"apakah sudah dapat?"tanya Alena pada hujan yang masih memandang baju baju dengan harga fantastis itu.
"apa kita tidak salah tokoh?aku tidak punya uang sebanyak ini untuk membeli baju mahal ini."kata hujan akhirnya .
"pilih saja nanti aku yang bayar,anggab saja ini merupakan hadiah untuk mu karena mau menjadi temanku."kata Alena santai.
"jadi kita udah temenan?"kata hujan .
"hemm."Alena menjawab dengan deheman.
hujan pun memilih salah satu baju yang harganya paling murah diantara baju baju lainnya.
"yang ini aja mbak."kata hujan memberikan gaun yang ia ambil tadi kepada pelayan yang berada di dekatnya.
"ayo kita bayar dulu."kata Alena menuju kekasir.
"ini nona."kata pelayan tadi memberikan pakaian yang sudah di kemas kedalam paper bag kepada hujan .
"berapa mbak?"kata Alena pada pelayan itu.
"itu semua udah di bayar sama orang yang duduk di sana tadi nyonya."kata pelayan itu menunjuk ke sofa tempat pria bermata biru tadi duduk.
"oh kalau begitu terimakasih mbak."kata Alena langsung keluar dari butik itu dengan menggandeng tangan hujan.
"emang siapa yang membayar baju ini Alena."kata hujan .
"mantan aku."kata Alena santai.
"kalau begitu kamu ganti baju dulu sana."tunjuk Alena pada ruang ganti yang ada di sudut butik itu.
hujan pun pergi ke sana untuk mengganti pakaian nya yang basah karena ulah Chelsea tadi.
"wah kamu cantik juga kalau udah pakai pakaian yang bagus."kata Alena melihat perubahan hujan yang terlihat lebih cantik dari yang tadi.
"ah kamu bisa aja."kata hujan dengan pipi yang agak memerah.
"ya udah ayo kita pergi."kata Alena menarik tangan hujan menuju mobil.
"mau kemana?"tanya hujan sambil menutup pintu mobil.
"adalah."kata Alena santai.
hujan hanya diam sekarang karena ia tau Alena tidak akan membawanya ketempat yang berbahaya.
mobil mewah itu pun mulai berjalan membelah kota.
hening tak ada yang berbicara Alena hanya fokus mengemudi sedangkan hujan hanya memperhatikan gedung gedung tinggi yang berjejer rapi di tepi jalan.
mobil berbelok memasuki gang yang sangat hujan ketahui jalan ini dan kearah mana mobil ini.
"kita mau kerumah Chelsea?"tanya hujan pada anela
"aku tidak mau kerumah wanita gila itu."kata Alena datar rasanya muak mendengar nama si sialan itu
"kamu mau kemana?"kata hujan lagi.
"kerumah tuan Sanjaya."kata alena santai.
"jangan jangan nanti aku kena marah karena membawa teman kesana."kata hujan dengan wajah pucat .
"tidak apa apa aku hanya sebentar kok."kata alena terus melajukan mobilnya menuju kediaman Sanjaya.
"tapi nanti kalau ketahuan aku bisa kena marah sama tuan Alex."kata hujan mengucapkan salah satu anak dari tuan Sanjaya yang terkenal dingin dan arogan.
"tidak usah khawatir aku akan melindungi mu ."kata Alena menenangkan hujan yang masih pucat.
akhirnya hujan hanya menghela nafas pasrah pada teman satu satunya yang begitu keras kepala itu.
"pak tolong buka gerbangnya."kata Alena pada seorang satpam.
satpam itu membukakan pintu gerbang, mobil mewah itu pun memasuki kediaman tuan Sanjaya .
cittt
mobil itu berhenti di depan pintu rumah mewah itu.
Alena pun keluar dari mobil diikuti hujan yang masih pucat dibelakang.
ceklek
pintu rumah itu dibuka dari dalam dan sosok Alex keluar dari rumah.
"hai sayang ,aku rindu."
.
.
.
.
bersambung
jangan lupa like and vote ya 😉
salam hangat dari author 😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments
Aisya Nur Asyfa Suparjo
sayang lagi siapa Alex
2021-10-12
1
Wati Simangunsong
jd alex majikannya
2021-07-30
0
putri santy
kok semuanya panggil sayang ya.....berapa byk mantannya alena
2021-07-17
0