Nanda memakai Handuk yang melilit Pinggangnya. Rambutnya yang basah di Kibasin kesana-kemari.. tiba-tiba kilasan ingatan Gadis bermata Indah itu kembali terngiang dikepalanya..
"Siapa Gadis Itu....? apa hubungannya dengan Olivia....?"
"tidak mungkin Jika Gadis Itu tidak memiliki hubungan dengan Olivia..Secara Pribadi dia Sendiri yang menemuiku dan memberi tau ku...!! "
"tunggu.. dari mana dia lewat saat itu.... aku bahkan tidak dengar suara langkah kakinya...! "
Nanda tampak berpikir,,, Sekiranya dimana Gadis Itu masuk..?
"dia keluar lewat Jendela... tidak mungkin kan dia masuk lewat jendela juga...! kecuali dia Itu Cic.....? hah.....? Jendela.....?? " Tiba-tiba nanda mengingat sesuatu..
"Ok... Kita ambil jalan tengahnya.. tidak mungkin Gadis Itu lewat pintu masuk.. kan ada Guntur... kalaupun mengendap-ngendap bagaimana Bisa dia masuk lewat depan.. Jendela...? tapi Bagaimana dia bisa merayap.. ? Astagah.....!! Kenapa Aku tidak menyadarinya...? "
"dari awal Seharusnya qku langsung tau saat Gadis Itu meloncat ke jendela tanpa Pakai Pengaman.. Itu lantai 3 ... Siapa Gadis Itu....? "
"Batman Kah...? superman Jaring Laba-laba....? " tebak Nanda menerka-nerka..
"Sialnya aku tidak ingat bertanya namanya..? " sesal nanda..
"dia mempertaruhkan nyawanya hanya untuk memberi tauku siapa Olivia..? dimana Aku bisa bertanya Namanya... ? Jangan kan Nama... wajahnya saja Aku tidak tau.....! " keluh Nanda memijit pelipisnya..
tetesan air masih membasahi pipi, dada nya. beruntung Nanda hanya seorang diri dikamarnya, bisa Gila kaum wanita jika melihat situasi Nanda.. terutama Olivia..
Sementara Sofia masih Setia mendengar rencana Olivia..
Sofia yang bosan mendengar celotehan mesum Olivia hanya berotasi Jengah..
tiba-tiba dia jadi serius saat Olivia bilang akan menghadiri Pesta di Hotel Madam Choi... Senyum Khas Sofia terbit mendengar rencana Olivia..
"Kau tidak akan mendapatkan apa yang kau mau Olivia.. Kau hang dengan kanak-kanaknya mengusirku dan Kakak ku karna Wajah Cantikku akan jadi sainganmu... akan aku buktikan padamu..! Aku akan perlihatkan Ketakutanmu itu benar Olivia.." Rencana licik Sofia..
Sofia melepas Earphone nya dan keluar dari Kamarnya..
"Kak......!!! " Panggil Sofia pada Roby dan Rivo yang terlihat serius berbincang...
Keduanya menoleh. Roby menoleh karna di panggil, Rivo menoleh karna Penasaran...
Sofia tidak mungkin Keluar Kamar dan memanggil mereka jika tak punya Keperluan..
"Apa Dek...? Kau butuh sesuatu...? " tanya Roby berdiri dan memegang Bahu Sofia dengan lembut..
"Kita ke pesta Hotel Madam Choi.. dapatkan Undangan masuk nya...! "
Pinta Sofia dengan Wajah datarnya..
"Pesta...? " Beo Roby dan Rivo bersamaan..
Sofia mengangguk Sekali saja..
"Kali ini Apa lagi rencana mu dek...? apa tujuanmu masuk kepesta Itu...? " cecar Roby Curiga..
"nggak usah banyak bicara Kak.. nanti akan tau juga.
Aku mau ke Beli Gaun Dulu....!! "
Roby dan Rivo hanya menganga lebar-lebar. inilah yang mereka tidak mengerti.. adiknya suka sekali hal berbaur rahasia, seolah Roby dan Rivo adalah musuhnya..
"Adik ku itu benar-benar menguji Kesabaranku.. Apa dia tidak akan beritau aku Kakak kandungnya sendiri...? " Keluh Roby berkacak pinggang.
"apa lagi aku... Aku tidak memiliki hubungan darah dengannya.. kamu aja yang sedarah tidak diberi tau.. Aku lagi.. tidak mungkin Kan....! " sahut Rivo yang tak mengerti rencana Sofia..
Sofia menjalankan motornya menuju Butik ternama. dengan andalan Kartu ATM nya, Dia akan berpenampilan Cantik demi menyaingi Olivia..
...........
Disisi lain Olivia tak dapat uang dari Mama nya..
"Ma.. aku mau beli Gaun... uang Aku udah habis Ma.. Aku mau ke Pesta nanti Malam.. harus pakai Gaun baru...! ''
"Mama juga tidak ada Uang Oliv.. penghasilan Mama yang biasanya mengalir deras sekarang tidak ada sepeserpun...! "
"Apaa.....?? bagaimana bisa Ma...? " Pekik Olivia tak percaya
"Kacau... perusahaan kacau tidak ada uang masuk.. Karyawan sudah ada yang mengundurkan diri Karna tidak dapat Gaji... lama-lama Kita akan jatuh miskin, arisan Mama juga udah pada nagih, Mama tidak punya Uang lagi...! ''
Perdebatan mereka masalah Uang terjadi di Rumah besar RaEstate..
