Manjat

 

keesokan Paginya Nanda kembali ke Kota kecil tempat dia Akan bekerja.. dalam perjalanan Nanda sudah berusaha untuk Fokus..

"Ya Tuhan... Apa salah Otakku...? Kenapa Aku sulit sekali berkonsentrasi...!! " Kesal Nanda memukul Setir Mobilnya..

"Kenapa Aku selalu mengingat Gadis Itu..? Aku bahkan tidak melihatnya secara langsung.. hanya dari Jauh Saja.. Bagaimana Bentuk hidung dan Bibirnya pun Aku tidak tau... Kenapa Mata Itu sangat menggangguku...!??! "

Nanda begitu frustasi Kini. Entah kenapa dia selalu memikirkan Gadis Bermata indah Itu..

"Haih... Siapa yang tidak akan tertarik melihat Bulu mata lentiknya dan tatapan tajamnya.. walaupun dari Jauh Aku bisa melihat bulu matanya yang panjang....!

bagaimana Rupanya dibalik Masker Itu..? " Khayal Nanda..

"Astagah... mulai lagi...!!" Nanda nenampar Pipinya sendiri..

"Kalau Dia Jodohmu Nanda kau pasti akan bertemu dengannya lagi...! " Gumam Nanda menyemangati diri..

Sesampainya di Perusahaan Kecil Cabang Mahadiningrat. Nanda sudah disambut Guntur Beserta Karyawan Lain Nya..

"Selamat Pagi Tuan...!! " Salam Hormat Mereka semua..

Nanda tak menjawab hanya berjalan tenang melewati Semua Karyawannya..

Semua Karyawan Perusahaan Kecil itu mengekori Nanda dibelakang, Seperti biasa Nanda akan langsung adakan Rapat. Nanda tak suka menunggu. Jadi ketika tiba langsung saja Rapat. Inilah Jiwa Boss Nanda yang sudah aroogan sejak Kecil..

"Bagaimana...? " tanya Nanda dengan nada Tegasnya..

Guntur langsung mengambil Berkas Laporan yang mereka semua Janjikan, Jika terjadi kesalahan lagi. mereka akan tamat. . Semua Karyawan Perusahaan Kecil itu begitu gugup dan takut. mereka takut akan melakukan satu kesalahan.. nanda sangat detail. 1 Rupiah pun Terselip Nanda akan tau..

"Duduklah.. !" Seru Nanda tanpa menoleh ke Karyawannya..

Nanda tau mereka semua sedang tegang.. takut Kalau Nanda menemukan kesalahan mereka..

"Cepat duduk.. jangan membuat Tuan Muda Memberi perintah kedua kalinya...! " Guntur memperingati..

nereka semua duduk dengan Keringat sudah di penuhi dipelipis Mereka. Sungguh takut mereka saat ini...

Nanda Membaca dan meneliti dengan seksama Laporan keuangan Mereka. Hingga 20 menit lamanya Nanda memeriksa dan meletakkan Dengan tenang Berkas laporan itu..

"Sudah Benar... tapi Letak penulisannya masih berantakan...! "

perkataan Nanda membuat mereka menghela nafas lega. Walau masih ada kritikan tapi memang Pujian Benarnya saja yang membuat Mereka bersemangat..

Guntur mengambil Berkas itu secara perlahan dan membukanya..

"kenapa Tuan Kecil Bisa memperhatikan letak Nolnya..? Astagah...? Mata Nya sangat jeli...! " decak Kagum Guntur dalam hati..

Benar saja Letak Nol Laporan keuangan Itu bergeser Sedikit..

"Aku Tidak mau itu terjadi lagi.. Cara kalian sudah benar.. tapi masih berantakan.. Perbaiki itu.. !"

Nanda Pergi begitu saja dari Ruang rapat. Semua Karyawan Perusahaan Kecil Itu menunduk hormat pada Nanda..

Saat Nanda sudah tak terlihat lagi, mereka terduduk lemas di Kursi yang diduduki Mereka tadi, memang rapat dengan Nanda cuman sebentar tidak sampai 1 Jam ataupun 30 menit.. tapi begitu menegangkan saat masuk ke Ruang Rapat.

...

"Kau yakin ini Tempat Tuan Muda Kecil Mahadiningrat..? " Tanya Olivia sumringah bahagia pada Tangan Kanannya..

"Iya Nona...! " Jawab Orang kepercayaannya Dilon..

"Hanya makan Sebentar saja Tuan Nanda menolakku..? aku bahkan sudah bersusah payah Minta Mama Memohon untuk membuat kencan Buta ku dengan tuan Nanda.. tapi apa..? langsung menolakku karna Aku terlalu Menor..? Helooo.. Alasannya nggak logis Banget...! "

"Belum Juga Tidur diranjang udah bilang aku menor..

