episode 10

keesokan paginya Alena langsung berangkat ke kampus karena tadi ia terlambat bangun dan ia pun pergi tanpa sarapan.

tapi sebelum berangkat Alena lebih dulu pamit pada ayah Bayu .

"maaf tuan saya tidak bisa sarapan bersama hari ini karena saya ada kuliah pagi pagi."kata Alena datar.

"dan kemungkinan saya akan pulang lambat nanti malam tapi tidak akan melanggar jam pulang anda."kata Alena .

belum sempat ayah Bayu bertanya alena sudah menyelanya.

"kalau begitu saya pergi dulu."kata Alena membungkuk kan badannya dan berlalu pergi .

Alena langsung menjalankan mobilnya menuju kampus.

setelah tiba di kampus Alena langsung berlari ke kelas agar tidak terlambat.

huhh

helaan nafas Alena saat sudah sampai di dalam kelas.

tak beberapa lama dosen pun tiba dan melangsungkan pelajaran.

.

.

.

.

setelah dosen keluar Alena langsung merapikan buku bukunya dan beranjak dari kursi.

saat tiba di depan pintu ternyata ia telah disambut oleh hujan yang mungkin sudah menunggunya dari tadi.

"ada apa?"tanyab Alena melihat hujan di depan kelasnya.

"tapi kau menyuruh ku untuk menemuimu hari ini."kata hujan dengan raut kesal karena Alena tidak mengingat perkataan nya sendiri.

"oh iya ,kalau begitu kita ke kantin dulu aku mau makan."kata Alena lalu menggandeng tangan hujan menuju kantin.

setiba di kantin mereka langsung memesan makanan.

setelah makanan datang mereka pun makan dalam diam.

jangan tanyakan kabar Chelsea(wanita yang kemarin di lempar jus beserta gelasnya oleh Alena) ia bukanlah hal yang sulit untuk Alena.

lagi pula Alena tidak menyukai bermain dengan orang yang begitu jauh dibawahnya.

.

.

.

.

"wah indah sekali mansion ini Alena."kata hujan melihat mansion yang ada dihadapan nya saat ini.

ya! memang Alena membawa hujan ke mansionnya.

"ayo masuk."kata Alena berjalan terlebih dahulu.

seorang laki laki berpakaian hitam membukakan pintu mansion mewah itu.

"panggilkan Andre."perintah Alena pada laki laki itu.

"baik queen."kata lelaki itu dan berlalu pergi."

Alena membawa hujan duduk di sofa ruang tamu.

"ini mansion ku,dan yang kau lihat diluar tadi adalah Mafioso dari mafia ku."kata Alena to the poin.

mata hujan membulat sempurna mendengar ucapan Alena ,ia tidak menyangka kalau temannya adalah seorang mafia.

"dan aku membawa mu kesini untuk melatih mu menjadi kuat hujan,aku tidak mau kau menjadi orang lemah dan mudah ditindas lagi ,aku ingin kau menjadi tangan kanan ku yang kuat dan cerdik."kata Alena tegas.

tak lama datang seorang laki laki uang berkulit coklat manis dengan tubuh yang begitu kekar dan jangkung.

"dia Andre , dia yang akan melatih mu hujan."kata Alena menunjuk Andre yang berdiri di samping nya .

"baiklah Alena."hanya itu yang mampu hujan ucapkan sekarang.

"jadi sebenar……"

drett drett

suara ponsel Alena membuat Alena menghentikan ucapannya.

"ada apa ?"tanya Alena pada orang diseberang telepon.

"……"

"iya iya aku masih ingat."

"……"

"baiklah aku akan kesana sekarang."kata Alena pada penelpon itu.

tutt tutt

Alena mematikan panggilan itu.

"aku tidak bisa lama lama,kamu ingat hujan kamu harus berlatih yang rajin dan kamu bisa berlatih dari balik kampus."kata Alena pada hujan.

"dan kamu ajari dia Andre supaya menjadi orang yang kuat."kata Alena pada Andre yang merupakan tangan kanannya.

setelah mengatakan itu Alena langsung meninggalkan mansion itu.

.

.

.

.

BERSAMBUNG

jangan lupa like and vote ya 😉😉

salam hangat dari author 😘😘😘

Terpopuler

Comments

Aisya Nur Asyfa Suparjo

Aisya Nur Asyfa Suparjo

jadi saudaranya Alena tau donggg klw Alena mafia

2021-10-12

1

Wati Simangunsong

Wati Simangunsong

ok

2021-07-30

0

Lina Siti Nurlina

Lina Siti Nurlina

koq alena bisa jd seorang mafia?

2021-07-22

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!