Bagian akhir dari episode sebelumnya...
Lah kok pakai bahasa tercinta bukan tersayang. Kayak sama pacar aja lo Ndi ?!? " seru Wawan.
Sebenarnya Andi kaget ditanya seperti itu. tapi dpt mengusai keadaan.
" Sengaja,,, pgn tau ada yg cemburu gak ? Eeh ternyata ada yg protes beneran, wkakaka...! " jawab Andi.
Asih memandang beda tawa Andi, apa jgn jgn Andi suk sama Aster lbh dr kakak ya...?!? bisiknya dlm hati.
Sungguh perjalanan Asteria yg penuh dengan tantangan. Baru juga soal sahabat, belum pekerjaan kekasih dll
Dan cerita sesungguhnya baru akan dimulai saat Aster & Asih bekerja di perusahaan yg sama. Tinggal di rumah yg sama. Yakni rumah orang tua Aster. Saat itulah nanti akan timbul multi konflik. Dari mulai soal pekerjaan dengan rekan kerja dan pimpinan. Soal cinta dengan pacar dan teman. Bahkan dengan Asih pun sempat terjadi konflik. Meski dengan kebesaran hati Aster dapat diselesaikan dengan baik.
kita review dr saat setelah Asih curiga dengan Andi, yg menunjukkan perhatian lbh dr seorang adik pada kakak sepupunya.
..............
Asih hanya membatin dalam hati.
" Aster, kamu memang penuh Pesona, sampai sampai Andi sepupu kamu pun suka padamu. Meski tidak diutarakan, tp aku merasakanya.
Sebenarnya Asih iri padamu, sebenarnya Asih yg mengagumi Andi. Tapi dia Dua th lbh muda dariku, dan gak mungkin Asih nembak dia lebih dulu. " batin Asih.
" Teh Asih kenapa lihatin Andi kayak gitu. Teh Asih naksir Andi ya, hehehe... ?!? " kata Andi berkelakar bikin Asih jadi tergagap.
" Aaa ee enggak lah, kamu kan kaya adikku sendiri ! " kata Asih.
" Owh kirain lg terpesona sama Andi, GR dong Andi. hehehe...!
" Aah ke PDan lo Ndi " jawab Asih.
Tapi batin Asih berkata lain.
" Coba kamu ngomong gitu saat berdua Ndi. Aku gak akan malu mengakui, kalo aku sudah lama menaruh hati padamu.
Meski sudah aku pancing pancing kamu juga gak pernah memahami. Saat malam minggu tiba, kamu dirumah saja. Saat begitu aku selalu menemanimu, bercanda ria bersamamu. Saat itu aku bahagia, walaun kita berdua tapi aku hanya tertepuk sebelah tangan bersamamu aku bahagia.
" Teh.... ngelamunin apa sih ? " tanya Wawa, membuyarkan lamunan Asih.
" Eee gak, hanya bayangin besuk gak lagi bisa nyanyi nyanyi sama kaliyan. Jadi sedih juga, biasanya kalo malam minggu kadang Andi main gitar dan Asih ikut nyanyi. " jawab Asih.
" Wah gak ada yg merindukan diriku, cuma Andi seorang ! " kelakar Wawan. Disambut tawa yg lain.
Setelah beberapa saat, Wawan cs pamitan pulang. Tinggalah Aster Asih dan Andi disitu.
" Ndi mbak ingin denger lagu itu tadi." kata Aster sambil mandangin foto dirinya dan Astri.
" Astri....! Bagaimana keadaanmu sekarang ? " batin Aster.
" Andi kiriman lagu aslinya ke Hp mbak Aster ya...? " seru Andi.
" Iya Ndi boleh banget ! " jawab Aster semangat.
Setelah mengirim lagu peter Pan tersebut. Andi pamit ke kamar, tinggalah Aster dan Asih.
" Aster... kayaknya Andi suka sama kamu ya !? " bisik Asih.
" Maksutnya...?" tanya Aster.
" Kayaknya Andi punya perhatian lbh deh !?! " lanjut Asih.
" Gak lah, biasa aja kok. Apa jangan jangan kamu yg naksir Andi ya ?!? " seru Asih.
Asih terkesiap kaget Aster bilang gitu.
" Santai saja, gak papa kok Asih. Itu wajar saja. " kata Aster.
" Gak kok Asih cuma simpati aja sama Andi. Udah kaya adik sendiri ! " jawab Asih bohong.