Pasti klepek -klepek deh Tuan Nanda kalau diatas ranjang...! "

Oceh Olivia dengan senyum lebarnya.. tak ada rasa malunya Saat dirinya sudah ditolak oleh Nanda sebelumnya.. Padahal ada Dilon di sampingnya..

tapi Dilon hanya mengamati Mobil Nanda..

"Tapi Kenapa Platnya tidak ada Logo Mahadiningrat.? " Tanya Olivia..

"Saya Juga tidak tau pasti Nona.. yang jelas Memang Mobil mewah itu yang Tuan Kecil Mahadiningrat bawa dari Kota Pusat Nona..! " Jawab Dilon serius tak ada Kebohongannya sama sekali dimatanya. .

"Oh.. Mungkin Tuan Kecil Mahadiningrat Ku tidak suka dikenali..! " Tebak Olivia makin berbinar Senang..

Dirinya makin menggilai Nanda. Tak mereka sadari. Gadis Cantik yang mengawasi gerak-gerik Olivia. mengunyah permen Karet dengan Masker dan Topinya Yang menutupi wajah cantiknya..

"Oh... ternyata Sepupu Ku begitu terobsesi pada Tuan Kecil Mahadiningrat...!! " Gumam Sofia menyeringai licik..

Sofia memasang alat penyadap di tas Olivia. Olivia adalah anak Dari Wanita Iblis yang menghancurkan Kebahagiaan Keluarganya yang awalnya damai dan sejahtera..

Sejak Kecil Sofia dan Roby hidup berdua. Kematian Orangtuanya secara tragis dalam kecelakaan Mobil membuat mereka jadi Anak yatim Piatu yang terlantar. Bibinya yang bernama berly yang mengusir Sofia dan Roby dari Rumah Mereka sendiri.

"Saat itu aku masih kecil.. sekarang Aku sudah kembali akan merebut semua yang ingin kau miliki...!! Aku akan bongkar kedokmu pada Tuan Kecil Mahadiningrat Itu..? Anak Iblis pastilah memiliki Jiwa Iblis seperti Ibumu... Kau pasti tidak beda jauh dengan Si Iblis Berly...!! tidak akan kubiarkan Kalian hidup tenang mulai sekarang...!! " senyum Sinis Dan Licik Sofia..

Dendamnya begitu besar... Awalnya Sofia dari kecil mengira Keluarga Mahadiningrat lah pelakunya. .. Itu sebabnya Sofia Dan Roby besar di dunia Kasar Mafia demi balas dendam pada Keluarga Mahadiningrat yang sulit untuk dikalahkan... Entah bagaimana Cara Berly melibatkan Keluarga Mahadiningrat..

"Dulu Kalian Bilang Papa dan Mamaku terlilit Hutang dengan Perusahaan Mahadiningrat.. karna Besarnya Hutang mereka bunuh diri menerjunkan Mobilnya di Jurang.. Begitulah pengakuan Saksi... saksi itu pun kalian bayar...! Aku akan balas kalian Tujuh kali lipat.. setiap tetesan darahku dengan Kakak saat hidup di dunia Mafia.. Akan aku bayar dengan Penderitaan Kalian..!!"

Mata Sofia penuh dengan dendam dan kebencian yang mendalam. Saat dirinya berusia 17 tahunlah baru bisa mencerna semua Perkataan Saksi, Saat Sofia mencari saksi itu tidak lagi ditemukan..

Sofia mencari sendiri kebenaran tentang kematian Orangtuanya, Semua barang Bukti pelakunya hanya Berly .. butuh waktu bertahun-tahun baginya bisa menemukan Kebenaran itu..

"Aku akan buat... Kalian lebih memilih mati dari pada hidup.. tapi waktu kalian masih panjang... Kita Bermain-main saja Dulu.. !!"

Seringai sofia masih memperhatikan gerakan Olivia..

Olivia memasuki Perusahaan kecil itu dengan Anggun nya..

"Sudah tidak sabar rupanya..! " Senyum miring Sofia..

Sofia berlari tapi Jejak Kaki nya tiidak terdengar sama sekali. tidak ada yang menyadari Sofia berlari di dekat mereka..

Sofia menutup lagi Topinya demi menyembunyikan matanya dari tatapan Orang. Sofia tidak akan lewat Pintu depan, Dia akan melewati jalan pintas walaupun harus Manjat tebing sekalipun. Karna Itulah Sofia yang sebenarnya Suka tantangan..

Sofia mendongak Mencari Jendela yang Dia tebak dimana Ruangan Tuan Muda Kecil Mahadiningrat itu..

"Kita Mulai..! " Binar senang Sofia tapi Bibirnya hanya tersenyum miring. Dia suka sekali hal berbaur Ekstrem..

