"yang sabar ya."kata Alex menepuk pundak Alena.
"hemm."jawab Alena dengan deheman.
tak lama hujan dan ibunya pun tiba .
"siapa nama bibi?"tanya Alena pada ibu hujan.
"nama bibi,bibi Sri."kata bibi sri membungkuk kan badannya.
"kami sudah selesai Alena."kata hujan.
"oh baiklah kalau begitu aku pulang dulu Lex ."kata Alena bangkit dari tempat duduknya .
"jangan lupa besok malam ya."kata alex mengingatkan Alena.
"iya yang terpenting kau menyiapkan semuanya dan aku terima beres saja."kata Alena lalu berlalu meninggalkan Alex diikuti oleh hujan dan bibi Sri.
.
.
.
.
"bibi tinggal disini dengan hujan nya."kata Alena membuka pintu apartemen nya yang tidak jauh dari kampus mereka.
"jadi kerja kami membersihkan apartemen kami ini Alena."tanya hujan tak mengerti.
"tidak kau hanya tinggal disini dengan ibumu,ini sudah menjadi tempat tinggalmu."kata Alena santai dan berjalan masuk kedalam apartemen nya itu.
"tapi nak…"
"tidak ada tapi tapian bibi ,ini pemberian ku jadi kalian harus menerima nya."kata Alena lalu berjalan ke kulkas untuk mengambil minuman dingin di sana.
"yang itu kamar saya."kata alena menunjuk salah satu kamar.
"makasih banyak nak."kata bibi Sri pada alena.
"sama sama bibi."kata Alena tersenyum manis.
"kalau begitu saya mau pulang dulu bibi ,hari sudah sore."kata Alena setelah melihat arloji nya.
Alena pun berjalan ke luar apartemen diikuti hujan yang mengantarkan Alena keluar.
"kau akan ikut aku besok setelah selesai kuliah."kata alena pada hujan.
"ya baiklah."kata hujan.
alena pun pergi meninggalkan hujan.
.
.
.
.
ayah Bayu dan ibu nara sedang berjalan turun menuju meja makan untuk makan malam.
saat tiba di meja makan mereka dikejutkan oleh Alena yang sedang merapikan makanan di meja makan.
"apa kamu membuat makan malam ini nak?"tanya ibu nara dengan tersenyum,ia tidak menyangka anaknya benar benar berubah menjadi yang ia ingin kan.
biasanya jangankan memasak untuk makan malam bersama saja alena kadang kadang makan bersama keluarga nya.
"iya nyonya."kata Alena dengan tersenyum.
ngilu hatinya mendengar kan anaknya yang masih memanggil ia seperti itu.
"jangan panggil ibu dengan nyonya lagi sayang itu sangat menyakitkan bagi ibu."kata ibu nara dengan air mata yang sudah menggenang.
"jangan membuat suamimu menjadi malu karena permintaan mu itu nyonya."kata alena sambil terkekeh geli .
air mata ibu nara turun tanpa tertahan,tapi buru buru ia menghapus air mata nya.
sedangkan ayah Bayu tidak menyangka ternyata kata kata nya malam itu begitu membawa dampak yang begitu besar bagi sang anak.
"baiklah silahkan dimakan tuan dan nyonya."kata Alena kembali duduk di tempat yang tadi pagi ia duduki.
tak ada yang keluar lagi dari mulut suami istri itu mereka hanya memakan makan malam itu.
'enak'
satu kata buat makan malam yang alena masak malam itu,ayah Bayu tidak menyangka ternyata sang anak begitu pandai dalam memasak.
"masakan mu enak nak."kata ayah Bayu tanpa sadar.
"terima kasih tuan."kata Alena santai lalu kembali memakan makanan lagi.
degg
ayah Bayu tidak menyangka jawaban dari anaknya itu.
ayah Bayu kembali memakan makanan tapi kali ini makanan itu terasa seperti paku paku yang ia makan.
.
.
.
.
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA LIKE AND VOTE 😅
SALAM HANGAT DARI AUTHOR 😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments
Aisya Nur Asyfa Suparjo
Alena.....sudah ya jangan dendam gitu
2021-10-12
2
Wati Simangunsong
klu kita sbg org tua..trlalu krs sm anak jga salahh...ayah bayu tdk mncari dlu sisi negatif anaknya.ap yg d krjakn d luar sna...kta nya raja bisnis.tp tk bs mnyelidiki ap yg d krjaan alena
2021-07-30
1
Wulandari
boleh lah mendidik dan tegas pada anak, tapi tolong jangan pernah berkata yg merusak dan bikin hati perasaan nya menjadi hancur,
2021-07-09
0