klarifikasikan

 

sementara disisi lain Nanda benar-benar kewalahan menghindari Olivia dengan Sombongnya berlagak dirinya adalah kekasih Nanda..

"wanita Itu benar-benar sudah tidak waras.. Aku harus mengirimnya ke Rumah sakit Jiwa..! " Geram Nanda bersembunyi dibalik tembok...

"Tuan Muda.. Nand...! " tunduk Salah seorang Pelayan membawa nampan..

gambaran Pelayan Nya..

"Sssstt......!! " potong Nanda meletakkan Jari telunjuknya didepan Bibirnya..

"bertingkahlah seperti biasa...!! " bisik Nanda..

Pelayan Itu menoleh situasi ada seorang wanita sexy yang sedang celingak-celinguk mencari seseorang..

"Baik Tuan...! " Jawab Pelayan Itu tanpa menoleh tapi pandangannya Lurus kedepan..

Sesuai perintah Nanda,, Pelayan Pria Itu hanya bersikap biasa seolah tak melihat Nanda tadinya..

"Kau melihat tuan muda Ananda Mahadiningrat..?" tanya Olivia menarik ujung baju Pelayan Hotel Itu dengan Jijik, seolah Pelayan Itu Jorok (bermain di lumpur)..

"tidak lihat Nona. saya Permisi.. banyak yang membutuhkan minuman...! " Jawab Pelayan fasih tanpa terlihat dirinya sedang berbohong..

Nanda yang mendengarnya tersenyum tipis,, lalu dirinya pergi dari tempat itu memutar haluan mencari tempat yang sekiranya aman. jauh dari Jangkauan Olivia..

"Pergi... dasar Pelayan.. !!" Usir dan umpat Olivia merasa jijik. .

Pelayan Pria itu hanya mengumpat serapah didalam hati akan kesombongan Wanita didepannya Kini..

"Jika saja bukan karna sayang pekerjaan ku.. sudah aku robek mulut kotor wanita Jal*ng ini..!! " makin Pelayan Itu berlalu dari Olivia.

Pelayan Itu sedikit tau bagaimana cara menilai wanita masih bersih belum ternoda dan sudah ternoda hanya dengan sekali melihat saja..

"semoga tuan Muda Nanda tidak akan terjerat dengan wanita hina dan angkuh Itu.. !!" batin Pria itu merasa dongkol..

timbul saja rasa ingin balas dendam nya tapi Pelayan Itu akan bermain Cantik seolah dirinya tidak terlibat, Pelayan Hotel itu masih sayang kerjaan. gaji nya besar dihotel Madam Choi kalau mencari kerjaan diluar belum tentu diterima lebih baik mempertahankan pekerjaannya kini..

"Isssh... kayaknya tadi tuan lewat sini deh...!! Kemana Ya...? " kesal Olivia melihat keramaian pesta mencari sosok Nanda..

Sementara Nanda sudah berhasil melarikan diri, Nanda bergabung dengan kedua teman bisnisnya. mereka berteman dekat sejak Kuliah. walaupun Senior Nanda tapi Nanda tak pernah memanggil Senior malah manggil akrab..

"Kenape Lu..? Kayak dikejar setan..!! " tanya ArsLen terkikik lucu dengan ekspresi tak biasa Nanda..

"Kenape lu Nan..? ada musuhlu..? hajar aja masa lari sih. !! nggak gentleman banget sih elu...! " ledek XiFer...

"Gue lebih milih musuh ngejar Gue... biar bisa gue bunuh.. ini yang ngejar Gue wanita Bro.. males Gue...!! " Jawab Nanda duduk disamping Xifer..

"Huh...!! " helaan Nafas Arslen..

"cewek Lagi.. Kan gue udah bilang Elu nikah aja... Orang kaya mah nggak mikir Uang.. langsung gas aja Nikah...!! " Kompor Xifer..

Nanda menjitak Kepala Xifer..

"Aawhh... sakit Bodoh...!! " Umpat Geram Xifer..

Arslen hanya ingin tertawa saja melihat pertengkaran Xifer dan Nanda...

"Lu Kira Gue nikah sama Wanita karna tubuhnya aja.. Kalau gue mau banyak wanita yang rela naik ke atas ranjang gue.. lu kira Nikah Itu gampang...!! jalaninnya sulit kalau hati sudah terpaut dengan wanita lain...! " Ujar Nanda dengan kesalnya..

"Eeeh... elu Jatuh Cinta sama cewek Bro...!! Siapa...? Siapa Gadis yang memiliki ketiga Ciri Wanita terhebat dihidupmu... !" tanya Arslen serius..