Sofia mengeluarkan Prakat tangan dan Kaki dari tasnya dengan Prakat itu Sofia bisa merayap seperti Cicak didinding..

"Let's Play to Game Sofia.. !" Seru Sofia menjulur lidahnya keatas..

Suatu kebiasaan baginya Kalau berada disituasi Ekstrem nya Sangat sexy dibalik Masker itu..

Sofia mulai Merayap dengan tenang. Dinding Perusahaan Ini sangat tinggi, Jendela Juga di belakang Gedung Bertingkat 3 itu.tidak akan ada yang melihatnya..

"Pink..? bukan Ruangan Pria..!! " Gumam Sofia melewati Jendela Itu..

Sofia Tiba dijendela lainnya, suara ******* dan erangan memenuhi Ruangan Itu. Sofia tak sengaja melihat 2 sejoli sedang bermain di dinding..

"Sial.. Mereka mengotori Mataku..! " Maki Sofia pelan dengan cepat Sofia memanjat Lagi..

"tempat Ini Kenapa jadi Kumpul kebo sih..? apa mereka tidak punya uang nginap di Hotel.. mereka seperti Binatang tak ada malunya..! " gerutu Sofia sambil memperhatikan setiap Jendela di Gedung 3 tingkat Itu..

😊😊😊

..

..

Terpopuler

Comments

Erna Masliana

Erna Masliana

suka nih bales dendam

2024-05-16

1

Renireni Reni

Renireni Reni

cari mati ya sm nanda....

2023-02-15

1

botak

botak

lantai 3..perusahaan apaa ruko tuh

2022-10-03

1

lihat semua
Episodes
1 Ananda
2 Bujukan Mami (Mia)
3 Gadis Itu siapa..?
4 Bukan Gadis Lemah
5 Melamun
6 Manjat
7 Bertemu
8 Sisi Baik Nanda
9 penghargaan cocok untuknya
10 Peringatan Sofia
11 Bosan Hidup kah..?
12 pertengkaran kecil Roby & Rivo
13 klarifikasikan
14 situasi tak terduga..?
15 Adik luar biasa
16 Sepatu?
17 Peretas
18 janji temu
19 gegara di Potret
20 Pistol
21 Identitas Sofia (1)
22 identitas Sofia (2)
23 Rencana (1)
24 Rencana (2)
25 Gunakan Cara Viral !!
26 Kehancuran Berly
27 Nyaman
28 Haru Sofia
29 menyinggung
30 salah berlawanan dengan siapa
31 Kebenaran sedikit terkuak
32 Anex dan Amera
33 Rencana Ketiga
34 Anti Peluru
35 Periksa
36 Psikolog
37 Kecanggungan Sofia
38 Ajakan Sofia
39 bertemu teman makan Nanda
40 Taktik
41 Ternyata ?
42 Pembalasan Sofia
43 Datang Kembali
44 sangat Mengenal
45 Papi..?
46 Menertawai
47 Berantam versi Perempuan
48 Clarissa dan Olivia
49 Sabrina
50 Jepit Bintang
51 Aku anggap kamu setuju
52 Tatapan lembut dan tulus
53 Sakit
54 keseharian di Apartemen Nanda
55 Tuan Nandaku?
56 Permainan baru
57 booking
58 Bom
59 Tempat Pelatihan Nanda
60 perhatian
61 Kecurigaan Roby
62 mau dimaafin atau tidak..?
63 Sandwich
64 balasan untuk Olivia
65 balasan untuk Clarissa
66 kemalaman
67 hadiah lagi?
68 Pria bersikap manis kadang menyebalkan
69 tidak berhak mengaturku
70 Ajakan Mami Mia
71 Makan bersama
72 Nanda tersinggung
73 Sarapan bersama
74 biarkan saja
75 Pesta
76 bersebrangan
77 Hampir saja
78 Permainan Pesta Topeng
79 i Love You
80 Tukar Hadiah
81 Mabok Cinta
82 tidak bisa tidur
83 lepas lagi
84 dibawa ke Kantor
85 Ketiduran
86 Dilema
87 Roby
88 perang
89 Perkelahian antar Raja
90 balasan Fio
91 menginap di Rumah sakit
92 Jalan berdua
93 gosip menyebalkan
94 Cemburu Sofia
95 Alasan
96 Tak menyangka
97 Rampok?
98 Imel
99 Lamaran di tepi Pantai
100 Gaun pengantin
101 Foto
102 berapa IQ mu...?
103 Rivo
104 Imel
105 Roby dan imel
106 lembur malam
107 Rumah Mahadiningrat
108 Mata-mata
109 ikuti Rencana nya
110 bius apa ?
111 Ide 3 wanita
112 Ancaman manjur Sofia
113 Pengantin yang ditunggu
114 mengenal Kerabat Nanda
115 Lia?
116 Siluit Pinggang Sofia
117 Pengantin
118 dipaksa menginap
119 Hati-hati sama Pria Mahadiningrat
120 Duaaar....!!!!
121 Bertemu Orangtua Sofia
122 Bau
123 Keras kepala Sofia
124 Ulahmu
125 Telur Puyuh..?
126 Serangan Dadakan..
127 Siapa?
128 Putri Tidur
129 mencari buronan
130 Cara ampuh membangunkan Sofia
131 Pengintai
132 Mode Sofia berubah-ubah
133 teror tak jelas
134 bau itu buat mual
135 dilema Nanda
136 Tikus menjijikkan
137 di temukan
138 boleh bertanya..?
139 Pernikahan Roby dan Imel
140 Arka AzKara Mahadiningrat
141 The End_
142 Visual
Episodes