" Simpati apa simpanan hati, hihihi...? " gurau Aster.
" Apaan sih Aster bisa aja main kata....?!?" ucap Asih tertipu.
Beberapa saat kemudian Asih pamit pulang. Aster pun masuk ke kamar dan istirahat. Karena baru kedatangan tamu rutin wanita. Sehingga tidak melaksanakan solat.
...............
Sementara Andi dikamar, hanya termenung tidak tidur.
" Aster.... kenapa kamu harus jadi kakakku. Apa kamu gak ngerti, saat pertama memandang wajahmu. Kala aku menjemputmu, dan kau peluk aku. Keringat dinginku keluar, jantungku berdetak cepat. Itu saat paling indah dalam hidupku, saat itu rasa hatiku sangat berbeda.
Ada rasa lain, perasaan yg lain ketika aku berhadapan denganmu Aster.
Perasaan yg tidak pernah ku dapat dari seorang gadis sebelumnya.
Ada getaran getaran jiwa yg merasuk kedalam sanubariku.
Aster... Kenapa kamu adalah kakak sepupuku...?
Aku lebih suka kamu bukan siapa siapaku...!
Biar aku bisa mengucapkan
Aster, I Love You
Gak perduli kau terima atau menolakku...!
Aku memang ingin memilikimu
Tapi aku lebih ingin agar kau tahu
Bahwa aku mencintaimu...!
Tak perduli jika kau tak cinta padaku...!
Apakah di hatimu sudah terukir nama selain namaku...?
Aku tak peduli itu...!
Kesetiaan mu pada sahabatmu,
Menunjukkan kesetiaan cintamu.
Aster....
Jika aku tak dapat memilik hatimu,
jika hatimu sudah tertutup untukku....!
Ijinkan aku tetap mengukir namamu dihatiku.
Begitulah ungkapan rasa hati Andi pada Aster, yg tidak pernah terungkapkan.
" Ndi... kamu dah solat dhuhur belum, ni dah hampir asar ! " Aster berteriak dari luar kamar Andi.
" Owh iya... mbak, Andi lupa ! " jawab Andi kaget.
Andi lantas bergegas menunuaikan kewajiban nya.
...............
Disebelah rumah Andi, tempat kediaman Asih. Pada saat yg sama ketika Andi mengkhayal tentang Aster. Saat itupun, Asih sedang menghayalkan Andi.
Owh Andi...
Asih sudah lama mengagumi Andi
Tapi sayang Asih tak berani jujur.
Karena Asih perempuan dan lbh tua darimu Andi.
Asih lantas membuka buku buku puisi koleksinya, yg kebanyakan adalah puisi cinta. Ungkapan perasaan hatinya pada Andi. Yang hanya mampu Asih ungkapkan, melalui goresan goresan pena diatas kertas.
Karena jika rasa rindunya pada Andi datang. Dan Andi tidak kelihatan diluar rumah. Atau bahkan baru keluar untuk bermusik. Asih hanya bisa menumpahkan rasa rindunya pada secarik kertas melului pena yg menari nari di atasnya.
Goresan pena yg menari nari diatas kertas itulah gambaran curahan rinndu Asih pada Andi.
Lambatnya tinta yg mengalir keatas kertas melalui Pena. Selambat curahan rindu Asih pada Andi yg tak kunjung usai.
Goresan Pena yg menari nari diatas kertas. Ibarat Cinta Asih yg menari dalam kesendirianya.
Asih membuka buka buku puisi cintanya. Jika sedang tidak mood menulis. Dan jika sedang mood untuk menulis, buku itu yg jd korban coretan Asih. Coretan yg menggambarkan suasana hati Asih. Lama di baca puisi puisi karyanya sendiri. Sampai pada puisi terakhir yg dia buat. Ya ini yg kutulis sekitar seminggu yg lalu, yang baru satu setengah bait. Asih mau lanjutin ah, bisiknya dalam hati.
Asih baca ulang dari awal, menggu mood datang. Puisi yg dia beri judul :
...Bunga merindukan Kumbang...
Kumbang....!
Disampingmu ada bunga mekar.
Sang bunga ingin kau hinggapi
Namun bunga tak mampu memanggilmu...!
Bunga itu...!
Hanya mampu menunggu dan berharap.
Kumbang datang dan hinggap di kelopaknya.