..........................
sementara Uang yang mereka bicarakan sedang dibelanjakan Oleh Sofia
"Hem... bagus yang mana ya...? " Gumam Sofia tampak berpikir..
"bagaimana jika yang ini Nona.. ?" tawar pelayan Toko dengan ramah menunjukkan sebuah patung yang memakai Gaun.. Sofia menatap dari atas sampai nawah Gaun Itu..
"kenapa bahunya terbuka...? " tanya Sofia menatap Model Gaun itu..
Para Pelayan toko terkekeh pelan akan Kepolosan Sofia yang tidak tau model Baju. Sofia malah mengerjabkan matanya dengan polosnya..
Sungguh dirinya memang tidak pernah masuk kepesta sebelumnya, jadi tidak tau model baju pesta, bahkan Sofia hanya suka Baju dan celana berwarna hitam..
"Ini model terbaru Nona, walaupun tidak terlalu mahal tapi melihat Nona saya rasa cocok memakai Gaun ini. selain murah dan elegan, Nona bakal terlihat cantik sekali dengan Gaun ini..! "
"Iya Nona.. kulit Nona halus sekali. tidak akan ada yang meniru Nona...! "
"barang limited Nona...! "
"berapa Ini..? murahnya berapa...? " Tanya Sofia Mulai terpengaruh.
"Ini Hanya 1.500.000 (satu Juta Lima Ratus Ribu) Nona... tadi Kan Nona cari yang murah...! "
Sofia sempat terkejut,, "Biasanya baju Aku harganya paling mahal 500 ribu.. sekarang harga Gaun segini... beruntung Aku punya Uang....!! "
"aku ambil ...! " Seru Sofia mengangguk pelan..
Pelayan segera mengeluarkan baju itu dari patungnya, walaupun hanya harga segitu tapi barangnya limited..
....
"terimakasih banyak Nona...! "
Sofia mengangguk dan berlalu begitu saja dari Toko Itu, saat Sofia pergi para pelayan Toko bergosip riang akan kecantikan Sofia melebihi Artis papan atas negara ini.. alami loh... Sofia tidak berdandan sama sekali...
....
"Sudah siap dek....!! " Seru Roby menunjukkan 3 Undangan merah masuk Pesta Madam Choi...
"Kalian juga beli baju Formal... nanti malam Kita harus berpenampilan seperti bangsawan...! " Sofia mengambil Undangannya dan menyerahkan Kartu ATM nya...
Roby hanya bisa menatap Kartu ATM itu..
"apa ada sangkut pautnya dengan balas dendam Nona...? hingga Nona harus masuk Pesta..!" tanya Rivo serius..
sofia tidak menjawab hanya saja Rivo melihat senyum miring sebagai tangan Kanan sofia tentu tau arti senyuman Itu..
"Kamu mainkan siapa dek...? " tanya Roby yang juga tau Arti senyum langka adiknya itu..
seolah Sofia seperti baru saja dapat mainan baru. Sofia mengibaskan tangannya mengusir Kakaknya keluar..
Roby dan Rivo hanya diam saat mereka didorong Oleh Sofia..
...
Sofia langsung berlari masuk ke kamarnya dan membuka Gaunnya lagi..
"Astagah... apa baju ini tidak aneh...? " Gumam Sofia mengambil HPnya dan mengetik sesuatu di HPnya..
matanya melebar sempurna melihat model terbaru Gaun Pesta, memperlihatkan belahan dad*nya..
sofia spontan melihat miliknya,, "tidak.....!! " Sofia menyilang tangannya berbentuk X didepan dadanya...
"Ok.. ini udah bagus... !!" Sofia menatap Jam dinding kamarnya belum juga malam..
Sofia kembali duduk di Kasurnya dan menguping Pembicaraan olivia..
"Astagah... !! aku tidak akan membiarkan mu menang Oliv...! " Pekik Sofia Kaget mendengar siasat Olivia..
bisa sofia tebak olivia sudah dikamarnya, alat penyadap Itu bagus sekali dan Sofia bisa menempelkannya tanpa diketahui oleh pemiliknya ditambah Olive selalu membawa tas itu..
"dia berani bermain dengan Tuan Kecil Mahadiningrat... apa dia sudah bosan hidup...? "
😊😊😊
..
..
..
Jelang lebaran Author sibuk buat Kue ini dan Itu..
jadi selamat beraktifitas yang memiliki kesibukan jelang lebaran..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 142 Episodes
Comments
Renireni Reni
cb liat jg ahh....gaun pesta di mbah google
2023-02-16
2
Vin Lee
di novel sebelah tokoh wanita yg bernama olivia jga jahat, di sini jga sama, gila sama terong pla
2021-07-08
3
Abdy ChuQe
mainkan dia sofia
2021-07-06
3