selesai makan malam Alena langsung pergi kekamar.
didalam kamar Alena hanya memandang langit langit kamarnya.
jika kalian tanya apa yang Alena rasakan saat ini?pasti kalian akan tau jawabannya sendiri.
*sakit*
tak ada anak yang tidak sakit saat mengatakan dan melakukan seperti itu kepada orang tua kandung nya tapi mau bagaimana lagi rasa yang diberikan oleh sang ayah pada malam itu lebih menyakitkan lagi dari pada yang ia lakukan .
setiap kalimat bahkan setiap kata terus terdengar di telinga Alena .
dreett dreett
bunyi ponsel Alena membuyarkan lamunan nya.
ternyata panggilan gabungan dari kakak dan adik Alena.
"halo kak."sapa si bungsu yang sekarang baru menginjak usia 13 tahun .
"ada apa?"tanya Alena langsung.
dilayar handphone nya sudah tertera wajah sang adik bungsu yang bernama anela bersama dengan Aleta yang beda dua tahun dari Alena ,dan disebelahnya ada galaksi kakak tertua Alena yang sekarang sudah menginjak usia 22 tahun.
Aleta dan anela memang sekolah diluar kota karena mereka paling tidak suka terlalu di kekang dengan peraturan yang banyak oleh ayah Bayu.
sedangkan galaksi tinggal di negara yang berbeda dengan sang adik ,ia juga sama dengan aleta dan anela ia pergi dari rumah dengan alasan kerja di kantor cabang yang akan berkembang sebenarnya hanya untuk menjauhi peraturan yang begitu keras dari sang ayah.
dan Alena lah yang tinggal dirumah itu karena ia tidak mau ayah dan ibunya kesepian karena tidak ada anak anak mereka di samping mereka walaupun Alena jarang dirumah.
"astaga kakak apakah seperti itu menjawab salam adikmu ini."kata sibungsu dengan wajah yang cemberut.
"iya adikku tersayang dan kakak ku tercinta."kata Alena dengan senyum yang sangat terpaksa.
"masih bisa kakak tersenyum manis saat apa yang terjadi malam itu."kata Aleta sinis kearah Alena.aleta Memeng memiliki sifat yang hampir sama dengan Alena tetapi ia hanya kurang bisa mengendalikan emosi tidak seperti Alena.
raut wajah di dalam handphone itu berubah gelap saat mendengar kata kata Aleta.
"kenapa kamu tidak memberi tau kakak tentang hal itu alena?"akhirnya galaksi buka suara.
"kamu pikir kami tidak menyayangi mu?kamu pikir kami jauh jadi kami tidak menyayangi mu lagi."kata galaksi dengan nada yang dingin.
Alena hanya menundukkan kepalanya karena melihat kemarahan sang kakak.
"kakak sudah bilang padamu kan kalau ada masalah cerita bukan dipendam sendiri karena itu yang akan membuat dirimu akan lebih sakit lagi."kata galaksi mulai melembutkan suara nya.
"maaf."kata Alena pelan.
"sekarang kenapa kamu melakukan hal itu?"tanya galaksi.,memang galaksi mengetahui semua yang terjadi pada Alena.
"aku hanya ingin bermain saja dengan perasaan mereka ,aku hanya ingin tau bagaimana reaksi mereka."kata Alena datar.
"jangan terlalu sering bermain karena kau juga akan terjebak dalam permainan mu sendiri dan menyebabkan kamu sendiri yang akan sakit."ceramah galaksi
"iya kak"kata Alena mengangkat kepalanya dan tersenyum manis kearah galaksi.
"ya sudah kalau begitu sekarang semuanya tidur ,selamat malam."tanpa persetujuan yang lain galaksi langsung mematikan panggilannya.
"dah kakak."kata Aleta dan Alena bersamaan.
"dah"Alena pun mematikan panggilan itu.
setelah meletakkan handphone nya Alena pun mulai menutup matanya untuk mengisi energi untuk hari esok.
.
.
.
.
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA LIKE AND VOTE 😅
SALAM HANGAT DARI AUTHOR 😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments
Aisya Nur Asyfa Suparjo
apa ayah Bayu galak ya sampai anak anaknya pada jauh jauh gitu
2021-10-12
2
Wati Simangunsong
mreka 4 brsaudara y
2021-07-30
0
Wulandari
happy dg kekompakan Kaka beradik itu .
saling menguatkan 1 sama lain
2021-07-09
0