Lama berharap,
Kumbang tak jua hinggap.
Sementara tumbuhan lainpun mulai berbunga...!
Dari yg baru kuncup dan yg sudah siap mekar dan sudah mekar.
Saat ini bunga yg menunggumu
Hampir di pindahkan di tempat lain- Nya.
Kumbang pun tetap enggan hinggap.
Bunga pun semakin pilu.
Khawatir cepat menjadi layu.
Kumbang pun berlalu.
Kumbang...
Hinggaplah diantara bunga yg ada.
Agar bunga lega, dan rela melepaskan...!
Melepaskan kelopaknya helai demi helai.
Hingga tak sehelai kelopakpun yg tersisa lagi.
Kumbang...?
Rupanya kau enggan di kelopakku yg tak seindah Mawar dan tak seharum Melati.
Kumbang...?
Sekarang Bunga tahu,
jika yg kau cari....,
bukanlah Mawar atau Melati..!
Tapi pesona bunga Aster yg kau nanti.
Dan Sekarang Bunga itu ada dihadapanmu dan ada di sampingku.
Bunga Aster yg memang lebih mempesona dari bunga Selasih.
Kubiarkan helai demi helai kelopakku gugur dan layu.
Bunga rela layu,
biar tumbuh bunga yg baru.
Selamat tinggal Kumbangku
Begitulah puisi Asih, yg menyerah berharap cintanya Andi. Dan berharap ditrima kerja dijakarta, dan bisa tumbuh bunga bunga cinta dihatinya lagi. Bunga cinta yg tumbuh sekarang sudah dianggap gugur dan layu. Meski sudah dirawat bertahun tahun. Mungkinkah Asih bisa melupakan ?!?
................
Dikamar Aster....!
Berbeda dengan Andi dan Asih yg melamunkan cinta. Aster justru memikirkan sahabatnya Astri.
" Apa iya Andi suka padaku sebagai seorang gadis, bukan sebagai seorang kakak sepupu ? Aaah Asih ada ada saja, mungkin dia yg suka Andi lantas cemburu kali. Ha..ha..ha... lucu juga mereka ini.
Andi memang ganteng sih, ditambah jari jarinya yg lincah memainkan melody gitar. Itu memang jadi nilai plus bagi cowok. Terutama cewek yg hoby musik. Dan lagu lagu melankolis yg dibawakan Asih tadi, intinya tentang cinta.
Bahkan lagu sunda *kalangkang* yg artinya bayangan....
Hahaha.... Asih... Asih, kamu tenang saja. Aster gak ada perasaan lebih sama Andi kok. Hanya sebatas kakak dan adik saja, tidak lbh. Andi juga kayaknya demikian juga ke Aster..!
Tapi kenapa juga, Aster belum pernah jatuh cinta begitu ya ?
Kok Aster selama ini lbh banyak mikirin Astri sohib Aster ? Dimana Astri tu cewek juga, normal gak ya Aster ni ? Apa jangan jangan...?
Oh tidak tidak.... Aster masih normal kok. Aster masih suka lihat cowok ganteng, hanya belum pernah sampai jatuh cinta kaya Asih atau yg lainya. Iya aku masih normal, Aster juga pingin punya pacar ah. Tapi siapa ? Dan kalo sudah punya pacar terus ngapain ?
Berbagai pertanyaan muncul di benak Aster. Aster memang belum pernah pacaran. Gimana mau pacaran di Negri super sibuk itu ? Waktu mereka habis buat bekerja dan belajar.
Ada dulu, mahasiswa Indonesia yg menyatakan cinta. Dan Aster pun akhirnya menerima, mungkin lebih tepatnya iba. Cowok yg bernama Tri Hanggara itu tiap hari ngejar Aster.
Tapi saat Tri Hanggara yg dipanggil Gara itu ngajak Aster jln, Aster selalu nolak. Akhirnya Gara mundur mutusin Aster. Diputusin Gara Aster bukanya sedih, justru merasa lepas dari kekangan Gara.
Dan hingga sekarang, Aster tak pernah sekalipun punya pacaran dan mencoba punya pacar. Kepikiran pun tidak. Yg dipikir hanya dimana Astri sahabatnya.
Barulah setelah di Indonesia, kenal Asih Andi dan Wawan juga kelompok band Andi. Aster berpikir pentingkah pacar ? Ngapain aja klo pacaran dan pertanyaan pertanyaan lain.
