Kemudian Aster dan Asih berkemas, sementara Astri chat mamahnya, kalo telpun takut didengar rahasianya.
"Assalaamu 'alaikum mamah...
Ni Aster dan Asih, udah diterima. Senin besuk mulai kerja.
Hari ini mau kerumah Asih dulu, taoi pulang dulu kerumah nanti !"
Chat Astri ke mamahnya.
" Ya, biar nanti disiapin bekal oleh bibi."
Chat jawaban mamah nya Astri.
Setelah selesai berkemas dan menjalankan sholat dhuhur. Mereka bertiga berangkat ke rumah Astri lebih dulu. Astri mengambil baju ganti dan bekal yang sudah disiapkan ibunya.
"Kabarin Andi dulu gak ya ?" tanya Aster.
" Eeh iya, tapi Astri aja yang VC sini, pinggin tahu wajah Andi saat live gak cuma foto !" jawab Astri.
" Heeeh ijin dulu ma Asih, jangan asal nyosor aja Astri !" sahut Aster.
" Iih Aster apaan sih ? Godain Asih mulu dari kemarin !" gerutu Asih.
Dari ketiga gadis itu, memang Asih yang paling sering jadi bahan candaan. Tapi Asih gak pernah marah, karena tahu mereka cuman bercanda.
" Gak usah malu malu Asih, sesama anggota Trio Gasebo ini !" bujuk Astri.
Astri langsung minta dihubungkan Vc dengan Andi.
tuuuut... tuuuut.....tuuuut..
Suara dering telpun, yang segera terdengar sahutan dan terpampang wajah Andi.
" Assalaamu ' alaikum mbak Aster !"
...sapa Andi...
" Ya Wa 'alaikummussalaam, tapi aku bukan Aster !" jawab Astri.
" Lah mbak siapa kok mirip, cuma suaranya yang terdengar beda ?" tanya Andi.
" Aku Astri, itu Aster dan Asih pacar kamu kan ?" goda Astri sambil mengarahkan layar hp ke Aster & Asih.
" Iih Astri !" gerutu Asih menahan malu.
 Ah mbak Astri, temen kecilnya mbak Aster toh ?"
 " Iya, Andi !"
" Alhamdulillah kalo sudah saling ketemu. Kemarin mbak Aster suka nangis kalo inget mbak Astri.
" Diih jangan pangil mbak napa ? Panggil Astri aja. Astri kan belum tua amat, jadi pacar Andi juga masih pantas. cuma Astri gak berani ma Asih tu !" goda Astri.
" Ah mbak eeeh... Astri bisa aja. Asih tu tetehnya Andi kok."
Asih malu sembunyikan muka, sementara Aster tertawa ngakak.
 " Halah Andi gak usah malu gitu, kita dukung kalian kok. Dah ya kita mau mau menuju ke rumahmu !"
"Sekarang Astri ?" tanya Andi.
" Gak, besuk lebaran monyet ! Ya sekarang lah Ndi. Tunggu aja dirumah ya ?” ucap Astri.
Andi jadi bingung sendiri, karena saat itu sedang bersama Hazel pacar sementara Andi.
Benarkah yang dibilang Aster dasn Astri, bahwasanya Asih mencintai Andi bukan hanya sebagai adik saja. Lalu bagaimanakah nasib Hazel nanti ? Apakah Andi akan tega melihat Hazel patah hati sementara Hazel sudah banyak membantu Andi ? Kenapa begitu cepat dan tiba tiba semua ini bisa terjadi ?
Andi sibuk dengan lamunanya sendiri, membayangkan hubunganya dengan Hazel. Antara pilih Hazel atau Asih sedang untuk Aster Andi justru menyadari jika itu tidaklah mungkin. Andi menyadari jika kemarin sempat berharap Aster itu hanya sebuah keputus asaan dia yang tak memiliki keberanian untuk mengutarakan isi hatinya pada Asih. Yang sekian lama sudah terpendam.
...……………………………………....
...Andi POV...
“ Hei… Ngelamumin siapa ?” Tanya Hazel mengejutkan Andi.
“ Nggak kok, ini tadi mbak Aster telpun sama teman masa kecilnya mau kesini !” jawabku bohong.
“ Apa Hazel mengganggu disini ?” Tanya Hazel.
“ Gak dong, masak ganggu kita kan lagi bahas lagu.” Jawabku.
“ Terus kenapa bengong Ndi ? Jujur aja kenapa ?” desak Hazel.
“ Gak papa Haz, Cuma bingung saja, kesini karena gak lolos seleksi kerja atau gimana, Padahal kemarin katanya udah lolos Interview.” Jawabku pada Hazel.
“ Owh gitu, gak papa lah Ndi. Masih banyak kesempatan lain jika disana gak lolos !” jawab Hazel.
“ Iya sih, lagian Andi bahagia mbak Aster sudah ketemu sahabat kecilnya yang sudah lama dicari.” Ucapku pada Hazel.
Sebenarnya Andi ingin membahas tentang hubungan Andi dan Hazel sebelum melangkah lebih jauh. Namun lidah Andi mendadak kelu, jika mau membicarakan itu.
“ Jadi gimana dengan Lirik yang kubuat itu Ndi ?’ Tanya Hazel.
“Owh iya maaf, jadi lupa kita lagi bikin lagu tadi ya !” jawabku kaget.
