tidak ada air mata yang keluar lagi dari pelupuk mata Alena mendengar sang ayah mengatakan kalimat menyakitkan itu.
tidak ada permintaan maaf lagi yang keluar dari mulutnya,dia hanya diam dan melihat kearah ayahnya yang masih emosi.
"TURUN KAU,apa kau takut untuk turun hah ?karena perbuatan keji kau itu lihatlah apa yang terjadi."kata ayah Bayu menunjuk Aurel.
Alena pun turun kebawah dengan anggunnya tidak ada ketakutan sama sekali terpancar diwajahnya.
Alena berjalan mendekati ayah Bayu dan……
PLAK
rasa panas yang pernah dirasakannya itu kembali ia rasakan ,masih panas dan sakit tapi tak mengalahkan sakit hatinya sekarang.
Alena tidak menunduk ia memandang ayah Bayu tanpa takut.
"apa aku pernah mengajari mu bersikap kasar seperti ini hah?"tanya ayah Bayu dengan wajah yang masih merah padam.
"apa kau pernah merasa mengajariku hemm?"kata Alena santai sambil menatap ayah Bayu .
ayah Bayu sama sekali tidak menyangkan bahwa Alena yang dulunya begitu patuh akan sepembangkang ini.
"DASAR ANAK TIDAK BERGUNA , PERGI KAU DARI RUMAHKU."kata ayah Bayu lantang .
"itu yang aku tunggu tunggu."kata Alena santai tanpa beban.
Alena berjalan meninggalkan tempat ia berdiri tadi.
saat melewati Rizka Alena berjalan di depannya dan ……
takkk
"akhhhhh."pekik Rizka saat Alena menginjak kakinya yang bisa dipastikan patah itu.
Alena hanya santai saja .
"kau berhasil tapi belum menang."kata Alena ditelinga Rizka.
"APA YANG KAU LAKUKAN ALENA?"teriakan marah dari arah luar .
semua orang memandang ke arah dekat pintu itu dan galaksilah yang ternyata berteriak.
Alena diam tak menjawab.
galaksi berjalan kearah alena dengan langkah lebarnya dan saat di depan Alena ia……
PLAK
rasa panas itu kembali menjalar di pipi Alena saat tangan besar galaksi menyentuh pipinya dengan kasar.
"apa aku pernah mengajari mu bersikap seperti ini hah?sudah ku bilang kan kembalilah menjadi Alena yang dulu bukan Alena yang pembangkang seperti sekarang."kata galaksi dengan nada yang meninggi.
"dan sudah kubilang bukan ,kalau aku yang dulu sudah mati dan sekarang inilah aku."akhirnya untuk kedua kalinya suara Alena pun keluar.
"dan aku sama sekali tidak memiliki adik yang seperti dirimu."kata galaksi dingin.
Alena memandang galaksi mencoba mencari keraguan Dimata sang kakak ternyata tidak ada ia memang sungguh sungguh mengatakan itu.
Alena hanya tersenyum kecut melihat kakaknya sekarang.
SAKIT
sangat sakit melihat orang yang kita sayangi sama sekali tidak mempercayai nya.luka yang lama belum sembuh sekarang diberi luka lagi ditempat yang sama.
"SEKARANG PERGILAH DARI RUMAH KU DAN JANGAN KAU PERNAH MENGINJAKKAN KAKIMU KERUMAHKU LAGI ."kata galaksi lantang didengar oleh semua yang ada didalam rumah.
galaksi menyeret Alena keluar secara kasar tak ada penolakan dari Alena dan tak ada juga yang mencegah galaksi.
semuanya hanya diam sambil memandang Alena dengan penuh kebencian.
saat didepan pintu galaksi melepaskan tangan Alena
"pergilah dan jangan kau kembali kesini , sekarang kau sama sekali tidak memiliki hubungan dengan keluarga ini."kata galaksi begitu dingin.
mendengar kalimat terakhir galaksi Alena langsung membuka perhiasan yang ada di badannya.
kalung ,cincin dan anting Alena lepaskan dan ia buang kearah galaksi.
"***itu semua perhiasan keluargamu yang pernah ia berikan pada ku,dan untuk baju ini akan aku ganti saat kita bertemu di lain acara.kau mau tau aku salah atau benarnya bisa melihat di cctv yang ada di dekat tangga, JANGAN MENYESAL KARENA ITU TIDAK AKAN BERGUNA LAGI."
.
.
.
.
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA LIKE AND VOTE 😅
SALAM HANGAT DARI AUTHOR 😘😘***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments
Ri
/Sob//Sob//Sob/Alena
2024-01-20
0
Ita
Nyesek banget bacanya... 😢😢😢😢
2021-10-30
1
Aisya Nur Asyfa Suparjo
untuk kesekian kalinya aku mewek 😭😭😭
2021-10-12
0