Aaah kok jadi ribet gini urusanya ?
Enakan kemarin kemarin bebas kemana mana gak mikir aneh aneh. Gara gara Asih nih, jd kepikiran yg gak gak. Jadi gak enak juga kalo terlalu deket sama Andi. Takut Asihnya cemburu, untung besuk udah berangkat Jakarta. Udah gak deket Andi lagi, hihihi. Andi nya sih gak papa, Asihnya nanti yg jealous. Gumam Aster dalam hati.
Astri....
Infonya pindah dijakarta, berarti justru kesempatan untuk bertemu besar dijakarta dari pada Aster tetep disini.
Pikiran Aster kembali ke Astri sohib kecilnya dulu.
Demikianlah keunikan dari 3 karakter Aster, Asih dan Andi.
Andi suka sama Aster, Asih tahu tapi Aster tidak merasa.
Asih suka Andi, Aster tahu tapi Andi gak sadar dicintai.
Aster....?
Dia sibuk mikirin dan mencari sahabatnya Astri.
Sebenarnya kejadian seperti itu sering terjadi disekitar kita. Tapi yg menarik disini adalah hadirnya sosok Aster. Gadis cantik, normal bukan l***y bukan anggota L**T. Suka cowok ganteng, tapi belum pernah jatuh cinta.
Perjalanan cinta Aster setelah di jakarta nanti baru akan dimulai.
dengan dinamika cinta yg unik dari Aster.
Itulah gambaran Tiga karakter Tokoh kita, yg semua berinisial A.
................
Sore hari menjelang maghrib.
Asih sudah pakai mukena lengkap.
" Ndi Aster mau jamaah di Masjid gak. Mau barengan nih Asih ? " tanya Asih yg bau parfumnya begitu kuat.
" Aduh Teh... Andi sampai kaget. Habis nyium wangi begitu nengok putih putih yg nampak. kirain kuntilanak, gak tahunya peri cantik. Ada apa Teh Asih yg cantik ? " tanya Andi menggoda Asih.
Asih hanya senyum senyum senang dipuji Andi.
" Ah kamu Ndi.... mau ajak Aster ke Masjid. " kata Asih ( Modus alias Modal Dusta cuma pingin baeng Andi )
" Loh bukanya mbak Aster lagi dapet halangan " seru Andi.
" Halangan apa ? Terus gimana ? " tanya Asih.
" Ya berdarah Teh " goda Andi.
" Kenapa mang ? " tanya lanjut Asih.
" Ya darah rutin tiap bulan !" jawab Andi sambil ngakak.
" Ih jorok Andi..?!?" sergah Asih.
" Teh Asih juga tadi ngrrjain Wawan gitu kan ? " balas Andi.
" Owh yaudah, Andi ke Masjid gak ? Kalo ke Masjid bareng yuk !" Ajak Asih. ( Modusnya kelihatan )
" Iya boleh Andi ganti dulu." kata Andi.
" Ganti apa ? " tanya Asih.
" Ganti baju lah teh, masa iya sih cowok ganti pembalut. ? " Gurau Andi sambil nyengir masuk rumah.
Baru melangkah kepintu sudah dihadang Aster.
" Sssst.....! " Aster menyuruh Andi diam.
" Jangan bilang Asih, mbak Aster nguping dr tadi. " bisik Aster ditelinga Andi.
" Kenapa mang mbak ? " tanya Andi ikutan berbisik.
" Udah ganti baju dulu sana, ditungguin gadis cantik juga ! " jawab Aster.
Andi gagal fokus, karena saat Aster berbisik ditelinga Andi bibir mungil Aster nyaris bahkan mengenai pipi Andi. Sehingga jantung Andi berdegup kencang.
Itu menyebabkan Andi gagal faham, dengan kata kata Aster. ditunggu gadis cantik.
Maksut Aster adalah Asih.
Penerimaan Andi yg dimaksut gadis cantik adalah Aster.
Yah begitulah kalo orang lagi jatuh cinta. Antara Cipta Rasa dan Karsa tak bisa sinkron.
Andi masuk kamar mandi, untuk mani dan ganti baju. Aster keluar menemui Asih.
" Mau ke Masjid Asih ? " tanya Aster.
" Eee Iya, tadi lupa kalo Aster sedang libur. Jadi tadi asih mau ajak Aster sebenarnya ! " jawab Asih cari pembenaran.
