episode 16

Alena pulang ke rumah karena ingin melihat lanjutan drama tadi pagi .

Alena memasuki rumah dan benar saja drama lanjutannya sudah ada di ruang tengah.

"bibi apa ibu akan memaafkan aku, sebenarnya aku keluar malam hanya untuk mendatangi ulang tahun temen tetapi ayah malah marah marah saat aku pulang ."kata Rizka pada ibu nara yang berada di sebelahnya.

"tenang saja ,ayah kamu memarahi mu karena ia merasa takut sesuatu terjadi sesuatu kepadamu."kata ibu nara sambil mengelus puncak kepala Rizka.

"mudah mudahan saja."kata Rizka lirih.

"sudahlah jangan mengingat itu lagi ,kamu disini bisa menganggap Tante ibu kamu."kata ibu nara sambil tersenyum.

"emang boleh aku memanggil Tante dengan ibu?"kata Rizka penuh harap.

"boleh dong ,kamu juga boleh manggil paman dengan panggilan ayah."kata ibu nara masih dengan senyuman.

Wah wah wah ,lihatlah ibu anak ini sungguh membuat orang menjadi iri akan kebahagiaan ya , batin Alena sambil tersenyum kecut.

"makasih ibu."kata Rizka memeluk ibu nara.

ibu nara pun memeluk Rizka penuh sayang.

'sepertinya ini drama terlalu bahagia untuk ku lihat .'kata Alena dalam hati.

Alena pun berjalan di depan dua orang yang saling berpelukan itu dengan santai tanpa menyapa.

"kau sudah pulang alena?"kata Rizka basa basi.

"iya."kata Alena sambil tersenyum manis.

"maukah kamu menonton bareng bersama kami?agar bisa lebih ramai."ajak Rizka dengan tersenyum juga.

"oh tidak usah,aku banyak tugas untuk aku kerjakan ,jadi lain kali aja ya."tolak Alena dengan halus.

"oh tidak apa apa."Kata Rizka.

"saya keatas dulu nyonya."kata Alena pada ibu nara yang membuat hati ibu itu menjadi sakit lagi.

Alena berlalu meninggalkan ibu nara dan Rizka.

"ibu,kenapa alena memanggil ibu dengan nyonya?"tanya Rizka.

"itu hanya karena kesalahpahaman saja."kata ibu nara sambil tersenyum kecut.

"ya udah ayo nonton nanti filmnya abis."kata ibu nara mengambil remot tv .

mereka pun menonton bersama.

.

.

.

.

didalam kamar Alena hanya tiduran saja ,rasanya badannya terasa lemas saja sekarang.

sehingga tak terasa waktu makan malam pun tiba dan itu artinya ia harus melihat drama keluarga yang sangat harmonis itu lagi.

dengan malas Alena mengganti pakaian nya dengan baju tidur perempuan.

Alena pun turun dan berjalan menuju meja makan.

ternyata di meja makan itu hanya ada Rizka seorang.

"selamat malam sepupuku tercinta."kata Rizka dengan lebay.

"selamat malam juga sepupuku tersayang."kata Alena tak kalah lebay.

"hahahhahahhahha."Rizka tertawa mendengar jawaban alena.

"jadi apa yang kau inginkan?"tanya Alena dengan mode serius.

"aku sih cuman mau uang aja sih,tapi melihat kasih sayang orang tuamu itu aku jadi ingin juga ."kata Rizka sambil terkikik .

Alena tersenyum miring mendengar jawaban Rizka.

"apa kau kurang kasih sayang?"tanya Alena dengan nada meledek.

"bisa dibilang begitu."kata Rizka santai.

"sungguh ayahmu sangat lah menyayangi mu Rizka ,dia memarahimu karena sayang padamu ."kata Alena dengan senyum manisnya.

Rizka terbengong mendengar kata kata Alena itu.

"seharusnya kau bahagia memiliki orang tua yang sangat mencemaskan mu."lanjut Alena lagi masih dengan senyuman nya.

"betul yang dikatakan Alena Rizka ,ayah dan ibumu memarahimu karena ia sayang padamu."kata ayah Bayu dari arah belakang Rizka.

.

.

.

.

bersambung

jangan lupa like and vote ya 😉😉

salam hangat dari author 😘😘😘

Terpopuler

Comments

Aisya Nur Asyfa Suparjo

Aisya Nur Asyfa Suparjo

ada gitu sepupu nggak tau malu bilangnya terang terangan lagi

2021-10-12

1

Erni Syaputri

Erni Syaputri

sukooor, ayo thor. lanjut main drama2nya

2021-03-27

2

Charliza

Charliza

suka ajja gitu baca cerita mu thorr
,,,lanjuttt thorrr ngikut alurrnya ajja dlu
😁😊😊😊😍😘

2021-02-21

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!