"gue nggak tau namanya ataupun Rupanya.. saat mata Gue melihatnya.. ya Gitulah.. hati Gue langsung terkunci Rapat dan kuncinya itu diambil oleh Gadis Itu. jadi hati gue nggak bisa lepasin dia gitu ..! "

"Gile.. Cinta lu langsung nancap dikedalam hati Lu.. Pasti dia Gadis Cantik... gue tau Elu nggak suka gadis menor.!!" Gelak Tawa Xifer

"Gue Penasaran Cewek yang bisa buat lu Jatuh Cinta secara Elu cuma lihat Matanya doang...!! mata lu nggak bakal salah.. pasti Cantik bener....! " Sambung Arslen tampak memainkan dagu Kokohnya..

hal yang dihindari Nanda pun datang juga..

"Tuan... Anda dari mana saja....?? " pekik Olivia berlari pelan mendekati Nanda.

"Kan.. Bro.. tolongin Gue dong....! " memelas Nanda..

Xifer dan Arslen yang melihat Nanda begitu memohon pun jadi Iba. mereka mengangguk Setuju..

"Tuan....!! " sapa Olivia ingin melingkarkan tangannya di lengan Nanda..

tapi Xifer dan Arslen sudah menarik lengan nanda dan menahan Nanda di tengah-tengah mereka..

"Hai.. Nona.. Kami sedang membicarakan Hal Bisnis ...!" Senyum Ramah Xifer..

"Bisnis ya...? tapi kan bisa kalian berbincang dengan aku disamping tuan Nanda..! " Ketus Olivia hendak menggapai tangan Nanda...

tapi tangan Arslen sudah menahannya lagi..

"maaf Nona.. bersikaplah sebagai Nona Bangsawan.. bukankah anda tau kalau berbicara hal Bisnis adalah Rahasia...!! " sindir Arslen dengan santainya..

Semua Orang menatap Olivia dengan meremehkan, wajah Olivia jadi memerah Karna menahan malu..

"tuan datangi Aku nanti ya.. Setelah berbicara dengan kedua rekan Bisnismu yang jelek ini...! " Sumringah Olivia seperti Tidak ada Malunya.

Arslen dan Xifer yang mendengar Kata-kata Kasar Olivia mengepalkan tangannya. Nanda tidak menjawab hanya berwajah dingin saja, Para wanita pasti bisa tau Kalau Nanda tak memiliki perasaan pada Olivia. Putri Perusahaan Kingdom Estate..

Pesta yang awalnya ribut Kini makinlah heboh karna kedatangan Gadis Cantik beserta 2 Pria Gagah ..

Nanda mengarahkan pandangan ke arah pandangan Semua Orang. matanya melebar kaget, sungguh tak mengira akan bertemu dengan Gadis secantik Itu..

ya Sofia lah Gadis itu, Sofia tidak memakai Masker dan Topinya. jadi Nanda wajar saja tidak mengenalnya dan juga Sofia kini berdandan...

"Hem....!!! dimana ya...?" gumam Sofia meletakkan Jari telunjuk lentiknya didagu nya..

matanya bergerak liar mencari Olivia..

"Owwh... Itu Tuan Nanda tapi dimana Wanita Pel**ur itu..! " batin Sofia..

"Apa perlu Kita temui Madam Choi Nona..? " tanya Rivo berbisik..

"Jangan dulu deh... Aku masih mencari mangsa...! " tolak Sofia..

Roby hanya mengangguk setuju akan Perkataan Sofia. dirinya Juga benci pada Berly dan Olivia, jadi setuju aja kalau Adiknya mau balas dendam..

Sofia berjalan anggun seperti tuan Putri melewati semua Mata yang menatapnya kagum dan iri, mereka berbisik-bisik dimana Sofia tinggal, anak Konglomerat dari Mana..

"gila Cantik banget cuy...! " Puji Xifer berdecak kagum..

"Anak bangsawan dari mana ya...? " gumam Arslen penasaran..

"lu jangan jatuh cinta pada nya Bro.. ingat Gadis Mata indah Lu itu...! " peringatan Xifer dengan senyum meledeknya...

Nanda berdehem pelan mengingatkan diri juga mana dia tau rupa dibalik masker dan Topi Sofia, ditambah Sofia sangat berbeda penampilannya..

Olivia yang melihat Semua mata dan perhatian Orang hanya tertuju pada Sofia. ia melirik Nanda, segera berlari ke Nanda dan melingkarkan tangannya ke lengan Nanda...

Nanda yang tidak siap tentu kaget,,

"Apa yang kau lakukan...!! " nanda menepis Kasar tangan Olivia..

Karna ribut jadi hanya sebagian orang saja yang mendengar amarah Nanda pada Olivia..