" Aduh maaf, Aster lg dapet. Tar bareng Andi aja ya ? " jawab Aster, kura kura dalam perahu.
" Iya deh, gak papa ! " jawab Asih senang, karena memang itu yg di inginkan.
" Ok, kalo gitu Aster tinggal masuk dulu ya. Mau tunggu didalem apa disini saja ? Tanya Aster.
" Disini saja deh ! " jawab Asih.
Aster masuk rumah,sementara Andi masih mandi. Asih sendirian diluar menunggu Andi.
" Bismillah,,, kalo kali ini mulutku tak mampu berucap. Berarti Asih harus lupakan Andi. Atau jika aku mampu berkata tapi ternyata Andi tidak suka.
Duh gimana tadi bilangnya, sudah dirancang malah hilang semua...?
Ndi Teh Asih.... duh gak pantes pakai teh...!
Ndi Asih sebenarnya sudah lama..
Belum selesai menyusun kata Andi menegur Asih.
" Lama nunggunya Teh ? " tanya Andi pelan tapi bikin kaget Asih yg baru melamun.
" Eeeh....lama lama Ndi...." jawab Asih kaget jadi latah.
" Iya maaf, tadi pas mandi bawa ganti sekalian. Eeh pas selesai ambil handuk gak lihat Baju gantinya jatuh. Jadi kena najis, terus keluar kamar mandi cuma pakai handuk. Harus cari baju ganti lagi. " terang Andi.
" Iya gak papa kok, Asih tadi cuma kaget. pas Andi bilang lama jadi Asih terbawa ngucapin lama...! " Jelas Asih.
" Owh jadi kaget tadi, lagi ngelamunin pacarnya ya...? " gurau Andi yg bikin Asih makin tersipu malu dan semakin salting.
" Udah ah yuk berangkat...! " ajak Asih.
Mereka berdua melangkah ke Masjid. Asih selangkah dibelakang Andi.
Sementara Aster i kamarnya,
" Aster kok jadi bingung ya, mo bantuin Asih dapetin Andi. Takutnya apa yg dibilang Asih bener, Andi suka sama Aster. Tapi kan Aster gak ada perasaan ke Andi. Kalo gak bantuin Asih, kasihan dia nunggu lama.
Gimana ya.....? Aster ayo ambil sikap. Besuk kamu dan Asih harus berangkat ke jakarta. Kasihan Asih klo gak dapet kepastian. Tapi harus gimana mensikapi mereka.
Aah sudahlah, aku dah kasih kesempatan semoga Asih berani nembak Andi. Biar ada kepastian.
Tapi di Indonesia ? wajar gak ya cewek nembak cowok ?
Terus misal Aster besuk jatuh cinta, Aster kah yg harus nembak ???
Aaah bodo Ah....
Mending dengerin Peterpan aja.
Mengingatkan aku pada Astri.
Aster sudah berulang kali dengerin lagu itu, meski sudah tak menangis lagi.
Sementara itu Asih yg sudah siap menyatakan isi hatinya pada Andi. Masih bingung mau mulai dari mana.
" Ndi....? " sapa Asih ke Andi.
" Iya teh....? " jawab Andi.
" Sebenarnya.... anu sebenarnya...
suara Asih tertahan
" Kenapa teh, teteh sakit kok ucat gitu ? " kata Andi sambil menghentikan langkahnya. Hingga Asih yg jln melamun nyaris nabrak Andi.
" Aduh Asih bingung mo ngomong gimana ? " seru Asih.
" Tenang teh, duduk dulu toh belum iqomah....! " kata Andi.
Asih bergumam dlm hati.
" Ngomong apa enggak ya ? " bisiknya dalam hati.
" Sekarang teteh bilang, sebenarnya ada apa. kayaknya gelisah banget.
" Iya Ndi...
Asih kan besuk mau ke jakarta.
ya itu yg bikin Asih jadi gelisah, karena sebenarnya....
Suara Asih kembali tercekat...
.......................
...bersambung...
...Jangan lupa tinggalkan jejak....
...like...
...komen &...
...Vote...
...Tunggu kunjungan balik ku kekaryamu....
...Terimakasih...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 138 Episodes
Comments
ARSY ALFAZZA
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
2021-07-14
1
Tiktok: misshel_author
Mampir kak👋
2021-07-07
1
Sis Fauzi
dor! kelamaan si asih ngomongnya
2021-07-03
2