“ Kamu bisa focus lagi gak ? Kalo belum jangan diterusin sekarang, kalo lagi badmood dipaksakan jadinya gak maksimal Ndi !” kata Hazel.
“ Bisa Haz, sori gue lagi blank bentar tadi. Terbawa suasana haru ingat saat mbak Aster disini nyari sahabat kecilnya gak ketemu sampai nangis di depan teman teman BAND You Wish Band.” Jawabku.
“Ok kalo gitu lo baca lagi, deh lirik nya Ndi, kurang gimana, atau mau dirubah bagaimana bilang aja.” Kata Hazel.
Aku lantas kembali membaca lirik yg dibuat Hazel sambil memetik gitarku pelan pelan.
...Persimpangan Hati...
Tampilkan kutipan teks
“ Panjang amat ya Haz liriknya ?” tanyaku pada Hazel.
“ Ya emang Ndi, kan music lo juga panjang !” jawab hazel.
“ Gimana kalo akhir lagu jangan pass reff ?” tanyaku pada Hazel.
“ Ya gak papa sih, tapi kalo Hazel penekananya justru pada Reff nya Ndi.” Ucap Hazel.
Ucapan yang datar tapi dampaknya dahsyat bagi Andi. Karena itu memang gambaran hati Andi saat ini.
“ Kok lo bisa buat lirik yang begini Haz ?” tanyaku setengah tak sadar mengucapkan Kalimat itu.
“ Ya jujur aja, gue tahu itu kan gambaran tentang lo, dan ada gue juga disitu Ndi. Kenapa harus ditutup tutupi ?” jawab Hazel seperti gak ada Beban sama sekali.
Andi jadi inget memang pernah cerita ke Hazel, tentang Andi saat ketemu di pantai Tanjung Kait. Sebelum Andi membuat kesepakatan ‘ berpacaran’ dengan Hazel. Meskipun berpacaran dengan sarat, sekedar saling mencoba memahami. Namun secepat inikah kebersamaan itu akan berhenti. Saat Aster dan Asih mau pergi.
“ Aah maaf Andi Lupa jika sudah pernah curhat sama kamu Hazel !” jawabku agak kikuk.
“ Wah payah kamu Ndi, Hazel tahu kok sekarang kamu lagi gak focus kan ? Karena Aster mau datang, bahkan mungkin juga dengan Asih juga ?” ucap Hazel, yang kali ini tak mampu lagi menyembunyikan kesedihanya.
“ Iya Haz, Asih juga datang bersama mereka juga. Menurutmu Andi harus gimana Haz. ?” tanyaku pada Hazel.
“ Menurutku Andi jujur saja, baik pada Hazel maupun Asih. Hazel siap jika Andi mau kembali deketin Asih atau jika masih mau lanjut mengenal Hazel. Tapi dengan catatan Asih juga harus tahu itu.” Ucap Hazel.
Andi jadi kaget atas ucapan Hazel, tidak menyangka jika akan berkata seperti itu.
“ Kalo misalnya Asih gak perlu dikasih tahu dulu gimana Haz ?” jawabku.
“ Ya kasihan Asih lah Ndi, jika dia terlalu berharap kamu. Kemudian di kemudian hari kamu lebih memilih Hazel !” jawab Hazel.
“ Kayaknya sih belum tahu, kan aku dah cerita semua ke Hazel !” jawabku.
“ Akan lebih baik ada keterbukaan Andi, supaya semua ada kepastian.” Kata Hazel.
Andi jadi makin bingung dengan ucapan Hazel, apakah Andi Harus jujur pada Asih tentang Hazel. Setelah apa yang diucapkan Aster dan Astri tentang perasaan Asih pada Andi. Yang sebenarnya gayung bersambut,tapi tak saling mengucap.
Tiba tiba Hazel membuyarkan lamunan Andi.
“ Ndi Hazel Balik dulu ya, udah siang banget nih, Mobil mau dipaki bokap juga nanti.” Ucap Hazel.
“ Owh Oke Haz, makasih banyak ya atas semuanya.” Jawabku.
“ Santai saja Ndi, O iya soal Asih Hazel minta kamu pikirkan lagi ucapanku tadi. Seandainya Andi pilih Asih pun kita tetap bersahabat seperti dulu,Ok Ndi !” kata Hazel sambil menjalankan mobil dan melambaikan tanganya.
.....................
...bersambung...
Apa yang akan terjadi jika Asih tahu Andi punya pacar Hazel.
Bagaimana sikap Crew Band Andi atas kedatangan Aster, Asih dan Astri. Sahabat Aster yang sudah lama dicari. Dan.....
Apa reaksi mereka melihat, Astri yg mirip dengan Aster ?
Nantikan episode berikutnya.
...Jangan lupa beri dukungan...
...Like...
...Komen...
...&...
...Vote...
...Terimakasih...
...
...
Tampilkan kutipan teks
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 138 Episodes
Comments
🤍
Hadir membawa boom like, favorit
2021-07-23
1
Eka🍃
boom like buat naruh jempolku KK othor
cakep , semangat 💪
2021-06-07
1
coni
Aster hadir kakak, semangat dan mari saling mendukung 🥰🥰
Ditunggu feedback nya!!
Salam ANGKASA 🥰
2021-04-12
3