"Sial.. gunakan Rencana B deh...!! " batin Olivia..

Sofia tersenyum tipis nyaris tak terlihat melihat Cara Nanda menepis Kasar tangan Olivia..

"tuan.. tuan kan kekasihku...! " seru Olivia Dengan Suara lengkingnya..

Nanda berotasi Jengah, Sementara Xifer dan Arslen yang melihat Pertengkaran Nanda dan Olivia hanya menghela nafas panjang...

"Wanita tak tau malu...!! " umpat Xifer dan Arslen kembali menoleh ke Sofia yang lebih enak dipandang...

"kapan kau jadi kekasihku...? " tanya Nanda dengan dinginnya..

dirinya tak takut akan teriakan Olivia yang akan menggemparkan Dunia berita masalah Ini harus segera diklarifikasikan..

😊😊😊

...

..

..

Terpopuler

Comments

Renireni Reni

Renireni Reni

kok aq jdi ikut risih ya...

2023-02-16

2

Abdy ChuQe

Abdy ChuQe

Olivia gk tau malu

2021-07-06

2

ria aros

ria aros

beri pelajaran wanita TDK tahu diri itu toor

2021-05-11

5

lihat semua
Episodes
1 Ananda
2 Bujukan Mami (Mia)
3 Gadis Itu siapa..?
4 Bukan Gadis Lemah
5 Melamun
6 Manjat
7 Bertemu
8 Sisi Baik Nanda
9 penghargaan cocok untuknya
10 Peringatan Sofia
11 Bosan Hidup kah..?
12 pertengkaran kecil Roby & Rivo
13 klarifikasikan
14 situasi tak terduga..?
15 Adik luar biasa
16 Sepatu?
17 Peretas
18 janji temu
19 gegara di Potret
20 Pistol
21 Identitas Sofia (1)
22 identitas Sofia (2)
23 Rencana (1)
24 Rencana (2)
25 Gunakan Cara Viral !!
26 Kehancuran Berly
27 Nyaman
28 Haru Sofia
29 menyinggung
30 salah berlawanan dengan siapa
31 Kebenaran sedikit terkuak
32 Anex dan Amera
33 Rencana Ketiga
34 Anti Peluru
35 Periksa
36 Psikolog
37 Kecanggungan Sofia
38 Ajakan Sofia
39 bertemu teman makan Nanda
40 Taktik
41 Ternyata ?
42 Pembalasan Sofia
43 Datang Kembali
44 sangat Mengenal
45 Papi..?
46 Menertawai
47 Berantam versi Perempuan
48 Clarissa dan Olivia
49 Sabrina
50 Jepit Bintang
51 Aku anggap kamu setuju
52 Tatapan lembut dan tulus
53 Sakit
54 keseharian di Apartemen Nanda
55 Tuan Nandaku?
56 Permainan baru
57 booking
58 Bom
59 Tempat Pelatihan Nanda
60 perhatian
61 Kecurigaan Roby
62 mau dimaafin atau tidak..?
63 Sandwich
64 balasan untuk Olivia
65 balasan untuk Clarissa
66 kemalaman
67 hadiah lagi?
68 Pria bersikap manis kadang menyebalkan
69 tidak berhak mengaturku
70 Ajakan Mami Mia
71 Makan bersama
72 Nanda tersinggung
73 Sarapan bersama
74 biarkan saja
75 Pesta
76 bersebrangan
77 Hampir saja
78 Permainan Pesta Topeng
79 i Love You
80 Tukar Hadiah
81 Mabok Cinta
82 tidak bisa tidur
83 lepas lagi
84 dibawa ke Kantor
85 Ketiduran
86 Dilema
87 Roby
88 perang
89 Perkelahian antar Raja
90 balasan Fio
91 menginap di Rumah sakit
92 Jalan berdua
93 gosip menyebalkan
94 Cemburu Sofia
95 Alasan
96 Tak menyangka
97 Rampok?
98 Imel
99 Lamaran di tepi Pantai
100 Gaun pengantin
101 Foto
102 berapa IQ mu...?
103 Rivo
104 Imel
105 Roby dan imel
106 lembur malam
107 Rumah Mahadiningrat
108 Mata-mata
109 ikuti Rencana nya
110 bius apa ?
111 Ide 3 wanita
112 Ancaman manjur Sofia
113 Pengantin yang ditunggu
114 mengenal Kerabat Nanda
115 Lia?
116 Siluit Pinggang Sofia
117 Pengantin
118 dipaksa menginap
119 Hati-hati sama Pria Mahadiningrat
120 Duaaar....!!!!
121 Bertemu Orangtua Sofia
122 Bau
123 Keras kepala Sofia
124 Ulahmu
125 Telur Puyuh..?
126 Serangan Dadakan..
127 Siapa?
128 Putri Tidur
129 mencari buronan
130 Cara ampuh membangunkan Sofia
131 Pengintai
132 Mode Sofia berubah-ubah
133 teror tak jelas
134 bau itu buat mual
135 dilema Nanda
136 Tikus menjijikkan
137 di temukan
138 boleh bertanya..?
139 Pernikahan Roby dan Imel
140 Arka AzKara Mahadiningrat
141 The End_
142 Visual
Episodes

