan Komputernya...! " Rivo Juga mengapit Leher Roby..
di dalam Ruangan Sofia Mengotak-ngatik Komputernya yang sudah diperbaharui..
"Apa Sudah ditemukan Nona..? " Tanya Rivo..
"Belum.. masih Aku Instal...! " Jawab Sofia tanpa menoleh..
Rivo memang menyayangi Sofia seperti adik sendiri. tapi tak mungkin dirinya memanggil Nama pada Sofia yang ada Sofia tidak suka. Sofia sangat tidak suka jika ada Orang Asing berlagak sok dekat dengannya padahal mereka sudah lama bersama-sama.. Yah.. sekitar 3 tahun lamanya..
"Woww... Kayaknya tidak ada yang berubah sama aja tuh.. apa yang diperbaharui..? " Tanya Roby dengan lebay..
"ya iyalah.. Yang di perbaharui kan cuma perangkat lunaknya aja. yang ada didalamnya..!! " Jawab Rivo berbisik pada Roby takut Sofia terganggu..
"dalamnya...? Emang yang lama kenapa..? " pertanyaan Konyol Roby dapat Tinju pelan dari Rivo...
"Aawwwh... Kau.. Rivo Ayo kita bertarung dengan sehat...! " Tantang Roby..
"Kak kalau ngoceh terus keluar aja deh... Aku mau serius. .!" Sofia menoleh datar kepada Kakaknya itu..
"Heheh... nggak Mau...! " Tolak Roby mengangkat bahunya acuh melihat tatapan Adiknya itu..
Sofia mendengus saja. dia kembali ke Komputernya..
Sofia Dengan seriusnya mengotak-ngatik komputernya, Roby dan Rivo yang bosan menunggu
saking lamanya Sofia sibuk dengan Komputernya. mereka sampai duduk bersila dilantai Ruangan Pribadi Sofia....
"Okeh.... Dapat....!! " Sofia Berseru dengan santainya seolah bukan pekerjaan sulit baginya sambil memijit Bahu dan menggerakkan Pergelangan tangannya yang letih..
Roby Dan Rivo dengan cepat berdiri ingin melihat layar Komputernya Sofia..
"Ini Semua uang Kotor.. .. Haha.. kamu mencuri Uang masuk mereka dek..? " Tanya Roby tertawa lebar..
Sofia menatap Datar lagi Kakaknya itu..
"Ketawamu jelek...! " Ketus Sofia dan Rivo bersamaan..
"Sudahlah... Apa yang akan kamu lakukan dengan Dana Uang perusahaan mereka..? " Alih Roby menahan rasa kesalnya.
Diantara mereka bertiga memang Roby yang suka tertawa... padahal Roby Juga tampan.. Hanya saja Sofia memang benci ada Orang yang tertawa disaat dirinya serius..
"Apalagi..? Shopping Lah... Perlahan Kita akan buat mereka bangkrut...! lagian Perusahaan Itu memang seharusnya jadi milik Kita Kan..? " Jawab Sofia menatap Ponselnya yang bergetar ada Pesan Masuk..
"Uangnya sudah masuk..!! " Seru Rivo yang memiliki Tatapan Tajam walau dari Jauh dia bisa membaca Tulisan sekecil apapun..
Sofia hanya mengangguk..
"Kakak Juga mau Uang... Sekalian mau Modis Motor Kakak...! " sungut Roby seperti anak kecil yang tak kebagian jatah Uang..
Rivo hanya berotasi saja dengan tingkah Roby yang seperti bocah kecil..
Sofia tak menjawab. Sudah hal biasa baginya saat Kakaknya yang malah bersikap manja padanya. padahal Siapa Adiknya..?
😊😊😊
..
..
..
..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 142 Episodes
Comments
Memyr 67
hacker no 1, sepertinya nanda
2024-12-22
0
zee
modif
2023-10-08
1
Renireni Reni
ada sesuatu nih kayaknya soal sofia
2023-02-15
1