mobil mewah itu pun tiba di rumah yang kemarin ia datangi.
Alena pun turun dari mobilnya dan memasuki rumah itu tanpa halangan apapun karena orang orang disana sudah terbiasa melihat Alena dan juga sangat kenal dengan gadis satu itu.
"kau sudah datang sayang."kata Alex yang duduk di sofa ruang tamu.
"belum Alena belum datang yang ada di depan mu ini adalah arwah Alena yang tadi melarikan diri dari badannya."kata Alena ketus dan duduk di sofa sebelah Alex.
"oh ayolah jangan ngambek akukan bicara aja."kata Alex sambil menoel Noel pipi cuby Alena.
"jangan sentuh aku ,aku jijik."kata Alena ala ala drama.
bukan berhenti Alex malah tambah melakukan aksinya di kedua pipi Alena.
"dasar ratu drama."kata Alex mencubit pipi cuby itu.
"iss jangan pegang pegang.katakan kapan acara itu akan dilaksanakan?"kata Alena mulai serius.
"mungkin jam tujuh dan sekarang baru jam tiga ,kamu bisa tidur dulu tiga jam."kata Alex sambil melihat arlojinya.
"baiklah aku memang sudah lelah ,aku mau tidur dulu."kata Alena lalu ia naik kelantai dua tempat biasa ia tidur atau sudah bisa disebut sebagai kamarnya sendiri.
Alex hanya memandang kepergian Alena.
.
.
.
panggilan sayang bagi Alena susah hal yang biasa baginya karena kebanyakan orang memang memanggilnya *sayang* .
entah sejak kapan panggilan itu diterapkan pada dirinya tetapi kebanyakan itu adalah panggilannya bagi yang kenal dengan alena pada dunia hitam.
kalau biasanya pemimpin mafia lainnya dipanggil queen beda dengan Alena ia malah dipanggil sayang oleh para pimpin mafia lainnya.
tapi bagi para mafioso ia masih tetap dipanggil dengan sebutan queen.
karena panggilan itu Alena banyak disebut orang sebagai playgirl pada hal itu hanya panggilan saja tidak ada maksud lain bagi Alena.
.
.
.
setelah tiga jam berlalu dan Alena masih betah di alam mimpinya.
Alex pun pergi ke lantai dua karena melihat Alena yang kunjung turun dari sana.
tokk tokk
alex mengetuk pintu kamar itu tetapi tidak ada orang yang menyahut atau membuka pintu.
tokk tokk
Alex kembali mengetuk pintu kamar Alena tapi masih tidak ada orang yang menyahut dari dalam.
akhirnya Alex memilih masuk kedalam kamar Alena dan benar saja orang yang ia tunggu ternyata masih dalam alam mimpinya.
"ALENA BANGUNNNNN."teriak Alex di telinga Alena.
takk
Alena menjitak kepala Alex karena kesal.
"apa kau tidak bisa membangunkan ku dengan baik baik hah?"kata Alena kesal.
"tidak."kata Alex santai.
takk
kepala laki laki tampan itu kembali diberi jitakan tangan Alena.
"kamu kdrt lagi sayang."kata Alex mengelus kepalanya yang dijitak Alena.
"sudah jam berapa sekarang?"tanya alena pada Alex.
"jam enam,ayo cepat mandi pakaian mu ada di lemari itu ,aku tunggu dibawahnya."kata Alex lalu berlalu meninggalkan kamar Alena.
.
.
.
setelah setengah jam berlalu dan Alex sudah menunggu Alena di sofa ruang tamu.
Alex sudah rapi memakai setelan jas berwarna hitam .
tak tak
seseorang turun dari tangga.
ha
mulut Alex menganga dengan tidak elit melihat bidadari yang turun dari tangga itu.
"kamu cantik sayang."kata Alex mendekati Alena .
"baru tau."kata Alena mengibaskan rambutnya sombong.
"ya udah ayo pergi ."kata Alena berjalan lebih dahulu.
.
.
.
.
bersambung
Jangan lupa like and VOTENYA
salam hangat dari author 😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments
Aisya Nur Asyfa Suparjo
penasaran ada visualnya gitu
2021-10-12
1
Wati Simangunsong
mna visualnya
2021-07-30
0
Wulandari
berasa di rumah sendiri yah Len.
2021-07-09
0