Updated 142 Episodes

1
Ananda
2
Bujukan Mami (Mia)
3
Gadis Itu siapa..?
4
Bukan Gadis Lemah
5
Melamun
6
Manjat
7
Bertemu
8
Sisi Baik Nanda
9
penghargaan cocok untuknya
10
Peringatan Sofia
11
Bosan Hidup kah..?
12
pertengkaran kecil Roby & Rivo
13
klarifikasikan
14
situasi tak terduga..?
15
Adik luar biasa
16
Sepatu?
17
Peretas
18
janji temu
19
gegara di Potret
20
Pistol
21
Identitas Sofia (1)
22
identitas Sofia (2)
23
Rencana (1)
24
Rencana (2)
25
Gunakan Cara Viral !!
26
Kehancuran Berly
27
Nyaman
28
Haru Sofia
29
menyinggung
30
salah berlawanan dengan siapa
31
Kebenaran sedikit terkuak
32
Anex dan Amera
33
Rencana Ketiga
34
Anti Peluru
35
Periksa
36
Psikolog
37
Kecanggungan Sofia
38
Ajakan Sofia
39
bertemu teman makan Nanda
40
Taktik
41
Ternyata ?
42
Pembalasan Sofia
43
Datang Kembali
44
sangat Mengenal
45
Papi..?
46
Menertawai
47
Berantam versi Perempuan
48
Clarissa dan Olivia
49
Sabrina
50
Jepit Bintang
51
Aku anggap kamu setuju
52
Tatapan lembut dan tulus
53
Sakit
54
keseharian di Apartemen Nanda
55
Tuan Nandaku?
56
Permainan baru
57
booking
58
Bom
59
Tempat Pelatihan Nanda
60
perhatian
61
Kecurigaan Roby
62
mau dimaafin atau tidak..?
63
Sandwich
64
balasan untuk Olivia
65
balasan untuk Clarissa
66
kemalaman
67
hadiah lagi?
68
Pria bersikap manis kadang menyebalkan
69
tidak berhak mengaturku
70
Ajakan Mami Mia
71
Makan bersama
72
Nanda tersinggung
73
Sarapan bersama
74
biarkan saja
75
Pesta
76
bersebrangan
77
Hampir saja
78
Permainan Pesta Topeng
79
i Love You
80
Tukar Hadiah
81
Mabok Cinta
82
tidak bisa tidur
83
lepas lagi
84
dibawa ke Kantor
85
Ketiduran
86
Dilema
87
Roby
88
perang
89
Perkelahian antar Raja
90
balasan Fio
91
menginap di Rumah sakit
92
Jalan berdua
93
gosip menyebalkan
94
Cemburu Sofia
95
Alasan
96
Tak menyangka
97
Rampok?
98
Imel
99
Lamaran di tepi Pantai
100
Gaun pengantin
101
Foto
102
berapa IQ mu...?
103
Rivo
104
Imel
105
Roby dan imel
106
lembur malam
107
Rumah Mahadiningrat
108
Mata-mata
109
ikuti Rencana nya
110
bius apa ?
111
Ide 3 wanita
112
Ancaman manjur Sofia
113
Pengantin yang ditunggu
114
mengenal Kerabat Nanda
115
Lia?
116
Siluit Pinggang Sofia
117
Pengantin
118
dipaksa menginap
119
Hati-hati sama Pria Mahadiningrat
120
Duaaar....!!!!
121
Bertemu Orangtua Sofia
122
Bau
123
Keras kepala Sofia
124
Ulahmu
125
Telur Puyuh..?
126
Serangan Dadakan..
127
Siapa?
128
Putri Tidur
129
mencari buronan
130
Cara ampuh membangunkan Sofia
131
Pengintai
132
Mode Sofia berubah-ubah
133
teror tak jelas
134
bau itu buat mual
135
dilema Nanda
136
Tikus menjijikkan
137
di temukan
138
boleh bertanya..?
139
Pernikahan Roby dan Imel
140
Arka AzKara Mahadiningrat
141
The End_
142
Visual

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!