Updated 142 Episodes

1
Ananda
2
Bujukan Mami (Mia)
3
Gadis Itu siapa..?
4
Bukan Gadis Lemah
5
Melamun
6
Manjat
7
Bertemu
8
Sisi Baik Nanda
9
penghargaan cocok untuknya
10
Peringatan Sofia
11
Bosan Hidup kah..?
12
pertengkaran kecil Roby & Rivo
13
klarifikasikan
14
situasi tak terduga..?
15
Adik luar biasa
16
Sepatu?
17
Peretas
18
janji temu
19
gegara di Potret
20
Pistol
21
Identitas Sofia (1)
22
identitas Sofia (2)
23
Rencana (1)
24
Rencana (2)
25
Gunakan Cara Viral !!
26
Kehancuran Berly
27
Nyaman
28
Haru Sofia
29
menyinggung
30
salah berlawanan dengan siapa
31
Kebenaran sedikit terkuak
32
Anex dan Amera
33
Rencana Ketiga
34
Anti Peluru
35
Periksa
36
Psikolog
37
Kecanggungan Sofia
38
Ajakan Sofia
39
bertemu teman makan Nanda
40
Taktik
41
Ternyata ?
42
Pembalasan Sofia
43
Datang Kembali
44
sangat Mengenal
45
Papi..?
46
Menertawai
47
Berantam versi Perempuan
48
Clarissa dan Olivia
49
Sabrina
50
Jepit Bintang
51
Aku anggap kamu setuju
52
Tatapan lembut dan tulus
53
Sakit
54
keseharian di Apartemen Nanda
55
Tuan Nandaku?
56
Permainan baru
57
booking
58
Bom
59
Tempat Pelatihan Nanda
60
perhatian
61
Kecurigaan Roby
62
mau dimaafin atau tidak..?
63
Sandwich
64
balasan untuk Olivia
65
balasan untuk Clarissa
66
kemalaman
67
hadiah lagi?
68
Pria bersikap manis kadang menyebalkan
69
tidak berhak mengaturku
70
Ajakan Mami Mia
71
Makan bersama
72
Nanda tersinggung
73
Sarapan bersama
74
biarkan saja
75
Pesta
76
bersebrangan
77
Hampir saja
78
Permainan Pesta Topeng
79
i Love You
80
Tukar Hadiah
81
Mabok Cinta
82
tidak bisa tidur
83
lepas lagi
84
dibawa ke Kantor
85
Ketiduran
86
Dilema
87
Roby
88
perang
89
Perkelahian antar Raja
90
balasan Fio
91
menginap di Rumah sakit
92
Jalan berdua
93
gosip menyebalkan
94
Cemburu Sofia
95
Alasan
96
Tak menyangka
97
Rampok?
98
Imel
99
Lamaran di tepi Pantai
100
Gaun pengantin
101
Foto
102
berapa IQ mu...?
103
Rivo
104
Imel
105
Roby dan imel
106
lembur malam
107
Rumah Mahadiningrat
108
Mata-mata
109
ikuti Rencana nya
110
bius apa ?
111
Ide 3 wanita
112
Ancaman manjur Sofia
113
Pengantin yang ditunggu
114
mengenal Kerabat Nanda
115
Lia?
116
Siluit Pinggang Sofia
117
Pengantin
118
dipaksa menginap
119
Hati-hati sama Pria Mahadiningrat
120
Duaaar....!!!!
121
Bertemu Orangtua Sofia
122
Bau
123
Keras kepala Sofia
124
Ulahmu
125
Telur Puyuh..?
126
Serangan Dadakan..
127
Siapa?
128
Putri Tidur
129
mencari buronan
130
Cara ampuh membangunkan Sofia
131
Pengintai
132
Mode Sofia berubah-ubah
133
teror tak jelas
134
bau itu buat mual
135
dilema Nanda
136
Tikus menjijikkan
137
di temukan
138
boleh bertanya..?
139
Pernikahan Roby dan Imel
140
Arka AzKara Mahadiningrat
141
The End_
142
Visual

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!